A Life

A Life
47. Video


__ADS_3

..*****setelah itu Gishella pergi kembali ke parkiran dan pergi entah kemana. Rachel dan Bianca yg berusaha mengejar nya pun kehilangan jejak dan akhirnya nya mereka kembali ke kampus*****..


****begitu kedua nya memarkirkan mobil di parkiran kampus, Felix datang setelah berganti pakaian dan bertanya kepada Mereka****.


"*****dimana dia?" tnya Felix*****.


"*****gw gk tau, dia pergi nya cepet banget" jwb Rachel,saat keluar dari mobil nya. Bianca pun juga turun dari mobil nya*****


"apa menurut kalian gw ada salah ya tadi?" tnya Felix sambil berjalan ke arah kelas bersama Rachel dan Bianca


"ngk ada sih" ujr Rachel


"tapi mungkin emg si El nya aj yg gk suka klo Lo ikut campur urusan dia" ujr Rachel


"bisa jdi sih" jwb Felix


"yudh gw sekarang harus masuk kelas " ujr Rachel


"iya gw juga" ujr Felix.


ketiga nya berpisah di ujung lorong dan masuk ke kelas masing masing


sementara itu.


Gishella berkendara seorang diri menyapu jalanan kota yg saat itu tidak begitu ramai, dia berkendara menuju sebuah hutan yg lebat dan tampak sepi. setelah berkendara sekitar 15 menit memasuki hutan, tiba lah Gishella di sebuah terowongan tua yg tampak usang dan tidak terawat lagi.


Gishella pun masuk ke dalam terowongan itu, di tengah terowongan Gishella membuka sebuah pintu rahasia dan masuk ke dalam nya.


Gishella Kembali masuk ke dalam sebuah terowongan yg di penuhi akar tanaman yg merambat di seluruh dinding terowongan. bagi sebagian orang mungkin menganggap hal itu sedikit menyeramkan namun bagi Gishella, itu hanya satu dari sekian banyak keindahan alam yg memiliki keistimewaan nya sendiri.


hingga tiba lah di ujung terowongan, terlihat lah sebuah bangunan megah bergaya klasik dan tampak seperti sebuah istana tua tapi terawat dengan baik.


Gishella memberhentikan mobilnya di depan sebuah pos penjaga dan meminta pada penjaga itu untuk memarkir mobil nya. sebelum nya ketika memasuki terowongan pertama Gishella sudah mengenakan topeng nya .


Gishella berjalan memasuki istana tua itu. di dalam terdapat beberapa bangunan besar lain nya dan istana tua ini di bangun untuk mengelilingi beberapa bangunan utama.


Gishella masuk kedalam salah satu gedung utama untuk menuju ke ruangan pribadi nya. Sepanjang perjalanan, Gishella bertemu dengan beberapa anggota nya dan para anggota itu selalu menyapa Gishella dengan ramah Gishella pun hanya mengangguk kecil dan terus berjalan.


Gishella pun tiba di depan sebuah pintu kayu yg berukuran besar, Gishella memasukkan kata sandi ruangan itu dan masuk kedalam nya. ruangan itu sangat besar, di dalam nya terdapat sebuah ruang kerja yg lengkap dengan perpustakaan buku, Mini Bar dan kamar tidur serta kamar mandi. tak lupa juga sebuah jalan rahasia yg bisa menuju ke ruang gym dan beberapa ruangan lain nya.


Gishella duduk di kursi nya dan membuka laptop nya. dia membuka semua email yg berasal dari Angela dan kemudian menelpon Angela.


mode call on.


"halo" ujr Gishella


"iya halo El" ujr Angela


"gw udh buka email yg kirim barusan " ujr Gishella


"iya, itu belum semua nya. gw masih berusaha cari lagi yg lain" ujr Angela.


"hati hati, jangan sampai ada kesalahan atau semua nya akan hancur" ujr Gishella


"iya aku tau, aku harus tutup telpon nya " ujr Angela


"ya baiklh" ujr Gishella.


sambungan telepon terputus..


back to reallife.


Gishella mengotak atik laptop nya dan meretas sebuah CCTV dan mengambil beberapa foto dan klip video CCTV itu dan menyimpan nya di hp nya.


tok tok tok tok!!


"masuk " ujr Gishella


"Lo kok gk bilang klo Lo mau kesini?" tnya orang itu


"gw lupa bg" ujr Gishella


"jadi Lo ngapain kesini?" tnya Edward


"ya elah gitu amat pertanyaan Lo bg" ujr Gishella


"jadi gw gk boleh gitu kesini?" tnya Gishella


"bukan gitu, tapi Lo pasti kesini karna ada hal penting" ujr Edward


"sini dulu biar gw tunjukin sesuatu" ujr Gishella


. Edward berjalan ke samping Gishella dan berdiri di sebelah nya. Gishella pun menunjukkan sebuah rekaman CCTV yg di retas nya tadi pada Edward.


"itu kan...." ujr Edward


"iya" jwb Gishella.


"tahap 1 rencana gw sudah berjalan dengan lancar, saat nya serangan berikutnya" ujr Gishella

__ADS_1


"jadi Lo bakalan pake ini?" tnya Edward.


"pasti nya" ujr Gishella


"jgn terlalu ambisius, gw gk mau cuma karna hal ini Lo kehilangan kebahagiaan Lo" ujr Edward


"gw bakalan tetap bahagia apa pun yg terjadi asalkan ada Lo, ada Erick ada Alex dan Alice juga. itu cukup buat gw bahagia" ujr Gishella sambil menggenggam tangan Edward.


" kalo kami emang sumber kebahagiaan Lo, gw mau Lo secepatnya selesai kan semua ini. karna, gw gk mau masalah ini terus berlarut larut" ujr Edward


"iya bg, kasih gw waktu sebentar lagi. gw bakalan selesai semua nya secepatnya" ujr Gishella.


"yudh gw mau balik ke ruangan gw dulu ya" ujr Edward sambil mengelus rambut Gishella


"iya bg" ujr Gishella.


Edward pun keluar dan kembali ke ruang pribadi nya. Gishella kembali mengerjakan beberapa kerjaan nya di laptop itu.


sore hari nya kedua nya pulang bersama sama.


...


skip


...


Mansion


mereka pulang dan masuk ke kamar nya untuk membersihkan diri nya.


kemudian Gishella turun lebih dulu dan menuju dapur untuk memasak makan malam.


Erick pulang dari kantor, dan menuju dapur untuk mengambil air minum.


"mna bg Ed?" tnya Erick ,kemudian Erick menuang air ke gelas dan meminum nya


"di kamar lagi mandi" ujr Gishella


"Lo buruan sana mandi, abis tuh kita makan malam bareng" ujr Gishella


"iya iya sabar" ujr Erick meletakkan gelas nya di meja.


Erick pun pergi ke kamar nya dan membersihkan diri nya.


makan malam sudah hampir selesai, Edward datang dan membantu menatanya di atas meja. setelah itu, kedua duduk di meja makan dan menunggu Erick.


Erick pun datang, mereka mulai makan malam bersama.


...


keesokan harinya.


kampus


Gishella tiba di kampus lebih awal jam belajar nya. Gishella duduk di taman seorang diri menunggu Rachel dan Bianca datang. Gishella sedang memainkan ponsel nya saat tiba tiba ada sebuah tangan yg menutup mata nya dari belakang.


"tebak siapa?" ujr orang itu dengan suara serak


Gishella hanya memegang tangan orang itu dan mencoba menebak siapa orang itu dari tangan nya.


"Bianca" ujr Gishella


"yahh Lo kok bisa tau" ujr Bianca saat melepas tangan nya dari mata Gishella , lalu duduk di samping Gishella begitu pun Rachel.


"krna itu" ujr Gishella smbil menunjuk sebuah gelang manik di tangan kiri Bianca


"cuma Lo yg pake gelang kek gitu" ujr Gishella


"hehehe iya juga ya" ujr Bianca.


"tumben amat Lo udh dateng aj pagi pagi" ujr Rachel


"lagi kepagian aj" ujr Gishella


"owh gitu" ujr Rachel


...


"Lo kok kemarin pulang gitu aj?" tnya Bianca


"gw dapet pesen dari abg gw, maka nya gw harus segera pulang" ujr Gishella berbohong


"jadi,kemarin Lo pulang karna ada urusan pribadi gitu?" tnya Rachel


"bukan karena Lo marah sama Felix?" tnya Rachel lagi


"buat apa gw marah sama dia?" tnya Gishella


"ya krn kemarin Lo bilang Lo gk suka klo dia ikut campur dalam urusan Lo" ujr Rachel

__ADS_1


"owh itu, iya gw emg gk suka krna gw masih bisa ngurus hal itu sendiri" ujr Gishella


"tpi gw marah, karna dia cuma mau ngelindungi gw aj" ujr Gishella


"syukur lh" ujr Felix tiba tiba datang


"Felix" ujr Bianca


"sejak kapan Lo datang?" tnya Bianca


"barusan, jdi gw denger sebagian omongan kalian" ujr Felix , duduk di sebelah Bianca


"gw beneran mikir klo kemarin tuh Lo marah sama gw El" ujr Felix


"maaf gw udh bikin Lo salah paham sama omongan gw kemarin" ujr Gishella


"gpp kok, Lo gk harus minta maaf" ujr Felix.


mereka pun mengobrol hingga jam pembelajaran di mulai, mereka masuk ke kelas masing-masing.


...


istirahat.


...


Felix dan Gishella pergi ke kantin bersama dan memesan makanan sambil menunggu Rachel dan Bianca bergabung bersama mereka. tak lama Rachel dan datang dan bergabung dengan mereka.


mereka pun makan dengan tenang awal nya, hingga tiba tiba mereka semua mendapat notifikasi pesan grup dari forum kampus.


Bianca yg penasaran pun membuka nya dan betapa terkejutnya Bianca melihat sebuah video **** pendek lh yg di kirim ke forum kampus nya .


mahasiswa yg lain pun melihat video itu , banyak di antara mereka yg langsung mencibir isi Video itu. Gishella juga ikut membuka nya.


"ini cewek yg kemarin kan?" tnya Gishella


"iya,dia Sarah Sanjaya anak ekonomi" ujr Bianca


"gw gk nyangka ternyata dia seorang lont* " ujr Rachel


Gishella hanya mengangkat bahu nya tanda dia tidak tau apa apa soal ini.


Felix yg melihat hal itu merasa ada hal yg aneh, tapi dia tidak tau hal apa itu dan siapa yg memulai nya.


disaat semua siswa sedang membicarakan isi Video itu, tiba tiba Sarah datang dan menggebrak meja Gishella hingga membuat minuman Gishella tumpah ke pakaian Gishella.


"ini pasti kerjaan Lo kan!!" bentak Sarah marah


"gw gk tau apa ap" ujr Gishella


"gk ush sok polos deh Lo, apa maksud Lo nyebar hoax kek gini" ujr Sarah yg sedang berusaha menyangkal kebenaran tentang video itu.


"gw gk tau dan gk mau tau, jadi Lo gk ush ganggu gw" ujr Gishella ingin pergi.


Sarah yg semakin emosi menarik tangan Gishella lalu menampar wajah Gishella dengan keras. Gishella terdiam sesaat .


"El !!" teriak Rachel dan Bianca


"Lo gpp kan El?" tnya Bianca yg berdiri di samping Gishella


"gpp" ujr Gishella


Gishella maju ke depan Sarah.


"karna Lo yg mulai semua ini maka biar gw yg mengakhiri nya" ujr Gishella.


"mau apa Lo?" tnya Sarah, sambil melangkah mundur perlahan.


"kenapa mundur?" tnya Gishella sambil menyeringai


"Lo takut?" tnya Gishella lagi


"gw gk oernah takut sama cwek murahan kek Lo" ujr Sarah


"gw murahan?, klo gw murahan terus Lo apa?" tnya Gishella


"gratisan gitu?" tnya nya lgi.


Sarah terpojok oleh dinding, Gishella semakin mendekat ke arah nya. Gishella mencengkeram dagu Sarah dengan kuat.


"awww sakit, lepasin bego" ujr Sarah


"ok gw lepasin" ujr Gishella melepas Cengkraman nya


Gishella lalu menampar wajah Sarah dengan keras hingga berbekas merah di wajah Sarah, bukan hanya sekali tapi tiga tamparan keras mengenai wajah Sarah. bahkan sangking keras nya tamparan itu membuat, sudut bibir Sarah robek dan berdarah. teman Sarah yg melihat hal itu pun membawa Sarah pergi dari tempat itu.


Gishella pun lalu pergi tanpa berkata apa-apa.


...

__ADS_1


end


__ADS_2