A Life

A Life
68. Rapat darurat


__ADS_3

skip


selesai makan.


setelah makan malam, Gishella pamit untuk langsung masuk ke kamar dan mengerjakan beberapa berkas yg harus dia pelajari lagi untuk rapat rapat yg akan datang.


sementara itu Edward memilih untuk menonton film di kamar nya dan Erick bermain game di kamar nya untuk me-refreshing kan pikiran nya.


tak terasa waktu berlalu dengan cepat, malam pun kian larut. Erick pun memutuskan untuk tidur, sedangkan Edward dan Gishella masih sibuk dengan urusan nya masing-masing.


Gishella masih terpaku dengan beberapa berkas dan surat surat yg harus di periksa nya dan Edward dia masih dengan serius nya menikmati film yg sedang dia tonton sambil memakan cemilan nya.


satu jam kemudian.


film yg di tonton Edward telah usai, Edward pun keluar dari kamar nya dan menuju dapur untuk meletakkan gelas kotor serta menyimpan sisa cemilan yg di makan nya tadi.


baru setelah itu dia naik ke lantai atas. ketika dia ingin kembali ke kamar nya dia melihat lampu kamar Gishella masih bersinar terang, Edward pun memutuskan untuk mengecek keadaan Gishella sebelum kembali ke kamar nya.


Edward mengetuk pintu kamar Gishella beberapa kali namun tidak ada sahutan, Edward pun memutuskan untuk masuk . dan ternyata dia melihat Gishella sedang tertidur di meja belajar nya dengan komputer yg masih menyala dan beberapa berkas yg berantakan di atas meja.


dengan hati hati Edward mengangkat Gishella ke tempat tidur nya, lalu Edward menyelimuti tubuh Gishella . Edward berjalan lagi menuju meja belajar Gishella. dia merapikan berkas berkas yg berantakan dan juga surat surat yg ada di atas meja.


Edward merasa tertarik pada surat surat itu, Edward pun mengambil nya dan membaca satu persatu nama pengirim nya. dia terhenti begitu membaca salah nama pengirim surat. dengan sigap Edward menyimpan surat itu ke dalam saku celana nya dan mengembalikan surat lain nya ke tempat nya.


kemudian Edward pergi dari kamar Gishella dan menuju kamar nya. Edward duduk di sofa kamar nya dan mengambil surat yg tadi di simpan nya di saku celana. Edward membuka dan melihat isi dari surat itu.

__ADS_1


dan ternyata isi nya berupa beberapa foto foto Gishella yg di ambil selama beberapa hari kebelakang. ini adalah foto disaat Gishella sedang pergi keluar entah itu ke kantor atau pun ke cafe.


Edward merasa di bodohi, karna bagaimana mungkin ada orang yg mengikuti Gishella selama beberapa hari terakhir tanpa dia ketahui sama sekali. Edward juga membuka selembar kertas yg terlipat rapi di dalam amplop itu.


Edward membaca nya " gimn? keren kan?. so pasti lah gw gitu ,pasti hasil nya keren. Lo mungkin heran knp gw bisa dapetin semua foto ini, tapi gw itu LV gw bisa lakukan apa pun yg gw mau. jgn kan cuma foto foto kyk gitu. bahkan foto foto pribadi Lo pun bisa aj gw dapetin dan gw kirim ke elo Sebagai bukti .Lo mau?" baca Edward


Edward marah dan meremas semua surat dan foto foto yg ada di tangan nya. Edward mengambil ponsel nya dan menelpon seseorang.


mode call on.


"yeoboseoyo" ujr seseorang di ujung telepon


"siapin rapat darurat dalam setengah jam, gw bakalan Adain rapat. panggil semua kepala bagian. inti nya mereka harus hadir meski harus melalui panggil video." ujr Edward dingin dan tegas


Edward langsung mematikan telpon nya dan pergi dari kamar nya, Edward pergi menuju halaman belakang . dia membuang semua foto dan surat yg di baca nya tadi ke dalam sebuah tong minyak. lalu Edward melemparkan sebatang korek api ke dalam tong itu, perlahan api mulai membesar dan membakar habis semua foto dan surat itu hingga menjadi abu.


setelah melihat semua foto itu berubah menjadi abu, Edward kembali ke kamar nya dan melakukan panggilan video Dengan beberapa orang.


"apa semua nya sudah berkumpul?" tnya Edward


"sudah Prince" jwb mereka.


"baiklh, aku ingin kalian membentuk tiga tim khusus. terserah berapa banyak anggota yg akan kalian gunakan. yg pasti aku ingin dua tim menyelidiki dua orang yg berbeda dan satu tim lagi akan menjadi pengawal pribadi Queen ku. " ujr Edward


"siapa yg harus kami selidiki?" tnya salah satu dari mereka

__ADS_1


"pertama kalian harus cari tau semua hal ttng Felix , nnti ku kirim foto nya dan satu lagi LV" ujr Edward


"apa itu masih LV yg sama dengan yg mengirimkan kotak hadiah pada Queen?" tnya salah satu dari mereka.


"iya, aku ingin berkas yg lebih mendetail lagi ttng mereka berdua" ujr Edward.


"dan satu lagi, tim yg akan menjadi pengawal pribadi Queen ku harus melakukan berhati hati dalam melakukan nya jgn sampe ada yg curiga apalagi klo ada yg mengetahui penyamaran kalian" ujr Edward.


"memang ny ada apa sebenarnya?" tnya Mereka lagi


"mengapa tiba tiba Prince membutuhkan pengawal pribadi untuk Queen, Prince?" tnya nya lagi.


"seperti yg kalian tau, beberapa Minggu terakhir Queen beberapa kali mendapat paket misterius dari orang yg berinisial LV, dan terakhir tadi aku menemukan sebuah surat yg di kirim kan oleh LV yg di tujukan untuk Queen. surat itu berisi foto foto pribadi Queen yg di ambil tanpa sepengetahuan dari Queen" ujr Edward


"maka dari itu, aku ingin kalian segera menangkap si penguntit itu. bawa dia secepatnya ke hadapan ku u" ujr Edward.


" baik Prince" ujr mereka.


"hmm" Edward berdehem


"rapat kita lanjutkan bsk dan aku ingin bsk kalian sudah harus mulai bergerak" ujr Edward.


"baik Prince" ujr Mereka


Edward memutuskan sambungan telepon nya dan meletakkan ponsel nya atas meja. melihat jam di dinding telah menunjukkan pukul 4 pagi, Edward pun berganti pakaian dan pergi ke ruang gym untuk berolahraga.

__ADS_1


__ADS_2