AKU MENJADI PUTRI

AKU MENJADI PUTRI
BAB 9


__ADS_3

"apa ayah sedang sibuk?'' tanya verlita


''ehm...begitulah..''jawab raja yang tak bisa menutupi


''apa aku boleh duduk di sofa sana..aku janji tak akan mengganggu ayah.


seharian ini aku hanya ingin melihat ayah..'' kata verlita dengan tatapan penuh harap


anna,cailon dan Duke Bailon hanya saling pandang.


''ehm....baiklah...beri tahu ayah jika kau bosan...'' jawab raja sambil memencet hidung verlita


''baik ayah...'' verlita langsung turun dari gendongan raja dan menuju sofa di samping Duke Bailon.


''anna..siapkan cemilan untuk verlita...''


''baik yang mulia...''


anna pun pergi menuju dapur,sedangkan cailon berjaga di luar ruangan.


Verlita memperhatikan Bailon yang sedang membaca berkas di depannya.


''apa tuan putri ingin bertanya..?'' kata Bailon


''hehe..terlihat jelas ya dari wajah ku...'' kekeh verlita malu


''silahkan jika tuan putri ingin bertanya...'' kata Bailon sambil tersenyum melihat tingkah verlita


''apa yang sedang Duke kerjakan..?'' kata verlita sambil menunjuk kertas yang sedang di pegang Bailon


''oh..ini tentang rencana pertambangan yang akan di lakukan di wilayah Barat.."


''buka wilayah baru?'' tanya verlita penasaran


''ya....kami berencana memperluaskan wilayah di sana..''


''apa wilayah Timur, Utara, dan Selatan juga tentang pertambangan??''


''ya..semua wilayah kerajaan Krynova adalah Tanah yang menghasilkan pertambangan.kita melakukan Jual Beli dengan wilayah kerajaan lain..''


''Dimana kantor pusat nya? apa di kota Banglash ini?''


*Banglash adalah tempat kerajaan krynova


''apa itu kantor pusat putri?'' tanya Bailon ingin tau


''(apa disini tidak tau kantor pusat?) maksudku begini...apa semua laporan dari tiap-tiap wilayah di antarkan ke sini?''

__ADS_1


''iya putri..dan semua keputusan di ambil oleh raja''


''lalu setiap wilayah memiliki pemimpin?''


''kita hanya memberikan tanggung jawab pada salah satu bangsawan yang ada di sana. biasanya semakin tinggi nama bangsawan,maka akan ada peluang untuk membantu pertambangan.'' jelas Bailon


''jadi satu keluarga bangsawan itu akan memiliki hak penuh untuk mengendalikan wilayah itu kemudian melaporkan pada raja?'' tanya verlita


''benar putri....'' jawab Bailon


''itu terlalu beresiko dan tidak efektif...'' kata verlita


Raja yang menangkap komentar verlita langsung menoleh ke verlita.


Bailon juga tampak kaget dengan komentar verlita.


''ehm..jadi maksud tuan putri...?? tanya Bailon


''jadi begini...semua pertambangan milik siapa?'' tanya verlita yang mulai ingin menjelaskan


''keluarga kerajaan''jawab Bailon yang mendengarkan dengan antusias begitu juga raja yang langsung menghentikan pekerjaan nya dan melihat verlita.


''kalau satu keluarga Bangsawan yang mengolahnya,itu akan menimbulkan resiko yang banyak.pertama..penyelewengan dana..kedua mereka jadi sok berkuasa di wilayah itu tapi kalau mereka baik itu tidak masalah, ketiga... akan memicu persaingan antar bangsawan di wilayah tersebut.'' jelas verlita


Bailon tercengang.hanya bisa mengangguk setuju.


''bisa kau jelaskan lebih rinci putriku?'' tanya raja dengan tersenyum


''iya ayah...sebenarnya aku punya ide..tapi aku kurang yakin apa disini bisa di gunakan'' kata verlita ragu


''bicaralah...'' pinta raja


''bagaimana kalau di setiap wilayah di dirikan sebuah kantor. eh maksud ku satu bangunan untuk para pekerja.''


Raja dan Bailon masih mencerna penjelasan verlita.


'(apa di dunia ini tidak ada kantor ya..hhhh sulit menjelaskannya.apa lagi dengan umurku yang masih 10 tahun,semoga mereka paham).…ehm....gimana ya jelasinnya..jadi gini ayah..di setiap wilayah kita buat suatu bangunan atau perusahaan yang besar. di dalam nya kita tunjuk 1 orang untuk memimpin tapi harus yang benar-benar jujur dan pintar. kemudian siapkan sekretaris untuk membantunya. lalu cari lagi orang pintar yang bisa melakukan pemasaran dan bagian keuangan. setelah itu cari pekerja yang bisa membantu pemasaran dan keuangan.dan untuk melakukannya harus benar-benar adil. kita harus memberikan kesempatan juga pada rakyat yang memiliki talenta."


jelas verlita


"ehem...sepertinya ayah mulai paham maksud tujuan mu. ayo kita buat rapat bersama keluarga besok. Bailon,kau harus hadir dan mencatat apa hasil rapat besok."


"baik yang mulia..."


"sebenarnya aku masih sulit untuk menjelaskannya secara rinci...tapi aku bersyukur karna ayah mau mendengarkan aku.."


"ayah bangga padamu putri ku...."

__ADS_1


"ya...tuan putri memiliki pengetahuan yang luas.." ucap Bailon yang masih kagum pada verlita


"heheh terimakasih Duke..." jawab verlita malu-malu


######


RAPAT KELUARGA


Semua sudah berkumpul di ruangan keluarga.semua memasang wajah penasaran dengan apa yang di pikirkan verlita.


bagaimana tidak,anak yang baru berusia 10 tahun bisa membuat rencana yang besar.


benar-benar seperti yang sudah di ramalkan.


"baiklah..semua sudah berkumpul.ada yang harus kita diskusikan bersama.verlita memberikan ide yang sangat menarik.aku ingin kalian mendengarkan darinya langsung." kata raja membuka pembicaraan


semua mata memandang ke arah verlita.


"aku jadi gugup ayah...." jawab verlita yang merasa tertekan dengan suasana yang ada


"hei....kenapa harus gugup.kami hanya mengagumi pemikiran mu.bicaralah dengan nyaman adik ku.." kata Dave


verlita pun mulai tenang.


"baiklah....,tapi janji ya jangan bilang aku aneh..?" tanya verlita dengan melihat semua orang.


semua orang pun mengangguk sambil tersenyum tanda setuju.


"jadi...kita akan membuat sebuah perusahaan di setiap wilayah.kita memerlukan orang yang kompeten untuk memimpinnya.karna kita belum tau siapa yang bisa memimpinnya dalam jangka panjang,jadi aku menyarankan agar kak Dave dan Kak Ragel turun tangan untuk sementara mengambil alih."


"bagaimana dengan bangsawan disana?"tanya Dave


"nah...itu poin penting dari rencana ini.kita harus bisa menghilangkan diskriminasi.kita tidak boleh membuat 1 bangsawan yang mengambil alih.


contoh,..kak Ragel jadi pimpinan,Bailon membantu jadi sekretaris.setiap ada masalah harus ada persetujuan dari kak Ragel. dan setiap ada masalah hanya kak Ragel yang bisa menghadap kantor pusat yaitu Ayah. dan hanya untuk masalah yang besar saja yang di laporkan.untuk masalah kecil,setiap pimpinan harus bisa mengambil keputusan demi kemajuan di wilayah tersebut.jadi ayah hanya akan membantu jika ada masalah besar,..dan jika ada keputusan besar yang mengharuskan raja turun tangan."


"ehm...sepertinya itu bagus..jadi ayah mu bisa lebih banyak istirahat..hehehe" kata ratu


"tapi itu baru gambaran kecilnya ibu..." kata verlita


"lanjutkanlah verlita..."kata Ragel yang penasaran


"pokok intinya...kita bikin percobaan dulu di 1 wilayah.kita buat 1 perusahaan di sana. desainya bisadi buat dengan 3 lantai cukup.dan tidak ada dinding di dalamnya..biarkan luas seperti aula.setelah itu baru di susun meja seperti sekolah.nanti aku akan mengirim desainnya."


"Bailon,sudah kamu catat?"tanya raja


"sudah yang mulia"

__ADS_1


"untuk sekarang kita ambil wilayah Barat sebagai percobaan.tapi kita jangan membocorkan rencana ini dulu.buat lah bangunan seperti yang di deskripsikan verlita dulu.kemudian kita buat rapat lanjutan lagi saat bangunan telah selesai.." kara raja


__ADS_2