A Life

A Life
18. Sirkuit XD


__ADS_3

***begitu di rumah sakit kedua anak itu langsung mendapat pertolongan pertama , Gishella masih tetap menunggu di depan ruangan UGD untuk mendapatkan kabar ttng kedua anak itu.


skip***.


satu jam kemudian.


salah seorang suster dtng dan menghampiri nya, lalu meminta Gishella untuk mengurus administrasi dari kedua anak itu, Gishella pun mengiyakan nya dan pergi mengurus administrasi baru setelah itu dia kembali lagi ke ruang tunggu.


skip.


disaat Gishella sampai di ruang tunggu, dokter pun keluar dari UGD dan menemui Gishella.


"bagaimana keadaan mereka dok?" tnya Gishella


"keadaan mereka cukup serius, untuk anak laki laki nya mengalami retak tulang kaki, dan beberapa bagian tubuh lain nya mengalami luka memar dan juga sayatan. sedangkan yg perempuan dia Hanya mengalami memar dan beberapa luka sayat di tubuh nya, namun ada satu luka sayatan di bagian punggung belakang nya cukup parah hingga akan meninggalkan bekas permanen." jelas dokter


"apa bekas luka itu tidak bisa dihilangkan dengan operasi?" tnya Gishella


"seperti bisa jika dia menjalani beberapa kali operasi , tpi tetap saja akan meninggalkan bekas meski sedikit samar" jwb doktor


"lakukan saja yg terbaik untuk mereka" ujr Gishella


"kira kira kapan mereka akan sadar?"


"kedua nya masih perlu menjalani operasi lanjutan, jadi mungkin bsk pagi mereka akan sadar" ujr dokter


"baiklah, terimakasih Dok" ujr Gishella.


sang dokter hanya mengangguk lalu berlalu pergi masuk kembali ke ruang UGD. sementara itu Gishella pergi ke markasnya. dia berkendara dengan kecepatan tinggi.


skip.


Markas The Black Rose.


Gishella tiba , dia langsung bergegas masuk dan menuju ke ruangan nya.


sikap nya itu membuat sebagian anggota nya heran , karna tak biasanya Queen mereka bersikap seperti itu. di antara mereka ada seseorang anggota yg memberi tahu kan ttng sikap Queen nya pada Edward alias Prince E. setelah mendengar hal itu Edward juga langsung pergi ke ruangan Gishella untuk menanyakan apa yg terjadi pada nya.


ruang pribadi Queen Hell's. (a.k.a Gishella)


tok tok tok!! (suara ketukan pintu)


kriettt(suara pintu terbuka)


Edward masuk ke dalam nya. sebuah ruangan yg cukup luas dan nyaman. semua benda dan dekorasi nya bernuansa hitam yg di padukan dengan warna coklat dari beberapa benda benda dekorasi yg ada di ruang itu. ketika Edward masuk , dia melihat Gishella sedang terpaku pada layar komputer nya. Edward pun menghampiri nya.


"ada ap?" tnya Edward


"owh gk ada bg" jwb Gishella sedikit terkejut


"trs Lo knp tdi buru buru?" tnya Edward lagi


"sebenernya tdi gw tuh (menceritakan kejadian yg di alami nya tdi)"ujr Gishella


"owh trs itu ?" tnya Edward smbil menunjuk layar komputer ny


"iya tdi gw abis cek cctv disitu, baru abis tuh gw cari tau siapa sebenarnya mereka "jwb Edward


Edward hanya beroh ria smbil mengangguk.

__ADS_1


"jdi apa rencana Lo buat mereka?" tnya Edward


"mungkin gw bkln adopsi mereka" ujr Gishella


"yudh klo emg itu yg terbaik menurut Lo" ujr Edward


"nnti gw bkln bantu urus semua dokumen yg diperlukan" lanjutny


"ok bg" ujr Gishella


" oh ya nnti mlm gw mau ke RS itu lagi, Bru setelah itu gw mau balapan sama temen gw" ujr Gishella


"yudh gw ikut" ujr Edward


"ajak Erick juga bg" ujr Gishella


"ya nnti gw ajak dia " jwb Edward.


"yudh gw balik ke ruangan gw dulu ya" ujr Edward


"iya bg" jwb Gishella


Edward pun pergi dari ruangan Gishella.


Gishella memutuskan untuk berolahraga di ruang gym. dia berolahraga dengan santai.


untuk beberapa saat dia kembali teringat kejadian yg terjadi di sekolah tdi dan hal itu langsung saja membuat mood nya kembali memburuk. akhirnya dia memutuskan untuk melampiaskan emosi nya pada samsak tinju yg ada diruang itu, dia meninju nya dan juga Menendang nya dengan sangat kuat hingga akhirny dia kelelahan dan terbaring di lantai .


skip.


menjelang Sore hari , Gishella baru beranjak dari lantai tempat nya terbaring. baru setelah itu dia pergi menuju kamar mandi untuk membersihkan diri nya.


di tengah perjalanan, Gishella meminta Edward untuk mampir' ke sebuah resto untuk makan malam bersama ,tak lupa juga dia mengajak Erick untuk makan malam di luar.


skip.


setelah selesai makan malam, mereka bertiga langsung pergi ke RS untuk mengetahui keadaan kedua anak itu.


RS...


ketiga berjalan masuk ke RS, lalu Gishella bertanya pada resepsionis ttng kamar rawat kedua anak itu. setelah tau dimn ruang rawat nya , ketiga nya berjalan ke ruangan itu.


skip.


Edward membuka pintu dengan hati hati , lalu mempersilakan Gishella dan Erick untuk masuk baru setelah itu dia juga ikut masuk. di dalam ruangan itu ternyata ada seorang dokter dan dua orang suster yg sedang mengecek keadaan anak anak itu.


"owh kau sudah kembali" ujr dokter itu.


"iya , bagaimana keadaan mereka?" tnya Gishella


"ikut aku keruangan ad yg ingin ku bicara kan" ujr dokter itu smbil berjalan keluar dari ruang rawat. para suster pun mengikuti ny.


"kalian berdua pergi lh, aku akan tetap disini" ujr Erick smbl duduk di sofa dan memainkan ponsel nya.


Gishella dan Edward hanya mengangguk kecil lalu pergi menyusul dokter itu.


ruang dokter...


kedua nya memasuki ruangan dokter, lalu sang dokter mempersilakan mereka duduk , mereka pun duduk.

__ADS_1


"begini, mereka sekarang sudah lebih baik dari sebelumnya . luka luka mereka mulai pulih meski secara perlahan. tpi aku sedikit khawatir dengan kesehatan mental mereka, aku takut mereka mengalami trauma yg mendalam. jadi aku menyarankan agar mereka menemui psikiater untuk memulihkan mental nya."jelas sang dokter


"baiklh dok , aku akan mengusahakan hal itu" jwb Gishella


"tpi klo boleh tau apa yg terjadi dengan mereka?" tnya sang dokter


"aku juga tidak tau soal hal itu, aku menemukan mereka di pinggir jalan dalam keadaan seperti itu" jwb Gishella


"jdi apa nona mengenal mereka?" tnya dokter lagi


Gishella hanya menggeleng pelan. Edward hanya menyimak pembicaraan mereka dan akhirnya angkat bicara.


"kita harus pergi" ujr Edward


"owh ayo " ujr Gishella


"kami harus pergi, besok kami akan datang lagi " ujr Gishella


"iya" jwb dokter


Gishella dan Edward pergi ke parkiran RS baru dan tak lama Erick juga menyusul mereka.


dri rumah sakit mereka langsung bergegas ke sirkuit XD untuk melakukan balap motor sesuai kesepakatan mereka di sekolah.


.


sirkuit XD.


Aiden dkk dan Sandra dkk sudah datang beberapa saat sebelumnya, baru setelah itu Gishella Edward dan juga Erick muncul.


Gishella datang dengan di kawal Edward dan Erick yg berjalan di kanan dan kiri nya, Gishella mengenakan sebuah jaket kulit berwarna hitam dan jeans hitam robek robek di bagian lutut nya, rambut pirang nya pun diikat rapi. sedangkan Erick hanya mengenakan jaket jeans berwarna biru dengan kaos tanpa lengan berwarna hitam dan juga celana jeans biru Dongker. sementara Edward mengunakan hoddie hitam dan celana jeans hitam, tak lupa juga kacamata dan masker.


Gishella dan Aiden langsung memulai balapan mereka,kedua nya menuju arena sirkuit. setelah mendengar peraturan balapan itu Gishella bertanya, "taruhan?"


"3 permintaan, anything " jwb Aiden


"deal" ujr Gishella


"deal" balas Aiden.


kedua bersiap di garis start, lalu Sandra berjalan ketengah jalan sambil membawa sebuah kain merah yg akan di jadikan penanda balapan mulai.


"bersiap!!!" teriak Sandra


brummm brumm brummm brumm!! (suara mesin motor yg di pacu)


"1!!!"


"2!!"


"GOO!!!!" teriak Sandra


balapan pun di mulai......


.


.


... end

__ADS_1


__ADS_2