
.skip.
dini hari waktu Korea.
Gishella, Edward dan Erick tiba di Bandara Seoul. mereka bergegas pulang ke Mansion Utama. mereka pulang dengan jemputan supir yg sudah di perintahkan sebelum nya.
dalam perjalanan Gishella sudah tertidur pulas karna kelelahan . jadi sesampainya nya di Mansion, Edward mengendong Gishella dan membawa nya ke kamar Gishella. Edward membaringkan tubuhnya lalu menyelimuti nya. kemudian Edward pergi ke kamar nya dan tidur. sedangkan Erick dia sudah masuk ke kamar nya lebih dulu.
keesokan pagi nya.
Gishella bangun dan merasa tubuh nya menjadi lebih segar dan lebih bersemangat dari hari hari sebelum nya. Gishella berdiri dan membuka gorden kamar nya lalu berjalan ke balkon dan merentangkan kedua tangannya lalu menghirup udara segar.
"ini lebih baik" ujr Gishella smbil tersenyum.
tok tok tok !
Gishella menoleh dan suara orang membuka pintu terdengar. kemudian Edward masuk ke dalam kamar nya.
"udh bangun Lo?" tnya Edward
"udh bg , baru aj" ujr Gishella.
"gimna perasaan Lo sekarang?" tnya Edward
"lebih baik" ujr Gishella
"syukur lh, Lo mending sekarang mandi abis tuh kita sarapan bareng" ujr Edward
"iy bg" ujr Gishella
"gw tunggu di bawah" ujr Edward
"iya" ujr Gishella . Edward pergi ke bawah. Gishella masuk ke kamar mandi dan mandi.
...
Gishella turun dengan wajah yg lebih ceria , tidak seperti hari sebelum nya.
" morning all" sapa Gishella
"morning El" ujr Erick
"too " ujr Edward
"mau kmn Lo pake baju rapi kek gitu?" tnya Erick
"ke kantor lah" ujr Gishella. Gishella mengenakan pakaian formal berwarna cream.
"Lo yakin?" tnya Edward
"iya , lagian gw juga udh lama kan gk ngantor" ujr Gishella
"jdi gw mau ke kantor hari ini" ujr Gishella. duduk dan mengambil selembar roti dan memberikan selai di roti itu.
"terserah Lo aj" ujr Erick
__ADS_1
"hmm" ujr Gishella, Gishella memakan roti itu lalu meminum jus nya.
"Lo cuma makan itu?" tnya Edward
"iya, gw lgi gk pengen makan berat" ujr Gishella
"Lo gk lagi diet kan?" tnya Erick
"buat apa Lo diet?" tnya Edward spontan
"ngk lh, gw gk diet. gw cuma lgi mls aj makan berat" ujr Gishella
"gw kira Lo diet lagi, badan Lo itu dan bagus jdi gk ush diet diet an lagi" ujr Erick
"iya iya gw tau" ujr Gishella.
Gishella memang memiliki bentuk tubuh ideal, tinggi nya sekitar 175 cm, memiliki kaki jenjang dan tubuh ramping. ini semua dia dapat karna latihan dan diet ketat yg dia lakukan selama dia membangun Mafia nya.
.
selesai sarapan, Erick bersiap lalu pergi ke kantor bersama Gishella.
setiba nya di kantor, Gishella di sambut oleh sekertaris nya di lobi kantor.
So Yeon dan Lee Hyun sudah menunggu nya di lobi kantor, mereka berdua sudah di berikan kabar oleh Erick.
jadi mereka menyambut kembalinya boss mereka. Gishella berjalan memasuki Lobi dengan aura berwibawa serta misterius nya. Erick mengikuti nya dari belakang. mereka berdua berjalan bersama. sekertaris Kim (Kim So Yeon) dan sekretaris Lee (Lee Hyun), mereka langsung mengikat Gishella di belakang nya. keempat menaiki lift dan naik ke lantai 10.
semenjak kepergian Gishella ke Indonesia, Erick berpesan pada sekertaris Lee untuk merubah letak kantor Gishella dan kantor nya. jadi sesuai instruksi dari Erick , sekertaris Lee pun memindahkan kantor Erick dan Gishella ke lantai 10.
keempat berjalan keluar dari lift, berjalan beberapa langkah lalu berhenti di depan sebuah pintu kaca yg terletak di ujung lorong. sekertaris Lee membukakan pintu dan mempersilahkan Gishella serta Erick masuk ke dalam nya, lalu dia dan sekertaris Kim ikut masuk.
"kami menyusun nya sesuai dengan selera Nona dan kami tidak berani merubah terlalu banyak." ujr sekertaris Lee.
"iya, ini sudah sesuai dan cukup nyaman untuk ku" ujr Gishella.
"baik Nona" ujr sekertaris Kim.
"bagaimana dengan kantor selama aku pergi?" tnya Gishella.
"sama seperti laporan bulanan yg selalu saya berikan pada Nona, semua nya baik baik saja" ujr sekertaris Kim.
"El gw ke kantor satu lagi ya?" tnya Erick
"iya" ujr Gishella
"sekertaris Lee , ikut aku kita ke GTec Corporation sekarang." ujr Erick
"baik Tuan" ujr sekertaris Lee
Erick berjalan duluan keluar dari ruangan Gishella, sekertaris Lee mengikuti nya dari belakang.
kantor pusat G.L Company dan GTec Corporation hanya berjarak sekitar 300 meter. kedua nya masing-masing memiliki 20 lantai, serta semua fasilitas pendukung lainnya.
Erick pergi ke GTec Corporation bersama sekertaris Lee , kedua mengendarai mobil dan tiba sekitar 10 menit kemudian. sesampainya nya di kantor GTec Corporation, Erick menanyakan perkembangan apa saja yg terjadi di perusahaan ini , dan mana mana hasil dari penelitian tersebut. sekertaris Lee menjelaskan semua nya dengan terperinci.
__ADS_1
....
skip
...
sore hari.
Erick menjemput Gishella di depan lobi kantor nya, kemudian mereka pulang ke Mansion. sesampainya di Mansion, mereka masuk ke kamar dan membersihkan diri nya baru setelah itu makan malam bersama.
...
hari hari berlalu, Gishella mulai di sibukan dengan kegiatan kantor nya. dia juga sudah melupakan masalah yg terjadi di Indonesia, karna Edward sudah memberitahu pada nya bahwa dia tidak sengaja membunuh Felix dalam perkelahian malam itu. Gishella tidak perduli dengan hal itu, lagi pula Gishella mengerti mengapa Edward melakukan hal itu. maka dari itu Gishella terus menjalani hidup nya seperti biasa.
sementara itu.
di belahan dunia lain.
LA.
kini Alex dan Alice tumbuh menjadi remaja yg cantik dan tampan. mereka kini sudah berumur 18 dan 17 tahun. mereka juga tinggal menyelesaikan S2 nya lalu mengambil S3 di awal tahun depan.
Alex dan Alice sudah terbiasa dengan kehidupan nya sekarang, mereka melakukan banyak hal tanpa sepengetahuan Gishella atau pun Edward.
mulai dari mendirikan sebuah perusahaan dan membangun mafia nya sendiri.
Altec Corp perusahaan milik Alex dan Alice kini sudah menduduki peringkat 7 besar di dunia sedang Mafia nya Red Force kini telah berada di peringkat 5 besar mafia terkuat di dunia.
dua hari yg lalu mereka di kenal kan oleh seorang pemuda yg bernama Reyhan. mereka berusaha akrab dan beradaptasi dengan Reyhan. pada awal nya Edward lah yg meminta Reyhan untuk tinggal bersama dengan Alex dan Alice namun Reyhan menolak dia lebih memilih untuk tinggal di markas atau menyewa apartemen sendiri. Edward pun setuju dengan hal itu.
Alex dan Alice pun merasa sedikit lega, karna mereka tidak harus berhati hati pada Reyhan lagi. karna selama Reyhan menginap di Mansion nya, Alex dan Alice merasa di awasi oleh Reyhan. namun kini mereka sudah tidak ambil pusing lagi. mereka kini merasa bebas lagi.
...
beberapa hari kemudian.
Alex dan Alice harus pergi ke luar negeri karna urusan bisnisnya, namun mereka izin pada Edward dengan bilang mereka akan berlibur bersama teman teman nya. Edward mengizinkan nya tanpa merasa curiga.
sebenernya Edward bukan lah tidak curiga namun dia berusaha berpikir positif dan tetap mengawasi Alex dan Alice sedari jauh.
Alex dan Alice pergi ke Bandara untuk check in. tak lama pesawat mereka pun lepas landas. mereka pergi ke Kanada.
...
beberapa jam kemudian,
mereka tiba di Kanada. mereka pergi ke apartemen yg sudah di beli oleh Alex Beberapa hari sebelum nya.
...
mereka tiba di sebuah gedung bertingkat. mereka masuk dan naik lift. mereka naik ke lantai 7. mereka keluar dari lift dan masuk ke salah satu pintu.
apartemen sederhana namun tampak elegan dengan beberapa ruangan yg disusun sedemikian rupa sehingga menjadi lebih nyaman untuk ditempati. apartemen itu memiliki 4 kamar tidur serta kamar mandi, dapur, ruang tengah, ruang tamu dan ruang makan serta sebuah minibar.
"gw ambil kamar yg ini " ujr Alex. nunjuk kamar di sebelah kiri .
__ADS_1
"terserah, gw ambil yg itu aj" ujr Alice, nunjuk kamar yg ada di ujung sebelah kanan.
mereka kemudian masuk ke kamar nya masing-masing. mereka membereskan barang-barang mereka, kemudian beristirahat sejenak di kamar masing-masing.