A Life

A Life
109. sarapan


__ADS_3

Gishella masuk ke dalam kamar Edward, lalu Gishella meletakkan teko itu di atas meja.


"bentar lagi waktu nya makan malam, Lo mau makan apa bg?" tnya Gishella.


"nanti aj, sekarang Lo temenin gw dulu." ujr Edward sambil menarik tangan Gishella.


Gishella duduk di ranjang Edward, lalu Edward pun berbaring di pangkuan Gishella. Gishella hanya menatap Edward dengan bingung, tapi Edward hanya tersenyum ke arah nya.


"El Lo inget gk dulu gw pernah ngomong sesuatu sama Lo?" tnya Edward


"ngomong apaan bg?" tnya Gishella


"kata kata yg gw ucapkan sebelum gw pingsan waktu itu?"tnya Edward


"gw ngerasa gw ngomong sesuatu yg penting" ujr Edward.


Gishella terdiam dan berpikir sejenak. tiba tiba dia teringat lagi kejadian waktu itu, semua nya seperti terulang kembali dalam pikiran nya. perlahan wajah nya tampak memerah. Gishella juga mengigit bibir nya karena gugup.


"Lo gpp?" tnya Edward bangun dari tidur nya.


"iya gw gpp" ujr Gishella sambil mengangguk


"apa Lo dh inget apa yang gw bilang waktu itu?" tnya Edward


"ngk gw gk inget, lagian dh lama juga" ujr Gishella.


"gw harus masak makan malam sekarang. Lo tunggu di kamar aj, nanti makan malam Lo gw bawa ke sini bang" ujr Gishella . Gishella langsung pergi tanpa menunggu Jawa dari Edward.


Edward tersenyum melihat tingkah laku Gishella yang tampak malu dan mencoba menutupi sesuatu.


"gw tau Lo inget,tapi Lo terlalu malu buat mengakui nya"ujr Edward.


...


pov Gishella


Gishella buru buru pergi ke dapur.


dapur.


"astaga, muka gw merah banget" ujr Gishella sambil ngaca di layar ponsel nya.


"lagian bg Ed kok tiba tiba nanya soal itu sih, gw kan jdi malu sendiri" ujr Gishella.


"sadar El sadar" ujr Gishella menepuk nepuk kedua pipi nya. Gishella pun mulai mengalihkan pikiran nya dan kemudian memfokuskan diri untuk memasak makan malam.


...


Gishella kembali ke kamar Edward. begitu Gishella masuk, kamar itu kosong namun Gishella mendengar suara gemericik air dari kamar mandi. Gishella lalu meletakkan nampan berisi makan di atas meja. Gishella menunggu Edward selesai mandi.


tak lama Edward keluar dari kamar mandi, Edward keluar dengan mengenakan kaos oblong berwarna hitam dan celana Jogger abu abu serta sebuah handuk yang masih melingkar di leher nya.

__ADS_1


"sorry, gw lama ya?" tnya Edward


"ngk kok bang, gw juga baru dateng" ujr Gishella.


Edward duduk di depan meja rias, Edward mengeringkan rambut nya dengan satu tangan. Gishella yang melihat itu pun langsung mengambil handuk itu dan membantu Edward mengeringkan rambut nya.


Edward hanya dia dan tersenyum melihat pantulan diri nya dan Gishella di cermin.


"Lo kenapa bang?" tnya Gishella


"apa ada yang lucu?" tnya Gishella


"ngk kok," ujr Edward berbalik menghadap Gishella. Edward lalu memeluk Gishella . Gishella sedikit terkejut dengan perlakuan Edward.


"bg,kenapa Lo tiba tiba...(terpotong)" ujr Gishella


"gw cuma kangen aj sama Lo" ujr Edward menyela. Gishella berusaha bersikap seperti biasanya.


"bg, sekarang Lo harus makan dulu udh waktu nya minum obat juga" ujr Gishella. Edward mengangguk dan melepaskan pelukannya.


Edward berdiri dan duduk di tepi kasur bersama Gishella. Edward mengajak Gishella untuk makan bersama, tapi Gishella menolak dengan berkata dia akan makan nanti , Edward terus membujuk nya hingga akhirnya Gishella setuju. mereka berdua pun makan bersama.


setelah makan, Gishella mengambilkan obat untuk Edward dan memberikan obat itu pada Edward. Gishella juga memberikan segelas air putih untuk nya.


Edward meminum obat itu, lalu Gishella meminta Edward untuk beristirahat . Edward mengangguk dan mulai berbaring.


Gishella membereskan piring kotor tadi dan hendak pergi dari kamar Edward, tapi Edward memanggil nya dan meninta untuk tetap disini dan menemani nya. Gishella lalu berkata dia hanya akan ke dapur sebentar dan akan segera kembali . Edward akhirnya membiarkan Gishella pergi, Gishella pun pergi ke dapur.


...


Gishella kembali ke kamar Edward, begitu masuk Gishella melihat Edward yang sedang tertidur. Gishella berjalan perlahan dan menyelimuti tubuh Edward.


tiba tiba Edward menarik tangan Gishella dan membuat Gishella kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke dalam pelukannya.


"tidur disini aj" ujr Edward tanpa membuka mata nya.


"e.e.iya bang" ujr Gishella gugup.


Gishella bangkit dan membenarkan posisi tidur Edward lalu berbaring di sebelah Edward. Edward tampak tertidur pulas berkat bantuan obat yang tadi di meminum nya. Gishella berbaring miring, Gishella menatap lekat pada Edward.


"gw gk tau apa yang sebenarnya terjadi, gw bingung. gw ngerasa canggung banget sekarang ini." ujr Gishella pelan


"klo pun mungkin, Lo bener punya perasaan lebih buat gw. gw seneng tapi gw juga masih belum yakin soal perasaan gw."lnjt ny


"gw harap Lo bisa ngertiin perasaan gw sekarang," ujr Gishella.


Gishella berbalik dan membelakangi Edward. kemudian perlahan tertidur.


...


Edward perlahan membuka mata nya, Edward mendengar semua yang Gishella katakan. Edward merasa sedikit bersalah atas keadaan yang kurang nyaman untuk Gishella. Edward merasa dia terlalu bersemangat dalam menunjukkan perasaan akhir akhir ini.

__ADS_1


tapi Edward tidak putus asa, Edward mulai memikirkan cara lain agar dirinya bisa tetap menunjukkan perasaan tanpa menimbulkan kecanggungan di antara mereka.


...


pagi hari.


Gishella bangun dan mendapati bahwa kamar itu kosong. Gishella bergegas bangun dan mencuci wajah lalu turun ke bawah.


Gishella berjalan terburu-buru menuju dapur.


"Annyeong" ujr Edward begitu melihat Gishella.


"Lo kok dh ke dapur aj sih bang?" tnya Gishella


"Lo kan harus nya istirahat" lnjt nya


"gw gpp kok, lagian waktu itu Lo bilang Lo kangen masakan gw. jdi sekarang gw masak makanan kesukaan Lo" ujr Edward


"mending Lo siap siap gih, bentar lagi makanan siap" ujr Edward


"biar gw lanjutin aj bang, Lo duduk aj di meja makan" ujr Gishella mendekati Edward.


"udh gk perlu, udh mau selesai kok" ujr Edward.


"Lo duduk aj disini" ujr Edward sambil menuntun Gishella menuju meja makan.


Edward menyelesaikan masakan nya dan menyajikan makanan tersebut di meja makan.


Edward mengambilkan makanan untuk Gishella dan meminta Gishella untuk mencicipi nya.


"maaf ya, klo misal nya rasa nya beda. gw udh gk pernah masak lagi selama setahun terakhir" ujr Edward sambil tersenyum.


"gpp kok bang" ujr Gishella.


Gishella mencicipi nya dan merasa tersentuh karna rasa nya masih sama seperti rasa masakan yang pernah di cicipi nya setahun yang lalu.


"ini enak bang, rasa nya masih sama. gw seneng banget" ujr Gishella sambil tersenyum lebar


"syukur lh, ayo di habisin makanan nya. " ujr Edward , Edward mengambil lauk untuk Gishella dan meminta Gishella untuk memakan nya. Gishella menurut dan mulai makan dengan lahap.


...


.


.


.


.


end

__ADS_1


__ADS_2