A Life

A Life
90. Telpon


__ADS_3

Gishella berpikir keras tentang apa yang pernah dia lakukan di masa lalu.


..


"itu dia " ujr Gishella sambil menjentikkan jari nya.


"apaan?" tnya Edward


"kalian berdua cari semua orang yang pernah berhubungan sama mantan keluarga nya Alice dan Alex" ujr Gishella pada Anggota nya. anggota nya langsung memberikan kabar pada anggota lain yg ada di ruang komputer untuk mencari tau tentang hal itu.


"kenapa sama mereka?" tnya Edward


"apa jgn jgn Lo ngira kematian mereka ada hubungannya sama kemunculan Felix?" tnya Edward lagi


"semua kemungkinan itu ada" ujr Gishella


"kan dari yg kita tau masih ada satu anggota keluarga nya yg selamat " ujr Gishella


"ah bocah itu, bukan nya dia gk terlibat sama apa yang menimpa Alex dan Alice?" tnya Edward


"dia mungkin emg gk terlibat, tapi meski pun gitu gk menutup kemungkinan buat dia balas dendam atas kematian keluarga inti nya" ujr Gishella


"cukup masuk akal" ujr Edward


"tapi klo emg ada hubungannya berarti Alex sama Alice terancam lah?"tnya Edward


"kemungkinan besar" ujr Gishella


"gw bakalan telpon Reyhan buat nanya kabar mereka sekalian gw bakalan kasih tau Reyhan soal masalah ini" ujr Edward


"iya bg, kasih tau aj. biar mereka bisa bersiap sama kemungkinan terburuk nya nanti" ujr Gishella. Gishella pergi meninggalkan ruangan itu dan menuju ruang komputer.


Edward pun pergi ke keluar dan menelpon Reyhan. sebelum menelpon Edward melihat jam tangan nya dan memperkirakan jam di LA.


"sekitar jam 2 pagi" ujr Edward.


"kemungkinan dia tidur tapi gw telpon aj lh." ujr Edward.


Edward menelpon Reyhan.


"dia dh tidur kah?" tnya Edward melihat telpon nya yang tak kunjung di angkat.


tak lama telpon nya akhir nya di angkat oleh Reyhan.


mode call.


📱📲


"halo Ed" ujr Reyhan sambil menguap


"sorry gw ganggu Lo tidur" ujr Edward


"ada beberapa hal penting yang harus gw kasih tau sama Lo" ujr Edward.


"tentang?" tnya Reyhan

__ADS_1


"Alex sama Alice" ujr Edward


"ada beberapa hal yg gw belum ceritain ke lo ttng mereka" ujr Edward


"tunggu bentar gw mau cuci muka dulu" ujr Reyhan.


"oke" ujr Edward.


...


(masih dalam mode call)


"jadi gimn?" tnya Reyhan.


Edward mulai menjelaskan semua tentang Alex dan Alice termasuk dengan kejadian yang terjadi beberapa bulan terakhir pada Reyhan. Reyhan memahami kekhawatiran Edward atas Alex dan Alice. Reyhan pun berusaha menyakinkan Edward kalau dia akan menjaga Alex dan Alice dengan baik.


Edward pun bertanya bagaimana keadaan Alex dan Alice beberapa hari terakhir. Reyhan hanya menjawab mereka baik baik aj dan menjalani hari seperti biasanya .


Edward juga bertanya apa Alex dan Alice ada dekat dengan seseorang akhir akhir ini, Reyhan sedikit bingung untuk menjawab nya. lalu Reyhan hanya berkata mereka punya beberapa teman baru di sekolah baru nya.


Edward merasa sedikit lega tapi Edward tetap meminta Reyhan untuk memperketat keamanan untuk Alex dan Alice . Edward juga berkata agar semua yang dia ceritakan malam ini jgn sampai Alex dan Alice mengetahui nya. Edward hanya tidak ingin mereka khawatir atau merasa cemas dengan apa yang akan terjadi kedepannya.


Reyhan setuju karna dia juga punya pemikiran yang dengan Edward, mereka berdua merasa harus menutupi hal ini dari Alex dan Alice karna masalah ini menyangkut kejadian kelam dalam hidup Alex dan Alice.


tak lama setelah itu mereka pun mengakhiri sambungan telpon nya.


mode call off.


...


ruang komputer.


dalam perjalanan ke ruang komputer , Erick menelpon nya untuk bertanya apa mereka masih di Markas. Edward menjawab masih karna ada beberapa hal yang harus di kerjakan. Erick pun berkata dia akan datang lalu Erick bertanya apa Edward dan Gishella sudah makan malam. Edward berkata mereka belum sempat makan malam. Erick pun bilang bahwa dia akan datang sambil membawa makanan untuk mereka makan malam. Edward mengiyakan nya. Erick pun menutup telpon nya.


Edward masuk ke ruangan itu.


"bagaimana?" tnya Gishella begitu melihat Edward


"semua nya beres, gw udh ngomong ke Reyhan" ujr Edward


"oh iya nnti nanti Prince R bakalan datang kesini seklain bawa makan malam buat kita" ujr Edward


"yudh kita tunggu aj" ujr Gishella


...


"bagaimana dengan para anggota itu , kapan mereka sampai?" tnya Edward pada salah satu anggota nya.


"sekitar dua jam lagi Prince" ujr anggota itu


"mereka akan langsung mendarat di landasan pribadi yang ada di belakang Markas" ujr nya lagi


"begitu mereka tiba tanya mereka sudah makan malam atau belum jika belum suruh mereka makan baru setelah itu suruh mereka masuk ke ruang rapat" ujr Edward


"baik Prince" ujr anggota itu.

__ADS_1


...


"bg sini dulu" panggil Gishella


"kenapa?"tnya Edward, Edward langsung menuju ke tempat Gishella berdiri.


"ini ,coba lo liat" ujr Gishella. sambil menunjuk kan sebuah berkas yang tadi dia minta pada anggota nya.


"semua data tentang anak itu menghilang setelah kejadian itu" ujr Gishella


"gw rasa dia ada kaitannya dengan semua ini" ujr Gishella


"mungkin aj, tapi kita harus mastiin dimana dia sekarang biar kita bisa cari tau soal kebenaran nya" ujr Edward


"gw dh suruh mereka ngelacak tuh anak. tapi kemungkinan butuh waktu." ujr Gishella


"kita tunggu aj, " ujr Edward


"kita juga masih harus punya rencana cadangan buat mengatasi hal ini" ujr Edward


"iya bg," ujr Gishella.


tak lama Edward menerima pesan dari Erick yang bilang bahwa dia sudah datang dan sedang menunggu Edward di depan ruangan Edward. Edward pun mengajak Gishella untuk menemui Erick .


ruangan Edward.


"Dateng juga kalian" ujr Erick


"ayo masuk" ujr Edward


Mereka pun masuk dan duduk di sofa.


"nih makanan nya" ujr Erick sambi mengeluarkan beberapa box makanan untuk mereka semua.


"banyak banget?" tnya Gishella


"ya kan kita makan bertiga" ujr Erick


"gw kira Lo dh makan duluan" ujr Gishella


"ya kali gw makan duluan" ujr Erick.


"udh udh , mending kita makan aj dulu sebelum makanan nya dingin" ujr Edward


mereka pun makan bersama.


setelah selesai makan, Edward menceritakan tentang semua yang terjadi hari ini termasuk dengan semua praduga mereka tentang anak itu.


di saat mereka sedang berbicara tiba tiba ada yang mengetuk pintu ruangan Edward. Edward menyuruh orang itu untuk masuk.


anggota itu pun berkata....


.


.

__ADS_1


end


__ADS_2