A Life

A Life
24. Mall


__ADS_3

lanjut....


Edward turun lgi dan masuk ke kamar Alex untuk mengecek keadaan Alex. Alex tampak baru bangun dan berupaya untuk naik ke atas kursi roda nya seorang diri tpi dia sedikit kesulitan. Edward pun membantu nya.


"lain kli klo perlu bantuan tekan bell nya" ujr Edward


"iya bg, tdi niat nya aku mau belajar mandiri biar gk bikin repot abg" ujr Alex


" dengerin ya, aku gk akan merasa repot hanya karna hal ini" ujr Edward


"jdi jgn pernah mengulangi hal ini lagi" ujr Edward.


"iya bg maaf" ujr Alex


"iya" jwb Edward


Edward pun membawa Alex masuk ke kamar mandi dan menyiapkan pakaian untuk nya, Bru kemudian dia keluar dari kamar mandi. Edward menunggu Alex di depan kamar mandi.


tak berapa lama Alex memanggil Edward , Edward pun masuk dan membawa Alex ke ruang makan. ternyata disana sarapan nya sudah tersedia . tampak dari arah dapur Alice Tengah membawa makanan yg dan ingin menyajikan ny di meja makan.


"apa kau yg memasak semua ini?" tnya Edward


"iya bg aku yg masak, tdi soal nya pas aku keluar dari kamar aku liat bg Ed lgi bantu bg Alex jdi aku pikir sebaiknya aku masak untuk sarapan " ujr Alice


"harusnya kau menunggu ku, aku akan memasak untuk kalian " ujr Edward


"abg sudah sedikit sibuk dengan bg Alex jadi aku hanya ingin membantu" ujr Alice


"ya baiklh." ujr Edward


"sekarang ayo kita makan" ujr Edward


mereka pun sarapan bersama.


skip.


we makan, Edward mengajak Alex dan Alice ke mall untuk membeli beberapa keperluan mereka.


setiba nya di mall , ketiga nya menuju sebuah toko pakaian yg ada di lantai 1 .


Edward meminta Alice dan Alex memilih beberapa pakaian yg sesuai dengan style mereka masing-masing. lalu Edward memborong beberapa pakaian yg serupa untuk tambahan . setelah membayar nya Edward meminta pada penjaga toko untuk mengantarkan belanjaan nya ke Mansion nya. baru setelah itu mereka pergi ke toko elektronik untuk membeli laptop dan perangkat elektronik lain nya.


skip.


sama seperti tdi , Edward membayar nya lalu minta untuk semua belanjaan di antar ke Mansion.


"apa kau lelah?" tnya Edward pada Alice


"ngk terlalu kok bg" jwb Alice


"owh , yudh kita kesana dulu baru duduk sebentar disana" ujr Edward


"iya bg" ujr Alice


Edward kembali mendorong kursi roda Alex menuju sebuah cafetaria dan Alice mengikuti di samping ny.


di dalam cafetaria itu Edward bertanya, " kalian ingin pesan apa?"


"aku ingin es krim yg ini bg" ujr Alice


"aku mau yg ini aj" ujr Alex


"makanan atau cemilan?" tnya Edward


"yg ini aj lh " ujr Alice


"aku juga " ujr Alex


"yudh kalian tunggu disini aku akan membeli nya"


"iya bg" ujr Alex


Edward pun memesan eskrim dan makanan ringan untuk mereka bertiga.


tak lama kemudian Edward dtng smbil membawa pesanan mereka.


mereka pun memakan pesanan nya .


"bg kapan kak El pulang?" tnya Alice


"mungkin masih beberapa hari lagi" jwb Edward


"yahh lama lagu donk" ujr Alice lesu

__ADS_1


"maklum lh kak El itu emg orang yg sibuk , jdi dia sering bepergian " ujr Edward


"hmm iya bg" ujr Alice


disaat sedang menikmati makanan nya , mata Edward tertuju pada sekelompok anak muda ,yg ternyata mereka adalah Aiden dkk dan Sandra dkk.


Aiden dkk dan Sandra dkk memasuki cafetaria yg sama dengan Edward dan duduk tepat di sebelah Edward. untung ny mereka tidak ada yg mengenali diri nya.


"apa kalian mau ke Timezone?" tnya Edward


"mau bg mau "ujr Alice bersemangat


"yudh abis ini kita ke Timezone baru setelah itu kita lanjut berbelanja keperluan lain nya"


"ok bg" ujr Alex dan Alice


pov Aiden.


beberapa saat yg lalu


Aiden dan yg lain memasuki sebuah cafetaria yg cukup ramai. lalu dia dan teman teman nya duduk di meja kosong yg ada di sebelah pria yg duduk bersama dua anak anak.


Aiden lalu meminta Calvin untuk memesan makanan untuk mereka Calvin pun mengiyakan nya, lalu dia memesan makanan di bantu oleh Feli dan Agatha.


tak lama pesanan mereka datang mereka langsung memakan nya.


"apa kalian sudah ada yg dapet kabar dari El?" tnya Feli


"belum " jwb Aiden


"apa menurut kalian dia sedang dalam masalah?" tnya Feli


"soal nya kn sudah beberapa hari dia tidak ada kabar, bahkan Erick juga begitu." lnjt Feli


"jujur aj gw juga sempat mikir kek gitu tpi ya gw gk mau terlalu memikirkan nya" ujr Sandra


"menurut gw sih dia mungkin lagi sibuk aj" ujr Agatha


"mungkin aj, tpi masa smpe lost contacts gitu?" ujr Feli


"Lo ini nama nya juga sibuk ya wajar lh klo dia gk pegang hp" ujr Calvin


"atau mungkin aj hp nya rusak" ujr Rey menebak


mereka saling menebak namun tak ada satu pun yg tau pasti apa yg terjadi sebenarnya pada Gishella dan Erick. sementara itu pria yg duduk di samping yg tak lain adalah Edward hanya menyimak pembicaraan mereka . lalu berlalu pergi setelah dia , Alex dan Alice menyelesaikan makan nya.


.


setelah itu , Edward membawa Alice dan Alex ke Timezone. disana Alice di biarkan bermain sesuka hati nya tpi tetap dalam pantauan Edward, sedangkan Alex hanya bermain Video game dan permainan virtual lain nya.


Alex dan Alice bersenang senang selama disana, hingga tak terasa satu jam berlalu . Edward pun mengajak Alex dan Alice untuk pergi dan melanjutkan belanja mereka. namun ketika ingin keluar Alice meminta sebuah boneka yg ada di dalam permainan capit boneka.


Edward pun mengiyakan nya lalu mencoba permainan itu, sekali , dua kali bahkan ketiga kali nya Edward selalu gagal. akhirnya Alex pun meminta Edward untuk membiarkan mencoba permainan itu.


.


dengan santay nya Alex mengerakkan Capitan itu dan mengambil boneka yg di inginkan oleh Alice dan Alex langsung berhasil pada percobaan pertama. Edward sedikit terkejut Melihat hal itu. lalu bertanya, " bagaimana kau melakukan nya?"


"aku hanya melakukan nya seperti ini , lalu begini dan akhirnya seperti ini" ujr Alex smbl memperagakan nya.


dan lagi lagi Alex berhasil menangkap sebuah boneka.


"ini untuk mu " ujr Alex pada Alice smbil memberikan kedua boneka itu pada Alice.


"kyk nya aku harus belajar dari mu " ujr Edward.


"terserah abg aj" jwb Alex


"sudah ayo kita pergi"


Edward Kembali mendorong kursi roda Alex memasuki sebuah toko ponsel dan membeli dua buah ponsel serta aksesoris lain nya . baru setelah itu Edward mengajak Alex dan Alice untuk berbelanja beberapa Snack dan minuman.


setiba nya di super market, Edward meminta Alice untuk membawa troli karna Edward sedang mendorong kursi roda Alex. Alice pun menurut dan mengambil troli.


ketiga nya memilih banyak sekali makanan dan minuman.


kemudian mereka ke kasir untuk membayar nya.


disaat keluar dari super market Edward yg membawa belanja mereka sedangkan Alice yg mendorong kursi roda Alex hingga ke parkiran.


di parkiran


Edward memasukkan semua belanjaan nya ke bagasi lalu menaikan Alex ke dalam mobil baru setelah itu menyimpan kursi roda ny di bagasi.

__ADS_1


kemudian Edward naik ke mobil dan langsung mengendarai nya menuju ke Mansion.


setiba nya di Mansion, Edward memanggil beberapa orang untuk membawa kan belanjaan kedalam Mansion.


Edward membantu Alex untuk masuk ke Mansion.


ketiga nya memasuki Mansion, Alice tampak binggung mengapa tiba tiba mansion ini menjadi ramai sekali.


"bg kok ramai banget sih?" tnya Alice


" iya tdi pagi ABG panggil beberapa pekerja untuk ngerenov kamar mu sekaligus nata semua belanjaan kalian" ujr Edward.


"jadi kamar ku lagi di renov?" tnya Alice


"iya , tpi sekarang sudah selesai kok" jwb Edward


"ayo kita liat kamar mu" ajak Edward pada Alex dan Alice


" ayo bg" ujr Alice smbil berlari duluan


Edward hanya tersenyum smbil kembali mendorong kursi roda Alex menuju kamar Alice. begitu Alice membuka kamar nya, dia sangat kagum dan bahagia melihat kamar nya. kamar dengan nuansa yg sama seperti milik Alex namun di buat cocok dengan gaya anak perempuan.


"bg ini keren banget" ujr Alice ketika melihat Edward dan Alex memasuki kamar nya


"makasih ya bg" Ujr Alice smbil memeluk Edward


"iya sama sama " ujr Edward membalas pelukan ny


"oh ya aku juga punya sesuatu untuk Alex" ujr Edward


"ayo kita ke kamar mu Lex" ujr Edward


"apaan bg?" tnya Alex


"liat aj Sendiri" ujr Edward


Edward pun membawa Alex dan Alice ke kamar Alex dan menunjukkan sebuah kursi roda elektrik.


"dengan ini kau bisa bergerak lebih bebas lagi" ujr Edward


"Disni ada panduan nya, aku akan menjelaskan nya nnti " ujr Edward


"apa kau ingin mencoba ny?" tnya Edward


"iya bg" ujr Alex


Edward pun mengangkat Alex dan memindahkan nya ke kursi roda baru nya, setelah itu Edward menjelaskan semua cara pemakaian nya. Alex pun mendengarkan nya dengan seksama lalu mempraktekkan nya.


tentu saja dia berhasil karna dia bisa menangkap pelajaran atau apa pun dengan cepat.


Alex merasa senang karna kini dia merasa lebih bebas dan tidak terlalu bergantung pada orang lain.


"ayo kita keluar" ujr Edward


"sekarang sudah waktu nya makan siang" ujr Edward


"iya bg " ujr Alex dan Alice


Alex mengerakkan kursi roda nya dengan kedua tangan nya kemudian Alice dan Edward mengikuti nya dari belakang.


setelah makan siang


Edward, Alex dan Alice berkumpul di taman belakang sambil memakan beberapa cemilan yg di beli nya tdi.


"apa kalian ingin sekolah?" tnya Edward


"tentu saja bg" jwb Alex


"emm gimn klo untuk beberapa waktu ini kalian ikut les privat ya setidaknya hingga kaki sembuh Lex?" tnya Edward


"ya sekitar satu atau dua bulan " lnjt ny


"klo aku sih gk masalah bg" ujr Alice


"iya bg aku ngikut aj" ujr Alex


" mulai besok kalian akan belajar di rumah, aku akan memanggil guru privat untuk kalian" ujr Edward


"iya bg" jwb Alex


mereka berada di taman hingga sore hari.


mereka masuk ke Mansion dan menonton tv di ruang tengah bersama.

__ADS_1


namun tiba tiba Edward menerima telpon dari seseorang. dia pun pergi meninggalkan Alex dan Alice untuk mengangkat telepon ny.


setelah pergi menjauh Edward mengangkat telepon itu.


__ADS_2