
lnjt....
Gishella mengotak atik komputer nya dan setelah setengah jam berlalu akhirnya sistem itu berhasil terbuka hanya perlu satu akses sistem lagi , Gishella kembali mencoba beberapa trik komputerisasi dan ya dia berhasil.
namun kedua merasa aneh, karna di dalam sistem itu hanya ada beberapa sebuah Video yang langsung terbuka dengan sendirinya. mereka pun menonton video itu.
"siall ternyata dia cerdik juga" ujr Gishella
"jdi gw capek capek ngehack sistem dari pagi isi nya cuma beginian?" tnya Edward tak percaya.
yang mereka lihat hanya sebuah video singkat yang berupa undangan untuk datang ke sebuah rumah tua, rumah tua yang pernah di datangin oleh dua anggota Gishella namun kedua anggota itu malah terluka saat menjalankan misi.
"kyk nya kali ini kita harus dtng kesana" ujr Gishella
"oke gw bakalan siapin tim khusus" ujr Edward.
"siapin perlengkapan dan lain nya, kita bakalan menginap di kota itu selama dua tiga hari" ujr Gishella
"lalu Erick?" tnya Edward.
"kita bicara lagi dengan dia nnti malam, tpi gw mungkin bakal larang dia buat ikut " ujr Gishella
"knp gitu?" tnya Edward
"gw gk mau dia celaka, lebih baik dia disini" ujr Gishella
"Lo tau kan dia keras kepala" ujr Edward
"gw bakalan Atur soal itu nnti" Ujr Gishella.
"terserah Lo" ujr Edward.
"yudh mau siapin semua dulu" ujr Edward
"oke" ujr Gishella
Edward keluar dari ruangan Gishella dan mencari beberapa anggota nya dan mengadakan rapat darurat. di dalam rapat itu Edward membahas misi yang akan di jalani nya kali ini membutuhkan setidaknya 2 orang hacker , tiga sniper dan 5 orang dari tim khusus. setelah itu Edward juga memberikan beberapa poin penting yang harus di perhatikan dalam misi kali ini. tak lupa Edward meminta kepada mereka untuk menyiapkan semua keperluan dan hal hal lain nya yang akan mereka butuhkan selama disana.
sore hari.
kedua pulang menuju Mansion, ketika mereka tiba di mansion hari sudah mulai malam. mereka masuk dan melihat Erick sudah menunggu di ruang tengah.
"kalian mandi lh, aku akan menghangatkan makanan" ujr Erick
"iya baiklh" ujr Gishella dan Edward. kedua naik dan masuk ke kamar nya.
...
ketiga pun makan malam bersama. lalu mereka berbincang di ruang tengah.
"gw sama bg Ed bakalan pergi ke luar kota beberapa hari" ujr Gishella
"ada misi " ujr Gishella lgi
__ADS_1
"dimn?"tnya Erick
"kota W" ujr Gishella
"dimna itu? tnya Erick
"itu salah satu kota dekat perbatasan kota terpencil. butuh waktu sekitar 5 jam perjalanan dengan mobil" ujr Gishella
"misi ap?" tnya Erick
"klo masih berkaitan sama LV gw ikut" ujr Erick menerka
"lebih baik gk ush, gw gk mau Lo terluka" ujr Gishella
"jdi Lo pikir gw mau gitu klo kalian terluka?" tnya Erick
"iya gk mungkin lh, kami pasti hati hati selama disana" ujr Gishella
"iya klo gitu berati gw juga bisa hati hati "ujr Erick tak mau mengalah
"pokok nya gw wajib ikut" ujr Erick
"jgn lebih baik Lo disini aj ngurus kerjaan kantor" ujr Gishella
"itu bener, jgn terlalu membebani diri Lo dengan" ujr Edward
"gw gk perduli,.inti nya gw ikut" ujr Erick
"Lo bisa gk sih nurut klo di bilangin" ujr Edward kesal
"oke , Lo boleh ikut tapi ada syaratnya" ujr Gishella
"apa?" tanya Erick
"gw bakalan tempatin Lo di bagian hacker, jdi tugas Lo itu mengawasi semua yang terjadi disana. dan Lo gk boleh masuk ke area lain tanpa izin atau isyarat dari gw" ujr Gishella
"gimn deal atau gk? tnya Gishella
"klo gk Lo bisa duduk santai aj di rumah" ujr Gishella
"oke deal, gw setuju dengan apa pun syarat Lo itu" ujr Erick
"oke, berkemas lh bawa beberapa pakaian dan keperluan lain nya " ujr Gishella
"gw juga bakalan berkemas sekarang." ujr Gishella
ketiga masuk ke kamar masing-masing dan mulai berkemas, keesokan hari ny setelah sarapan mereka berangkat menuju markas.ndi Markas mereka melakukan rapat terakhir sebelum berangkat ke tempat tujuan
skip.
serombongan orang mulai bergerak menuju kota W. sebuah kota kecil yang berada di dekat perbatasan. kota itu cukup sepi untuk di sebut sebuah kota.
sore hari.
__ADS_1
setelah perjalanan panjang mereka tiba di salah satu villa yang sudah mereka pesan sebelum nya. mereka memesan dua unit villa untuk beberapa hari kedepan.
Gishella, Edward dan Erick berada di satu villa dan sisa nya para anggota berada di villa satu nya. mereka masuk dan beristirahat sejenak sebelum akhirnya memutuskan untuk makan malam, menu kali hanya lh sebuah makanan siap saji. mereka bertiga terlalu lelah untuk memasak makan malam. setelah makan malam mereka pergi tidur di kamar masing masing.
...
pagi hari
matahari mulai terbit, cahaya nya memasuki ruangan kamar dari sela sela jendela. satu persatu dari mereka bangun dan bersiap untuk sarapan. mereka sarapan bersama.
setelah itu Gishella dan para anggota mulai mengatur strategi dan tempat mereka masuk atau pun berjaga. Gishella juga langsung mengecek semua peralatan yang mereka bawa dan memilih beberapa senjata untuk dia bawa dalam misi nanti malam. sementara itu Edward dan Erick mulai memimpin beberapa orang untuk menyiapkan beberapa kamera pengawas di sekitar rumah tua itu.
Siang hari, semua persiapan telah selesai. Gishella pun meminta semua anggota untuk beristirahat sejenak sebelum menjalankan misi nanti malam.
Gishella masuk ke kamar nya beristirahat dan tertidur pulas karna merasa sedikit lelah.
Edward dan Erick pun beristirahat sejenak di ruang tengah.
...
sore hari.
Edward di bantu beberapa orang anggota nya dan Erick mereka memasak makan malam bersama untuk mereka semua. mereka memasak dan memakan bersama sama.
beberapa jam kemudian.
semua unit bersiap dan berangkat menuju rumah tua itu. para anggota langsung menempati posisi nya masing masing, mereka bersiap dan menunggu perintah dari Gishella.
Gishella dan Edward berada di posisi terdepan, mereka berdua berjalan masuk menuju area rumah tua itu dengan hati hati.
"hati hati" ujr Gishella melalui earphone nya.
semua unit berhati hati dan waspada.
Edward dan Gishella berhasil menuju pintu rumah itu,
"ini aneh " ujr Edward pelan
"mengapa?" tnya Gishella pelan
"setau ku, kedua anggota yang ku kirimkan ke mari tidak berhasil mendekati pintu ini karna mereka langsung di serang" ujr Edward pelan
"sudahlah, kita bahas itu nnti kita buka dulu pintu ini" ujr Gishella pelan
setelah Gishella berkata, pintu itu secara tiba-tiba terbuka dengan sendirinya. Gishella dan Edward yang melihat nya langsung merasa heran. bahkan Erick yang melihat melalui monitor pun juga ikut heran.
"kami masuk" ujr Gishella melalui earphone.
Edward dan Gishella masuk ke rumah itu baru tiga langkah mereka masuk ke dalam rumah, pintu itu secara otomatis terkunci.
.
.
__ADS_1
.
end