
...
sementara itu,
sore hari.
di LA
Edward baru saja tiba di Markas cabang. dia masuk ke dalam Markas dan langsung bertemu dengan Reyhan. Reyhan sendiri memang sudah menunggu kedatangan Edward sejak semalam, begitu Edward tiba kedua nya langsung berbicara soal masalah kecelakaan itu.
pada awal nya, Reyhan meminta agar Edward beristirahat sejenak tapi Edward menolak dan berkata dia harus segera menyelesaikan masalah ini.
kedua nya pun memasuki ruangan rapat , Reyhan lalu menjelaskan semua kejadian dan memberikan bukti bukti yang mereka kumpulkan selama beberapa hari terakhir.
dan dari bukti bukti itu, Edward menyimpulkan bahwa kesalahan ada di pihak nya . supir mobil pick up yang membawa muatan persediaan itu ternyata telah lalai dalam berkendara.
Edward pun berkata agar Reyhan segera menyusun jadwal pertemuan antara diri nya dengan pemimpin Red Force.
setelah mendengar perintah Edward, Reyhan langsung keluar dan melaksanakan nya. Reyhan menyiapkan surat resmi yang langsung di tandatangani oleh Edward dan dikirim ke Markas pusat Red Force.
surat itu langsung di kirim hari itu juga dan kini mereka hanya perlu menunggu balasan dari pihak sebrang.
Edward pun masuk ke kamar tamu dan ingin beristirahat sejenak di dalam kamar.
Edward membersihkan diri nya baru setelah itu dia berbaring di kasur dan perlahan terlelap.
...
keesokan harinya.
Edward keluar dari kamar dan menuju ruang makan untuk sarapan bersama. Edward pun sarapan bersama dengan Reyhan dan beberapa anggota lain nya.
setelah sarapan, Reyhan memberitahu pada Edward soal balasan surat yang dikirimkan kemarin. Reyhan lalu berkata , bahwa mereka di undang undang datang ke Markas pusat Red Force nanti malam.
Edward pun berkata , agar Reyhan menyiapkan keperluan mereka dan sore nanti mereka akan berangkat ke Markas nya.
Reyhan melaksanakan perintah Edward dengan baik dan cepat.
sore hari nya,
Edward, Reyhan dan dua orang anggota lain nya berangkat bersama ke Markas pusat Red Force.
perjalanan mereka cukup jauh , mereka sudah menempuh perjalanan selama kurang lebih dua jam lama nya tapi mereka masih belum sampai di tempat yang mereka tuju.
langit perlahan mulai gelap, suasana jalan menjadi tampak menyeramkan karna tidak ada satu penerangan pun di sepanjang jalan mereka.
akhirnya mereka tiba di sebuah bangunan tua yang di depan nya terdapat sebuah gerbang besi yang tampak berkarat.
mereka berhenti di depan gerbang itu.
Reyhan pun turun dari mobil lalu menunjukkan surat undangan yang di berikan pemimpin Red Force untuk mereka, para penjaga pun membukakan pintu gerbang untuk mereka dan menyuruh mereka untuk masuk.
setiba nya di dalam, mereka si sambut oleh beberapa orang anggota Red Force. Edward dan Reyhan berserta anggota nya mengikuti anggota Red Force itu masuk ke dalam bangunan.
...
mereka memasuki bangunan itu dan terus berjalan melewati lorong lorong panjang dan minim penerangan.
para anggota Red Force itu lalu membuka sebuah pintu dan melangkah masuk ke dalam nya, begitu pun Edward dan anggota nya.
suasana bangun itu tampak berbeda 180°, semua nya kini tampak mewah dan rapi. belum lagi para penjaga yang berdiri hampir di setiap sudut ruangan itu.
__ADS_1
"silakan Tuan, King sudah menunggu anda di dalam" ujr anggota Red Force.
Edward mengangguk dan masuk ke dalam ruangan yang di tunjukkan oleh anggota itu. Reyhan dan dua anggota nya pun ikut masuk ke dalam.
begitu masuk , Edward melihat seorang pemuda dengan topeng full face berwarna silver sedang duduk dengan berwibawa di kursi kebesaran nya lalu dua orang yang tampak nya berperan sebagai tangan kanan nya berdiri dengan tegak di sebelah nya.
"silakan duduk" ujr King.
Edward pun duduk di sofa . lalu King berdiri dan duduk di sofa di depan Edward.
"jadi apa yang anda ingin kan?" tnya King tanpa basa basi dengan suara yabg sedikit samar.
"seperti yang sudah saya tuliskan di surat itu, saya...(terjeda)" ujr Edward, Edward tiba tiba menghentikan perkataan nya karna dia melihat sesuatu yang familiar di tangan kiri King.
"mengapa anda diam?" tnya King
"apa kita bisa berbicara berdua?" tnya Edward
"kata kan saja apa mau anda sebenarnya?" tnya King.
"sebelum aku katakan yang sebenarnya, aku ingin bertanya sesuatu pada anda. itu sebabnya aku ingin berbicara berdua dengan anda." ujr Edward serius.
King tampak terdiam dan berpikir sejenak.
"baiklah, kalian semua keluar" ujr King pada anggota nya.
Edward juga menyuruh Reyhan dan dua anggota nya menunggu di luar. mereka semua patuh dan keluar dari ruangan itu.
Edward lalu mengubah posisi duduk menjadi lebih nyaman lagi.
"dh berapa lama?" tnya Edward.
"apa maksud anda?" tnya King.
King terkejut dan kaget mendengar Edward berkata seperti itu.
lalu Edward pun menunjukkan sebuah gelang yang ada di tangan kiri nya.
"bg Ed?" tnya King
Edward lalu mengangguk.
"lepas topeng Lo" ujr Edward
King pun melepaskan topeng nya.
"Lo kok bisa tau gw Alex bang?" tnya Alex
"noh gelang Lo" ujr Edward. membuka topeng nya .
"ehh tapi tunggu dulu,sejak kapan Lo punya mafia?" tnya Alex
"Lo gk kasih tau gw?" tnya Alex lagi.
"Lo sendiri? apa Lo kasih tau gw klo Lo juga punya mafia sendiri?" tnya Edward.
"berarti....." ujr Alex terjeda
"apaan?" tnya Edward
"yang bunuh keluarga nya Hyeon itu mafia Lo, bg?" tnya Alex
__ADS_1
"Lo tau dari mn?" tnya Edward.
"gw tau dari dia langsung,dulu gw pernah ketemu dia."ujr Alex
"itu emg mafia gw, sorry gw gk cerita soal itu ke kalian. awal nya gw gk bermaksud untuk ngelakuin itu tapi Lo tau sendiri El itu gimn, dia udh sayang banget sama kalian waktu itu dan dia gk rela orang yg udh ngelukai kalian masih bisa hidup tenang " ujr Edward.
"iya bg, gw ngerti." ujr Alex.
"si Alice gimn?" tnya Edward
"gimn apa nya?" tnya Alex
"dia tau soal ini?" tnya Edward
"iya,dia juga bantuin gw bangun nih markas" ujr Alex
"dari kapan Lo bangun nih markas?" tnya Edward lagi
"sejak beberapa bulan setelah gw sama Alice datang ke sini" ujr Alex
"jdi dh lumyan lama lah" ujr Alex
kedua nya pun melanjutkan obrolan mereka lagi.
"soal kecelakaan itu gimn?" tnya Edward
"berapa kerugian Lo biar gw ganti?" tnya Edward lagi.
"udhlh gk ush bg, lagian juga kita berdua sama sama rugi." ujr Alex
"udh Lo kasih tau gw aj, entar si Reyhan yg urus semua nya" ujr Edward
"bg Reyhan? dia ikut juga?" tnya Alex
"iya, dia ikut bareng gw " ujr Edward.
Alex pun berkata agar mereka tidak membahas masalah kecelakaan itu lagi dan menganggap nya sebagai kecelakaan biasa . Edward pun setuju dan mengikuti permintaan Alex.
Edward lalu pamit dan berkata dia harus kembali ke Markas nya. Edward juga berkata bahwa dia akan berkunjung ke Mansion Alex dan Alice besok sore agar mereka bisa makan malam bersama.
Alex sangat senang mendengar nya dan berkata kalau Alex dan Alice akan mempersiapkan makan malam nya. Edward pun hanya tersenyum.
Edward mengenakan topeng nya lagi begitu pun dengan Alex. kedua nya berpelukan sebentar lalu Alex mengantarkan Edward keluar dari ruangan itu.
Alex mengantarkan Edward dan rombongan hingga keluar dari bangunan itu. Reyhan yang masih belum mengetahui bahwa King adalah Alex pun merasa bingung begitu pun dengan para anggota Alex.
Edward , Reyhan dan anggota nya memasuki mobil nya dan pergi meninggalkan Markas itu dan kembali ke Markas nya.
di tengah perjalanan , Reyhan bertanya soal pembicaraan antara Edward dan King. Edward hanya berkata dia akan menjelaskan nya setiba nya di Markas.
Reyhan pun terdiam mendengar hal itu.
...
.
.
.
.
__ADS_1
end