A Life

A Life
94. Gishella menghilang


__ADS_3

lnjt...


setelah mendengar hal itu, Edward merasa sedikit lega. Edward pun berterima kasih kepada dokter itu lalu keluar dari ruangan nya. Edward berjalan menuju apotek untuk menebus obat Gishella. setelah nya Edward kembali ke ruang rawat Gishella.


skip.


ruang rawat Gishella.


Edward masuk ke dalam nya dan melihat Erick yang telah kembali dari membeli makan siang.


"gimn bg?" tnya Erick


"dia dh bisa balik nanti, gw juga dh ambil obat baru buat Lo El." ujr Edward


"iya bg" ujr Gishella.


"tapi kyk nya gw gk bisa ngantar El balik lh, gw harus balik ke kantor abis makan siang" ujr Erick


"gw bisa sendiri kok, Lo urusan aj masalah kantor. soal El biar gw yg urus" ujr Edward


"iya, ini makanan Lo" ujr Erick ngasih makanan ke Edward.


mereka pun makan bersama.


setelah makan siang, Erick pergi meninggalkan Edward dan Gishella.


Edward menyuruh Gishella untuk beristirahat. Edward juga beristirahat sejenak di sofa sambil memainkan ponsel nya. Gishella pun mulai tertidur.


...


di saat Gishella sedang tertidur, salah seorang suster masuk dan berkata bahwa dia di minta untuk mengambil sampel darah untuk uji laboratorium . suster itu dengan sopan meminta agar Edward menunggu di luar selama suster itu melakukan tugas nya.


Edward pun pergi dari ruangan itu dan menunggu di luar ruangan. di saat Edward sedang menunggu di luar ruangan, ada seorang suster lain nya yang menghampiri dia dan berkata bahwa dokter ingin bertemu dengan di ruangan saat itu juga.

__ADS_1


Edward lalu berkata dengan bingung, kalau dia sudah bertemu dengan nya sebelum makan siang tadi. suster itu hanya menjawab ada beberapa hal yang terlewat dan belum di sampaikan pada Edward tadi siang.


Edward dengan ragu melangkah kaki nya menuju ruangan Dokter, sebelum itu dia melihat Gishella yang masih terbaring sambil di periksa oleh suster.


Edward berjalan dengan cepat menuju ruangan dokter. di persimpangan lorong Edward bertemu dengan dokter itu .


Edward bertanya apa ada hal penting yang masih belum beliau sampaikan pada nya. dokter itu terdiam dan bingung lalu dokter itu berkata kalau semua informasi yang berkaitan dengan Gishella sudah di beritahu kan pada Edward tadi siang .


Edward merasa gelisah, lalu dia pamit pada dokter itu dan berlari menuju ruangan rawat Gishella.


setiba nya di ruang rawat itu, Gishella sudah tidak ada. dia hanya menemukan beberapa bercak darah di kasur dan lantai nya. Edward berteriak memanggil suster dan keamanan yang ada di rumah sakit itu.


Edward bertanya pada mereka apa ada yang melihat Gishella keluar dari ruangan itu. namun jawaban mereka sama, mereka tidak melihat ada seseorang yang keluar dari ruangan itu.


lalu salah satu keamanan disana , menyarankan Edward untuk melihat CCTV rumah sakit untuk mengetahui apa yang terjadi pada Gishella.


mereka berdua pergi ke ruang CCTV. di perjalanan Edward menelpon salah satu anggota agar melacak keberadaan Gishella.


Edward dan keamanan itu masuk ke ruangan CCTV dan langsung mengecek rekaman CCTV di lorong tempat ruang rawat Gishella berada.


Edward merasa frustasi, Edward pun pergi ke parkiran dan masuk ke mobil nya dan pergi ke Markas.


...


Markas.


setiba nya di Markas , Edward langsung memerintahkan orang orang untuk melacak keberadaan Gishella dan mencari tau siapa saja yang terlibat dalam hal ini.


para anggota Edward mulai meretas CCTV di rumah sakit itu dan beberapa CCTV yang terpasang di rumah sakit untuk mencari tau siapa yang telah menculik Gishella.


Edward pergi ke ruang pribadi nya .


dia mulai melacak keberadaan Gishella melalui GPS yang terpasang di kalung milik Gishella, Edward sudah sangat khawatir dan tidak sabar untuk menunggu hasil dari para anggota nya.

__ADS_1


Edward mulai melacak keberadaan Gishella. Edward berhasil mendapatkan titik terakhir GPS dari kalung Gishella terdeteksi. Edward lalu meminta para anggota nya agar mulai melakukan pencarian di sekitar lokasi itu.


beberapa anggota mulai berangkat ke lokasi dan mulai melakukan pencarian. sementara anggota lain nya kembali memantau CCTV yang ada di sekitar tempat itu.


disaat mereka sedang mengamati rekaman CCTV yang ada, tiba tiba salah seorang anggota nya memanggil Edward. Edward lalu menghampiri nya dan bertanya ada apa.


anggota itu bilang pada nya bahwa dia melihat Van hitam yang sama seperti Van yang sering datang ke tempat pengiriman barang waktu itu. Edward pun meminta nya untuk menunjukkan rekaman itu. begitu melihat nya, Edward j Louga yakin klo itu adalah Van yang sama.


Edward memerintahkan seluruh anggota nya untuk mencari keberadaan Van itu . Edward juga meminta mereka agar mencari tau apa kah Van itu ada hubungannya dengan menghilang Gishella dari rumah sakit.


setelah di telusuri lebih lanjut, Van itu ternyata pernah terlihat memasuki area rumah sakit beberapa waktu lalu, Van itu datang ke rumah sakit tapi dari kamera pengawas yang terdapat di parkiran sama sekali tidak menunjukkan ada seseorang yang keluar atau pun masuk ke dalam Van itu.


Edward lalu menyimpulkan bahwa kamera pengawas itu juga sudah di rekayasa. Edward meminta mereka untuk segera menemukan lokasi terkini dari Van hitam itu.


waktu terasa bergulir dengan cepat, Edward semakin di selimuti kekhawatiran nya akan keadaan Gishella yang masih belum stabil. bahkan Edward sama sekali tidak terpikir untuk memberitahu kan hal ini pada Erick, dia bingung dan gelisah.


hari mulai gelap namun mereka masih belum menemukan titik terang. disaat itu ponsel Edward berbunyi. ternyata Erick menelpon nya karna dia sudah tiba di rumah tapi tidak ada siapa pun yang dia temui dirumah. Erick bertanya apa mereka masih di jalan atau bagaimana. Edward hanya berkata agar Erick segera datang ke Markas saat itu juga.


Erick merasa ada yang aneh dengan nada bicara Edward yang tampak gugup. Erick lalu menutup telepon nya dan bergegas ke Markas saat itu juga.


tak lama setelah itu, Edward menerima telepon dari salah satu anggota yang sedang melakukan pencarian di lapangan, anggota itu berkata dia sudah berhasil menemukan Van hitam itu. tapi Van itu kosong. dia hanya menemukan sebuah amplop coklat yang tergeletak di kursi penumpang.


mendengar hal itu , Edward lalu meminta untuk segera kembali Markas bersama para anggota lain nya.


...


Erick tiba di Markas , tak lama para anggota itu juga tiba di Markas. setiba nya mereka di Markas , mereka langsung menyerahkan amplop coklat itu pada Edward. Edward mengambil dan membuka nya. Erick yang baru tiba masih kebingungan karna dia masih belum tau apa yang terjadi sebenarnya.


setelah membacanya , Edward memerintahkan kepada anggota itu agar mengumpulkan para ketua Tim di ruang rapat segera. dia akan mengadakan rapat dadakan.


.


.

__ADS_1


.


end


__ADS_2