AKU MENJADI PUTRI

AKU MENJADI PUTRI
BAB 21


__ADS_3

Seminggu kemudian....


Pengerjaan renovasi mulai pada tahap pengerjaan.


*******


Saat makan malam berlangsung......


'' ayah.'' kata verlita


'' iya sayang..''jawab Raja


'' Renovasi kamar ku di mulai besok..'' kata verlita sengaja tak di teruskan


'' ehm.Bailon juga bilang minggu ini mulai pengerjaannya..'' kata Raja


''jadi...boleh kah aku tidur dengan ayah sampai kamar ku selesai?'' tanya verlita


'' tentu saja...ayah senang sekali mendengarnya...'' kata Raja


'' ahhhh aku juga mau tidur dengan mu seperti dulu....'' rengek Dave


'' jangan dengannya.tidur dengan kakak saja,kalau kau bosan tidur di kamar ayah.'' sahut Ragel


''aku mau tidur dengan ayah saja...kalau kak ragel dan kak Dave kesepian,,menikah saja..'' ledek verlita


" benar itu..kapan kalian akan menikah? ayah sudah tua..." kata Raja


" kak Ragel saja duluan..." kata Dave


" tunggu verlita menikah..." kata Ragel


" baiklah..kalau begitu aku akan segera mencari calon suami..." tutur Verlita


Semua melihat serius ke arahnya..


" aahhhhh aku hanya bercanda..."" kata verlita


" hhhhh "" suara desahan lega terdengar dari Raja dan Pangeran.


'' tenang saja...belum ada yang menarik perhatian ku sekarang.tapi ku sarankan,,,jika nanti aku dekat dengan laki-laki,jangan pernah menyulitkan laki-laki itu.aku tau bagaimana sifat protektif orang-orang di sekelilingku....'' sindir verlita


'' itu seperti ancaman buat kami...'' kata Dave


'' hehehe..lebih tepatnya adalah peringatan..aku serius ya..'' kata verlita


'' ya ya ya...ayah tak akan melarang mu..asal dia laki-laki yang bisa menjaga mu..'' kata Raja


'' aku tipe pemilih ayah...tenang saja....'' kata verlita


'' hahahahha''


semua jadi tertawa mendengar perkataan verlita.


perbincangan yang selalu di selimuti dengan canda tawa.


#######


Renovasi kamar verlita pun akhirnya di mulai.Dista membawa teman-temannya ke istana.


Bailon terus mendampingi mereka dan menyiapkan segala yang di butuhkan.


Bailon melihat kecakapan Dista dalam memimpin teman-temannya.


Terdapat jiwa memimpin pada diri Dista.Awalnya Bailon takut akan hasilnya nanti,tapi karna di lihatnya Dista melakukan dengan penuh percaya diri akhirnya dia bisa tenang.


Tapi sampai sekarang Bailon masih memikirkan perkataan verlita.apa sebenarnya permintaan putri?

__ADS_1


itu yang selalu di pikirkan Bailon.


karna mendampingi Dista,bukannya sudah termasuk permintaan?


Bailon belum menemukan jawaban itu.


yah...bagaimana pun tak ada yang bisa membaca pikiran verlita...


Tunggu semua ini selesai..maka ia akan mendapatkan jawabannya.


*****"


Malam harinya verlita tidur bersama Raja...


Nuansa kamar yang tak berubah sejak Ratu meninggal...


nampak bahwa Raja ingin menyimpan kenangan bersama istri nya..


Verlita berbaring di samping Raja ...ia menempel pada raja.


''Ayah....aku rindu ibu..'' kata verlita dengan suara kecil dalam pelukan raja


'' ayah juga...'' raja mengusap rambut verlita


air mata mengalir di pipi mereka berdua..


'' maafkan aku ayah...hiks hiks'' tangis verlita pecah


'' itu bukan salah mu sayang...'' kata Raja


'' itu salah ku ayah...kalau bukan karna ide ku,ibu pasti masih bersama kita''


'' jangan berfikir seperti itu...ini karna kelalaian ayah yang tak menjaga keluarga kita dengan benar..'' jelas Raja


'' bukan ayah....itu salah ku...'' kata verlita


'' apa ayah akan berfikir seperti itu?'' tanya verlita


'' ya...ayah akan berfikir seperti itu jadi kamu juga jangan menyalahkan dirimu sendiri'' kata raja


Verlita mengusap air matanya.ia menatap wajah ayahnya dengan lekat.


pria paruh baya,,tetap tampan walau keriput di wajah nya mulai terlihat.


'' aku tau selama ini ayah menutupi perasaan ayah pada kami.ayah selalu menyalahkan diri sendiri atas kematian ibu...aku hanya tak berani bertanya..tapi tau kah ayah,,?,aku selama ini tak ingin keluar dari istana karna aku tak ingin ayah mencemaskan ku...aku ingin memberikan waktu untuk ayah menenangkan hati.sekarang sudah saat nya ayah melepas semua itu....'' tutur verlita


Raja menutup wajahnya dengan kedua tangannya.Raja pun menangis di depan verlita.


Lama....tangisan raja memecah keheningan kamar itu.


Verlita menepuk punggung raja,,membiarkan ayahnya menangis sepuasnya.


Biarkan rasa penyesalan yang sudah bertahun-tahun menghantui ayahnya..terlepas malam ini.


Verlita ingin ayahnya tetap merasakan kebahagian walaupun sang ibu telah tiada.


'' aku sayang ayah....'' itu lah kata-kata yang bisa di ucapkan verlita sebagai tanda penghiburan


Raja pun semakin sesenggukan mendengar kata itu..


kata yang mudah di ucapkan tapi saat terdengar malam ini,,,semua itu terasa hangat...


Verlita memeluk ayah nya....tak lama suara tangis itu mulai terdengar samar...


di lihatnya wajah ayah nya....


tertidur.....

__ADS_1


Raja yang lelah setelah menangis dan meluapkan emosinya,kini telah tertidur lelap.


selama bertahun-tahun raja yang sulit untuk tidur..kini dia bisa menikmati tidur nya.


Verlita yang di samping ayahnya pun tersenyum.


'' ayah seperti bayi yang lelah menangis ''


verlita terus memeluk ayahnya dan ikut tertidur...


malam yang menguras emosi...


rasa penyesalan bertahun-tahun akan di putuskan malam ini...


seakan dewa pun melihat kehangatan ayah dan anak itu..membuat udara malam terasa nyaman dan membawa mimpi yang indah...


#######


Pagi pun tiba.....


Raja dengan wajah berseri nya menyantap makanan dengan lahap.


aura bahagia yang sudah lama tak terlihat..


" ehem...apa ada cerita yang tak kami ketahui.."tanya Dave..


Raja dan verlita hanya tersenyum...


" ahhh ayah curang...."" rengek Dave


" ini rahasia.." kata Raja dengan senyum menggoda Dave


gelak tawa pun menghiasi pagi mereka...


"ehm oh iya..aku mau berbicara sesuatu..." kata verlita tiba-tiba


Raja dan pangeran hanya mengerutkan dahi.merasakan sedikit aura serius datang menghampiri.


" setelah kamar ku selesai..aku ingin melakukan sesuatu..." kata verlita terputus


" apa ? jangan membuat orang penasaran...."kata Dave


" hahaha...ayah dan kakak jangan terlalu serius begitu..aku hanya ingin menolong orang lain saja kok..." kekeh verlita


" iya apa ?? " tanya Dave yang sudah tak sabar


" aku ingin menerbitkan suatu berita di surat kabar..."


kata verlita


" berita apa?" tanya Raja


" nanti saja kalau desain kamar ku sudah selesai..." kata verlita membuat semua penasaran


" arrrgghhh lama-lama aku bisa mati penasaran karna ulah mu..." kata Dave geregetan dengan verlita


" hahahha" tawa verlita


Raja dan Pangeran cemberut karna tak di beri tahu oleh verlita.


" ayah saja yang menghadapi kalau ada masalah yang di timbulkan verlita...kami sudah cukup dengan dokumen di atas meja.." kata Ragel


" aku setuju. karna kali ini aku ingin ayah yang menghadapi ide verlita.kita semua tau..pemikiran verlita selalu tak dapat kita tebak."" tutur Dave


" bukan begitu kakak...aku tak berfikir yang aneh-aneh kok..hanya saja itu akan aku katakan jika sudah waktunya."" jelas verlita


" iya adik ku sayang...."" rayu Dave

__ADS_1


mereka pun tertawa bersama.


__ADS_2