A Life

A Life
91. Rapat


__ADS_3

di saat mereka sedang berbicara tiba tiba ada yang mengetuk pintu ruangan Edward. Edward menyuruh orang itu untuk masuk.


anggota itu pun berkata,


"Prince mereka semua sudah tiba dan telah berada di ruang rapat sesuai perintah anda" ujr Anggota itu.


"apa mereka semua sudah makan malam?" tnya Edward


"sudah Prince, mereka sudah makan malam di pesawat" ujr Anggota itu


"baiklah kami akan kesana" ujr Edward


Edward mengajak Gishella dan Erick untuk ikut dengan nya ke ruang rapat.


ruang rapat


salah seorang anggota membukakan pintu untuk Gishella, Edward dan Erick setelah menyapa nya.


"salam Queen, Prince" ujr para anggota itu.


Edward meminta pada semua yang tidak berkepentingan untuk keluar dari ruangan itu. ruangan itu kini hanya tinggal sembilan anggota Markas cabang, Edward, Gishella dan Erick.


Gishella duduk di kursi kebesaran nya lalu Erick dan Edward duduk di sebelah kanan dari kiri Gishella.


"mengapa hanya sembilan?" tnya Edward pada para anggota nya, bicara dalam bahasa Indonesia.


"bukankah waktu itu ada sepuluh orang yang ikut bersama ku" ujr Edward


"dia sudah meninggal dunia Prince" ujr salah satu anggota


"kapan?" tnya Gishella


"beberapa hari setelah Queen dan Prince pergi dari Indonesia" jwb salah satu anggota lain


"apa penyebab nya?" tnya Erick penasaran


"kecelakaan beruntun, dia dan beberapa orang anggota kita mengalami kecelakaan beruntun." ujr salah satu anggota

__ADS_1


"cerita kan kejadian nya" ujr Edward


"baik Prince. begini, malam itu dia dan beberapa orang anggota baru pulang dari sebuah restoran. mereka semua pulang dengan bus . di tengah perjalanan tiba tiba terjadi sebuah kecelakaan beruntun dan si sopir bus itu tidak sempat melakukan pengereman hingga akhirnya bus itu mengalami kecelakaan. " ujr Anggota itu


"bagaimana keadaan mereka?" tnya Edward


"dia mengalami luka yang cukup parah akibat kecelakaan itu, anggota yang lain pun mengalami luka yang lumayan parah dan langsung di larikan ke rumah sakit. " ujr Anggota itu


"tapi dalam perjalanan menuju rumah sakit dia meninggal dunia akibat kekurangan darah" ujr nya lagi


Edward terdiam sejenak untuk mencerna apa yang baru saja dia dengar


"apa kalian sudah mencari tau soal kejadian itu? tnya Gishella


"sudah Queen, dari apa yang kami dapatkan dari laporan polisi dan saksi mata itu merupakan murni kecelakaan" ujr salah satu anggota.


"apa kalian yakin?" tnya Gishella lagi


"kami juga sudah mengecek CCTV dan kamera pengawas yang ada di dashboard semua mobil yang mengalami kecelakaan" ujr salah satu anggota nya


"para anggota yang lain? bagaimana keadaan mereka sekarang?" tnya Gishella


"mereka sudah membaik dan mereka sudah bisa bekerja seperti biasa nya" ujr Anggota nya


"apa hanya dia yang tewas pada malam itu?" tnya Erick


"ada beberapa orng, termasuk supir bus dan pengemudi lain" ujr Anggota nya


"sedikit mencurigakan" ujr Erick


...


"apa tugas dia pada malam itu?" tnya Edward


"dia dan saya yang bertugas mengambil mayat pemuda itu" ujr salah satu anggota nya


"apa dia ada menunjukkan sikap aneh atau semacamnya?" tnya Edward

__ADS_1


"tidak ada Prince" jwb anggota itu.


"apa kau ada meninggalkan nya dia pada malam itu?" tnya Edward lagi


"malam itu, ada sebentar pada saat kami akan memasukkannya mayat itu ke bagasi mobil. aku teringat telah menjatuhkan ponsel milik pemuda itu di dalam villa. jadi aku meninggalkan nya dan masuk ke dalam untuk mengambil ponsel milik pemuda itu" jwb anggota nya


"berapa lama kau pergi?" tnya Edward.


"sekitar 5 sampai 7 menit" ujr anggota itu


"itu waktu yang cukup untuk menukar mayat nya" ujr Gishella


"kemungkinan mayat nya di tukar dan itu arti nya dia masih hidup?" tnya Erick


"bisa jadi"ujr Gishella


"jadi maksud Lo ada kemungkinan dia berkhianat dan membantu Felix buat melarikan diri?" tnya Edward


"itu bisa aj kan, kita gk pernah tau isi pikiran dia" ujr Gishella.


Edward lalu menyuruh beberapa orang anggota nya untuk masuk ke ruangan. kemudian dua orang anggota nya pun masuk


"kalian beristirahat lah malam ini , bsk kalian bisa pulang" ujr Edward


"dan kau, ikut lh bersama dia beritahu dia soal rekan mu itu. aku ingin kalian mengumpulkan data soal dia secepatnya. baru setelah itu kau bisa beristirahat" ujr Edward. nunjuk salah satu anggota Markas pusat


"sisa nya ikut dengan dia, dan pergi ke kamar kalian" ujr Edward lagi smbil menunjuk anggota Markas pusat yang satu nya.


mereka pun mengikuti perintah Edward dan langsung bubar dari ruang rapat itu.


di ruang rapat kini hanya ada mereka bertiga.


"sebaiknya kita pulang "ajak Erick


"iya ayo" ujr Edward


mereka pun berjalan ke parkiran dan pulang ke Mansion.

__ADS_1


__ADS_2