Abyss Ataraxia

Abyss Ataraxia
Chapter 48: Rumah Baru


__ADS_3

Sudah sebulan semenjak pernikahan Regal dan Callen,mereka berdua sekarang ini menempati sebuah mansion baru yang dikelilingi kebun anggur,rumah mereka bersebelahan dengan sungai dan bukit,dan ada 9 rumah yang berada dekat dengan sungai untuk dijadikan rumah pekerja. Regal meminta beberapa pelayan dari Abyss,termasuk pekerja wine pribadi Adrian dan juga beberapa maid miliknya untuk tinggal di rumah-rumah itu.


Dan sekarang,Regal sedang memasang lukisan di rumahnya. "Ini dia..." Istrinya melihat lukisan itu dan bertanya. "Kau benar-benar sayang pada ayahmu yah?" Regal menggelengkan kepalanya dan menjawab. "Tidak,ini terbuat dengan sihir Enochian,lukisan ini akan membuat para Iblis tahu ini daerah terlarang hanya dengan aura yang dipancarkan lukisan ini,monster juga akan menjauh karenanya..."


Mereka berdua berjalan sembari membawa barang ke kamar mereka,dan saat berjalan Regal bertanya. "Apa kau suka nama barumu,Kallen" Dia sudah membuang nama depan dan belakangnya,yang menjadi istri Regal kini adalah Kallen dan bukan lagi Callen,diapun mengangguk dan menjawab. "Aku suka,meskipun aku berniat melupakannya namun kau mengijinkan ku untuk mengingat nama itu. Itu membuatku tak terlalu sedih ketika aku kehilangan nama lamaku..." Regal tersenyum dan berkata. "Nama lamamu terdengar sangat indah,aku tak sanggup membuat nama itu menghilang dari ingatanku..."


Namun Kallen bertanya kepada Regal. "Setelah kuliat-liat,kebun anggur ini kecil sekali untuk memulai bisnis wine. Apa yang kau rencanakan sebenarnya dengan sedikit anggur ini?"


Mendengar pertanyaan itu,Regal pun menjawab.

__ADS_1


"Bahan-bahan mungkin penting,namun para peracik itu bukanlah peracik yang bisa kau temukan bahkan bila menjelajah ke seluruh dunia. Mereka adalah para peracik yang telah diutus Dewi Anggur Diona untuk membuat Teloch betah di Abyss. Peralatan mereka juga sangatlah bagus,dapat membuat segala kekotoran anggur hilang,dan bahkan barel yang ada di gudang itu bisa membuat fermentasi lebih cepat tergantung seberapa banyak sihir yang diberikan.


Dengan semua itu,aku yakin kita bisa membuat banyak wine dan mead berkualitas dengan anggur murahan,dan sekarang bayangkan kalau mereka membuat alkohol menggunakan anggur yang sudah dirawat oleh tangan hijau mereka... Entah apa yang kau lihat namun aku melihat masa depan,botol eksklusif dari Avalanche Winery dijual dengan harga ratusan hingga ribuan koin emas."


Kallen tertawa dan berkata. "Kau benar-benar orang yang berpikiran luas,namun aku masih mau ikut denganmu." Regal melihat Kallen sembari tersenyum. "Kau serius ingin ikut menjadi tentara bayaran bersama denganku? Apa kata orang-orang kalau mantan putri kerajaan pergi berperang bersama Mercenary? Orang-orang ikut berperang itu karena kecintaan mereka pada negara dan ada yang mau mereka lindungi,namun Mercenary sepertiku berbeda... Kami bertarung mempertaruhkan nyawa di perang yang dihindari orang-orang hanya demi uang,karena selama ini,selain dari kekuatan dan juga daya tarikku,uang jugalah yang memberikan kita kebahagiaan."


Kallen tampaknya sadar kalau apa yang dialami oleh Regal itu jauh lebih kelam dari apa yang dia ketahui,namun dia tetap menjaga privasinya dan tidak bertanya. "Jadi aku tetap boleh ikut?" Regal tersenyum dan menjawab. "Yah kalau itu maumu lakukan sajalah..." Mereka berdua berakhir membersihkan kamar mereka,dengan seorang wanita yang tulus mencintainya,Regal dapat merasakan hatinya tenang dan dia dapat merasakan kebahagiaan,tak pernah dia sangka dia akan menemukan kebahagiaan selain di medan pertempuran.


Charlotte menunduk dan menjawab. "Ratu Eleanor mengirimkan mainan perempuannya,sementara Tuan Teloch yang mengirim mainan laki-lakinya Tuan Muda." Mendengar panggilan itu Regal jadi teringat saat berada di Abyss,Charlotte juga salah satu pengasuh Regal saat masih tinggal di Abyss,dia adalah pelayan yang selalu mengingatkan Regal untuk tak terlalu berlebihan saat latihan dan dia juga adalah pelayan yang bertugas di bangsal medis di Abyss dan juga merupakan Homonculus dengan sirkuit sihir,menjadikannya Warrior dengan sihir penyembuhan dan penyerangan yang seimbang.

__ADS_1


Para pekerja yang ada disini juga semuanya mempunyai sihir yang kuat,membuat mereka dapat melindungi diri sendiri saat Regal dan Kallen tidak ada di rumah. Dan pada malam harinya,ketika Kallen tertidur lelap,Regal mencium keningnya dan pergi berpakaian. Dia pergi menuruni tangga dan pergi ke sebuah pintu yang menghubungkan lantai atas dengan rubanah,namun saat Regal membuka pintunya,hawanya langsung berubah drastis dari malam yang dingin kini menjadi kegelapan yang membekukan,Regal tetap berjalan menuruni tangga dan akhirnya dia sampai di pintu yang ada di rubanah itu,Regal membukanya dan masuk ke dalam sana.


Semuanya langsung berubah ketika Regal masuk ke ruangan itu,Regal kini berada di Abyss,tepatnya laboratorium pembuatan Homonculus. Banyak Homonculus peneliti yang saling bertukar pikiran tentang penelitian mereka,namun Regal tak memperdulikannya dan pergi berjalan terus,dia melewati banyak tabung yang diisi oleh Homonculus berukuran manusia dewasa,namun Regal tak memperdulikannya dan terus berjalan hingga dia mencapai tabung besar yang dikelilingi oleh para peneliti. Regal melihatnya sejenak hingga akhirnya Adrian mendatanginya...


"Apakah ada kendala dengannya?" Regal bertanya kepada Adrian,Adrian menganggukkan kepalanya dan menjawab. "Tubuhnya memang belum sempurna,namun masalah terbesarnya kami masih belum bisa menemukan jiwanya. Aku khawatir bila tanpa jiwa aslinya maka kita tidak akan bisa menghidupkannya. Bagaimanapun ini bukanlah penciptaan Homonculus ataupun Golem,kita saat ini melawan hukum alam semesta kalau aku boleh jujur..." Regal mengangguk dan menjawab. "Kalau begitu kita hentikan ini?" Adrian menggelengkan kepalanya dan menjawab. "Tidak apa... Celestia tak punya hak atas apa yang terjadi di dunia bawah. Bagaimanapun ini tindakan yang diperlukan."


Apa yang ada di hadapan mereka adalah sebuah tubuh manusia,tubuh itu menggulung dan memeluk dirinya sendiri,kuku kaki dan tangannya memanjang,saking panjangnya hingga membentuk seperti akar pohon,manusia itu memiliki rambut abu-abu yang lebih panjang daripada tubuhnya sendiri. Seluruh tabung diisi dengan elixir spesial yang dibuat langsung oleh Adrian,Adrian lanjut membacakan perkembangannya.


"Kita sudah bisa melihat sirkuit sihirnya,namun akan butuh beberapa waktu baginya untuk hidup... Meskipun begitu ini masihlah cangkang kosong,aku memerlukan DNA asli darinya dan juga jiwanya,dan anehnya jiwa orang ini tidak ada di dunia bawah ataupun Celestia..."

__ADS_1


Regal mengangguk dan menjawab. "Aku akan mengurusnya,kerjakan saja sisanya,aku sendirilah yang akan mengurus jiwa dan DNA orang ini..."


Adrian melihat Regal yang kembali ke dunia atas,Adrian kemudian melihat tabung itu dan menyentuhnya dengan telapak tangannya. "Jelas ini akan menyebabkan kericuhan,namun ini semua jelas karena mereka sendiri." Adrian kemudian berjalan pergi menjauh dari tabung itu,tatapannya seperti dia tahu ini adalah hal yang salah,namun dia tahu ini satu-satunya jalan,jalan yang tidak akan berani ditempuh oleh Dewa manapun di Celestia. Namun dia mengambil jalan itu meskipun dia harus menerima konsekuensinya,sama seperti apa yang dilakukannya dahulu kala...


__ADS_2