
lnjt.....
.
.
setelah Aiden pergi,
Alex masuk ke kamar rawat Alice. dia melihat Alice masih tertidur . Alex duduk di sebelah Alice, Alex mengengggam tangan Alice dan berkata.
"semoga Lo bisa ngelewatin ini semua ya Lis, Lo harus kuat. Lo juga harus ikhlas , Sam sekarang udh bahagia di atas sana" ujr Alex sambil menggenggam tangan Alice dengan erat.
Alex terus menggenggam tangan Alice dan berbicara pada Alice.
..
tok tok tok.
Alex menoleh dan melihat siapa yang datang. ternyata yang datang adalah Reyhan. Reyhan datang ke rumah sakit begitu dia mendengar kabar tentang Alice. Reyhan datang dengan membawa makanan dan juga keperluan pribadi untuk Alex dan Alice.
(buat kalian yang mungkin udh lupa sama tokoh Reyhan. gw kasih tau lagi. Reyhan tuh orang yang udh bantu Gishella buat menjalankan misi yaitu menghancurkan Sarah. sebagai imbalannya Reyhan meminta agar diri nya bisa bergabung dengan kelompok mafia Edward. Edward setuju dan menempatkan Reyhan di Markas cabang LA. Reyhan juga di berikan tugas khusus untuk menjaga Alex dan Alice dari jauh dan selalu mengawasi kegiatan mereka.)
"owh, Lo ternyata bang" ujr Alex
"iya, gw langsung datang begitu gw denger kabar nya" ujr Reyhan.
"kabar? , bg Ed sama yang lain masih belum tau kan?" tnya Alex khawatir
"gw rasa belum. " ujr Reyhan
"bg, gw minta tolong sama Lo bisa?" tnya Alex
"minta tolong apa?" tnya Reyhan
"gw mau Lo pastiin, bg Ed dan yg lain gk tau soal kejadian ini" ujr Alex
"knp gitu?" tnya Reyhan
"gw cuma gk mau mereka khawatir aj, nanti klo semua udh normal lagi gw sendiri yang bakalan cerita sama mereka" ujr Alex
"gw gk yakin sih, tapi oke lah gw bakalan coba cari cara biar mereka gak tau soal ini" ujr Reyhan
"thnk ya bg" ujr Alex
"ini gw bawa baju ganti sama makanan buat Lo" ujr Reyhan ngasih Paper bag.
"sorry banget ya, gw jadi ngerepotin Lo" ujr Alex
"Lo itu dh gw anggap kek adek gw sendiri jadi gk ush sungkan" ujr Reyhan.
"mending Lo mandi sana, abis tuh sarapan biar Alice gw yg jagain" ujr Reyhan
"iya bg" ujr Alex.
Alex mengambil baju dari dalam paper bag dan masuk ke kamar mandi . Reyhan duduk di sebelah Alice , Reyhan menatap Alice dengan tatapan hangat dan penuh kasih sayang.
perlahan jari jari Alice mulai bergerak pelan. Reyhan masih belum menyadari itu. lalu kepala Alice mulai bergerak pelan.
"Lis? Lo udh sadar?" tnya Reyhan
perlahan Alice mulai membuka mata nya dan mengumpulkan kesadaran nya lagi.
"g.w.di.ma..na?" tnya Alice
"Lo lagi di ruang rawat" ujr Reyhan.
"owh" ujr Alice
__ADS_1
"bg Alex mana?" tnya Alice lagi
"dia lagi mandi" ujr Reyhan.
"trs.... Sam? Sam!!! dimana Sam?" tnya Alice sambil sedikit berteriak.
"bang dimna Sam, gw mau ketemu sama Sam" ujr Alice
"Sam lagi istirahat sekarang, dia belum di jenguk jadi sekarang Lo tenangin diri dulu ya" ujr Reyhan menenangkan Alice.
"nih Lo minum air dulu" ujr Reyhan.
Reyhan membantu Alice minum air. lalu tiba tiba Alex keluar dari kamar mandi dengan rambut yang masih basah.
"Lo kenapa Lis?" tnya Alex tergesa-gesa
"nanti gw yg jelasin, sekarang Lo keringin dulu tuh rambut" ujr Reyhan.
"sorry bg gw buru buru" ujr Alex.
Alex kembali ke kamar mandi dan mengeringkan rambut nya.
tok tok tok
"Liza " ujr Nyonya Jane.
Nyonya Jane datang bersama dengan Aiden . kedua datang untuk menjenguk keadaan
"Nyonya Jane?" tnya Alice
"kamu gapapa kan?" tnya Nyonya Jane
"gpp kok, aku udh baik baik aj" ujr Alice
"oh iya dia siapa?" tnya Nyonya Jane.
"nama saya Reyhan" ujr Reyhan.
"owh , gitu" ujr Nyonya Jane.
"bg, ini Nyonya Jane salah satu kolega gw Alex dan yg itu anak nya" ujr Alice.
"iya gw tau, gw udh pernah ketemu sama mereka." ujr Reyhan
"kapan?" tnya Alice
"gk sengaja gw berpapasan sama mereka" ujr Reyhan.
"siapa yang datang Lis?" tnya Alex sambil mengeringkan rambut dengan handuk. Alex keluar dari kamar mandi.
"owh ternyata kalian" ujr Alex sambil melihat Nyonya Jane dan Aiden.
"kami sengaja datang buat berbelasungkawa atas apa yang menimpa Alice sama pacar nya" ujr Nyonya Jane
"belasungkawa?, emg nya siapa yang meninggal? Sam masih hidup kan?" tnya Alice
"bukan nya Sam (terpotong) ujr Nyonya Jane
"maksud nya gini, Nyonya Jane itu turut prihatin sama keadaan kalian berdua, iya Nyonya?" ujr Reyhan sambil mengisyaratkan Nyonya Jane Agar setuju.
"ah iya maksud nya, maafin ya tadi saya salah bicara" ujr Nyonya Jane.
"oh ya satu hal lagi, mulai sekarang kalian panggil nya Tante aj jgn Nyonya Jane lagi." ujr Nyonya Jane
"lama lama Tante jdi risih juga dengan sebutan itu" ujr Nyonya Jane.
"iya Tan" ujr Alice
__ADS_1
"nah gitu kan enak" ujr Nyonya Jane.
mereka semua pun berbincang sambil menikmati buah buahan dan cemilan yang di bawa Nyonya Jane dan Reyhan.
siang hari.
Nyonya Jane dan Aiden pamit, Alex pun mengantarkan mereka hingga ke depan lobi, Reyhan juga ikut karna Reyhan ada urusan mendadak yang harus di selesaikan.
dalam perjalanan menuju lobi, Reyhan memberikan tahu pada Nyonya Jane, Aiden dan Alex kalo seperti nya Alice tidak ingat dengan apa yang sudah terjadi tadi malam. Reyhan juga memberi tahu kan alasan nya berkata seperti itu, setelah mendengar penjelasan Reyhan , Alex dan Aiden serta Nyonya Jane pun percaya bahwa Alice mengalami amnesia sementara.
setelah mengantarkan Nyonya Jane, Aiden dan Reyhan ke lobi. Alex pergi ke ruangan dokter untuk menanyakan keadaan Alice.
Alex juga menjelaskan tentang diagnosa Reyhan pada Alice. lalu si dokter berkata, kemungkinan besar Alice memang mengalami amnesia.amnesia disosiatif sangat mungkin terjadi ketika seseorang mengalami suatu kejadian traumatis. akibatnya, ia jadi tidak bisa mengingat apa pun dengan baik. jenis amnesia ini memblokir informasi tertentu dari kejadian traumatis tersebut.
setelah mendengar penjelasan dokter, Alex merasa bingung apakah dia harus senang karna Alice tidak mengingat kejadian buruk itu atau malah sedih karna khawatir akan akibat yang mungkin terjadi di kemudian hari.
Alex pergi meninggalkan ruangan dokter. Alex kembali ke ruang rawat Alice.
"Lo dari mana aj bg?" tnya Alice
"gw dari ruang dokter." ujr Alex.
Alex duduk di sebelah Alice.
"Lis, gw mau tanya sesuatu sama Lo?" tnya Alex
"apaan?" tnya Alice
"soal kejadian semalam , apa Lo inget sesuatu?" tnya Alex
"gw cuma Inget, gw sama Sam lagi dalam perjalanan ke suatu tempat abis tuh gw gk inget lagi" ujr Alice.
"sebenernya apa yang terjadi?" tnya Alice
"knp gw sama Sam bisa masuk rumah sakit?" tnya Alice
"kalian kecelakaan" ujr Alex.
"tapi Lo gk ush khawatir kalian udh baik baik aj" ujr Alex.
"owh syukur lh, " ujr Alice
"jadi tadi Lo ke ruang dokter ngpain bg?" tnya Alice
"gw cuma mau tanya kapan Lo bisa pulang" ujr Alex berbohong
"jadi kapan?" tnya Alice
"masih belum tau, Lo mungkin masih harus di rawat di sini smpe beberapa hari kedepan" jwb Alex
"yahhh, gw udh mulai bosen bg" ujr Alice
"ah iya gw baru inget" ujr Alice
"inget apa?" tnya Alex khawatir.
"kak El sama yg lain gk tau soal ini kan?" tnya Alice
"ngk kok, gw udh minta bg Reynald buat cari cara biar mereka gk tau" ujr Alex sambil bernafas lega.
"untung aj, klo gk pasti mereka sekarang dh panik banget" ujr Alice
"ya pasti, tapi gw gak mau bikin mereka banyak pikiran. disana mereka kan juga sibuk" ujr Alex
"iya , bener banget tuh" ujr Alice.
...
__ADS_1
Alex meminta Alice untuk beristirahat. Alex juga berkata dia akan pulang sebentar untuk mengambil beberapa pakaian nya. setelah Alice beristirahat , Alex pun pergi pulang ke Mansion.