A Life

A Life
63. khawatir


__ADS_3

***lanjut....


El?" panggil Edward.


"hei El" panggil Edward lagi. Gishella masih terus berjalan tanpa menoleh sedikit pun. Edward mengejar nya dan menepuk pundak Gishella. hingga akhirnya Gishella sadar dari lamunannya untuk kedua kali nya.


"ikut gw" ujr Edward, Edward menarik Gishella ke ruangan nya. Gishella hanya diam dan menurut***.


ruangan Edward.


Edward menarik tangan Gishella masuk ke dalam nya, lalu Edward menuntun Gishella agar duduk. Edward pun duduk di hadapan nya.


"Lo knp?" tnya Edward.


"elo yg knp bg?" tnya Gishella balik.


"gw ?" tnya Edward bingung


"emg gw knp?" tnya Edward lagi


"Lo beda banget dari semalam, Lo biasa nya gk pernah kek gini" ujr Gishella


"beda gimn maksud nya?" tnya Edward


"pertama Lo gk pernah pulang telat tanpa ngasih kabar, kedua meski Lo pulang telat Lo gk pernah pulang dengan keadaan kacau kek gitu. ketiga Lo nyembunyiin sesuatu dari gw." ujr Gishella.


"ah ternyata karena itu, gw minta maaf. gw sama sekali gk bermaksud nyembunyiin apa pun dari Lo" ujr Edward


"gw cuma masih pusing aj , mungkin efek dari bir yg gw minum semalam" ujr Edward.


"iya gw ngerti kli soal itu, tapi Lo gk pernah kyk gini" ujr Gishella


"Lo itu dh bikin gw khawatir bg, gw takut terjadi sesuatu sama Lo tapi Lo gk mau jujur sama gw" ujr Gishella.


"maaf banget ya, dh bikin Lo khawatir. gw sama sekali gk bermaksud kyk gitu" ujr Edward


"gw bakalan maafin tapi Lo harus cerita dulu bg" ujr Gishella


"iya iya gw pasti cerita" ujr Edward.


Edward pun menceritakan tentang kejadian semalam.


flashback...


Kemarin sore.


Markas.


ruangan pribadi Edward.


Edward duduk di sofa sambil memeriksa beberapa berkas yg di serahkan oleh salah satu anggota nya beberapa saat yg lalu. Edward kini sedang mencari informasi tentang paket yg di kirimkan untuk Gishella beberapa hari yg lalu, dari semua informasi yg dia dapat dia sama sekali tidak bisa menebak siapa atau apa motif dari orang itu mengirimkan paket seperti itu pada Gishella.


karna mereka sedikit frustasi, Edward berjalan menuju minibar yg ada di ruangan nya dan mulai minum bir. Edward berharap dengan dia minum perasaan nya akan lebih membaik dan dia bisa kembali fokus dengan pekerjaan nya.


Edward minum dari sore hingga malam hari, dia juga minum lebih banyak dari biasanya. dan itu yg membuat nya menjadi kacau .


Edward melihat jam tangan nya telah menunjukkan jam sepuluh lebih, Edward pun meminta seorang anggota nya untuk mengantarkan dia pulang.


setelah itu dia sudah tidak ingat lagi apa yg terjadi pada ny. pada pagi hari dia terbangun dan melihat diri nya, Gishella dan juga Erick tertidur di sofa. Edward bangun dan membenarkan posisi tidur Gishella lalu pergi ke dapur untuk memasak sarapan.


flashback off...


"jadi gitu " ujr Gishella


"iya, gitu lh ada nya" ujr Edward

__ADS_1


"emg abg minum berapa banyak semalam?" tnya Gishella


" entah lah mungkin lebih dari sepuluh botol" ujr Edward


"ah udh lh ngk ush di bahas lagi" ujr Edward


"hmm " Gishella berdehem.


Gishella menyapu pandangan nya ke sekeliling ruangan Edward, kemudian dia melihat sebuah papan tulis dengan foto foto yg tertempel serta beberapa tulisan yg menarik perhatian nya.


Gishella berdiri dan berjalan menuju papan tulis itu untuk melihat detail nya. Edward pun mengikuti nya dari belakang.


" bg dari semua angka yg ada disini, gw rasa itu semua saling berkaitan " ujr Gishella


"gw juga ngerasa kek gitu" ujr Edward.


"gimn klo kita lakuin pemetaan koordinat, siapa tau ini ada kaitannya dengan suatu tempat" ujr Gishella


"bener juga, gw sama kli gk mikir ke situ" ujr Edward


"yudh gw bakalan tulis semua angka ini berurutan dan Lo bg bisa mulai pemetaan nya" ujr Gishella


"ok bntr" ujr Edward.


Edward duduk di kursi nya lalu Edward menghidupkan komputer nya dan mulai melakukan pemetaan koordinat dan Gishella mulai mengelompokkan angka angka itu menjadi beberapa bagian.


dua jam kemudian.


mereka akhirnya mendapatkan sebuah titik koordinat yg mengarah kan mereka ke sebuah rumah kosong yg ada di kota lain, kota itu terletak cukup jauh dari Seoul.


Edward menyarankan untuk melihat rekaman video keamanan yg ada sekitar tempat itu, setelah Edward mencari nya ternyata tidak ada satu pun kamera pengawas yg terpasang di sekitar tempat itu.


Edward pun memutuskan untuk melihat rekaman dari satelit.


"coba gw mau liat juga" ujr Gishella, Gishella berjalan menghampiri Edward dan berdiri di belakang Edward.


"mn?" tnya Gishella


"ini liat " ujr Edward


Edward memutar rekaman dari satelit. Edward menunjuk kan rekaman video selama beberapa hari terakhir.


"ehh stop" ujr Gishella


"knp?' tnya Edward


"itu gw ngeliat bayangan orang kek nya, coba mundurin beberapa detik " ujr Gishella


Edward melakukan perintah Gishella, dan benar saja ada bayangan seperti seorang pria yg tampak dari jendela salah satu rumah itu.


"coba cari tau siapa pria itu" ujr Gishella


"bntr gw coba" ujr Edward


Edward mengotak atik komputer nya dan mulai menelusuri siapa pemilik bayangan itu.


"dari yg gw dapet, dia itu seorang pria dengan kriteria tinggi sekitar 182 cm, umur nya sekitar 20an, dh cuma itu " ujr Edward


"ah coba Lo cocokin sama CCTV yg ada di sekitar tempat itu" ujr Gishella.


"gw gk bisa mastiin, itu adalah tempat terpencil dan gk ada CCTV yg dekat dengan lokasi itu" ujr Edward


"meski gw pake pencitraan dari satelit itu juga bakalan sia sia" ujr Edward


"jdi sekarang kita harus gimn?" tanya Gishella.

__ADS_1


"gw bakalan kirim orang ke tempat itu" ujr Edward


"gw bakalan suruh mereka nyelidikin tempat itu dan cari barang bukti" ujr Edward


"gw rasa itu bukan ide yg bagus" ujr Gishella


"lh apa salah nya?" tnya Edward bingung


"gw cuma ngerasa klo kita kirim orang lain ke sana itu cuma jadi mimpi buruk buat mereka" ujr Gishella


"mksd ny?" tnya Edward


"gw ngerasa klo kita ngirim salah satu orang kita kesana, orang itu bisa aj terluka atau terkena masalah" ujr Gishella.


"Lo tenang aj, gw bakalan suruh mereka hati hati" ujr Edward.


"tapi bg?" tnya Gishella ragu


"Lo gk ush khawatir, mereka semua orang orang terlatih dan terbaik. jdi mereka pasti bisa ngelakuin hal ini dengan sempurna tanpa membuat kesalahan" ujr Edward menenangkan.


"iya terserah lh" ujr Gishella. Gishella masih merasa sedikit gelisah.


"yudh , gw mau keluar sebentar. gw mau milih beberapa orang buat jalanin misi kali ini" ujr Edward, Edward berdiri.


"Lo mau disini atau ke ruang lo?" tanya Edward


"ruangan gw" ujr Gishella berdiri.


kedua nya keluar dari ruangan Edward, lalu Gishella masuk ke ruangan nya dan Edward pergi menemui beberapa orang anggota nya. Edward memberikan misi sekaligus membagi tugas tugas mereka. Edward juga memberikan Brifing pada para anggota yg berangkat kali ini.


menjelang sore.


Edward selesai menyusun rencana dengan para anggota nya , dia pergi ke ruangan Gishella.


ruangan Gishella.


beberapa saat sebelumnya.


Gishella masuk ke dalam ruangan nya dan langsung menghidupkan kembali komputer nya. Gishella mulai melakukan pencitraan satelit , Gishella juga mencocokkan hasil itu dengan beberapa data lain nya.


Gishella berhasil menemukan beberapa kecocokan dalam beberapa orang yg dia selidiki, Gishella pun mulai mencari riwayat hidup mereka . namun semua tampak biasa saja dan tidak ada yg mencurigakan. hal ini membuat Gishella merasa kesal dan frustasi. dia merasa sedang di permainkan oleh seseorang yg dia sendiri tidak tau siapa .


Gishella menelungkup kepala di atas meja dan tak lama kemudian dia mulai tertidur.


...


sekarang.


Edward berjalan ke arah ruangan Gishella, Edward ingin mengajak Gishella untuk pulang. dia juga baru menyadari jika dia dan Gishella belum makan apapun selain sarapan tadi pagi. dia merasa sedikit lapar, jdi dia bergegas untuk mengajak Gishella pulang.


Edward membuka pintu ruangan Gishella, dia melihat Gishella sedang menelungkup kan kepala nya di atas meja, Edward pun memanggil nama Gishella beberapa kali namun tidak ada sahutan. Edward berjalan mendekati Gishella, lalu menyentuh pundak Gishella sambil sedikit menggoyangkan nya.


"El dh sore balik yuk" ujr Edward


tak lama Gishella terbangunnya dan mengusap wajah nya.


"wae?" tnya Gishella


"ayo pulang dh sore" ujr Edward


"owh iya" ujr Gishella.


Gishella berdiri dan berjalan keluar. Edward mengikuti nya.


mereka pun pulang ke Mansion.

__ADS_1


__ADS_2