A Life

A Life
85. Rekaman CCTV


__ADS_3

lnjt..


Edward mematikan telpon nya. dia lalu menghidupkan laptop nya dan mulai memeriksa satu persatu email yang masuk.


Edward membuka file rekaman CCTV dan mulai memutar rekaman itu satu persatu.


setelah menonton beberapa rekaman, mata Edward mulai terasa berat dan mengantuk. Edward pun memutuskan untuk membuat segelas kopi. dia turun ke dapur dan membuat kopi. dia juga mengambil beberapa Snack untuk cemilan. setelah itu dia kembali ke kamar nya.


Edward membuka pintu kamar dan masuk ke dalam. namun begitu dia masuk dia melihat Gishella yang sedang duduk di meja kerja nya. Gishella tampak fokus memperhatikan layar komputer hingga tidak menyadari Edward datang.


Edward terkejut melihat Gishella, tapi Edward berusaha bersikap biasa saja.


"dari kapan Lo disini El?" tnya Edward sambil meletakkan nampan berisi kopi dan Snack di meja.


"ah, ternyata elo bg. gw baru aja dtng" ujr Gishella sedikit kaget


"Lo kok jam segini belum tidur bg? tnya Gishella


"gw udh tidur tadi, tapi gw kebangun gara gara di Reyhan nelpon gw" ujr Edward, Edward menarik satu kursi dan duduk di sebelah Gishella.


"Reyhan? ada apa sama dia?" tnya Gishella


"gw cuma nanya kabar Alex sama Alice aj, trs dia bilang klo mereka udh pindah sekolah sekitar seminggu yang lalu" jwb Edward


"pindah? kenapa gitu?" tnya Gishella


"dia cuma bilang klo mereka mau cari suasana baru " ujr Edward.


"owh, mereka baik baik berarti kan?" tnya Gishella


"kyk nya sih gitu, udhlh Lo gk ush khawatir. mereka udh besar sekarang mereka bisa jaga diri, lagipula ada Reyhan disana" ujr Edward


"iya bg, gw tau itu" ujr Gishella


"mending Lo tidur aj El" ujr Edward


"baru jam segini juga kan" ujr Edward


"gw baru aj bangun bg, masa iya gw langsung tidur lagi" ujr Gishella


"iya gpp, klo Lo mls balik ke kamar. Lo tidur aj di kasur gw" ujr Edward


"Lo harus bnyk istirahat." ujr Edward

__ADS_1


"nnti aj lah, gw mau nemenin Lo bntr bg" ujr Gishella


"ya terserah Lo aj" ujr Edward.


kedua nya bertukar posisi duduk, lalu Edward kembali mengecek satu per satu rekaman CCTV, Edward juga menandai jam dan beberapa poin penting yang dia liat dalam CCTV itu. Edward terfokus dengan layar komputer nya.


...


Edward hanya perlu mengecek satu rekaman lagi. badan nya terasa kaku , jadi dia melakukan peregangan otot sejenak. lalu di saat dia menoleh ke arah Gishella. dia melihat Gishella tertidur dalam keadaan duduk.


Edward perlahan bangun dan mengangkat tubuh Gishella dan membaringkan tubuhnya di atas kasur. Edward lalu menyelimuti Gishella dan mematikan lampu kamar nya.


Edward menghidupkan lampu belajar nya dan memeriksa file rekaman terakhir.


...


skip.


setelah selesai memeriksa semua email nya, Edward memutuskan untuk berolahraga. lalu dia pergi ke ruang gym dan berolahraga hingga pagi datang.


...


pagi hari.


sinar matahari mulai menerangi kamar melalui celah jendela. tak lama Gishella pun terbangun. dia melihat ke sekeliling nya dan tidak melihat siapa pun. lalu dia bangun dari tempat tidur dan berjalan ke kamar nya untuk mandi baru setelah itu sarapan bersama yang lain.


...


mereka sarapan bersama.


setelah sarapan, Gishella pergi bersama Erick ke kantor sedangkan Edward berangkat ke Markas.


...


pov Gishella.


kantor.


Gishella masuk dan langsung mengoreksi beberapa berkas dan surat perjanjian kerjasama.


sekitar tiga jam kemudian.


Sekertaris Kim masuk dan memberitahu bahwa Tuan Lee sudah datang untuk rapat penandatanganan surat perjanjian kerjasama.

__ADS_1


Gishella menutup berkas yang di pegang nya, lalu dia merapikan pakaian dan topeng nya. kemudian dia berjalan menuju ruang rapat dengan diikuti Sekertaris Kim.


Gishella memasuki ruangan dengan aura kepemimpinan yang misterius , Gishella tampak berwibawa. Gishella mengenakan setelan blazer berwarna cream dengan kemeja putih dan celana panjang katun dengan warna senada.


begitu dia masuk, Tuan Lee langsung berdiri dan menyambut kedatangan Gishella. kedua berjabat tangan , lalu Gishella mempersilakan Tuan Lee untuk kembali duduk, kedua nya pun duduk.


Sekertaris Kim menyerah kan surat perjanjian ke Gishella dan Tuan Lee. kedua menandatangani surat perjanjian itu bergantian. setelah itu kedua berjabat tangan dan berfoto bersama.


kedua berbincang sejenak. lalu Tuan Lee ingin mengajak Gishella untuk makan siang bersama, Gishella awal nya menolak dengan alasan dia sudah ada janji untuk makan siang bersama dengan Erick . Tuan Lee membujuk nya dan bilang kalo Erick juga boleh ikut bersama mereka makan siang.


sebelum menjawab nya , Gishella pamit sebentar untuk menerima telepon . Gishella berdiri dan berjalan sedikit menjauh dari Tuan Lee baru setelah itu Gishella mengangkat telepon nya dan berbicara dengan si penelepon.


sekitar sepuluh menit kemudian, Gishella kembali dan menghampiri Tuan Lee.


"jadi bagaimana?" tnya Tuan Lee


"baiklh, aku sudah memesan tempat . jika anda tidak keberatan kita bisa makan siang disana" ujr Gishella


"dengan senang hati" ujr Tuan Lee. berdiri


"mari kita ke Lobi. Mr R (Erick) akan menunggu di sana." ujr Gishella


"baik lh, " ujr Tuan Lee. Tuan Lee mempersilakan Gishella untuk berjalan duluan. lalu dia dan kedua Sekertaris mereka mengikuti di belakang nya.


lobi.


Gishella meminta agar sekertaris Kim tetap disini dan kembali melanjutkan aktivitas. Sekertaris Kim pun hanya mengantarkan ketiga hingga ke lobi dan kembali naik ke lantai atas.


Gishella masuk ke mobil Erick. Tuan Lee naik mobil nya sendiri bersama Sekertaris nya.


mereka semua berangkat menuju restoran.


restoran.


tak berapa lama, mereka tiba di sebuah restoran bintang lima dengan desain elegan dan mewah. mereka semua masuk kecuali Sekertaris nya Tuan Lee, mereka masuk dan menuju ruang VIP yang sudah di pesan oleh Gishella.


mereka memesan makanan dan kemudian makan bersama sama.


.


.


.

__ADS_1


...


end


__ADS_2