A Life

A Life
45. Mabar (mahasiswa baru)


__ADS_3

.skip...


seminggu berlalu.


Gishella mulai bisa beradaptasi dengan lingkungan dan keadaan di kampus nya. Gishella pun mulai akrab dengan Rachel dan Bianca.


Minggu pertama berlalu , tanpa ada gangguan atau pun hal hal penting yg terjadi. Gishella melewati nya dengan santai dan cukup nyaman.


pagi hari.


jam pelajaran sudah di mulai beberapa menit yg lalu. tiba tiba pintu kelas Gishella di ketuk oleh seorang pemuda. pemuda itu pun masuk ke dalam kelas.


"jadi kamu mahasiswa baru nya?" tnya dosen


"iya pak" ujr pemuda itu ramah.


"perhatian semua!! dia adalah mahasiswa baru pindahan dari universitas XX" ujr dosen


"Perkenalkan diri mu" ujr dosen


"Felix" ujr pemuda itu, pemuda berbadan tinggi tegap, berkulit putih, aura nya tampak santai dan tenang. gaya bicara nya pun kelihatan nya dia cukup asik di ajak berbicara. meski pun dia tampak seperti orang luar layak nya Gishella , dia mampu beradaptasi dengan lingkungan sekitar dengan baik.


"apa tidak ada yg lain lagi?" tnya dosen


"tidak pak" ujr Felix


"baiklh, kau bisa duduk di kursi yg masih kosong" ujr dosen


"baik " jwb ny


Felix pun berjalan ke arah Gishella, di sebelah Gishella ada dua kursi kosong, di sebelah kiri nya dan di baris berikutnya . Felix menatap ke arah Gishella.


"apa kah ini kosong?" tnya Felix


"hmm" dehem Gishella tanpa menoleh.


Felix pun duduk di samping Gishella. Gishella tampak acuh terhadap nya dan tidak perduli dengan kehadiran nya. Felix sendiri menatap Gishella dari ujung mata nya, Felix sendiri tidak ingin menganggu atau membuat Gishella merasa terganggu dengan kehadiran nya.


pembelajaran pun di lanjutkan.


selama pembelajaran berlangsung, Felix terus memperhatikan Gishella dari ujung mata nya, dia tidak berani menatap nya secara langsung karma masih merasa canggung. Gishella menyadari hal itu, tapi dia tidak ingin ambil pusing dengan hal itu. jadi, dia pun membiarkan nya .


skip.


jam istirahat.


Gishella ingin beranjak pergi dari tempat duduk nya, namun tertahan karna ada yg memegang tangan nya. Gishella menoleh dan menatap orang itu dengan tatapan dingin nya. orang itu pun melepaskan genggaman tangan nya.


"sorry, gw gk sengaja" ujr Felix , dia yg tadi memegang tangan Gishella.


"Lo mau ke kantin kan?" tnya Felix.


"gw ikut ya, gw kan masih belum tau banyak soal tempat ini" lnjt nya


"terserah" jwb Gishella.


Gishella pergi ke luar kelas dan menuju kantin bersama Felix yg mengikuti nya dari belakang. di kantin, Gishella bergabung dengan Rachel dan Bianca. Felix pun juga ikut bergabung dengan dirinya.


mereka duduk bersama sambil menunggu pesanan mereka datang.


"siapa itu El?" tnya Bianca


"Mabar (mahasiswa baru)" ujr Gishella


"hy , gw Felix pindahan dari Korea" ujr Felix


"jdi Lo asli orang Korea??" tnya Bianca


"iya, "jwb Felix

__ADS_1


"btw nama kalian siapa?" tnya Felix


"gw Bianca" ujr Bianca.


"Rachel" ujr Rachel


"klo Lo?" tnya Felix pada Gishella.


"kalian belum kenalan?" tnya Bianca


"belum secara resmi" ujr Felix


"panggil aj El" ujr Gishella.


"owh ok" ujr Felix.


pesanan mereka pun datang, mereka makan bersama. suasana kembali hening sejenak, hingga Felix kembali mengajak mereka untuk berbicara lagi.


"kalian ngambil jurusan apa?" tnya Felix


"sastra" jwb Rachel


"semester berapa?" tanya Felix lagi


"semester 4 " jwb Bianca.


"owh sama lah" ujr Felix.


mereka saling mengobrol satu sama lain, Gishella sendiri sebenarnya tidak begitu nyaman dengan kehadiran Felix , tapi Gishella berusaha menutupi nya.


selesai makan, mereka kembali masuk ke kelas masing masing.


skip.


selesai kelas terakhir.


Gishella bergegas ke parkiran dan menaiki motor nya. disaat dia ingin mengenakan helm nya, dia terhenti karna ada seseorang yg memanggil nama nya.


Gishella menoleh, Bianca dan Rachel pun mendekat kearah nya.


"apa?". tnya Gishella


"kami mau hangout ke cafe biasa kami nongkrong Lo mau ikut gk?" tnya Bianca


"dimna ?" tnya Gishella


"ngk jauh dari sini, sekitar 30 menitan lah. sekarang kan jam makan siang pasti jalanan bakalan macet." ujr Bianca


"yudh gw ikut" ujr Gishella.


"kalian duluan aj gw ngikutin dari belakang" ujr Gishella lagi.


"ok ," ujr Bianca.


Bianca dan Rachel pun masuk ke mobil nya dan bergegas pergi ke cafe. Gishella mengikuti dari belakang dengan motor nya.


sekitar 30 menit kemudian.


mereka tiba di sebuah cafe dua lantai, cafe modern yg Instragramable dengan dua lantai. di lantai pertama sebagian besar ornamen dan interior cafe bergaya minimalis modern dengan beberapa sudut ruangan yg di lengkapi dengan mural mural yg penuh warna dan motif. sedangkan di lantai dua, disini lebih terkesan oleh konsep outdoor. lantai ini adalah sebuah rooftop yg di ubah sedemikian rupa sehingga menjadi lebih menarik, perpaduan tanaman tanaman hias dan furniture minimalis modern serta lampu lampu gantung dan ornamen lain nya saling berhubungan dan tampak menyatu.


.


Rachel dan Bianca mengajak Gishella untuk naik ke lantai dua. mereka duduk di salah satu meja yg berada di sudut. di tempat itu memang jadi spot favorit Rachel dan Bianca ketika datang ke tempat itu. di spot itu terdapat beberapa Bean Bag Sofa yg tersusun rapi dengan aneka bentuk dan warna.


Bean bag sofa sendiri adalah sebuah sofa fleksibel yg memiliki beberapa bentuk seperti bola, persegi dan segitiga serta berisi Styrofoam.


Rachel dan Bianca pun merebahkan diri nya di Bean bag itu. sedangkan Gishella memilih untuk menaiki ayunan yg ada di dekat Rachel duduk.


tak lama seorang pelayan datang dan menanyakan pesanan mereka, mereka pun memesan beberapa menu. setelah itu pelayan itu pergi meninggalkan mereka. mereka menikmati suasana rooftop yg sejuk dan asri. meski suasana sedang panas itu tidak membuat rooftop ini menjadi panas juga.

__ADS_1


beberapa saat kemudian. ponsel Gishella berbunyi. Gishella pun mengangkat telepon nya.


"yeoboseoyo" ujr Gishella


"...." ujr orang di ujung telpon


"iya gw sharelock" ujr Gishella (anggap aj pake bahasa Korea)


"..." ujr orng itu


"nee" ujr Gishella.


Gishella mematikan telpon nya.


"siapa El?" tnya Rachel


"abg gw" ujr Gishella


"tapi kok Lo pake bahasa Korea?" tanya Bianca


"karna dia emg orang Korea" ujr Gishella


"jadi ?" tnya Rachel ragu


"bukan Abg kandung" jwb Gishella


"owh" ujr Rachel.


tak lama pesanan mereka datang, disaat yg hampir bersamaan seorang pemuda berjas kantoran datang dan duduk di sebelah Gishella. dia pun lalu memesan makanan dan minuman pada pelayan yg masih ada di sana. setelah pelayan itu pergi, Rachel dan Bianca masih terdiam.


"nuguseyo?" tanya pemuda itu


"uri- chinggu" jwb Gishella.


"ah nee" ujr pemuda itu.


"dia abg gw, nama Erick" ujr Gishella pada Rachel dan Bianca


"dia Rachel dan yg itu Bianca" ujr Gishella mengenalkan Rachel dan Bianca.


"owh annyeong" ujr Erick


"nee Annyeong" ujr Bianca


"Lo gk ajak bg Ed kesini?" tnya Gishella dalam bahasa Indonesia


"nggak, gw tdi abis dari kantor" ujr Erick dalam bahasa Indonesia


"El , dia tuh ngerti bahasa Indonesia?" tnya Rachel


"iya bisa lh" ujr Gishella


"trs kenapa Lo tadi pake bahasa Korea?" tnya Rachel


"kebiasaan" ujr Gishella.


"owh gitu" ujr Rachel


pesanan Erick pun tiba, mereka juga akhirnya mulai makan.


mereka makan dengan tenang tapi tetap saja terasa canggung.


..


.


..


.....

__ADS_1


endy


__ADS_2