A Life

A Life
98. Reyhan


__ADS_3

.


skip


.


hari hari berlalu, perlahan-lahan kondisi Gishella mulai membaik. Gishella juga sudah mengetahui kondisi Edward yang masih terbaring koma hingga sekarang.


Gishella kini sudah di perbolehkan untuk pulang tapi dia masih di wajibkan untuk beristirahat selama beberapa hari kedepan.


sementara itu, Erick harus mengurus Markas serta perusahaan secara bersamaan beberapa waktu kedepan.


di sela kesibukan nya Erick terus memantau keadaan Edward dari waktu ke waktu.


selama beberapa hari ini Erick pun sering pulang terlambat atau bahkan sesekali dia menginap di kantor nya. beberapa kali Gishella mengingatkan nya agar jangan terlalu memaksa diri nya. tapi Erick hanya berkata bahwa dia akan baik baik saja . Erick menganggap bahwa dia harus melakukan hal itu , setidaknya itu akan membuat diri nya merasa lebih baik dan tidak terlalu memikirkan kejadian malam itu.


Erick selalu berdua menyibukkan diri nya dengan berbagai pekerjaan hanya agar dia tidak memikirkan kejadian itu lagi. baik Erick maupun Gishella kedua nya masih sama sama terluka akibat kejadian itu tapi mereka berdua sama sama berusaha tegar dan tetap tersenyum di depan satu sama lain.


ketika mereka sendiri, mereka masih sering terisak ketika melihat keadaan Edward yang seperti itu. mereka berdua sama sama merasa bersalah atas apa yang menimpa Edward.


mereka berdua sama sama berusaha terus senyum tanpa beban ketika bersama tapi kenyataannya semua itu hanya agar mereka tidak saling membebani satu sama lain.


....


hari terus berlalu.


Gishella mulai kembali ke kantor seperti biasa nya. kini dia dan Erick saling membagi waktu nya untuk mengurus kantor dan Markas. Gishella juga mulai mempertegas sikap dan tindakan nya baik di kantor atau pun di Markas.


kini dia menjadi lebih tegas dari sebelumnya. hal itu membuat para pegawai atau pun anggota merasa sedikit takut. tapi mereka berusaha untuk memahami kenyataan bahwa Gishella sudah mengalami kejadian buruk beberapa waktu lalu.


beberapa kali Erick mengingatkan Gishella agar jangan terlalu tegas seperti itu karna hal itu hanya akan membuat para pegawai serta anggota nya merasa takut.


tapi Gishella masih tetap bersikap seperti itu. Erick hanya bisa pasrah melihat nya.


...


skip.


...


sebulan berlalu.


Edward masih belum menunjukkan tanda-tanda bahwa dia akan sadar. Gishella dan Erick selalu berkunjung ke rumah sakit untuk melihat keadaan Edward di setiap hari nya. namun masih belum ada perkembangan yang signifikan. itu membuat kedua nya merasa sedih.


mereka berdua sudah melakukan berbagai upaya untuk menyembuhkan Edward bahkan mereka juga sudah memanggil dokter terbaik untuk merawat Edward tapi hasil nya masih saja seperti itu.

__ADS_1


...


suatu malam.


di rumah sakit.


Gishella datang ke ruang rawat Edward setelah pulang dari kantor. dia sudah mengabari Erick bahwa dia akan menginap di rumah sakit malam ini. Erick juga berkata dia tidak bisa pulang karna masih ada beberapa pekerjaan di kantor yang harus dia kerjakan.


..


Gishella duduk di sebelah kiri Edward sambil menggenggam tangan Edward. Gishella berdoa agar Edward bisa segera sadar dari koma nya. lalu dia menempatkan kepalanya di atas tangan kiri Edward dan mulai berbicara.


Gishella menceritakan peristiwa peristiwa penting dalam hidup nya yang telah dia habis bersama Edward dan Erick. Gishella juga mengatakan betapa beruntungnya dia memilik Edward dan Erick dalam hidup nya


"bg Lo tau gk, sebulan terakhir ini gw ngerasa jadi orang bodoh. gw terlalu bodoh untuk sadar bahwa Erick sama terluka nya kyk gw. tapi Erick masih berusaha tersenyum dan baik baik aj di depan gw. " ujr Gishella sambil menitikkan air mata


"kemarin malam ,pertama kali nya gw liat dia nangis sendirian di kamar nya. dan itu yang bikin gw sadar, Erick lah yang paling kesulitan selain kita berdua. dia harus bersikap baik baik saja di depan semua orang. dia bahkan bekerja lebih keras dari biasa nya." lnjt nya


Gishella terus menceritakan semua.


dini hari.


ponsel Gishella berdering.


Gishella mengambil ponsel nya dan melihat siapa yang menelepon. ternyata Reyhan lah yang menelepon nya. Gishella langsung minum segelas air agar suara nya lebih jelas dan tidak terlihat seperti baru menangis.


mode call.


"halo El? " ujr Reyhan


"sorry ya gw ganggu Lo tidur" ujr Reyhan lagi.


"it's okey Rey" ujr Gishella dengan suara sedikit serak


"Lo habis nangis ?" tnya Reyhan


"ngk, gw cuma lagi kurang enak badan" ujr Gishella


"sorry gw gk tau, harus gw gk ush telpon Elo malam malam begini" ujr Reyhan


"Sans aj kali Rey, tapi tumben amat Lo nelpon gw?" tnya Gishella


"ada ap? apa terjadi sesuatu sama Alex dan Alice?" tnya Gishella


"gk terjadi apa apa, gw cuma mau tanya hp Edward kok sebulan terakhir ini gk bisa di hubungi?" tnya Reyhan

__ADS_1


"hp? bg Ed? ah hp dia rusak. mungkin dia belum sempat ngasih kabar ke elo . ya Lo tau kan kerjaan dia lumyan banyak di Markas" ujr Gishella berbohong


"owh, gw kira karna hal lain" ujr Reyhan.


"oh ya El, gw sempet denger kabar angin kata nya Lo di culik ya sebulan yang lalu?" tnya Reyhan


Gishella terdiam sejenak.


" iya tapi gk ush khawatir, semua nya udh di urus sama Erick" ujr Gishella


"jadi orang nya udh di tangkap gitu?" tnya Reyhan


"iya, dia juga udh dihukum" ujr Gishella.


"owh syukur lh" ujr Reyhan


"apa anak anak tau soal ini?" tnya Gishella


"mereka belum tau dan gw pastiin mereka gk akan tau soal ini" ujr Reyhan


"oke lh, itu lebih baik" ujr Gishella


"klo Lo butuh sesuatu atau ada yang harus Lo sampein bilang aj ke gw" ujr Gishella


"bg Ed lagi sibuk banget belakangan ini soal nya" ujr Gishella


"iya, gw ngerti. yudh lah gw harus tutup telpon nya" ujr Reyhan


"okee" ujr Gishella


"byee El" ujr Reyhan


"bye Rey" ujr Gishella.


Gishella mematikan telpon nya dan meletakkan ponsel nya di atas meja.


"Sekarang gw bisa aman, tapi kedepan entah lah sampe kapan gw harus bohong kek gitu ke mereka" ujr Gishella


"gw harap Lo cepet sadar bg, gw bener bener butuh elo banget" ujr Gishella sambil menatap Edward.


Gishella kembali meletakkan kepalanya di tangan Edward dan perlahan tertidur karna kelelahan.


.


.

__ADS_1


..


end


__ADS_2