
...
Gishella bangun dan berjalan ke kamar mandi tanpa bicara apa pun. Gishella masih merasa canggung karna dia menolak keinginan Edward.
Edward hanya diam dan menatap punggung Gishella.
tak lama Gishella keluar dan bertanya pada Edward apa ada pakaian yang bisa ia kenakan, karna dia merasa sedikit risih harus mengenakan pakaian kantor di rumah.
Edward lalu berkata dia tidak membawa baju apa pun, tapi Edward berkata Gishella bisa mengenakan sweater Hoodie milik Edward. Gishella sempat ragu tapi Gishella mengiyakan nya karna dia sudah merasa gerah dengan pakaian kantor nya.
Edward berjalan ke dapur dan mengambil sweater Hoodie nya dan kembali ke kamar lalu memberikan sweater itu pada Gishella. Gishella kembali masuk ke kamar mandi dan mengganti pakaian nya.
Edward menunggu Gishella sambil memainkan ponsel nya di atas tempat tidur.
tak lama Gishella keluar dari kamar mandi dan duduk di depan meja rias dengan canggung. sweater yang di kenakan Gishella cukup besar dan membuat nya sedikit tenggelam bahkan celana pendek yang dia gunakan tertutup dengan baik di balik sweater Hoodie.
Edward menghampiri Gishella dan berdiri belakang Gishella.
"sorry ya , gw lupa buat bawa pakaian ganti buat Lo." ujr Edward sambil menatap Gishella dari pantulan cermin.
"gpp kok bg, ini juga udh nyaman" ujr Gishella.
"gw yg seharusnya minta maaf, gw jadi gk enak sama Lo soal ...tadi." ujr Gishella dengan sedikit mengantung di akhir kalimat.
"gw yang salah, gw yg terburu buru. jdi Lo jgn merasa bersalah kek gitu" ujr Edward sambil jongkok di sebelah Gishella.
"tapi kan bg?" tnya Gishella
"tapi apa?, udh gk ush di bahas lagi. sekarang udh malam Lo pasti capek abis kerja seharian di kantor. jdi sekarang Lo istirahat aj di kamar ini" ujr Edward.
"trs Lo mau kmn?" tnya Gishella
"gw..gw bakal tidur di kamar lain" ujr Edward.
"bg Lo marah sama gw?" tnya Gishella
"ngk, gw gk marah." ujr Edward
"trs kenapa Lo malah mau pergi?" tnya Gishella
"gw cuma mau Lo istirahat aj , " ujr Edward.
"temenin gw disini" pinta Gishella.
Edward pun menurut dan kedua pun naik ke kasur lalu berbaring. Gishella berbaring di dalam pelukan Edward seperti biasanya. Edward mengelus rambut Gishella dan sesekali mengecup kening nya.
Gishella perlahan tertidur , Edward pun mulai ikut terlelap di sebelah Gishella.
...
__ADS_1
pagi hari.
Gishella masih tertidur pulas di kasur nya. Edward masuk ke dalam kamar sambil membawakan sarapan untuk Gishella. Edward meletakkan nampan berisi makanan di meja lalu Edward membangunkan Gishella.
Edward memanggil nama Gishella beberapa kali tapi Gishella masih tampak enggan untuk bangun. Edward lalu mengecup bibir Gishella. Gishella perlahan membuka mata nya. Gishella melihat wajah Edward berada dekat dengan wajah nya. Gishella spontan mendorong tubuh Edward agar sedikit menjauh.
Gishella lalu bangun dan duduk di tempat tidur. Edward membantu Gishella merapikan rambut Gishella agar tidak menutupi wajah nya.
Edward lalu mengambil nampan berisi makanan untuk Gishella, Gishella merasa sedikit terkejut melihat Edward sudah menyiapkan sarapan khusus untuk nya.
Edward lalu berkata agar Gishella menghabiskan sarapan nya, Gishella pun bertanya apa Edward sudah sarapan. Edward menjawab dia akan sarapan nanti. Gishella menggelengkan kepalanya dan mengajak Edward untuk sarapan bersama, Edward menolak karna tidak ingin menganggu sarapan Gishella. tapi Gishella bersikeras dan langsung menyuapi Edward juga.
.
disaat kedua nya sedang makan, tiba tiba ponsel Edward berdering. Edward meminta Gishella untuk menghabiskan sarapan, Edward pun mengangkat telepon itu yang ternyata dari Erick.
Erick bertanya soal keberadaan Edward dan Gishella, Edward pun menjawab kalau mereka sedang ada di villa dan baru akan pulang siang ini.
Erick berkata pada Edward bahwa dia ingin bicara sesuatu yang penting pada Edward dan juga Gishella. Edward pun berkata kalau dia akan segera pulang, tapi Erick menghentikan nya dan berkata agar Edward menikmati waktu nya . Erick juga berkata dia harus ke kantor untuk menghadiri rapat, jadi dia ingin bicara nanti malam. Edward setuju . setelah itu, Erick memutuskan telpon nya. Edward kembali menyimpan ponsel nya ke dalam saku .
"kenapa bg?" tnya Gishella
"Erick bilang dia mau ngomong penting sama kita nanti malam" ujr Edward
"tentang apa?" tnya Gishella
"entah lah, dia gk ngasih tau gw topik nya" ujr Edward.
Gishella segera menghabiskan sarapan nya. lalu Edward membawa piring kotor itu ke dapur, sementara itu Gishella mandi dan bersiap siap untuk pulang ke Mansion.
...
kedua nya kembali ke Mansion, tapi Edward langsung pergi lagi setelah mengantarkan Gishella pulang. Edward pergi ke Markas karna asa beberapa hal yang harus dia lakukan. Edward lalu berkata bahwa dia akan kembali sebelum makan malam. Gishella mengiyakan nya dan masuk ke dalam Mansion setelah melihat mobil Edward pergi meninggalkan Mansion..
Gishella masuk dan menuju kamar nya untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan aktivitas nya seperti biasa.
...
sore hari.
Gishella mulai memasak makan malam sendirian, dia membuat beberapa menu makanan . dia juga membuat desert seperti biasa nya.
waktu terus berlalu, semua masakan nya sudah hampir selesai. tapi Erick dan Edward masih belum terlihat. Gishella mengambil ponsel nya dan mencoba bertanya dimana posisi mereka sekarang.
Erick yang baru saja tiba di depan Mansion langsung menuju ruang makan begitu mendapatkan pesan dari Gishella. tak lama kemudian Edward juga tiba dan menuju ke ruang makan.
mereka pun segera makan malam sebelum semua masakan nya dingin.
setelah makan malam.
__ADS_1
ketiga nya berkumpul sejenak di ruang tengah.
"jdi apa yang mau Lo omongin?" tnya Gishella penasaran.
"bsk gw mau ngenalin seseorang sama kalian" ujr Erick
"siapa?" tnya Gishella
"cewek gw" ujr Erick.
"Lo punya pacar?" tnya Edward.
"iya, gw punya" ujr Erick.
"dh berapa lama?" tnya Gishella
"7bulan" ujr Erick.
"kalian dh kenal lama atau gimn?" tnya Gishella.
"cerita nya panjang, inti nya gw udh deket sama dia selama dua tahun terakhir tapi baru 7 bulan yg lalu gw nyatain perasaan gw." ujr Erick
"dan besok gw mau bawa dia kesini buat kenalan sama kalian" ujr Erick lagi.
"Lo yakin sama pilihan Lo ?" tnya Edward serius
"gw yakin, gw yakin banget gw gk salah pilih" ujr Erick.
"bagus'lh, bawa dia kesini buat makan malam. gw sama El bakalan siapin semua nya" ujr Edward.
"iya bang, gw harap kalian bisa nerima dia . terutama elo El, kalian berdua seumuran tapi dia tiga bulan lebih muda dari elo. " ujr Erick
"tiga bulan? klo gw Agustus berarti dia November?" tnya Gishella
"iyaa." ujr Erick.
"gw harap kami bisa akrab" ujr Gishella.
"gw juga berharap kek gitu" ujr Erick.
....
.
.
.
.
__ADS_1
end