A Life

A Life
110. Mall


__ADS_3

...


skip.


ruang tengah.


Gishella dan Edward duduk bersama dan menonton tv bersama sama.


"Lo gk ke kantor?" tnya Edward


"ngk bg, mungkin bsk baru gw ke kantor." ujr Gishella


"lagian juga gk ada rapat atau kerjaan penting hari ini" lnjt nya


"owh, gw kira Lo sengaja libur buat nemenin gw" ujr Edward tanpa menoleh


Gishella menoleh ke arah Edward, Edward menatap nya balik dan seolah bertanya apa ada yang salah dengan ucapan melalui tatapan nya. Gishella hanya menggelengkan kepalanya lalu kembali menatap layar TV.


...


siang hari.


Gishella pergi keluar , dia pun juga izin pada Edward dengan berkata dia harus pergi menemui Sandra dan Feli . Edward mengizinkan nya lalu Gishella pun pergi meninggalkan Mansion.


.


setelah Gishella pergi , Edward pergi ke kamar nya untuk beristirahat sejenak.


..


POV Gishella.


Gishella pergi menuju Mall untuk menemui Sandra dan Feli. Gishella datang untuk membantu Sandra memilih beberapa pakaian dan sepatu yang cocok untuk Rey.


mereka membeli banyak sekali barang barang. setelah berbelanja, Gishella mengajak Sandra dan Feli untuk makan di salah satu cafe .


cafe.


mereka duduk di kursi kosong dan memesan makanan nya.


"gw mau tanya sama kalian" ujr Gishella agak ragu


"tnya aj kali" ujr Sandra


"Lo lagi jatuh cinta ya?" celetuk Feli


"ngk, bukan gw " ujr Gishella spontan.


"oh ? klo bukan elo jdi siapa?". tnya Sandra.


"gimana ya cara jelasin nya" ujr Gishella


"gw bingung mau mulai dari mana" ujr nya lagi.


"jelasin pelan pelan" ujr Feli


"Lo tau kan kalo (terpotong)" ujr Gishella. disaat Gishella sedang berbicara , pesanan mereka datang. pelayan itu pun meletakkan pesanan mereka di atas meja lalu pergi.


"buruan lanjutin" ujr Sandra penasaran.


"bentar" ujr Gishella sambil menyeruput minuman nya.


"kalian tau kan, klo gw sama bg Ed sama Erick bukan saudara kandung?" tnya Gishella


"iya kami tau, Lo udh pernah bilang" ujr Sandra.

__ADS_1


"trs masalah nya ap?" tnya Sandra.


"bg Ed, gw rasa dia suka sama gw" ujr Gishella malu malu.


"What!!" teriak Feli kaget.


seisi cafe melihat ke arah mereka. Gishella yang merasa malu lalu menundukkan kepalanya. Feli membungkuk hormat meminta maaf pada pengunjung lain nya.


"fel, tolong suara Lo itu" ujr Gishella sambil menunduk.


"sorry El, gw gk sengaja." ujr Feli.


"Lo tau dari mana soal itu?" tnya Sandra.


"dulu bg Ed pernah bilang klo dia sayang sama gw. trs sekarang, semenjak bang Ed pulang dari rumah sakit dia jadi manja banget ke gw." ujr Gishella.


"klo perasaan Lo sendiri gimn?" tnya Feli.


"gw gk tau, gw masih bingung" ujr Gishella.


"ya apapun itu El, gw sama Feli pasti dukung keputusan Lo. ya klo emg Lo rasa bg Ed yg terbaik buat Lo , Lo harus tunjukkin perasaan Lo." ujr Sandra.


"jgn smpe bg Ed keburu di ambil orang Lo" ujr Sandra lagi.


"tapi klo Lo gk mau sama bg Ed , bg Ed kasih ke gw aj kek." ujr Feli sambil bercanda.


"yehh , nih anak. " ujr Sandra.


"canda kali, ya kali gw bakalan rebut gebetan Sahabat sendiri" ujr Feli.


"thnk ya, kalian dh mau dukung gw" ujr Gishella.


"sama sama El," ujr Feli.


"iya" ujr Sandra.


...


sore hari.


setelah itu, Gishella turun ke lantai bawah untuk mempersiapkan makan malam.


Gishella memasak makan malam. tak lama Edward datang dan membantu nya. mereka berdua menyiapkan makan malam bersama.


mereka pun makan malam bersama tanpa Erick.


...


kedua nya menonton tv di ruang tengah bersama sama sambil menunggu Erick datang. Edward menyenderkan kepalanya di bahu Gishella, Gishella membiarkan dan sesekali menyuapi Edward Snack.


"El?" panggil Edward


"wae?' tnya Gishella. Edward terdiam sebentar


"aniya, lupain aj" ujr Edward


"waeyo? " tnya Gishella sambil menatap Edward.


Edward duduk dan menatap Gishella, Edward hanya menggelengkan kepalanya dan berkata pada Gishella untuk melupakan nya. Gishella merasa kesal karna tingkah Edward.


Gishella pun berkata dia ingin beristirahat di kamar nya, Edward mengangguk. Gishella masuk ke kamar nya dan beristirahat. tak lama Edward pun juga masuk ke dalam kamar nya.


...


pagi hari.

__ADS_1


Gishella bersiap siap untuk berangkat ke kantor. Edward menyiapkan sarapan untuk diri nya dan Gishella. tak lama Gishella datang ke ruang makan.


mereka berdua makan bersama. Gishella bertanya pada Edward apa dia ada melihat Erick tapi Edward hanya berkata dia belum melihat Eric dari kemarin. Gishella mengangguk dan berkata mungkin Erick sedang menginap di kantor seperti biasanya.


selesai sarapan, Gishella berangkat ke kantor nya. sementara itu Edward beristirahat di Mansion hingga siang hari dan baru keluar setelah makan siang.


.


kantor.


Gishella tiba di kantor dan masuk ke ruangan nya. Gishella lalu mengerjakan semua pekerjaan nya sempat tertunda. tak lama Erick masuk ke ruangan nya untuk menyapa Gishella.


Gishella bertanya pada Erick mengapa dia tidak pulang ke Mansion semalam, Erick hanya menjawab dia harus lembur. Gishella hanya mengangguk kecil. kedua pun mengobrol bersama sebentar sebelum mereka berdua masuk ke ruang meeting.


...


sore hari.


Gishella berjalan menuju lobi seorang diri , Gishella lalu naik ke mobil nya dan bergegas pulang. di tengah perjalanan, Gishella mendapatkan pesan dari Edward yang berisi sebuah alamat. Edward meminta Gishella untuk datang ke alamat itu.


Gishella langsung menuju ke alamat itu.


malam menjelang, Gishella pun tiba di depan sebuah villa sederhana , Gishella turun dari mobil, Gishella berjalan menuju Edward yang tampak duduk seorang diri di ayunan.


Edward tersenyum dan meminta Gishella agar duduk di sebelah nya, Gishella pun duduk di sebelah Edward. Edward memberikan Gishella minuman kaleng kesukaan Gishella , Gishella menerima nya dengan senang hati dan meminum nya.


"bg ini villa siapa?" tnya Gishella


"punya gw" jwb Edward.


"punya Lo?, sejak kapan Lo punya villa di daerah ini?" tnya Gishella


"belum lama ini" ujr Edward.


"dari sekian banyak tempat, kenapa Lo malah pilih daerah ini?" tnya Gishella


"tempat ini istimewa buat gw" ujr Edward.


"kenapa gitu?" tnya Gishella penasaran.


"Lo gk inget sama daerah sini?" tnya Edward


"entah lah bang , pas gw lewat di jalan depan villa tadi tuh gw ngerasa gimn gitu" ujr Gishella


"kek Dejavu?" tnya Edward


"mungkin mirip kek gitu" ujr Gishella.


Edward hanya tersenyum sekilas sambil melihat ke arah Gishella. Gishella menatap Edward dengan tatapan bingung.


Edward kemudian berkata, dia akan menceritakan sebuah kisah. Gishella semakin bingung dengan perkataan Edward.


"dulu ada dua orang anak laki laki yang tinggal di sebuah rumah sederhana, suatu hari si bungsu demam dan si sulung pun pergi keluar untuk membeli obat. di perjalanan pulang, si sulung di jegat oleh beberapa preman. si sulung di pukuli oleh preman itu karna tidak mau menyerahkan uang yang dia miliki." ujr Edward.


"lalu entah dari mana, muncul seorang gadis kecil pemberani. dia turun dan dari mobil dan membantu si sulung. gadis kecil itu sangat kuat untuk ukuran anak anak perempuan sebaya nya. " lnjt nya


"si gadis kecil itu pun membantu si sulung untuk pulang ke rumah nya dan menemui si bungsu yang sedang terbaring sakit di rumah." ujr Edward.


"lalu...." ujr Edward menjeda perkataan saat melihat Gishella tampak sedang berusaha mengingat sesuatu.


..


.


..

__ADS_1


end


__ADS_2