Acha LOVE Story

Acha LOVE Story
(ALS) Satu Setengah Tahun Lalu#Part 3


__ADS_3

Hola semuanya.. Makasih karena kalian masih mengikuti kisahnya Acha .. Dan maaf ya kalo masih banyak typo maupun kesalahan lain🙏🙏 Jang lupa buat like, komen, dan dukungannya😁 Happy Reading🤠


"Makasih ya Kak, udah nganterin Acha pulang lagi," ucap Acha sembari turun dari motor.


"Iya, santai aja kali, Cha. Oh ya, Cha, boleh pinjem HP kamu?" tanya Rey masih di atas motornya.


"Emang mau buat apa?" ujar Acha sembari memberikan HP nya kepada Rey.


Rey pun mengetikkan sesuatu pada HP Acha. Sesaat kemudian HP milik Rey berbunyi. "Ini nomor aku, kalo misal ada apa-apa, nggak usah sungkan buat nelpon ya," ucap Rey dan mengembalikan HP milik Acha.


"Siap bos.. makasih kak!" seru Acha tersenyum bahagia dengan hormat ala tentara.


"Oke, kalo gitu aku pulang dulu, Dahh~" ucap Rey menyalakan motornya.


"Hati-hati ya, Kak! Dah~" balas Acha sembari melambaikan tangannya. Acha terus menatap kepergian Rey hingga Rey menghilang dari pandangannya.


Ia pun segera masuk ke dalam rumahnya.


...ΩΩΩΩΩΩ...


Jam menunjukkan pukul 9 malam. Acha saat ini tengah berkutik dengan buku pelajarannya. Ia tengah mempelajari materi yang tadi siang disampaikan oleh guru di sekolahnya.


'Drett drett' HP Acha bergetar. Acha segera meraih HP nya. Dilihatnya sebuah pesan masuk. Tertulis nama 'Kak Rey' yang mengiriminya pesan.


Cha lagi apa?


^^^Acha lagi belajar^^^


Eh maaf,, aku ganggu


kamu belajar ya..


^^^Engga ganggu kok^^^


^^^Emangnya kenapa^^^


^^^kok Kak Rey nge-chat Acha??^^^


Nggak papa, sih


Cuma lagi bosen aja😁


^^^Kirain Acha kenapa😒^^^


Jangan marah dong Cha😥


Maaf😞🙏


Cha??


Acha sengaja tak membalas pesan dari Rey. Saat ini ia sedang dalam mode jahilnya. Acha tertawa sendiri ketika membaca pesan-pesan dari Rey.


Cha??

__ADS_1


Kamu marah??


Cha?


Atau kamu udah tidur🧐


Yuhuuu...


Acha...


P


P


P


Chaa..


Acha masih tak membalas pesan dari Rey. Ia tertawa geli ketika membaca pesan tersebut. "Ternyata Kak Rey itu lucu, ya.." gumam Acha masih membaca pesan dari Rey.


P


Acha..


Sayang tolong jang


marah-marah..😥


Seketika Acha berhenti tertawa ketika membaca pesan itu. "Aaaa!!!" teriaknya reflek. Ia langsung menjatuhkan tubuhnya di atas kasur miliknya.


"Eng.. enggak papa kok Kak," balas Acha tergagap.


"Terus kenapa tadi teriak?!" tanya Rega bingung.


"Anu.. em.. tadi ada tokek.. Iya ada tokek, tapi sekarang udah pergi tokeknya. Hehe" jawab Acha dengan tersenyum kikuk.


"Kirain kenapa!! Ya udah buruan tidur.. besok kesiangan lagi!" perintah Rega sembari melenggang menuju ke kamarnya yang ada di sebelah kamar Acha.


"Demi apa?! Kak Rey manggil Acha..??" gumam Acha bertanya pada dirinya sendiri.


Tiba-tiba HP Acha berbunyi. Kali ini Rey menelpon Acha. Tentu saja Acha bingung harus mengangkatnya atau tidak.


"Angkat.. enggak.. angkat.. enggak.. angkat aja deh!" ucap Acha. "Eh tapi kalo diangkat, nanti mau bilang apa?? Haduhh.. angkat nggak ya??" Acha bingung, namun HP nya terus berbunyi.


"Cha!! HP kamu bunyi itu!!!" teriak Rega dari kamar sebelah.


"Iya iya, Acha tau!!!" saut Acha. "Ya udah deh angkat aja kali ya.." sambungnya. Akhirnya ia pun mengangkat telepon dari Rey itu.


"Ha halo," ucap Acha lirih, takut kakaknya mendengar.


"Eh, Cha.. anu.. maaf tadi aku nggak maksud buat sengaja manggil kamu gitu.. itu tadi cuma lirik lagu kok.. maksud aku biar kamu nggak marah aja.." jelas Rey langsung to the point.


"I iya nggak papa kok, Kak. Acha juga tau kok, hehe," balas Acha diakhiri tawa gagu nya. 'Ngarep banget sih kamu Cha.. mana mungkin Kak Rey beneran manggil kamu kek gitu..bodoh amat sih kamu, Cha!!' batin Acha merutuki dirinya sendiri.

__ADS_1


"Kamu..nggak marah kan, Cha??" tanya Rey agak ragu.


"Enggak lah kak. Masa Acha marah cuma gara-gara begituan. Lagian Acha juga tau kok lagunya. Suka malah!" jawab Acha jujur.


"Emang kamu tau lagunya?? Coba kalo bisa nyanyi!" tantang Rey dengan nada mengejek.


"Ihh, jangan remehin Acha yaa! Pasti Acha bisa lah!!" balas Acha songong. "Nih Acha bakal nyanyiin,, dengerin ya!!" sambungnya.


Acha pun mulai menyanyi dengan suara lembut dan merdunya.


Sayang, ada apa?


Tolong jua bicara


Hapus tu aer mata


Jang biking par luka


Sayang, bilang jua


Selama masih ada


Buang senyum jua


Cinta tetap ada


Sayang, tolong jang marah-marah


Tolong katong baku percaya


Serius yang beta su tanam


Seng mungkin akang mau barubah


Sayang, tolong tetap percaya


Cinta ini seng kan kamana


Serius yang beta su tanam


Cinta ini dalam-dalam


Merasa tak mendapat respon dari Rey, Acha pun langsung menghentikan nyanyiannya.


"Gimana? Bagus kan suara Acha?? Makanya nggak usah ngeremehin Acha.. kalo masalah nyanyi mah Acha nomer satu!!" beo Acha sombong, setelah selesai menyanyikan lagu tersebut.


"Haloo.. Kak Rey??!" panggil Acha karena ia masih tak mendapat respon dari Rey. 'Apa Kak Rey udah tidur ya??' batinnya bertanya-tanya.


"Buruan tidur Cha!!" teriak Rega dari kamar sebelah. "Bukannya tidur, malah nyanyi-nyanyi nggak jelas!! Awas ya kalo besok susah dibangunin, kakak tinggal kamu!!" oceh Rega mengancam.


"Iya.. iya.. ini juga baru mau tidur!!" balas Acha jengah. "Selamat malam Kak Rey," bisik Acha ke HP nya, lalu ia pun memutuskan sambungan teleponnya dan menuju ke dunia mimpinya.


Flashback Off

__ADS_1


...……****……...


__ADS_2