
Alex melepas pelukan nya dan topeng Alice ikut terlepas karna tersangkut dengan jas Alex . Aiden menatap Alice seolah dia pernah mengenal nya. namun dia masih blm melihat seluruh wajah Alice, karna wajah Alice tertutup oleh rambut nya yang sedikit berantakan.
Alex membantu Alice untuk minum dan kemudian Alex merapikan rambut Alice.
"cewek eskrim !" panggil Aiden
semua orang termasuk Alice menoleh ke arah nya. mereka menatap Aiden bingung, begitu pun Alice yang masih sedikit shock .
"ah Lo cowok yang waktu itu?" tnya Alice yang mulai sadar sepenuhnya
"iya itu gw" ujr Aiden
"kalian saling kenal?" tnya Nyonya Jane
"ngk juga sih, kami cuma pernah ketemu aj gk sengaja pas di Kanada" ujr Alice
"owh gitu , dia ini anak Tante" ujr Nyonya Jane.
"Aiden" ujr Aiden
"Alice" ujr Alice
"dia yg udh nyelamatin Lo tdi" ujr Alex.
" thnk ya buat pertolongan Lo" ujr Alice
"iya sama sama" ujr Aiden
"yang sopan lice dia lebih tua dari Lo. dia mungkin seumuran sama bg Erick" ujr Alex.
"santai aj, gk ush terlalu formal" ujr Aiden
"gw juga gk biasa ngomong formal" ujr Aiden
"tuh kan, jdi yudh biasa aj. anggap aj kek kita lagi ngobrol bareng yg lain" ujr Alice.
"serah Lo aj" ujr Alex.
"lebih baik sekarang kita pulang, supaya Lo bisa beristirahat" ujr Alex
"biar kami yang mengantar kalian" ujr Nyonya Jane
"tidak perlu Nyonya, kami bawa mobil sendiri" ujr Alex.
"Lex , kamu tau kan Tante tidak suka bantahan" ujr Nyonya Jane
"jdi kali ini kalian nurut aj sama Tante" ujr Nyonya Jane.
"iya baiklah Nyonya" ujr Alex.
Alex membantu Alice memakai kembali topeng nya lalu dia juga memakai topeng nya . baru setelah itu Alex mengendong Alice menuju ke lobi hotel disana mobil Aiden sudah terparkir. keempat masuk dan pergi menuju Mansion Alex.
...
Mansion Alex
mereka masuk, lalu Nyonya Jane mengantarkan Alice ke kamar nya.
"ikut gw bntr" ujr Alex
"kmn?" tnya Aiden
"ikut aj" ujr Alex
Alex mengajak Aiden menuju ruang ganti pakaian, disana terdapat banyak pakaian dengan berbagai ukuran dan jenis.
"ganti baju Lo, pilih aj yg Lo mau" ujr Alex.
"ngk perlu, gw baik baik aj" ujr Aiden
"ganti baju Lo, anggap aj ini ucapan terima kasih dari gw" ujr Alex
Alex lalu pergi meninggalkan Aiden sendirian di ruang ganti Alex menuju ruang tamu .
"mana Aiden?" tnya Nyonya Jane yang baru tiba
"dia sedang mengganti pakaian" ujr Alex duduk di sofa
"dia kan gk bawa baju ganti?" tnya Nyonya Jane. ikut duduk di sofa
"nyonya tenang aj, aku dh meminjamkan beberapa baju untuk dia kenakan" ujr Alex.
__ADS_1
"ah begitu ternyata." ujr Nyonya Jane.
"itu dia datang" ujr Alex
"astaga tampan nya putra ku ini" ujr puji Nyonya Jane
"thnk pakaian nya, gw bakalan balikin klo udh gw laundry" ujr Aiden
"gk perlu, kek nya itu cocok buat Lo , jdi ambil aj" ujr Alex
"kalian duduk aj dulu, biar ku ambilkan minuman dulu" ujr Alex, Alex pergi ke dapur dan membuat tiga cangkir teh hangat.
...
"silakan di nikmati" ujr Alex menyajikan teh hangat dan beberapa cemilan.
"terimakasih ya Lex" ujr Nyonya Jane
"iya Nyonya" ujr Alex.
"oh ya, gw mau tanya satu hal sama Lo" ujr Alex pada Aiden
"tnya aj" ujr Aiden
"knp Lo panggil adek gw cewek eskrim?" tnya Alex
"karna pas gw ketemu dia tuh lagi beli eskrim banyak banget" ujr Aiden.
"owh gitu" ujr Alex
"Mom, ayo pulang. dh mulai larut juga" ujr Aiden
"ah iya juga. klo gitu Tante pamit dulu ya" ujr Nyonya Jane
"owh iya Tan, mari ku antar hingga ke depan" ujr Alex.
ketiga nya berjalan ke luar Mansion. Nyonya Jane dan Aiden pun pamit lalu pulang. lalu Alex kembali masuk ke dalam. dia pergi ke kamar Alice untuk menengok keadaan Alice . karna Alice sudah tertidur dia pun memutuskan untuk tidak menganggu nya dan kembali ke kamar nya.
keesokan harinya.
Alice sudah kembali ceria seperti biasa nya. dia juga terlihat lebih baik dari semalam. seperti biasa nya Alice dan Alex menjalani hari hari nya sebagai seorang pelajar di salah satu sekolah elite di LA . ini hanya sebuah kamuflase agar orang orang suruhan Edward tidak mengetahui kalau mereka telah lulus lebih awal dari yang di perkirakan.
setiba nya di sekolah, Alex dan Alice masuk ke kelas nya. mereka duduk di kursi nya masing-masing. lalu ada seorang pria yang menghampiri Alice dan duduk di sebelah nya.
"hy juga" ujr Alice
"dh lama datang?" tnya pria itu
"gk terlalu, kamu tuh kmn aj?" tnya Alice
"iya aku kesiangan" ujr pria itu
"kebiasaan kesiangan mulu kamu mah" ujr Alice
"ya maaf" ujr pria itu
"pa kabar bro?" tnya pria pada Alex
"biasa" ujr Alex cuek
"by nnti siang kita jalan yuk pas pulang sekolah?" tnya pria itu
"boleh bg?" tnya Alice pada Alex
"pergi lh, hati hati Lo dan Lo harus balik sebelum malam" ujr Alex tegas
"buat Lo Sam, jgn smpe adek gw luka sedikitpun atau Lo gk akan pernah ketemu dia lgi" ujr Alex
"siap bro, gw pasti jaga dia" ujr pria itu yg bernama Samuel . dia adalah anak salah satu orang kaya yang ada di LA. dia adalah pacar dari Alice . kedua sudah berpacaran sejak 6 bulan yang lalu, awal nya Alex menentang hubungan mereka karena Alex masih tidak bisa membiarkan Alice untuk berhubungan dengan laki laki yang tidak di kenal nya dengan baik namun Alex perlahan sedikit melunakkan hati nya demi kebahagiaan Alice.
...
setelah pulang sekolah, Alice dan Sam pergi ke taman yang ada di dekat sekolah. tiba tiba Sam meminta Alice untuk duduk di salah satu kursi taman dan menunggu nya sebentar. Alice menurut dan Sam pun pergi.
Alice duduk seorang diri sambil memainkan ponsel nya.
"buat Lo" ujr seseorang, ada seorang pria yang berdiri di samping nya. Alice menoleh dan ternyata itu adalah Aiden
"thnk minuman nya" ujr Alice sambil mengambil sekaleng Coca-Cola dari Aiden
"hmm, sekali kali Lo harus minum kek gituan jgn cuma eskrim aj trs" ujr Aiden
__ADS_1
"terserah gw lh" ujr Alice
"gimn keadaan Lo?" tnya Aiden
"gw baik" ujr Alice
"di liat dari seragam Lo, Lo salah satu siswa di sekolah X kan?" tnya Aiden
"iya, gw sekolah disana" ujr Alice
"kelas?" tnya Aiden
"kelas 11, knp emg nya?" tnya Alice
"ngk ad, gw cuma pemasaran aj" ujr Aiden
"oh ya ada yg mau gw tanya sama Lo" ujr Aiden
"tnya aj sih" ujr Alice
"Lo kok bisa kenal sama nyokap gw?" tnya Aiden
"jdi gw itu...( terpotong)" ujr Alice
"Alice !! dia siapa?" tnya Sam tiba tiba datang dengan dua buah eskrim di tangan nya
"Sam tenang dulu ya, dia salah satu temen gw. kami gk sengaja ketemu"
"siapa dia?" tnya Aiden
"kenalin dia cwok gw, Samuel" ujr Alice
"owh gw Aiden, Sans aj bro gw gk akan rebut pacar Lo. gw cuma nyapa dia aj tadi sklian gw nunggu teman gw" ujr Aiden
"owh , sorry gw dh teriak ke kalian" ujr Samuel
"its okey" ujr Aiden
"woiii Ta !!" teriak Aiden pada seorang cewek
"gw dh nyariin Lo dari tadi" ujr cwek itu
"mereka siapa?" tnya cewek itu
"kenalan mommy" ujr ujr Aiden cuek
"owh gitu, jdi gk ke resto?" tnya cwek itu
"jdi ayo !" ajak Aiden
"Lo masih hutang penjelasan ke gw. gw tagih itu klo kita ketemu lagi" ujr Aiden
"iya iya, lain kli gw jelasin" ujr Alice
"penjelasan apa?" tnya cwek itu
"bukan urusan Lo" ujr Aiden
"ayo" ajak Aiden pergi.
Aiden pergi dengan cewek itu entah kemana.
"ini eskrim buat Lo, sorry dh mulai cair kek nya" ujr Sam
"thnk ya" ujr Alice
"penjelasan ap?" tnya Sam
"kalian ada masalah?" tnya Sam lagi
"ngk kok, kamu inget kan aku pernah cerita soal Nyonya Jane?" tnya Alice
"iya inget" ujr Sam
"nah dia tuh anak ny, tdi dia tnya kek mana cara nya aku bisa kenal sama Nyonya Jane" ujr Alice
"owh gitu." ujr Sam
"sekali lagi maaf ya, aku dh bentak kamu tadi" ujr Sam
"gpp, aku ngerti" ujr Alice.
__ADS_1
Alice dan Sam menghabiskan eskrim mereka lalu kedua berjalan jalan di sekitar taman sebelum pergi ke salah satu cafe untuk makan.