A Life

A Life
73. Villa


__ADS_3

skip.


siang hari.


Erick dan Gishella masih tertidur pulas di kamar nya. tak lama kemudian, Gishella mulai resah dalam tidur nya, seolah dia sedang mimpi buruk. kepala nya terus bergeleng ke kanan dan kiri. bahkan dia juga berkeringat dingin, hingga akhirnya Gishella tiba tiba bangun dan meneriakann nama Edward , Erick yang mendengar itu pun sontak ikut terbangun.


Erick melihat Gishella, mata nya memerah dan agak bengkak seperti habis menangis . Wajah dan leher juga nya berkeringat.


"ada apa El?" tnya Erick


" darah darah " ujr Gishella panik sambil melihat kedua tangan nya.


"ngk ada darah, Lo tenangin diri Lo aj dulu" ujr Erick


"pelan pelan Lo tarik nafas, dan hembuskan nafas" ujr Erick, Gishella mengikuti perkataan Erick. perlahan dia mulai tenang .


"sekarang Lo ceritain ke gw , Lo ini kenapa?" tnya Erick.


"tadi...tadi..gw mimpi Rick. gw liat di tangan gw ada darah dan gw juga megang pistol , abis tuh pas gw melihat ke depan gw liat bg Edward tergeletak bersimbah darah, badan nya seperti di hujani puluhan peluru" ujr Gishella , sambil menangis


"sekarang Lo tenang ya, bg Ed baik baik aj. itu cuma mimpi biasa jdi Lo gk ush ambil pusing" ujr Erick sambil memeluk Gishella.


"tapi Rick , ttp aj gw gk bisa tenang. gw takut mimpi itu jdi kenyataan." ujr Gishella


"dengerin gw baik baik, bg Ed itu orang yang kuat, jdi Lo gk perlu khawatir. lagi pula disini ada gw , ada yang lain juga kita sama sama saling menjaga saling melindungi satu sama lain . jdi gw bisa jamin Entah itu bg Ed, gw atau pun Lo gk akan terluka lagi" ujr Erick sambil memegang kedua pundak Gishella.


"udh jgn nangis lagi" ujr Erick sambil menghapus air mata Gishella.


"apa pun itu , Sekarang gw mau ketemu bg Ed" ujr Gishella sambil berdiri.


"oke Lo boleh kesana, tapi mending Lo cuci muka dulu. mata Lo keliatan sembab , gw gk mau bg Ed jdi khawatir" ujr Erick


"iya gw bakalan cuci muka dulu" ujr Gishella


Gishella pergi ke kamar mandi dan membersihkan wajah nya. lalu kedua nya pergi ke kamar Edward. kedua nya masuk dan melihat Edward sedang berdiri menatap ke arah luar jendela kamar. Gishella langsung berlari kecil dan memeluk Edward dari belakang. Edward sedikit bingung jdi dia membalikkan badan nya dan bertanya ada apa pada Gishella namun Gishella hanya menjawab kangen. Edward semakin bingung, dia pun menatap Erick seolah bertanya melalui mata nya, namun Erick hanya bergidik bahu.


Gishella kemudian melepaskan pelukannya dan berkata, " sebaiknya kita pulang sekarang" ujr Gishella


"oke, gw bakalan kasih tau anggota biar mereka langsung pulang ke Markas" ujr Erick


"El Lo bantu bg Ed berkemas" ujr Erick


"okey" ujr Gishella smbil tersenyum.


Gishella mengemas semua barang Edward ke dalam ransel Edward. Gishella tampak senang dan tersenyum sambil sesekali bersenandung kecil. Edward merasa semakin bingung dengan sikap Gishella yang berbeda dari biasanya. tapi meskipun begitu , Edward tidak langsung bertanya karna dia tidak ingin memaksa Gishella untuk bercerita pada nya, dia ingin Gishella sendiri yang langsung berbicara pada nya tanpa ada permintaan atau pun paksaan.


"udh semua nya bg" ujr Gishella


"thnk" ujr Edward

__ADS_1


"yo'i" ujr Gishella


"gw balik ke kamar dulu, gw mau kemas koper" ujr Gishella


"mau gw bantuin?" tnya Edward


"engk ush, gw bisa Sendiri" ujr Gishella


Gishella lalu pergi ke kamar nya , dia berganti pakaian dan membereskan semua barang barang bawaan nya ke dalam koper. baru setelah itu dia pergi ke ruang tengah. tak lama Erick dan Edward datang, Erick membawa dua ransel, yaitu ransel milik nya dan milik Edward. Gishella ingin menawarkan bantuan untuk membawa salah satu ransel itu namun Erick menolak nya dengan alasan ransel ini cukup ringan..


lalu Edward masuk ke mobil, Gishella dan Erick menyimpan barang barang di bagasi mobil baru setelah itu mereka juga masuk ke mobil. Erick menyetir mobil sendiri dalam perjalanan pulang kali ini.


perjalanan pulang kali ini, terasa lebih singkat di bandingkan dengan perjalanan ketika mereka datang ke tempat itu.


menjelang malam hari, ketiga baru tiba di kota Seoul. kemudian mereka mampir ke sebuah restoran untuk makan malam, karna mereka terlalu lelah untuk memasak .


mereka pergi ke restoran daging, disana menyediakan berbagai macam daging dan Olahannya. mereka memesan daging panggang dan sup buntu serta beberapa menu makanan lainnya, mereka juga memesan beberapa botol Soju.


"Lo yakin gk mau ke rumah sakit?" tnya Erick , sambil memanggang daging


"gw gpp, cuma sedikit memar aj" ujr Edward


"justru karna itu, Lo harus ke rumah sakit biar kita tau itu cuma memar biasa atau karna luka dalam" ujr Erick


"bener banget tuh kata Erick, mending abis ini kita mampir ke rumah sakit bntr" ujr Gishella menimpali


"udh tuh mending Lo fokus aj sama daging nya, gw dh laper" ujr Edward


"iya gw juga laper, tapi sabar dulu lh" ujr Erick


"bntr lagi nya" ujr Erick


sambil menunggu daging nya matang, mereka menikmati sup buntu.


...


beberapa saat kemudian, daging sudah mulai matang , mereka semua bersiap dengan sumpit masing masing menyumpit daging dan menggulung nya dengan selada baru setelah itu mereka memakan nya.


mereka semua makan dengan lahap, mereka juga sesekali bercanda tawa dengan riang nya.


...


setelah selesai makan, ketiga nya kembali melanjutkan perjalanan pulang nya. tak lama mereka tiba di Mansion, Erick membantu Edward membawa barang nya . mereka pun masuk ke kamar masing-masing dan beristirahat di kamar masing-masing.


...


keesokan harinya.


seperti biasa nya mereka sarapan bersama, namun karna hari ini hari Sabtu, mereka bertiga berencana untuk bersantai bersama. ketiga berencana pergi ke pantai dan bersantai disana.

__ADS_1


setelah sarapan ketiga nya masuk ke kamar dan mulai mempersiapkan semua barang bawaan mereka. Erick sudah menyiapkan satu villa untuk mereka beristirahat di sana.


lalu ketiga pergi ke pantai, mereka berkendara sekitar dua jam dari Mansion menuju pantai.


pantai.


ketiga turun dari mobil dan menuju villa mereka dan mereka pun masuk ke dalam villa.


"ah akhirnya nyampe juga" ujr Erick duduk di sofa


"iya , lumyan jauh juga ternyata" ujr Gishella ikut duduk


"kalian mau pilih kamar yg mn?" tnya Edward duduk di sofa


"di atas ada dua kamar , di bawa ada dua kamar , gw ambil yg di bawah aj" ujr Erick


"gw yg di atas aj" ujr Gishella


"gw juga di bawah aj" ujr Edward


"yudh gw mau masuk kamar dulu, mau naruh tas dulu" ujr Edward


"yudh duluan aj bg" ujr Gishella


Edward pergi ke kamar nya, sedangkan Erick dan Gishella masih duduk di ruang tamu . kedua duduk disana dan beristirahat sejenak.


"mending kalian masuk kamar, abis tuh istirahat nnti jam makan siang baru kita keluar cari makan." ujr Edward , yg baru keluar dari kamar.


"oke bg" ujr Erick ,


ketiga masuk ke kamar masing-masing dan beristirahat, mereka tidur sejenak untuk melepaskan lelah.


siang hari.


Edward sudah bangun dan berganti pakaian. lalu dia keluar dan menuju dapur untuk mengambil minuman kaleng. tak lama Gishella juga turun dari lantai atas dan menghampiri nya. Edward menyerahkan sekaleng minuman ke Gishella dan Gishella meminum nya.


"mna Erick?" tnya Gishella


"masih tidur kali" ujr Edward sambil meneguk minuman nya.


"kita liat aj ayo " ajak Gishella


"duluan " ujr Edward


Gishella berjalan duluan ke kamar Erick. dia membuka pintu kemudian masuk ke dalam nya bersama Edward dan melihat Erick masih tertidur pulas, lalu niat jahil nya timbul . Gishella memberikan isyarat pada Edward untuk menjahili Erick namun Edward menolak dan hanya memperhatikan dari tempat nya berdiri.


Gishella berjalan duluan ke kamar Erick. dia membuka pintu kemudian masuk ke dalam nya bersama Edward dan melihat Erick masih tertidur pulas, lalu niat jahil nya timbul . Gishella memberikan isyarat pada Edward untuk menjahili Erick namun Edward menolak dan hanya memperhatikan dari tempat nya berdiri.


dan........

__ADS_1


__ADS_2