A Life

A Life
Episode 4


__ADS_3

Setelah menemani teddy ke bengkel , tama pun langsung mengantar ryan pulang , dan setelah itu dia juga pulang kerumah , sesampai dirumah tama memarkirkan motor didepan rumah ,melihat ke arah cucian motor milik ayah nya ternyata ramai , ia pun bergegas mengganti baju ,makan , dan langsung menolong ayahnya bekerja Mencuci motor dan mobil


"*yah , semua mobil itu mau dicuci ?? "


" iya tama* " jawab ayah tama yang sedang mencuci mobil


"Sepertinya akan selesai sampe malam nih ,tapi gapapa toh gue juga dapat uang jajan " ucap tama (dalam hati) sambil menyemprot motor yang lagi dicuci


(Keesokan Harinya..)


Didalam kelas tama sedang duduk dengan posisi menopang dagu menggunakan sebelah tangan sambil memainlan smartphone nya


tiba- tiba terdengar suara yang indah dan lembut memanggil - manggil salah satu cewek dikelas tama yaitu shela


"Kak... Kak Shellaa....!"


Ternyata suara itu berasal dari della dan temannya yang sedang berdiri di depan kelas dan memegang sebuah laptop , tama langsung melirik ke arah pintu tempat della berdiri dan selalu memerhatikan si della sampai senyum - senyum sendiri


" Kak shella , ini laptop kak shella aku kembalikan , makasih ya kak karna udah membantuku " Della memberikan laptop ke shella


"Iya della sama-sama , lain kali kalau butuh bantuan panggil aja kakak , kakak siap kok bantuan della , della kan sepupu kak jadi jangan sungkan - sungkan ,oke " shella mengambil laptop yang diberikan oleh della


"iya kak , makasih ya kak ,ntar kalau ada sesuatu della pasti ngehubungi kakak kok , kak aku kembali ke kelas dulu ya " Della pun pergi kembali ke kelasnya bersama temannya

__ADS_1


Tama pun penasaran kenapa shella bisa kenal sama si della , ia pun pergi menghampiri shella yang sedang memasukan laptopnya ke dalam tas


"shella itu cewek tadi siapanya lu? tanya tama


"oh itu ,sepupu gue ,kenapa lu ,naksir? "


"Eng-enggak kok! gue kan cuma nanya " Jawab tama sambil menggarukkan kepalanya


Shella memerhatikan wajah tama dengan tatapan tajam ,wajah nya lama kelamaan makin mendekati wajah tama sehingga tama pun kaget melihat wajah shella yang semakin mendekat


"Oii lu kenapa ngeliatin gue gitu amat " ucap tama sambil mendorong wajah shella menjauh


"Mending lu ga usah deketin della deh , ntar lu nyesal , dan juga buang jauh jauh perasaan lu ke della " ucap shella dan langsung pergi keluar kelas meninggalkan tama


Tama hanya diam mematung karna memikirkan apa maksud dari perkataan shella tadi , lalu tiba tiba teddy datang seolah olah ingin mengagetkan tama yang sedang berdiri diam mematung


ternyata tama masih diam memikirkan perkataan shella tadi dan tidak menghiraukan teddy yang berdiri didepannya


"ni anak gua udah ngomong panjang lebar malah dicuekin!! "ucap teddy kesal


tama pun menatap tajam ke teddy sambil memegang kedua pundak teddy


"oi ted , coba lu liat wajah gue , gue ganteng apa jelek ?? "tanya tama serius

__ADS_1


teddy yang mendengar pertanyaan tama pun langsung tertawa terbahak bahak


"Hahahahahahaha gua kira tadi kenapa , sampr serius amat wajah lu , ternyata cuma nanya hal yang ga penting hahahaha " teddy mengusap mata sebelahnya yang berair karna ketawa tadi.


lalu teddy duduk di atas dan menatap ke arah tama dengan ekspresi yang serius


"oke gua ngerti kenapa lu nanya hal gituan ke gue , lu tadi habis ngeliat della kan di depan kelas , kalau pertanyaan lu karna masalah cewek , mending lu ga usah mikir tampan atau jeleknya , zaman sekarang para cewek ga mandang wajah seseorang , mereka hanya memandang seseorang dari harta , jika para cewek di berikan pilihan mau mempunyai pasangan tampan tapi miskin atau jelek tapi kaya , mereka pasti lebih milih si jelek " ucap teddy dengan serius


"jadi lu ngomongin sidella bahwa di matre gitu? heh!!! lu jangan sok tau ya seolah olah lu lebih kenal della daripada gua!!! " bentak tama yang tidak terima perkataan teddy yang barusan didengarnya


tama langsung pergi meninggalkan teddy , diluar ia langsung menunu kantin untuk membeli minuman ,untuk mendinginkan kepalanya


(didalam kelas )


"Itu anak dibilangin malah ngebentak , huh terserah deh biar dia tau rasa gimana pemikiran cewek zaman sekarang " teddy pergi menghampiri ferry dan ryan yang telah menunggunya didepan kelas untuk pergi merok*k


"ted , tama mana? " tanya ryan


"*ntah ga tau gue


"kita merok*k dulu yuk dibelakang sekolah , ntar tama pasti nyusul ,biasanya dia kan gitu* " ucap ferry.


(dikantin )

__ADS_1


Tama sedang menikmati minuman dingin yang berada ditangan kiri , dan memakan gorengan yang ia pegang ditangan kanan , tengah asik menikmati gorengan yang ia makan , tiba tiba della datang menghampiri tama dan duduk di meja yang sama dengannya , tama kaget dan jantungnya berdegup melihat della yang terus menatapnya sambil tersenyum


"Del- del - della? " ucap tama dalam hati dengan wajah memerah


__ADS_2