
...
"trs kalian gimn?" tnya Erick
"gimn apa nya?" tnya Gishella
"elah, gw udh tau kali. GK ush sok gk ngerti" ujr Erick. Gishella akhirnya mengerti arah pembicaraan ini dan hal itu membuat Gishella kembali ngeblush lagi karna mengingat kejadian kemarin.
"GK perlu Lo bayangin juga kali" ujr Erick pada Gishella.
wajah Gishella semakin memerah karna malu. Gishella lalu menutupi wajah nya dengan kedua telapak tangan nya. Erick dan Edward hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah Gishella yang malu malu seperti itu.
Erick lalu berkata pada Gishella dan Edward, dia akan ke kamar nya untuk beristirahat. Gishella dan Edward juga beranjak dari ruangan itu dan kembali ke kamar mereka masing-masing.
...
pagi hari.
ketiga sarapan bersama, setelah sarapan Erick berangkat ke kantor seperti biasanya sebelum berangkat Erick berpesan dia akan pulang sebelum makan dan langsung membawa pacar nya untuk berkunjung.
Gishella dan Edward sepakat pergi ke mall untuk berbelanja beberapa bahan makanan . mereka pun bersiap siap dan berangkat menuju mall.
.
Mall.
Gishella dan Edward tiba di mall , mereka langsung menuju ke market place. Edward mengambil troli dan mendorong nya mengikuti Gishella yang berjalan di depan sambil melihat lihat bahan makanan yang ingin dia beli.
mereka membeli aneka jenis bahan makanan mulai dari seafood hingga daging. mereka juga membeli sayuran, buah buahan dan beberapa jenis minuman.
setelah selesai berbelanja, mereka mampir ke sebuah restoran untuk makan siang bersama. baru setelah itu mereka kembali ke Mansion.
...
Mansion.
Gishella dan Edward tiba di Mansion, kedua langsung menata bahan makanan di dapur bersama sama. setelah itu kedua beristirahat di ruang tengah. kedua duduk di sofa dan meminum minuman kaleng yg tadi mereka beli.
Edward meletakkan minuman nya di atas meja dan mengambil bantal yang ada di belakang punggung nya. lalu Edward meletakkan bantal itu dipangkuan Gishella dan Edward pun membaringkan kepalanya di pangkuan Gishella. Gishella sedikit terkejut di awal tapi Gishella tetap membiarkan nya.
.
Gishella mengelus rambut Edward dengan lembut. Edward pun mulai merasa nyaman berbaring di pangkuan Gishella.
hingga akhirnya Edward perlahan tertidur. Gishella pun tetap diam agar tidak menganggu Edward yang baru saja tertidur.
...
sore hari.
Edward masih tertidur di pangkuan Gishella, Gishella mengambil ponsel nya dan melihat jam . Gishella pun perlahan membangunkan Edward karna mereka harus segera memasak makan malam.
Edward bangun dan merenggangkan tubuh nya. lalu Edward meminta maaf pada Gishella karna sudah membuat Gishella harus duduk dalam posisi seperti itu cukup lama. Gishella berkata dia baik baik saja.
__ADS_1
Gishella pun berkata dia akan ke kamar untuk berganti pakaian lalu kembali turun dan mulai memasak di dapur.
Gishella pun berdiri dan hendak berjalan tapi tiba tiba kaki nya mengalami kram. Edward yang melihat itu langsung memapah Gishella agar kembali duduk di sofa. Edward pun memijat telapak kaki Gishella untuk mengurangi rasa sakit akibat kram.
"gimn udh enakan?" tnya Edward
"udh bg, thnk ya bg" ujr Gishella. Edward pun mengangguk.
Gishella kembali mencoba berdiri dan berjalan menuju kamar nya. Edward yang melihat itu langsung mengendong Gishella dan membawa nya naik ke lantai atas.
.
Gishella meminta Edward untuk menurunkan nya tapi Edward tetap diam dan meneruskan langkah nya.
Edward membuka pintu kamar Gishella dan masuk ke dalam nya. di dalam kamar, Edward baru menurunkan Gishella.
"Lo siap siap aj sekalian, waktu kita masih bnyk kok. jdi santai aj" ujr Edward.
"gw ke kamar dulu" ujr Edward sambil mengacak acak rambut Gishella.
"bang Ed ! rambut gw jdi acak acakan nih" keluh Gishella.
"gpp, yang penting Lo tetep cantik buat gw" ujr Edward. seketika Gishella ngeblush lagi. Edward hanya tersenyum dan langsung pergi meninggalkan kamar Gishella.
Gishella menepuk kedua pipi nya yang tampak memerah. Gishella pun buru buru masuk ke kamar mandi dan bersiap siap.
...
kedua nya mengenakan sweater Hoodie berwarna merah maroon dengan celana jeans hitam .
"Lo kok pake baju itu?" tnya Edward tanpa menoleh.
"biasanya juga gw pake ini" ujr Edward
"coba Lo tengok ke arah gw dulu" ujr Gishella
Edward pun menoleh dan melihat Gishella mengenakan pakaian yang sama dengan diri nya. Edward lalu tersenyum dan berkata bahwa mereka berdua memang sehati bahkan mereka bisa mengenakan pakaian yang tanpa harus di rencanakan.
Gishella hanya bergidik bahu , karna bingung harus menjawab seperti apa.
Edward lalu berdiri dan jongkok di depan Gishella.
"ayo naik" ujr Edward.
"ngk ush , gw bisa jalan sendiri" ujr Gishella
"naik atau gw gendong Lo kayak tadi lagi?" tnya Edward
Gishella pun mau tidak mau menurut dan naik ke punggung Edward. Edward pun mengendong Gishella hingga ke dapur dan lalu dia menurunkan nya.
Gishella dan Edward mulai bersiap untuk memasak. kedua juga membagi tugas dan mulai mengerjakan nya bersama sama.
waktu terus berjalan, satu persatu hidangan sudah mulai tersusun rapi di meja makan.
__ADS_1
Gishella kini hanya perlu membuat gimbab . Gishella membuat nya dengan baik dan rapi. tiba tiba Edward yang berdiri di belakang nya memeluk Gishella dari belakang dan meletakkan kepala nya di bahu Gishella.
Edward meminta Gishella agar menyuapi nya sepotong gimbab, Gishella pun menyuapi nya. Edward terus memeluk Gishella hingga Gishella menyelesaikan semua gimbab yang dia buat ,
"bang, lepasin bntr kek gw mau naruh ini ke meja makan" ujr Gishella. Edward hanya menggelengkan kepalanya. Gishella pun berbalik dan menghadap ke arah Edward.
lalu Gishella mendorong Edward hingga ke di dinding.
Gishella hanya diam menatap Edward yang tampak bingung dengan sikap nya kali ini.
"Lo..(terpotong)" ujr Edward. belum sempat Edward menyelesaikan ucapannya Gishella langsung mencium bibir Edward sekilas dan membuat Edward membeku sesaat.
Gishella pun memanfaatkan kesempatan itu dan langsung melepaskan diri dari pelukan Edward. Gishella buru buru menata gimbab yang dia buat tadi di meja makan.
Edward tersadar dan langsung tersenyum. Edward lalu berpura-pura menyibukkan diri nya dengan mencuci beberapa piring kotor. sementara itu, Gishella berjalan ke dapur dengan hati hati karna dia tidak ingin tertangkap oleh Edward ,
Gishella mengendap-endap dan memasuki dapur untuk mengambil beberapa peralatan makan. melihat Edward yang sedang sibuk mencuci piring Gishella sedikit merasa lega dan berharap agar Edward tidak menyadari kehadirannya..
"mau kmn?" tnya Edward sambil menggenggam tangan Gishella. Gishella kaget dan hampir saja menjatuhkan semua peralatan makan yang ada di tangan nya.
Edward lalu mengambil peralatan makan itu dan meletakkan di meja.
"Lo kenapa?" tnya Edward sambil memojokkan Gishella.
"gpp, gw gpp. gw harus nyusun peralatan makan sekarang. bntr lagi Erick pasti datang" ujr Gishella sambil berusaha kabur.
"eitss , gw gk akan lepasin Lo semudah itu" ujr Edward.
"peace bg, gw janji gw gk akan kek gitu lagi" ujr Gishella.
"gw malah seneng, klo Lo kyk tadi. tapi tadi Lo itu curang" ujr Edward.
"apa? curang?" tanya Gishella
"curang kenapa?" tnya Gishella
"harus nya itu....." Edward mengantungkan perkataan nya dan langsung mencium bibir Gishella . Gishella perlahan mulai merespon nya.
Edward mengangkat tubuh Gishella dan mendudukkan nya di meja . Gishella mengalungkan tangannya di leher Edward dan kedua nya pun berciuman dengan mesra.
"bg gw..."
..
..
.
.
..
end
__ADS_1