
skip
keesokan harinya.
sore hari
Alice sudah berdandan dengan rapi. dia mengenakan sebuah dress berwarna biru langit, dengan model A line. rambut nya di biarkan tergerai rapi , lalu Alice mengenakan satu set perhiasan berlian dengan warna senada dan sebuah sepatu flatshoes berwarna hitam . sebuah tas selempang berwarna hitam mengantungi di bahu nya.
Alice juga mengenakan riasan tipis dan ringan, dia tidak berdandan terlalu mencolok. lalu Alice turun ke bawah setelah memastikan semua beres.
di bawah, Alex dan Sam sedang menunggu nya. kedua tampak berbincang bincang sambil menunggu Alice turun dari kamar nya.
Alice berjalan perlahan menuruni tangga, begitu langkah kaki nya terdengar Sam dan Alex langsung menoleh dan melihat Alice yang sangat cantik dengan balutan busana A line berwarna biru langit.
"sorry , lama ya nunggu nya?" tnya Alice pada Sam
"ya gpp, lagian gw juga baru datang" ujr Sam
""kamu cantik banget malam ini" ujr Sam.
"aku harus cantik, karna aku akan menghadiri acara penting" ujr Alice
"bagaimana jika kita pergi sekarang?" tnya Sam
"Lex gw izin bawa adek Lo." ujr Sam
"sebelum jam 10 kalian udh harus tiba di rumah atau tanggung sendiri akibat nya" ujr Alex tegas
"oke oke" ujr Sam.
Alice dan Samuel pun pergi, kedua pergi ke sebuah hotel yang terkenal di LA. di perjalanan Alice bertanya mengapa mereka pergi ke hotel dan Sam hanya menjawab dia sudah membooking area garden (taman) hotel itu untuk acara ulang tahun nya. Alice senang, karna hotel itu memang sangat indah dan Alice juga sudah beberapa kali datang ke hotel itu untuk urusan bisnis.
kedua nya tiba di lobi hotel itu, lalu mereka berjalan masuk. seorang manager hotel menghampiri mereka dan mengantarkan mereka ke sebuah ruangan seperti sebuah taman indoor. taman itu di hiasi lampu warna-warni dan berbagai jenis hiasan lain nya.
lalu sang manager meninggalkan mereka berdua di ruangan itu.
Sam menuntun Alice menuju ke arah balkon . kedua nya melihat pemandangan kota dari atas balkon.
"bagaimana? kamu suka? " tnya Sam
"aku menyukai nya" ujr Alice
"ah iya , ini kado untuk mu" ujr Alice, Alice memberikan sebuah Paper bag
"thnk ya by" ujr Sam, mengambil nya
Sam mendekat ke arah Alice dan memeluk Alice dari belakang , Alice hanya membiarkan nya.
"aku masih punya satu kejutan lagi" bisik Sam
"kejutan apa ?" tnya Alice sambil menoleh
"tutup mata mu" ujr Sam, Sam melepas pelukan nya dan menutup mata Alice dengan satu tangan nya dan tangan satu nya menuntun Alice berjalan kembali memasuki ruangan.
Sam menuntun Alice menuju sebuah meja yang terdapat sebuah kue ulang tahun dan beberapa makanan lain nya.
"buka mata mu perlahan" ujr Sam
Alice mengikuti omongan Sam. dia melihat sebuah kue ulang tahun dengan dekorasi yang indah di atas meja.
"knp aku yg mendapatkan kejutan? ini adalah ulang tahun mu?" tnya Alice
"entah itu aku atau kamu , sama saja . kita adalah sepasang kekasih. lagi pula ini ulang tahun pertama ku bersama mu. jdi aku ingin membuat kenangan indah bersama mu" ujr Sam sambil memegang tangan Alice
"makasih dh mau berbagi kenangan dengan ku" ujr Alice
"aku bahagia banget" ujr ny lagi , Alice memeluk Sam dengan erat , begitu pun dengan Sam.
" I love you Sam" ujr Alice sambil mengecup pipi Sam
" I love you too" balas Sam mengecup kening Alice
"ayo kita sekarang tiup lilin nya" ajak Sam. Alice mengangguk.
__ADS_1
Sam dan Alice menuju ke belakang meja itu, Sam menghidupkan lilin ulang tahun nya.
"make a wish" ujr Alice
"kamu juga" ujr Sam
"abis tuh kita tiup barengan" ujr Sam
" kamu aj yg tiup lilin nya" ujr Alice
"aku mau nya kita berdua barengan" ujr Sam
"baiklah" ujr Alice
kedua nya saling membuat permohonan dalam hati mereka, lalu ketiga berhitung sampai tiga dan meniup lilin itu bersamaan.
"yeyyy happy birthday Sam" ujr Alice
"thnk you" ujr Sam
Sam lalu memegang tangan Alice dan kedua nya memotong kue ulang tahun itu. Sam lalu menyuapi Alice , begitu pun sebaliknya namun disaat Alice ingin menyuapi Sam , Alice sedikit bercanda dan sengaja menyolekan krim ke wajah Sam.
"sorry, aku gk sengaja" ujr Alice sambil cengengesan
"muka ku jdi kotor nih" ujr Sam
"iya iya bntr aku bersihin" ujr Alice
Alice mengambil tisu dari tas nya dan mengelap wajah Sam. Sam dengan jahil nya mencolekan krim ke hidung Alice sebagai balasan
"yakk Sam, hidung ku" ujr Alice kesal
"sini sini biar ku bersihin" ujr Sam.
Sam memegang kedua pipi Alice, lalu dia mencium hidung Alice yang tadi terkena krim.perlahan ciuman mulai turun dan menuju bibir Alice. Sam mencium bibir Alice lembut. Alice pun membalas nya. ciuman itu berlanjut , kedua saling ******* bibir masing masing. mereka berciuman dengan mesra.
tak lama kemudian, Alice memukul pelan dada Sam. Sam pun menghentikan ciuman nya.
"gpp kok" ujr Alice
"tunggu disini sebentar, aku akan mengambil minuman untuk mu" ujr Sam
Sam menuangkan wine ke dalam gelas. lalu memberikan satu gelas ke Alice dan dia juga memegang satu gelas lain nya.
"cheers" ujr Sam ,
"cheers" ujr Alice juga.
kedua bersulang dan meneguk wine mereka.
disaat mereka sedang mengobrol dan bermesraan, tiba tiba lampu di ruang itu mati. Alice bingung dan bertanya tanya ada apa ini. Sam hanya menjawab dia juga bingung.
lalu sebuah proyektor menyala .
"apa ini juga ulah mu?" tnya Alice
"bukan" jwb Sam
"serius lh?" tnya Alice lagi
"iya, ini bukan bagian dari rencana ku" ujr Sam.
"jdi ini ulah siapa?" tnya Alice
"entah lh , kita liat aj dulu " ujr Sam
sebuah video muncul, video itu berupa beberapa slide foto foto lama. begitu melihat foto foto itu, tubuh Alice serasa melemas. gelas wine yang ada di tangan nya pun terjatuh.
"are you okey?" tnya Sam
"i..m..ok.ey" ujr Alice gugup
"apa kamu mengenal mereka?" tnya Sam
__ADS_1
di video itu, muncul beberapa foto foto ketika Alice dan Alek masih kecil .di video itu juga terdapat beberapa foto yg menggambarkan kedekatan Alice dengan cinta pertama nya yg tak lain adalah anak bungsu dari keluarga yang telah merawat nya.
"anak perempuan itu seperti diri mu?" tnya Sam
"jwb lice, apa itu kamu?" tnya Sam
"iya,,itu aku " ujr Alice
"dan anak itu?" tnya
"dia anak bungsu dari keluarga angkat ku" ujr Alice
"keluarga angkat? mengapa kau tidak cerita pada ku?" tnya Sam
"aku tidak ingin membuka lembaran lama" ujr Alice
"kini aku sudah melanjutkan hidup ku, dan aku tidak akan menoleh lagi ke belakang" ujr Alice
seketika raut wajah Sam berubah.
"jdi kau sudah melupakan mereka?" tnya Sam
"iya, aku sudah tidak ingin memiliki kaitan apa pun dengan masa lalu" ujr Alice
video itu masih berlanjut.
lalu di dalam video muncul seorang pemuda , dia memegang foto Alice dan si anak bungsu itu, dan kemudian pemuda itu membakar foto itu. lalu pemuda itu berkata.
"kau pembunuh, kau membunuh keluarga ku" ujr pemuda itu
"kau harus menderita, kau harus merasakan bagaimana rasa sakit kehilangan keluarga yang kau sayangi" ujr pemuda itu lagi
"satu persatu orang terdekat mu akan meninggal dunia, dan semua itu di mulai dari sekarang" ujr pemuda itu.
seketika Video itu mati, ruangan menjadi gelap lagi . namun Perlahan dari persatu lampu lampu mulai hidup lagi.
Alice menoleh ke kanan nya dan dia melihat Sam sudah tergeletak bersimbah darah. Alice berjongkok dan mengecek nadi Sam, namun denyut nadi nya mulai melemah
"Sam , bangun Sam !" panggil Alice , menekan luka Sam, agar pendarahan nya bisa berhenti.
"Sam ! ayo bangun , jgn tinggalin gw" ujr Alice sambil menangis
"Sam , kamu dh janji gk akan ninggalin aku kan, ayo bangun Sam bangun" ujr Alice
"Sam , Sam !!! " teriak Alice
teriakan Alice terdengar hingga ke luar ruangan, dan beberapa penjaga serta staf hotel berdatangan. mereka melihat Alice sedang terduduk sambil menangis dan memeluk tubuh Sam yang sedang sekarat
"ada apa ini?" tnya salah satu dari mereka
"siapa itu?" tnya nya lgi
"itu adalah kekasih dari tamu VIP yang menyewa ruangan ini, tampak nya sudah terjadi pembunuhan" ujr salah satu staf.
orang itu mencoba mendekat dan melihat keadaan nya
"ayo bantu , kita bawa dia ke rumah sakit" ujr orng itu.
para staf pun membantu membawa Sam ke rumah sakit. sementara Alice dia masih terduduk sambil menangis. orang itu mencoba mendekat dan menenangkan Alice.
"maaf... Alice ?" tnya orng itu, saat melihat wajah Alice. seketika Alice menoleh
"Aiden , Sam baik baik aj kan?" tnya Alice sambil memeluk Aiden
"apa yg terjadi?" tnya Aiden
"gw..gw. juga gk tau" ujr Alice .
"ayo bangun, kita harus ke rumah sakit" ajak Aiden
Aiden memapah Alice ke mobil nya dan mereka pergi ke rumah sakit. di perjalanan, Aiden sudah menghubungi Alex dan meminta Alex untuk segera ke rumah sakit.
Alex langsung bergegas pergi ke rumah sakit.
__ADS_1