A Life

A Life
120. Pulang


__ADS_3

...


tak lama Sandra dan Feli datang bersama sama. kedua nya lalu bergabung dengan Gishella.


pada awal nya Feli berkata dia tidak bisa ikut karna ada beberapa pekerjaan yang harus di selesaikan nya tapi pekerjaan itu ternyata selesai lebih awal dari yang dia perkirakan dan itu membuat dia bisa ikut bergabung dengan Sandra dan Gishella.


Sandra dan Feli duduk di kursi kosong dan mengobrol bersama dengan Gishella. mereka sibuk membicarakan soal pernikahan Rey akan sudah mulai dekat.


Sandra juga bertanya soal Edward, tapi Gishella hanya bisa menjawab Edward akan pulang dalam beberapa hari kedepan.


Sandra juga mengingatkan agar Gishella segera membawa Edward untuk fiting baju begitu dia kembali dari LA. Gishella pun mengiyakan nya.


pesanan mereka pun datang, mereka pun makan bersama sambil mengobrol santai.


setelah makan siang, ketiga berbelanja baju sepatu dan lain nya. mereka juga menyempatkan diri untuk bermain di Timezone.


ketiga nya menghabiskan waktu bersama sama hingga mereka lupa waktu.


begitu mereka selesai bermain di Timezone, hari sudah gelap dan sudah hampir waktu makan malam. mereka pun memutuskan untuk makan malam bersama sebelum pulang ke rumah nya masing-masing.


...


Mansion.


Gishella memasuki Mansion sambil membawa beberapa paper bag di kedua tangan nya. Gishella langsung masuk ke dalam kamar nya dan berganti pakaian.


Gishella mengambil ponsel dan headset nya lalu keluar dari kamar. dia berjalan menuju kamar Edward.


Gishella masuk ke dalam dan melihat lihat sekitar nya. Gishella melihat sebuah album foto yang ada di rak buku Edward. Gishella pun mengambil nya dan duduk di sofa .


Gishella memakai headset nya dan menyalakan musik. Gishella mendengarkan musik sambil melihat lihat isi album foto itu.

__ADS_1


satu persatu lembaran di buka, Gishella tersenyum begitu melihat foto foto kenangan nya bersama Edward dan Erick. dia merasa kenangan kenangan itu kembali bermunculan di ingatan nya.


Gishella pun akhirnya menyadari bahwa dia sudah hidup bersama Edward dan Erick lebih dari 15 tahun lama nya.


semuanya berlalu dengan cepat, Gishella melihat foto masa kecil nya dan bertanya-tanya apa yang akan terjadi pada nya jika dia tidak bertemu dengan Edward dan juga Erick.


pertanyaan pertanyaan seperti itu sering bermunculan di kepala nya tapi Gishella berusaha mengabaikan nya.


perlahan rasa kantuk mulai menyerang diri nya. Gishella bersandar di sofa itu dan perlahan tertidur.


...


sementara itu,


POV Edward.


malam hari


Edward tiba di Korea, dia langsung pergi menuju Mansion nya dan tiba di sana sekitar tengah malam.


karna tidak ada jawaban, Edward pun berpikir Gishella sudah tidur. Edward membuka pintu kamar Gishella perlahan dan menyadari kamar itu kosong. Edward masuk ke dalam nya dan melihat seisi kamar termasuk ruang kerja Gishella tapi Gishella tidak ada di dalam nya.


Edward merasa sedikit sedih karna dia tidak bisa bertemu dengan Gishella , Edward pun melangkahkan kaki nya menuju kamar nya untuk meletakkan barang barang nya.


begitu membuka pintu kamar nya, Edward terkejut melihat Gishella yang sedang tertidur di sofa . Edward pun meletakkan barang barang nya dengan hati hati agar tidak membangunkan Gishella.


Edward perlahan mendekati Gishella yang sedang tertidur. Edward mengambil album foto dan juga ponsel serta headset milik Gishella dan meletakkan nya di atas meja.


Edward menatap Gishella dalam diam nya, Edward mengamati Gishella yang tertidur pulas sambil menekuk kaki nya. Gishella tampak kedinginan, Edward pun memutuskan untuk memindahkan Gishella ke atas kasur agar bisa tidur dengan nyaman.


Edward dengan hati hati mengendong Gishella dan membawa nya ke kasur. Edward membaringkan Gishella di atas kasur nya, tapi tiba-tiba Gishella membuka mata nya perlahan.

__ADS_1


Gishella mulai meracau dan berkata seolah olah dia sedang bermimpi. Edward yang melihat itu hanya tersenyum lalu mengecup kening Gishella.


Gishella pun akhirnya benar benar bangun dan sadar bahwa ini bukan mimpi. Gishella lalu duduk dan memeluk Edward dengan erat.


Edward pun membalasnya dan mengecup pucuk kepala Gishella. Edward merasa senang bisa bertemu dengan Gishella.


"Lo kapan sampe bg?" tnya Gishella saat melepas pelukan nya.


"baru aj, tdi gw ke kamar Lo tapi kamar Lo kosong" ujr Edward.


"tadi niat nya gw cuma mau liat liat album foto aj,tapi gw malah ketiduran" ujr Gishella.


Edward mengangguk kecil.


Edward lalu menangkupkan kedua pipi Gishella dan mengecup bibir Gishella sekilas. lalu Edward kembali mencium bibir Gishella. Gishella pun melingkarkan tangannya di leher Edward dan mengimbangi permainan Edward.


Edward perlahan membaringkan tubuh Gishella, kedua terus berciuman dengan intens. Edward menghentikan ciumannya dan menatap Gishella seolah bertanya pada Gishella. Gishella yang menyadari maksud Edward pun hanya bisa mengangguk malu.


Edward tersenyum dan kembali mencium bibir Gishella. perlahan ciuman nya mulai turun hingga ke leher Gishella. Edward juga membuat beberapa bekas di leher Gishella.


Edward lalu mencium bibir Gishella lagi sambil tangannya membuka kancing piyama milik Gishella. satu per satu kancing baju Gishella terbuka.


Edward pun menghentikan ciumannya dan melepaskan jaket dan baju yang dia kenakan. wajah Gishella tampak memerah melihat hal itu. tapi Edward membiarkan nya dan kembali melanjutkan permainan nya.


lalu Edward menarik selimut untuk menutupi tubuh mereka, permainan mereka pun berlanjut dan semakin panas.


malam panas itu pun berlalu, kedua nya pun akhirnya tertidur pulas sambil berpelukan.


...


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2