
skip.
pagi hari.
Gishella bangun dan menuju dapur untuk memasak sarapan. tak lama Erick juga turun, kau Gishella meminta nya untuk menunggu di ruang makan.
Edward yang baru selesai berolahraga berjalan melewati dapur dan melihat Gishella sedang membuat sarapan.
"apa menu kali ini?" tnya Edward tiba tiba menghampiri Gishella
"ah ternyata Lo bg, gw cuma masak omlet roti bakar sama salad abis tuh jus buah naga. itu aj" ujr Gishella
"itu aj?" tnya Edward
"iya, emg Lo mau menu lain, sebutin aj biar gw masakin" ujr Gishella
"ah ngk ad, yudh gw mau ke kamar dulu " ujr Edward
"iya buruan turun soal nya bntr lagi semua nya siap" ujr Gishella
"oke" ujr Edward, Edward pergi menuju kamar nya.
begitu Edward pergi , Gishella hanya tersenyum sambil melihat dia pergi menaiki tangga menuju kamar nya.
...
menu sarapan selesai di buat, Gishella pun menata nya di atas meja dengan bantuan Erick lalu mereka duduk di meja makan sambil menunggu Edward.
tak lama Edward turun dengan pakaian yang cukup rapi, seolah dia sudah bersiap untuk pergi .
"tumben amat Lo dh rapi pagi pagi" ujr Erick
"gw harus ke markas" ujr Edward
"elo kan emg tiap hari kesana, tpi biasanya Lo agak siang baru kesana " ujr Erick
"anggap aj gabut" ujr Edward santai
"udhlh ayo sarapan" ajak Gishella
mereka pun sarapan bersama.
setelah sarapan, Gishella dan Erick pergi ke kantor nya seperti biasa . Edward juga langsung berangkat ke markas tak lama setelah itu.
__ADS_1
pov Edward.
beberapa saat kemudian.
Edward tiba di Markas, Edward langsung mengumpulkan semua tim yang telah terbentuk dan meminta mereka untuk langsung bekerja dan menjalankan tugas nya saat itu juga.
kali ini Edward turun tangan langsung dalam penyelidikan LV. dia bersama tim 1 bertugas menyelidiki LV tim itu terdiri dari 5 orang hacker. tim 2 bertugas menyelidiki Felix terdiri dari 5 orang dan terakhir tim 3 yang terdiri dari 15 orang yang di terbagi lagi dalam unit yang lebih kecil. setiap unit memiliki tugas dan tempat pengawasan nya masing masing.
menjelang siang, tim 2 sudah berhasil mengumpulkan banyak berkas yang berkaitan dengan Felix, sedangkan tim 1 yang di pimpin langsung oleh Edward mereka masih kesulitan dalam mencari informasi tentang LV karna terhalang oleh sistem komputerisasi yang di terapkan oleh LV.
mereka sudah berulang kali membobol berkas pribadi milik LV namun setiap kali mereka berhasil , sepersekian detik kemudian file itu akan kembali terkunci otomatis.
tentu saja hal ini membuat Edward merasa kesal dan frustasi, tapi Edward berusaha tenang di hadapan anggota nya. karna sudah waktunya makan siang Edward pun meminta anggota nya untuk makan siang lebih dulu, baru kembali melanjutkan pekerjaannya.
Edward masuk ke dalam ruangan nya dan mencoba sekali lagi membobol sistem informasi milik LV namun hasil nya masih sama seperti sebelum nya, file itu kembali terkunci Setelah berhasil di buka.
"aiss sialan" teriak Edward kesal , Edward kesal dan dia pun mengobrak abrik meja kerja nya hingga membuat semua barang yang ada di meja nya berjatuhan tak tentu arah. lalu dia terduduk di lantai dengan bersandar di meja nya. Edward merasa tidak berguna dan gagal melindungi Gishella, Edward juga marah pada diri nya sendiri yang berhasil di bodohi oleh orang asing.
sementara itu, di depan ruangan Edward berdiri beberapa anggota nya mereka hanya berdiri tanpa berani mengetuk pintu ruangan Edward. lalu tiba lh seseorang dan bertanya ada mereka.
"apa apa ini?" tnya orang itu
"Queen" panggil mereka , mereka memberikan hormat.
" kami juga tidak tau, kami datang kemari karna mendengar suara gaduh dari dalam" ujr salah satu anggota
"kalian tunggu disini, aku akan masuk" ujr Gishella
"baik Queen" ujr mereka
Gishella masuk dan kembali menutup pintu ruangan itu, dia melihat seluruh meja kerja Edward berantakan tapi dia tidak melihat Edward didalam ruangan itu.
Gishella mencari Edward ke sekeliling ruangan itu dan hasil nya nihil, hingga dia mencoba mendekati jendela siapa tau Edward berada di luar dia malah melihat Edward terduduk diam di bersandar di meja nya. Edward tampak agak kacau Gishella yang melihat nya pun langsung memeluk Edward dan berusaha menenangkan Edward.
"ayo bg kita ke kamar Lo, kita bicara disana" ujr Gishella, Gishella mengangkat Edward dan memapah nya menuju kamar pribadi Edward. setelah itu Gishella mendudukkan Edward di atas kasur nya dan keluar sejenak memberikan peringatan pada anggota nya untuk membereskan semua barang barang itu dan mengganti nya dengan yang baru..
disaat para anggota mengerjakan perintah Gishella, Gishella menemani Edward di kamar nya.
"ada apa bg, Lo knp kek gini?" tnya Gishella
"gw lalai El" Uje Edward sendu
"lalai knp?" tnya Gishella
__ADS_1
"gw gagal ngelindungi elo" ujr Edward
"gw gagal jadi abg yang baik buat Lo" ujr Edward.
"heii bilang sama gw sebnrnya ada ap?" tnya Gishella
"gw mohon bilang sama gw ada apa ini" tnya Gishella lagi.
"sebenernya, semalam gw gk sengaja baca salah satu surat yang ada di atas meja. surat dari si pengecut itu. di situ ada beberapa foto foto Lo yang di ambil selama beberapa hari terakhir. dia selalu ngikutin elo kmn pun Lo pergi" ujr Edward
"dan tadi pagi, gw sama tim udh berusaha mencari tahu ttng dia namun setiap kali gw berhasil membobol sistem itu pasti kembali terkunci dalam hitungan detik. dan itu buat gw frustasi" ujr Edward
"Lo gk lalai bg, gw nya aj yg bodoh yang telat sadar klo gw itu diikuti" ujr Gishella
"gw baru tau tadi pagi pas gw ke kantor, maka nya gw buru buru kesini buat ngasih tau hal itu sama Lo" ujr Gishella
"jdi Lo tau soal penguntit itu, gw udh nyuruh orang buat jebak dia. semoga aj berhasil" ujr Gishella
"kalo soal LV kita cari bareng bareng ya, Lo gk boleh stress itu gk baik buat kesehatan Lo" ujr Gishella
"iya" ujr Edward
"maaf dh buat Lo khawatir" Ujr Edward
"gk perlu minta maaf ,karna harus nya gw yg minta maaf" ujr Gishella
"udh gk perlu" ujr Edward
"mending Lo rapiin tuh muka Lo, buruan abis tuh kita ke ruangan gw. biar gw coba bobol sistem nya" ujr Gishella
"iya iya" ujr Edward
Edward pun mencuci wajah nya dan merapikan pakaian nya. lalu kedua keluar dari kamar Edward dan menuju ruangan Gishella.
kedua masuk dan Gishella duduk di kursi nya, Edward pun mengambil satu kursi dan duduk di sebelah Gishella. Edward lalu menunjuk sistem informasi milik LV itu.
"oke gw coba" ujr Gishella
"cobalh" ujr Edward
Gishella mengotak atik komputer nya dan setelah setengah jam berlalu akhirnya sistem itu berhasil terbuka hanya perlu satu akses sistem lagi , Gishella kembali mencoba beberapa trik komputerisasi dan ya dia berhasil.
namun kedua merasa aneh, karna ......
__ADS_1
end