Abyss Ataraxia

Abyss Ataraxia
Chapter 36: Iblis


__ADS_3

Saat Lilith membalikkan pandangannya,Regal dengan cepat memunculkan tangan iblis di salah satu pilar,tangan itu menghancurkan rantai tangan kanannya,Regal dengan cepat langsung mengayunkan rantai itu hingga membentur rantai satunya lagi dan membuatnya terlepas.


"Apakah kalian lupa? Aku juga Iblis!!"


———


Lilith dan Iblis yang biasa menyiksa Regal tak percaya dengan apa yang terjadi saat ini. Seorang manusia memakai sihir menggunakan Mana negatif. Bagi mereka itu mustahil,namun Regal adalah seorang yang rela mengorbankan apapun demi mempelajari hal baru. Itulah yang membuatnya menjadi sangat kuat...


"Bajingan!" Ketika Iblis penyiksa itu mau menerkam Regal,Regal dengan cepat mengayunkan rantai itu,dan dengan kekuatan ayunannya Regal membuat rahang Iblis itu terlepas dari wajahnya.


Lilith yang melihat itu langsung bersiap,Regal kemudian mengambil sebuah tombak dari tumpukan alat penyiksaan yang biasa para Iblis pakai untuk menyiksa dirinya.


"Pertarungan ini tidak akan ada artinya nak! Kita di neraka,tak ada dari kita yang akan mati!" Regal dengan cepat menyembuhkan luka di seluruh tubuhnya dan menjawab. "Aku tidak perlu membunuhmu untuk mengalahkanmu!"


Dengan cepat Regal melesat dan berada di hadapan Lilith,Lilith kemudian mundur ke belakang dan terbang dengan sayapnya. Sembari terbang menjauh,dia menembakkan banyak bola api ke arah Regal. Akan tetapi bola api itu semuanya terlempar menjauh dan meledak jauh dari tempat Regal berada. Ketika Lilith kaget,Regal dengan cepat melompat dan mengejar Lilith,melihat hal itu Lilith mencoba untuk membuat serangan lagi,akan tetapi Regal dengan cepat memukul tangan Lilith hingga sihirnya tertembak ke atas.


Regal kemudian memegang tanduk Lilith sembari menyerang dan bertahan,hingga akhirnya mereka berdua jatuh di sebuah jembatan diatas lahar. Lilith yang kepalanya terbentur baru menyadari bahwa salah kedua sayapnya menghilang,dan ternyata Regal sudah memegang sayap itu,lalu tanpa ekspresi Regal membuang kedua sayap itu ke dalam lahar.


"Kesempatan terakhir nak,kau bergabung atau tidak?" Regal kemudian berjalan sembari memegang tombaknya. "Jawabanku masih tidak!" Regal kembali menghilang,namun saat dia muncul,Lilith melihat dia sudah berubah menggunakan Foul Legacy. Lilith kemudian menumbuhkan sayap barunya sembari menghindari serangan-serangan Regal.


Meskipun tak bisa terbang jauh,namun itu masih bisa digunakan untuk menghindar. Akan tetapi Lilith mulai menyadari bahwa dirinya sedang terpojokkan,Regal sebagai seorang Warrior tentunya dapat keuntungan bila memperpendek jarak,namun dengan Foul Legacy dia bisa terus memperpendek jarak di setiap waktu.

__ADS_1


Lilith yang menyadari hal ini langsung membuat ilusi dimana Regal tidak bisa melihat apa-apa,akan tetapi berapa kagetnya Lilith ketika Regal bisa terus menerus menerjangnya.


"Bagaimana bisa?!" Saat Lilith kebingungan mengapa dia bisa melihat bahkan saat matanya tertutupi,Regal melihat ke masa depan menggunakan Mystic Eye of Fate miliknya,bukan melihat Lilith secara langsung. Lilith terpojokkan hingga akhirnya dia mencoba terbang,namun Regal dengan cepat mendahuluinya dan menendangnya hingga terjatuh dan menghancurkan jembatan tadi.


Mereka berdua terjatuh di puing-puing jembatan yang kini mengapung diatas lahar,tangan Lilith patah namun dia dengan cepat menyembuhkannya menggunakan sihir.


"Dengan kekuatan ini kau ingin mengalahkan Adrian? Percayalah,pria tua itu bisa meratakan surga dan neraka bila dia mau. Kekuatannya bukanlah suatu hal yang kukagumi,namun kesabarannya memberikanmu kesempatan..."


Tombak yang Regal kenakan kini mulai mengeluarkan api,tombak itu berubah menjadi sangat panas dan tombak itu berubah bentuk,Lilith yang melihat tombak itu langsung menyadari bentuk tombak itu hanya dengan sekali lihat saja.


"Itukan?! Tombak Adrian?!!" Regal memasang kuda-kuda yang sama seperti Adrian. "Akan ku praktekkan secara langsung kalau kau masih belum mengerti..." Disaat Regal bersiap-siap,Lilith berubah menjadi bentuk Iblis aslinya,tubuhnya menjadi pucat dengan tato ranting berduri muncul dari mata kiri Lilith.


———


Regal terus menerus mencari celah menggunakan insting dan matanya,namun Lilith benar-benar menyerang dengan membabi buta. Hingga akhirnya Regal terpojok dan terlempar akibat ledakan sihir milik Lilith. Dan saat dirinya mencoba untuk berdiri,dia bisa melihat Lilith yang menembakkan ratusan proyektil sihir kepada dirinya. Seluruh are tertutupi oleh asap saat itu,hingga akhirnya Lilith melihat sebuah cahaya biru yang terbang dari balik tirai asap itu.


Yakin bahwa itu adalah Regal,akhirnya dia mengeluarkan segala kemampuannya untuk mengalahkan Regal. Akan tetapi saat dia menembakkan sihirnya,dia bisa melihat bahwa itu bukanlah Regal... Itu hanyalah tombaknya yang dilempar dengan sangat kencang dengan Mana Burst yang membuatnya tampak seperti Regal yang menerjang.


Dan saat tombak itu terpental,Regal menangkap tombak itu dan menerjang dengan sangat cepat. Lilith yang tahu dia tak bisa menghindar ataupun melakukan serangan balasan akhirnya mencoba untuk menahannya menggunakan sayapnya,namun dengan kekuatan dan kecepatannya Regal dapat menembus sayap Succubus yang sekeras berlian itu. Lilith tertusuk di perutnya dan muntah darah hingga akhirnya Lilith dan Regal terus melaju hingga menabrak langit-langit lantai ketujuh.


Saat Regal hampir membelah dua tubuh Lilith,dia menggenggam kepala Succubus itu dan melemparnya kembali ke jembatan paling tinggi yang ada di lantai 7,Regal kemudian melemparkan tombaknya hingga Lilith dan tombaknya menghancurkan jembatan demi jembatan.

__ADS_1


Regal kemudian berdiri di atas puing-puing yang berjatuhan ke lautan lahar. Disana dia melihat Lilith yang tersisa tubuh bagian atasnya kini tak mati,hanya masalah waktu hingga Lilith kembali pulih dan hidup kembali,dan Regal sudah tahu apa yang harus dilakukan olehnya.


———


Entah sudah berapa lama,namun Lilith saat ini terbangun di atas sebuah batu. Tangan dan kakinya terikat dan hingga dia tidak bisa melakukan apapun,dan entah mengapa dia tidak bisa mengaktifkan sihir apapun saat ini.


"Aku mencabut sirkuit sihirmu sebelum kau sadar,percaya atau tidak aku dokter yang baik..." Regal berdiri diatas Lilith yang saat ini tidak bisa melakukan apa-apa. "Bocah lepaskan aku!!" Regal melompat dan berdiri di depan Lilith.


"Aku mau,namun dengan satu syarat. Kau sepertinya tau lebih banyak tentang orang tuaku,tau lebih banyak dibandingkan dengan Adrian malahan...


Aku ingin kau memberitahukan padaku,apa yang sebenarnya terjadi. Dan bayarannya adalah kebebasanmu..." Lilith kemudian melihat Regal dengan tatapan kebencian dan berkata. "Lebih baik aku jadi santapan anjing daripada menuruti bocah sepertimu!!"


Mendengar hal itu Regal langsung melempar sebuah batu. Batu itu kemudian jatuh namun tidak menimpa Lilith,batu itu jatuh dan membuat apa yang ada dibalik batu itu keluar,makhluk mirip kelelawar dengan cakar dan taring yang tajam,mereka semua keluar dari balik batu itu.


"Itu adalah Hellbat. Mereka itu haus akan darah para pendosa yang tinggal di neraka,dan tebak apa? Aku rasa diantara kita berdua,kita tau mana yang lebih berdosa..." Para makhluk kelelawar itu merah itu menggerogoti dan memakan tubuh Lilith hidup-hidup.


Teriakan bercampur teriakan Lilith membuat suara seram yang menggema ke seluruh neraka. Regal hanya melihatnya sembari menunggu para Hellbat selesai makan,dan saat tubuh Lilith hanya menyisakan beberapa daging dan tulang,para Hellbat melihat kearah Regal. Akan tetapi para Hellbat tau bahwa bukanlah ide bagus untuk melawan Regal. Merekapun terbang kembali ke sarang mereka.


Dan setelah beberapa saat tubuh Lilith pulih kembali,Regal kemudian mendekatinya dan bertanya. "Apakah kau mau bicara?" Wajah Lilith memohon belas kasihan namun dia tidak mengatakan bahwa dia ingin bicara,Regal akhirnya bersiul dan para Hellbat kembali memakan Lilith hidup-hidup.


Dan ketika Lilith pulih kembali,Lilith langsung memohon dengan wajah putus asa. "Aku mohon! Aku akan menceritakan segalanya! Jangan biarkan aku dimakan lagi!!" Regal menggelengkan kepalanya dan berkata kepada Lilith.

__ADS_1


"Kau sangat bodoh Nona... Namun aku hargai kebaikanmu." Regal kemudian memanggil para Hellbat itu lagi. Lilith yang melihatnya jelas marah kepada Regal dan bertanya. "Aku akan memberikan apa yang kau mau dasar berengsek!! Mengapa kau memanggil mereka lagi?!" Regal kemudian melihat ke wajah Lilith,dan entah mengapa Lilith merasa seperti nostalgia.


"Ini hukuman atas kebodohanmu..." Benar,Lilith juga mendengar hal itu saat dulu Gerald menjadi atasannya. Meskipun tak kuat dengan rasa sakitnya,namun dia senang karena bisa mendengar suara yang sudah lama dia lupakan,suara dari Master yang dulu ia layani...


__ADS_2