A Life

A Life
52. Berita


__ADS_3

Sarah membuka paper bag itu, dan di dalam nya ada sebotol minuman dan sekotak makan siang , lalu ada juga sepucuk surat di atas kotak makan itu. Sarah membacanya.


dear Sarah.


gw mau minta maaf soal kejadian waktu itu, gw salah karna udh ngomong kata kata kasar sama lo,


sebagai permintaan maaf gw , gw sengaja masakin Lo makan siang . semoga Lo suka ya, btw setelah Lo terima Paper bag ini. gw mau ketemu sama Lo di ruang olahraga, ada yg mau gw omongin lagi sama lo. o sendirian ya kesana nya, gw gk mau ada yg ganggu soal nya.


...by Felix...


(isi surat nya)


setelah membaca surat itu, Sarah semakin senang. lalu Sarah pun pergi ke ruang olahraga tanpa teman teman nya mengikuti seperti biasa.


ruang olahraga.


Sarah masuk dengan hati yg sedang berbunga-bunga, dia duduk di tribun penonton. di dalam ruangan itu ternyata ada sekelompok remaja putra yg baru saja selesai bermain basket. beberapa di antara mereka adalah senior dari Sarah, mereka menatap Sarah sesekali sambil berlalu pergi keluar dari ruangan olahraga. namun, ada satu orang senior nya yg berjalan ke arah Sarah dan duduk di samping nya.


"hy" ujr senior itu, wajah nya tampan, tinggi dan memiliki lesung pipi di kedua pipi nya, serta gaya nya yg cool semakin membuat senior itu menjadi populer di kampus itu.


Sarah sendiri sedikit tercengang melihat senior itu duduk di sebelah nya, dulu Sarah pernah mengejar senior ini di awal tahun dia masuk ke kampus ini namun sia sia.


"hello?" ujr senior itu smbil lambaikan tangan nya di depan wajah Sarah


"iya " ujr Sarah gugup


"Lo Sarah kan?"tnya senior itu


"yg anak ekonomi klo gk salah?" tnya nya lgi


"iya, itu gw" ujr Sarah


"Lo masih inget gw kan?" tnya senior itu


"ya masih lah, kak Reyhan kan?" tnya Sarah memastikan


"iya ini gw" ujr Reyhan


" apa kabar Lo?" tnya Reyhan


" aku baik kak" ujr Sarah


"klo kakak sendiri gimn?" tnya Sarah


"gw juga baik" ujr Reyhan.


mereka saling berbincang, lalu tak lama Reyhan izin pergi sebentar untuk ke kamar mandi.


"omg demi apa gw bisa deket sama kak Reyhan?" tnya Sarah pada diri nya sendiri. lalu Sarah membenarkan make up dan rambut nya. Sarah merasa sedikit gugup, dia hanya takut jika Felix datang saat dia sedang bersama Reyhan. tapi dia juga tidak mau melepaskan kesempatan untuk bisa dekat dengan Reyhan.


Sarah mengambil sebotol minuman dari Paper bag nya dan meminum nya. dia hanya meminum beberapa teguk lalu kembali menyimpan nya di dalam paper bag.


Reyhan baru kembali dari kamar mandi dan duduk lagi di samping Sarah.


"btw Lo ngapain disini?" tnya Reyhan


"gw mau ketemu sama temen kak" ujr Sarah


"temen atau temen ?" ujr Reyhan dengan nada mengoda

__ADS_1


"cuma temen kak" ujr Sarah.


....


beberapa saat kemudian, Sarah mulai gelisah. badan nya mulai terasa panas dan dia juga mulai berkeringat dingin.


"Lo gpp?".tnya Reyhan


"gpp kak" ujr Sarah smbil menahan diri nya


"tapi Lo kok berkeringat gini?" tnya Reyhan, Reyhan spontan menyentuh dahi Sarah untuk mengecek suhu tubuh Sarah, lalu tangan juga menyentuh leher Sarah.


Sarah mulai lepas kendali, Sarah mengengggam tangan Reyhan yg tdi menyentuh leher nya, lali dengan agresif dan tiba tiba Sarah mencium bibir Reyhan kemudian ******* nya, Reyhan pun mengimbangi permainan Sarah.


ciuman itu berlanjut hingga ke tahap berikutnya , Reyhan mengendong Sarah dan masuk ke dalam gudang peralatan olahraga, lalu Reyhan membaringkan tubuh Sarah.


mereka saling melucuti pakaiannya nya sendiri dan mereka saling berciuman dengan agresif. mereka sudah tidak memperdulikan orang lain akan masuk atau melihat mereka berdua sedang berhubungan **** disana.


dan benar saja, disaat mereka sedang asik bermain, ada seorang dosen yg masuk dan menyuruh mereka untuk berhenti namun itu tidak di gubris, mereka terus melanjutkan permainan itu hingga kedua nya merasa puas tanpa perduli dengan beberapa mahasiswa yg juga mulai berdatangan ke tempat itu.


setelah selesai Reyhan mengenakan pakaian nya dan bersikap seolah tidak terjadi apa apa. sementara itu Sarah masih berbaring di tribun tanpa busana, tak seberapa lama dia sadar saat ada seorang dosen yg berteriak keras memanggil nama nya.


Sarah merasa malu, dia memakai pakaian nya dengan terburu-buru dan berusaha pergi dari tempat itu. namun dosen itu menyuruh dia dan Reyhan datang ke ruang rektor kampus.


mereka pun disidang oleh beberapa dosen dan rektor. keputusan terakhir nya adalah kedua nya harus keluar dari kampus itu.


Sarah pergi meninggalkan kampus dengan malu dia bahkan tidak berani mengangkat wajahnya.sedangkan Reyhan dia sudah menghilang duluan setelah keluar dari ruang rektor.


.


...


Flashback off..


mereka hanya bisa memaki Sarah dan menghukum Sarah atas perbuatannya yg telah kelewat batas.


berita ini juga sampai ke telinga para kolega dari Tuan Sanjaya dan membuat mereka milih untuk memutuskan kerja sama dengan tuan Sanjaya, hal itu semakin memperkeruh keadaan.


perusahaan milik tuan Sanjaya hampir bangkrut, dia berusaha mencari pemegang saham baru untuk menyokong perusahaan Agar tidak jadi bangkrut.


sementara itu.


Gishella yg sedang bersantai di mansion nya sendirian juga telah mendengar berita itu, dia merasa senang. tapi dia masih belum puas akan hal itu. lalu dia menelpon Erick .


"halo El?".ujr Erick


"lakukan sekarang" ujr Gishella


"ok " ujr Erick


"hmm" ujr Gishella


Gishella memutuskan telpon nya.


Erick pun melakukan hal yg diminta oleh Gishella, dia harus memberikan suntikan dana pada perusahaan milik Tuan Sanjaya dan menjalin kerjasama dengan ny. hal ini di lakukan agar Tuan Sanjaya menjadi berhutang Budi dan juga sebagian dari rencana Gishella.


sore hari nya Tuan Sanjaya datang ke perusahaan G.L Company. dia menandatangani kontrak dengan Erick. karna kontrak itu, perusahaan milik Tuan Sanjaya berhasil di selamat kan dari kebangkrutan.


...

__ADS_1


kemudian Gishella menelpon Angela, dia meminta Angela agar Angela melakukan langkah selanjutnya, Gishella hanya memberikan isyarat lalu Angela pun melakukan tugas nya. tak butuh waktu lama semua perintah Gishella terselesaikan dengan baik. Angela juga sudah mengirimkan bukti bukti yg di minta oleh Gishella pada Gishella.


...


sore hari.


Edward baru saja pulang dari Markas. dia melihat Gishella sedang menonton film di ruang tengah, Edward pun duduk di sebelah nya .


"gw udh masak makan malam, nnti tinggal di angetin aj" ujr Gishella


"iya baguslh" ujr Edward.


"oh ya tdi si Reyhan dh gw jemput dan gw sembunyikan dia di tempat yg sudah di rencana sebelumnya." ujr Edward


"masalah berita juga gw udh selesai kan, gw udh membersihkan nama Reyhan dan memanipulasi berita itu sejak awal di terbitkan." ujr nya lgi


"hmm ok" ujr Gishella


"jdi kapan Lo bakalan selesaiin ini semua?" tnya Edward


"dalam seminggu ini gw pastikan semua selesai jdi lo gk perlu terlalu khawatir dan satu hal lagi sesuai rencana awal , kita bakalan balik ke Korea setelah semua ini selesai" ujr Gishella


"apa Lo yakin?" tnya Edward


"iya, tempat ini dh terasa asing buat gw, jdi gw gk mau tinggal lebih lama lagi disini" ujr Gishella


"ok, dimnapun itu asal Lo nyaman" ujr Edward


"emg gk ada apa tempat yg mau Lo tuju?" tnya Gishella


"tempat ternyaman buat gw cuma ada di sekitar kalian, di samping Lo , Erick , Alex dan Alice" ujr Edward


"itu aj cukup buat gw" ujr Edward


"makasih ya bg, Lo selalu ada buat gw dan yg lain" ujr Gishella.


Gishella memeluk Edward dengan erat, Edward pun membalas nya.


"gitu ya asikin aj terus tuh pelukan smpe gk sadar klo gw datang" ujr Erick tiba tiba dtng


"sejak kapan Lo disitu?" tnya Gishella, melepas pelukan mereka.


"sejak kucing beranak macan" ujr Erick kesal , duduk di sebelah Gishella.


"ciee ngambek, gitu aj Lo ngambek" ujr Gishella meledek


"bodo ah" ujr Erick


"udh lh jgn marah" ujr Gishella, memeluk Erick . Erick merasa senang dia pun membalas pelukan Gishella. kemudian Gishella melepas pelukan nya.


"udh sana kalian pada mandi" ujr Gishella


"dihh ngusir nih?" tnya Erick


"bukan gitu, gw udh laper jdi buruan sana mandi baru nnti kita makan malam" ujr Gishella


"iya iya " ujr Edward dan Erick


Edward dan Erick pergi ke kamar nya dan mandi, sedangkan Gishella pergi ke dapur untuk menghangatkan makanannya.

__ADS_1


....


Edward dan Erick turun, mereka berkumpul di ruang makan dan mulai makan malam.


__ADS_2