
*masih flashback.
(buat kalian yg mungkin bingung sama bahasa yang gw pake dalam karya ini. sebenernya gw tuh mau buat bahasa sehari-hari Gishella, Erick dan Edward tuh baha sa Korea tapi sesekali mereka tuh juga pake bahasa Inggris. jdi ya mereka cuma menyesuaikan aj lh sama tempat dan keadaan mereka. anggap aja setiap kali gw pake bahasa Indonesia itu, percakapan nya udh di translate.)
(satu hal lagi, setiap kejadian selalu berkaitan . mungkin sedikit rumit tapi gw berusaha bikin bacaan gw semudah mungkin untuk kalian pahami*).
...
sore hari,
Sam mengantarkan Alice pulang ke Mansion. setelah itu, Alice masuk ke dalam Mansion dan langsung pergi ke kamar nya.
.
malam hari.
Alex baru kembali dari luar, dia lalu berjalan menuju dapur. disana Alice sudah menunggu nya untuk makan malam bersama. mereka pun makan malam bersama.
"Lo dari mana bg?" tnya Alice sambil makan.
"biasa, gw ke Markas dulu tadi" ujr Alex.
(jadi Alex sama Alice tuh baru aj mendirikan sebuah mafia, ya baru satu tahun belakangan lah. tapi mafia mereka tuh udah banyak di segani dan di hormati oleh mafia mafia lain nya. Red Force, itu adalah nama mafia Alex dan Alice. sejak setahun lalu didirikan organisasi ini sudah banyak sekali membawa pengaruh besar terhadap organisasi lain nya. dan kini organisasi mafia Red Force telah menduduki peringkat 5 besar.)
back to story'.
"nih buat Lo" ujr Alex , ngasih kotak kecil
"apaan itu?" tnya Alice
"liat aj," ujr Alex
Alice mengambil kotak itu dan membukanya, ternyata di dalam nya terdapat sebuah cincin titanium yang telah di modifikasi.
"buat apa?" tnya Alice
"pake aj, gw udh modifikasi tuh cincin jdi dia pasti bakalan berguna" ujr Alex
"gw juga udh masukkan suara Lo sebagai pemilik nya dan Lo satu satu nya yang bisa mengunakan cincin itu" ujr Alex
"owh oke lh gw pake" ujr Alice
"desain nya juga keren bg, simpel tapi elegan. gw suka banget. makasih ya bg" ujr Alice lagi
"iya sama sama, Lo harus terus pake itu cincin" ujr Alex
"iya , gw pasti gk akan melepaskan cincin ini" ujr Alice
Alice pun mengenakan cincin itu di jari tengah tangan kanan nya. lalu dia memandangi cincin itu, dia sangat menyukai nya . mereka pun kembali melanjutkan makan nya.
...
hari hari berlalu, Alice dan Alex melakukan aktifitas nya seperti biasa.
sepulang sekolah.
Alice dan Sam sedang pulang bareng. di perjalanan pulang , Sam bertanya pada Alice.
"By, bsk malam kamu ada acara gk?" tnya Sam.
"ngk ada kyk" ujr Alice
"knp emg nya?" tnya Alice
"gini jadi bsk aku kan ulang tahun, aku pengen bikin acara spesial di ulang tahun ku kali ini cuma berdua sama mu" ujr Sam
"kamu bisa gk bsk malam ikut aku, aku mau nunjukin sesuatu sama kamu?" tnya Sam
"aduhh gimna ya, aku tanyain dulu ya sama bg Alex. nanti aku kabari lagi bisa atau ngk nya." ujr Alice
"iya, tapi usahain ya. kamu kan tau bsk tuh hari istimewa buat ku" ujr Sam.
"iya Sam, aku usahain" ujr Alice
Sam pun mengantarkan Alice pulang lalu Sam pergi . Alice masuk ke Mansion namun Mansion nya kosong. dia pun menelpon Alex dan bertanya Alex ada dimana dan Alex hanya menjawab dia sedang keluar sebentar dan meminta Alice menunggu nya .
Alice pun menurut, Alice pergi ke kamar nya dan berganti pakaian lalu berbaring di kasur nya. dia memainkan ponsel nya sambil berbaring. lama kelamaan dia mulai bosan dan mulai mengantuk. dia pun akhirnya tertidur pulas.
menjelang sore
__ADS_1
Alex baru kembali dan ketika Alex masuk ke dalam Mansion nya kosong. Alex bergegas naik ke atas untuk mengecek kamar Alice. begitu Alex membuka pintu kamar Alice, dia melihat Alice tertidur pulas. Alex pun kembali menutup pintu kamar Alice dan pergi ke kamar nya.
..
skip.
malam hari
kedua nya makan malam bersama,
"bg bsk malam gw izin ya?" tnya Alice
"kmn?" tnya Alex.
"gw mau ngerayain ulang tahun nya Sam" jwb Alice
"dmn?" tnya Alex
"gw juga gk tau" ujr Alice
"tpi gw pasti sharelock sama Lo pas gw dh smpe di tempat itu" ujr Alice
Alex terdiam sejenak.
"oke Lo boleh pergi,tapi sebelum jam sepuluh Lo harus dah balik" ujr Alex
"oke bg, tenang aj" ujr Alice
"nnti temenin gw nyari kado ya?" ajak Alice
"yudh gw temenin, selesaiin makan Lo dulu" ujr Alex.
"oke bg" ujr Alice.
setelah makan malam , kedua nya bersiap dan pergi ke mall.
skip.
mall
kedua nya masuk dan berjalan sambil melihat lihat sekitar.
"Lo mau ngasih kado apa?" tnya Alex
"beliin aj dua dua nya" ujr Alex enteng
"iya juga ya, yudh kita nyari jam dulu ayo buruan" ujr Alice sambil narik tangan Alex. Alex hanya pasrah.
mereka berdua pergi ke toko jam tangan. Alice mulai sibuk memilih jam tangan yang cocok dengan gaya Sam.
"mbk tolong ambil yg itu" ujr Alice, nunjuk salah satu jam
"ini Nona" ujr penjaga toko. ngasih jam tangan yg di tunjuk Alice
"terima kasih" ujr Alice
"bg coba siniin tangan Lo" pinta Alice
"buat ap?" tnya Alex sambil mengulurkan tangannya
"ini kek nya cocok buat Lo" ujr Alice sambil memakaikan jam tangan di tangan kiri Alex
"lumayan, tpi kita tuh disini nyari jam buat cowok Lo bukan buat gw" ujr Alex saat melihat jam tangan itu
"iya gpp sih, apa salah nya klo Lo juga beli?" tnya Alice
"gw masih punya jam tangan di rumah, itu dh cukup" ujr Alex
"tpi ini bagus Lo bg, cocok banget buat Lo" ujr Alice
"ngk ush lh, yg di rumah aj jarang gw pake" ujr Alex
"ambil aj bg, " pinta Alice
"tpi (terpotong) " ujr Alex
"gk ada tapi tapian! " bantah Alice
"hmm oke " ujr Alex pasrah.
__ADS_1
lalu Alice melihat satu set jam tangan couple berwarna hitam. setelah itu Alex membayar semua jam itu dan mengajak Alice untuk keluar dari toko itu.
selanjutnya mereka berjalan ke toko sepatu. mereka pergi ke toko sepatu terbesar di mall itu, sesampainya di dalam toko. Alex mengatakan pada Alice dia akan menunggu di ruang tunggu jadi Alice harus mencari sendiri sepatu yang dia inginkan. Alice setuju, Alice pun mulai masuk ke dalam salah satu lorong sepatu Pria, dia mulai mencari cari.
Alex duduk di ruang tunggu, dia asik memainkan ponselnya. lalu tak lama ada seseorang yang memanggil nama nya, dia menoleh.
"Lex !" sapa seorang pria
"oh ternyata elo" ujr Alex saat menoleh
"Lo ngapain disini?" tnya pria itu
"nungguin Alice, dia di dalam nyari sepatu" ujr Alex
"Lo sendiri?" tnya Alex
"gw mau jemput nyokap" ujr pria itu.
"yudh sini duduk aj dulu, Den" ujr Alex
"oke " ujr Aiden.
kedua nya pun berbincang bincang.
sementara itu Alice masih bingung dengan sepatu pilihan nya. lalu dia berjalan ke arah rak sepatu sneaker. dia mengambil sebuah sepatu dan memperhatikan nya.
"yg ini keren?" ujr Alice monolog
"tapi coba liat yg aj dulu lh" ujr Alice lagi.
Alice pun perlahan berjalan mundur agar bisa melihat semua sepatu yang terpajang di hadapan nya. namun dia malah tidak sengaja menabrak seseorang.
"maaf nyonya saya tidak sengaja" ujr Alice
"Alice?" tnya ibu ibu itu begitu mendengar suara Alice
"Nyonya Jane?" tnya Alice
"maaf Nyonya, aku tidak sengaja" ujr Alice
"tak apa" ujr Nyonya Jane
"mari Nyonya ku bantu" ujr Alice
Nyonya Jane pun berdiri dengan bantuan Alice
"apa yang kau lakukan disini?" tnya Nyonya Jane
"aku sedang mencari sepatu untuk hadiah" ujr Alice
"hadiah? siapa yg berulang tahun?" tnya Nyonya Jane
"pacar ku Nyonya" jwb Alice jujur
"ah ternyata kau sudah memiliki pasangan" ujr Nyonya Jane dengan sedikit kecewa.
"ada apa Nyonya?" tnya Alice
"tak apa" ujr Nyonya Jane
"apa kau sudah mendapatkan sepatu yang kau cari?" tnya Nyonya Jane
"blm, aku masih bingung" ujr Alice
"baiklah aku akan membantu mu" ujr Nyonya Jane
"benarkah?, terimakasih Nyonya" ujr Alice senang
"iya , ayo kita cari" ujr Nyonya Jane.
kedua memilih sepatu yang cocok untuk Sam, Alice juga memilih sepatu untuk Alex. sementara itu, Nyonya Jane membeli sepatu untuk diri nya dan juga Aiden. setelah memilih sepatu yang di inginkan, kedua berjalan menuju kasir dan melihat Alex sedang duduk bersama dengan Aiden.
kedua bersiap untuk membayar belanjaan mereka, Alex sudah mengeluarkan kartu kredit nya untuk membayar belanjaan Alice namun Nyonya Jane menghalangi nya dan menyerahkan kartu kredit milik nya. dia bilang dia akan membayar semua belanjaan nya dan juga Alice, Alice menolak nya namun Nyonya Jane memaksa nya. hingga akhirnya Alice pasrah .
.
.
.
__ADS_1
.
end