
lanjut.
mata nya tertuju pada Gishella yang terkapar di lantai dengan tangan yang mengengggam sesuatu.
"El bangun El" ujr Erick memangku kepala Gishella.
"apa ini?" tnya Erick pada diri nya sambil mengambil sekotak kecil berisi obat. Erick membaca nya lalu berteriak memanggil Edward.
Edward yang mendengar teriakan Erick lalu berlari ke lantai atas dan langsung ke kamar Gishella. begitu masuk Edward melihat Erick yang sedang membaringkan tubuh Gishella di atas kasur.
"ada apa ini?" tnya Edward
"gw juga gk tau bg, tapi gw rasa El dh minum nih obat" ujr Erick sambil ngasih kotak obat itu pada Edward.
"obat apa ini?" tnya Edward saat melihat kotak obat itu
"semacam obat penenang. tapi obat itu bukan jenis obat yang bisa di minum tanpa resep dokter" ujr Erick
"panggil dokter sekarang" ujr Edward
Erick langsung menelpon dokter.
"Rick coba Lo cari di laci atau dimana gitu ada lagi gk obat obatan kyk gini" ujr Edward
Edward dan Erick langsung mencari obat obatan itu. di salah satu laci Erick berhasil menemukan beberapa botol obat obatan. sementara itu, Edward berhasil menemukan resep obat yang terselip di rak buku milik Gishella.
Ting tong ting tong !! (bel rumah berbunyi)
Erick bergegas turun dan menjemput dokter itu. mereka berdua pun naik keatas untuk memeriksa keadaan Gishella.
kamar Gishella.
dokter itu masuk dan langsung mengecek keadaan Gishella.
"dia baik baik saja tapi dia masih dalam pengaruh obat." ujr Dokter
"apa obat yang dia minum sebelum nya?" tnya Dokter itu
"ini Dok" ujr Edward sambil ngasih sekotak obat tadi.
"dari pengamatan saya, seperti nya dia telah sering meminum obat ini dan kali ini dia meminum nya dengan dosis yang lebih tinggi dari biasa nya untung saja hal itu tidak sampai menyebabkan overdosis" ujr Dokter itu
"untuk lebih jelas nya, lebih baik dia segera di bawa ke rumah sakit agar bisa di observasi lebih lanjut" ujr Dokter
"baik Dok, kami akan segera membawa nya" ujr Edward.
Erick segera menyiapkan semua barang barang yang kita kira di perlu oleh Gishella selama berada di rumah sakit. Edward langsung mengendong Gishella menuju mobil bersama dokter itu lalu Erick pun menyusul.
mereka segera berangkat ke rumah sakit .
Rumah sakit.
begitu tiba Gishella langsung di larikan ke UGD untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Erick dan Edward menunggu di depan ruangan dengan cemas.
sekitar satu jam kemudian.
__ADS_1
Gishella keluar dri ruang UGD dan di bawa ke bangsal perawatan.
seorang Dokter lalu menghampiri Edward dan Erick.
"bagaimana Dok?" tnya Edward
"kami masih menunggu hasil uji lab dan beberapa tes lain nya" ujr Dokter.
"kami juga telah melakukan tes darah untuk melihat obat apa saja yang dia minum selama beberapa waktu terakhir" ujr Dokter.
"begitu hasil nya keluar kami akan segera mengabari kalian" ujr Dokter.
"Baim Dok. " ujr Edward
"terimakasih" ujr Erick
"iya sama sama" ujr Dokter itu. Dokter itu pergi .
Edward dan Erick langsung pergi menuju bangsal rawat Gishella.
begitu kedua nya masuk, mereka melihat Gishella yang sudah bangun dan sedang duduk sambil kebingungan.
"bg, gw kok bisa disini?" tnya Gishella. Edward dan Erick berjalan masuk dan mendekati Gishella
lalu Edward menjitak kepala Gishella pelan.
"aww" ujar Gishella sambil mengusap kepala nya
"kok gw di jitak sih?" tnya Gishella
"itu cukup buat Lo, biar Lo sadar" ujr Edward
"Lo pikir aj sendiri, apa yang Lo lakuin semalem?" tnya Edward
"gw...." ujr Gishella sambil berpikir.
"mampus deh gw ." ujr Gishella dalam batin sambil mengigit bibir bawah nya.
"dah inget?" tnya Edward. Gishella hanya mengangguk pasrah
"buruan Lo cerita ada apa sebenarnya?" tnya Edward
"gw cuma mimpi buruk aj" ujr Gishella santai
"jadi Lo masih sering mimpi buruk?" tnya Erick
"iya kadang" ujr Gishella
"sejak kapan Lo mulai mimpi buruk?" tnya Edward
"sejak beberapa bulan terakhir" ujr Gishella
"apa ini ada kaitannya sama kejadian itu?" tnya Edward dengan hati hati
"gw gk tau" ujr Gishella
"coba Lo ceritain isi mimpi Lo" ujr Edward
__ADS_1
"gw gk inget detail nya tapi inti nya di dalam mimpi gw , gw itu ngebunuh elo bg" ujr Gishella pada Edward
"rupanya masih mimpi yang sama" ujr Erick
"maksud Lo?" tnya Edward
"Lo inget gk waktu Lo terluka gara ledakan di rumah tua?" tnya Erick
"iya gw inget" ujr Edward
"dia juga mimpi kek gitu " ujr Erick
"ah apa itu alasan dia tiba tiba masuk ke kamar gw dan meluk gw waktu itu?" tnya Edward
"mungkin aj" ujr Erick
"gw juga gk tau pasti" ujr Erick lagi.
....
"bg, gw laper" ujr Gishella
"kalian tunggu aj disini, biar gw ke luar cari makan" ujr Erick
"Rick gw mau yang pedes pedes ya" ujr Gishella
"tenang aj gw tau apa yang cocok buat Lo" ujr Erick.
Erick lalu pergi meninggalkan ruangan itu dan menuju restoran terdekat untuk mencari makanan.
...
tak lama seorang perawat datang dan meminta pihak keluarga untuk segera menemui dokter karna hasil lab nya sudah keluar.
"Lo tunggu disini , jgn kmn mn" ujr Edward
" iy bg" ujr Gishella pasrah
Edward pergi ke ruangan dokter.
setiba di ruangan Dokter. Edward masuk dan langsung di persilakan untuk duduk.
dokter itu mulai menjelaskan keadaan Gishella. dokter itu juga memberitahukan bahwa Gishella telah meminum banyak obat penenang selama beberapa bulan terakhir.
Edward lalu menjelaskan bahwa Gishella sudah pernah pergi menemui psikiater tanpa sepengetahuan diri nya atau pun Erick, Edward juga berkata dia menemukan resep obat dari psikiater di dalam kamar milik Gishella.
kemudian dokter berkata, meskipun obat itu berasal dari psikiater pemakaian jangka panjang sangat tidak di anjurkan karna bisa mengakibatkan kecanduan dan masalah kronis lain nya.
Dokter itu lalu memberikan opsi lain untuk mengatasinya dengan mengganti semua obat obatan milik Gishella dengan obat baru yang tingkat kecanduan dan efek samping nya lebih rendah di bandingkan obat sebelum nya tapi dokter itu meminta agar Gishella tidak terlalu sering meminum obat itu.
Dokter juga mengingatkan Edward untuk lebih memperhatikan Gishella, jangan biarkan dia mendapatkan tekanan atau semacamnya. dia harus merasa relax agar dia bisa tidur dengan nyaman tanpa harus meminum obat tidur.
Edward mengerti dan kemudian Edward menerima resep obat baru untuk Gishella. sebelum pergi , Edward bertanya apa Gishella harus menginap untuk malam ini. namun Dokter itu berkata , Gishella bisa pulang sore ini.
setelah mendengar hal itu, Edward merasa sedikit lega. Edward pun berterima kasih kepada dokter itu lalu keluar dari ruangan nya. Edward berjalan menuju apotek untuk menebus obat Gishella. setelah nya Edward kembali ke ruang rawat Gishella.
.
__ADS_1
...
end