
...
Edward mengangkat tubuh Gishella dan mendudukkan nya di meja . Gishella mengalungkan tangannya di leher Edward dan kedua nya pun berciuman dengan mesra.
"bg gw pulang !! " ujr erick yang baru saja tiba bersama kekasih nya. Erick yang melihat Edward dan Gishella sedang bermesraan pun langsung menutup mata kekasih nya.
Gishella yang mendengar suara Erick langsung mendorong tubuh Edward. Gishella pun turun dan berlari ke kamar mandi karna merasa malu.
"kalian duduk aj dulu di meja makan" ujr Edward.
Edward pun pergi menyusul Gishella. sementara itu Erick dan kekasih nya duduk di meja makan. Erick bertanya pada kekasih nya itu dia melihat kejadian tadi, tapi kekasih menjawab dia tidak tau apa yang terjadi karna diri nya hampir tidak berani mengangkat kepalanya karna merasa gugup.
jadi dia tidak melihat Edward dan Gishella tadi, kekasih nya pun bertanya pada Erick apa yang terjadi dan Erick hanya berkata bukan hal penting dan meminta agar tidak membahas hal itu lagi.
tak lama kemudian.
Edward dan Gishella datang dan duduk di meja makan.
"kalian couplean?" tnya Erick
"ngk , dia nya aj ngikut ngikut" ujr Gishella.
"mentang mentang baru jadian , harus banget gitu tebar kemesraan?" goda Erick.
"diem ! " ujr Gishella.
Gishella lalu melihat ke arah kekasih Erick.
"ini pacar gw, Mirae " ujr Erick mengenalkan kekasih nya.
"annyeong haseyo, Koo Mirae imnida" ujr Mirae. Mirae memiliki paras yang cantik dan tubuh yang ramping serta kaki yang jenjang. tinggi badan nya hampir sama seperti Gishella tapi Mirae tampak lebih tinggi karna saat itu dia mengenakan high heels. Mirae mengenakan dress polos berwarna biru dengan satu set perhiasan sederhana yang dia kenakan malam itu.
"annyeong gw Gishella " sambil tersenyum ramah.
"nee, salam kenal Gishella" ujr Mirae
"cukup panggil gw El aj, jgn terlalu kaku" ujr Gishella
"iyaa, El" ujr Mirae.
"Edward" ujr Edward
"salam kenal bg" ujr Mirae. Edward hanya mengangguk.
"Lo gk perlu terlalu formal , Lo bisa kok ngomong santai ke kami" ujr Gishella
"senyaman nya elo aj" ujr Gishella lagi.
"iya El, " ujr Mirae.
Edward mengajak semua untuk makan sebelum semua masakan mereka dingin , mereka pun makan bersama dan berbicara santai sambil mengakrabkan diri.
...
setelah makan malam, mereka semua berkumpul di ruang tengah dan melanjutkan obrolan mereka.
"ini gw ada buat kue tadi di rumah" ujr Mirae. sambil nyodorin kekotak kue.
"kek nya enak tuh, Lo mau bg?" tnya Gishella
__ADS_1
"iya, gw juga penasaran sama rasa nya" ujr Edward.
"yudh , biar gw ambil piring dulu ya di dapur." ujr Gishella.
"El , gw ikut " ujr Mirae.
"udh Lo tunggu aj disini" ujr Gishella
"udh gpp, gw ikut " ujr Mirae.
Gishella pun membiarkan Mirae ikut bersama nya. di tengah perjalanan, Mirae berkata pada Gishella dia ingin ke kamar mandi terlebih dahulu. Gishella pun menunjukkan kamar mandi nya dan berkata dia akan menunggu di dapur.
Gishella berjalan ke dapur dan mengambil beberapa piring dan sendok untuk kue, Gishella juga mengambil beberapa minuman kaleng untuk mereka minum nanti.
Mirae datang dan membantu Gishella membawa minuman nya ke ruang tengah.
...
ruang tengah.
Gishella memotong kue itu dan meletakkan di atas piring, dia mengambilkan potongan pertama untuk Edward , lalu dia memotong kue lagi untuk Erick dan Mirae. disaat dia ingin memotong kue untuk diri nya Edward mencegah nya dan berkata agar mereka membagi kue ini bersama.
Gishella pun setuju, Edward lalu menyuapi Gishella.
"emm , enak banget. ini kue Lo buat sendiri?" tnya Gishella
"iyaa, kebetulan gw punya cafetaria gitu" ujr Mirae.
"cafetaria? di daerah mana?" tnya Gishella
"itu , tempat yg sering kita datengin dulu bareng Sandra" ujr Erick. mendengar nama Sandra , Mirae langsung menatap Erick.
"Sandra udh punya pasangan, lagian si Sandra mana mau sama Erick" ujr Gishella sambil bercanda.
"sok tau Lo" ujr Erick.
"gw nya aj yg emg gk ada rasa sama dia, klo gw mau mah dari dulu juga gw bisa dapetin dia" ujr Erick.
"owh gitu ya, yudh sana sama Sandra aj" ujr Mirae kesal.
"ehh, gk gitu. elo sih El pake bahas bahas soal itu" ujr Erick.
"lah kok gw, orang elo yg pertama kali nyebut nama nya" ujr Gishella.
"udhlah, gk habis nya nanti kalian ribut. Rick mending Lo ajak cewek Lo keliling Mansion" ujr Edward.
"bener tuh, dia harus dapet house tour " ujr Gishella.
Erick pun mengajak Mirae untuk berkeliling Mansion. kedua naik ke lantai atas dan Erick we menunjukkan satu persatu ruangan di lantai atas.
sementara itu Gishella dan Edward masih duduk di ruangan tengah.
"menurut Lo dia gimn?" tnya Gishella
"Mirae?" tnya Edward.
"iyaa lah, emg nya siapa lagi klo bukan dia" ujr Gishella
"gw rasa dia cocok sama Erick. Lo liat aj sendiri Erick sampe takut klo Mirae salah paham soal Sandra" ujr Edward.
__ADS_1
"gw juga mikir nya gitu" ujr Gishella.
"bang, panggil pembantu gih. buat beresin semua nya. gw capek banget" ujr Gishella sambil bersender di pundak Edward.
"iya, nnti gw bakalan panggil mereka" ujr Edward.
Edward pun meminta Gishella untuk berbaring sejenak di pangkuan nya , Gishella pun mengiyakan nya. Gishella berbaring di pangkuan Edward dan perlahan mulai tertidur.
...
Erick dan Mirae turun dari lantai atas dan menuju ruang tengah.
mendengar suara Erick, Gishella pun terbangun dari tidurnya. Gishella bangun dan duduk sambil menyandarkan kepalanya di bahu Edward. tatapan tampak masih mengantuk.
"bg , gw mau nganter Mirae pulang dulu ya" ujr Erick.
"ini udh malam, mending Lo nginep aj disini." ujr Edward
"bsk baru Lo pulang " ujr Edward lagi
Erick menatap Mirae sambil seolah olah berkata melalui mata nya agar Mirae mau menginap malam ini. Mirae pun menurut dan menginap di Mansion malam ini. Edward meminta Erick untuk mengantarkan Mirae ke kamar nya.
sementara itu, Edward mengendong Gishella yang sudah setengah tertidur dan membawa nya ke kamar nya.
Edward membaringkan Gishella di atas kasur dan kemudian Edward ikut berbaring di sebelah Gishella.
...
Erick mengajak Mirae untuk ke kamar nya. Mirae bertanya mengapa dia harus tidur di kamar Erick padahal ada kamar tamu.
Erick pun bilang dia ingin bersama Mirae malam ini. Erick lalu membujuk Mirae agar mau tidur bersama nya di kamar ini, Mirae akhirnya setuju. Mirae bertanya pada Erick apa dia punya pakaian yang bisa Mirae kenakan untuk tidur malam ini.
Erick mengajak Mirae masuk ke ruang ganti baju. disana terdapat banyak baju dengan segala jenis dan ukuran. Erick lalu memilih satu set baju untuk Mirae dan memberikan baju itu pada Mirae.
Mirae mengambil baju yang di berikan Erick dan bersiap untuk berganti pakaian.
"Lo ngapain masih disini?" tnya Mirae.
"ya emg nya kenapa?" tnya Erick balik
"Rick, gw itu mau ganti baju. jdi Lo harus keluar" ujr Mirae.
"ngapain juga gw keluar, lagian gw juga udh pernah liat semua nya kok" ujr Erick.
wajah Mirae memerah karna merasa malu. Mirae pun mendorong Erick agar keluar dari ruang ganti. Mirae mengunci pintu dan berganti pakaian di dalam nya.
setelah itu, dia keluar dan menatap Erick dengan sinis. Erick yang melihat tatapan Mirae hanya tersenyum dan Erick pun berdiri lalu menghampiri Mirae.
Erick memeluk Mirae dan membujuk nya agar tidak marah lagi. setelah itu, Erick menuntun Mirae agar berbaring di tempat tidur. mereka pun tidur bersama sambil berpelukan.
...
..
.
.
.
__ADS_1
end