AKU MENJADI PUTRI

AKU MENJADI PUTRI
BAB 28


__ADS_3

##### NEGARA MELVIS #####


Bukan hal mudah...


timbullah paceklik di Melvis....


dalam beberapa bulan dana pajak harus di keluarkan untuk rakyat.


Pangeran Hail memanfaatkan simpati dari rakyat.


Hail membuat rakyat bersatu...


Tak lama rakyat pun kembali kelaparan...


banyak bangsawan yang menimbun makanan untuk diri mereka.


Hail menahan amarah atas perlakuan para bangsawan.


lalu Raja membuat keputusan untuk mengeluarkan harta masing-masing bangsawan.dan di berikan untuk rakyat.


tentu saja banyak penolakan dari bangsawan.


banyak bangsawan yang memilih untuk meninggalkan Melvis.


sebagian lagi ada yang menuruti keputusan Raja...


hingga bisa di katakan..mereka hanya memiliki cangkang yang kosong.


tujuh bulan pergulatan itu berlangsung...


dan angka kematian sudah mulai bertambah...


Dengan membuat pembukuan baru...


Raja membuat pengaturan baru...


di ubahnya segala peraturan yang merugikan rakyat..


Bangsawan yang keluar dari Melvis langsung di hilangkan.


Bangsawan yang membangkang di Cemooh dan di hancurkan oleh rakyat.


Setelah semua memiliki kehidupan yang rata...


tepatnya sembilan bulan..


keluarlah kebijakan reformasi dari Raja....


Semua sama..


tak ada perbedaan kasta...


semua di mulai dari nol....


membangun negara yang baru...


segala keputusan akan berada di tangan Raja...


jika Raja tak memihak rakyat,,maka akan di gantikan..


Semua mematuhi kebijakan....


Lalu kerajaan mengeluarkan dana pribadi dan di bagikan kepada semua rakyat.


Dan.....kabar ini pun di dengar oleh Krynova..


mulailah pergerakan...


satu per satu negara memulai kembali bekerja sama dengan Melvis.


Di produksi lah kembali obat-obatan...


masuk lah sandang pangan dari negara lain...


Pas satu tahun...


keadaan hampir stabil...


tidak adanya kelaparan...


lalu yang tadinya bangsawan,sekarang bekerja seperti rakyat yang lain..


bahkan saran dari Krynova agar Melvis membuat perusahaan,mulai dalam perencanaan.


perlahan tapi pasti...


keadaan rakyat benar-benar mulai membaik....


Walaupun masih jauh dari kemakmuran,tapi itu merupakan langkah besar yang bagus.


tak semudah membalikkan telapak tangan,,semua itu butuh proses..


Masih banyak yang harus mereka lakukan..


mulai dari kebutuhan pokok yang harus benar-benar merata..


gaji yang memadai...


pendidikan yang baik..

__ADS_1


kesehatan yang terjamin...


bahkan menyatukan seluruh rakyat untuk maju...


Semua itu butuh waktu yang lama...


perlu proses yang harus di lakukan dengan hati-hati..


tak ada manusia yang benar-benar baik di dunia ini..


terkadang keadaan yang memburuk membuat seseorang berubah..


perbedaan yang terjadi di masyarakat harus benar-benar di lakukan pendekatan secara langsung..


pemahaman yang harus di berikan dengan lembut...


tentu saja kritik dan saran harus di terima dengan baik...


banyak yang di butuh kan untuk mempelajari hal itu..


bukan hanya pendidikan yang di butuhkan rakyat..


tapi lingkungan sekitarnya juga penting.


semua itu harus di perlihatkan oleh keluarga kerajaan...


Raja yang mau mendengar..


Raja yang mau melihat...


Raja yang mau mengulurkan tangan...


itu harus di mulai dari sekarang...


dan menjadi pedoman para rakyat...


sehingga canda tawa akan terus terdengar bahkan saat di sudut ruangan...


udara yang terhirup pun akan terasa manis...


langit semakin cantik....


sungguh indah bukan....??


#######


\*\*\*\*\****KRYNOVA***\*\*\*\*


Bukan hanya Melvis yang sibuk...


tentu Krynova juga tak kalah sibuknya...


kini harus di tambah dengan membantu Melvis.


Dana..


Pembukuan..


Semua harus bertambah lagi....


tentu saja waktu juga bertambah....


Setelah semua kejadian Melvis selesai...


Krynova mengembalikan dana-dana ke tempatnya..


keuntungan??


tentu saja tidak ada....


hanya rasa puas karna melihat Melvis berhasil...


itu yang namanya keuntungan...


Obat-obatan yang pernah di timbun,masih sisa sedikit..


lalu di masukkan ke bendaharaan untuk rakyat.


setelah semua beres..rasa lega menyelimuti...


*******


Siang hari di kamar Verlita....


'' Anna....'' kata verlita yang telentang di atas kasur


'' iya putri...'' jawab Anna


'' aku bosan...enaknya ngapain ya..?'' kata verlita


'' hmm apa putri mau jalan-jalan?'' tanya Anna


verlita menggeleng...


'' bagaimana kalau kita menemui pangeran?'' ajak anna


'' gak mau...nanti kakak terganggu . lagi banyak pekerjaan di sana...'' kata verlita


Anna terdiam...mencari usulan tapi tak membahayakan Verlita.

__ADS_1


'' ehhh...tapi aku kan bisa membantu kakak'' kata Verlita tiba-tiba


Verlita langsung duduk


'' ayo anna kita ke tempat kakak.aku ganti baju dulu...'' kata verlita semangat


'' baik putri..'' Anna tersenyum


Setelah mengganti baju Verlita bersiap untuk pergi.


tentu saja Cailon dan Anna terus menempel...


menggunakan kereta kuda mereka menuju perusahaan...


Saat tiba di perusahaan Verlita melihat pemandangan yang berbeda...


Ada nya resepsionis...


meja yang tertata rapi..


karyawan yang fokus dengan pekerjaan masing-masing...


intinya lebih terlihat layaknya perkantoran..


tentu saja Verlita harus mengikuti prosedur yang ada sebagai contoh tak menggunakan statusnya.


Verlita menghampiri resepsionis...


'' selamat siang...apa pangeran ada di dalam?'' tanya Verlita sopan


Bagi sebagian karyawan tentu saja mengenali Verlita.


tapi karna pegawai resepsionisnya baru jadi bertanya tantang identitas Verlita.


'' maaf dengan siapa? '' tanyanya sopan juga


'' ehm..bilang saja Verli...'' jawab verlita


'' baik..mohon tunggu sebentar.silahkan duduk di kursi sebelah sana...'' kata resepsionis


Resepsionis itu pergi ke ruangan pangeran dan mengatakan ada tamu bernama Verli datang ingin bertemu.


'' Verli..??'' kata Dave dan Ragel bebarengan


Resepsionis itu memberi tahu ciri-ciri Verlita..


Lalu turun lah Dave ke bawah untuk melihat langsung.


'' Verlita.....?'' kata Dave saat melihat adiknya duduk di tempat tunggu


'' selamat siang pangeran...'' ledek Verlita


Resepsionis yang melihat itu hanya bengong penuh pertanyaan.


'' Lea...kalau wanita ini datang,langsung saja kamu antar ke ruangan ku.'' perintah Dave pada resepsionis itu


'' Baik pangeran...'' jawab Lea


Pergilah Dave membawa Verlita beserta Cailon dan Anna ke ruangannya.


'' kakak...'' sapa verlita pada Ragel saat masuk ruangan


'' wahhh.....Verli...?..hahhahha kakak kira siapa itu Verli...'' kekeh Ragel


'' hei...emangnya ada wanita lain yang bernama Verli..?'' tanya Verlita


'' tentu saja ada..Verlina,Verlisa,Verlica....banyak kan?'' jawab Ragel


'' siapa mereka??'' tanya Verlita penasaran


'' siapa? orang lah..'' jawab Ragel berkilah


'' aaaahhhh jangan-jangan pacar kakak ya..'' ledek verlita


'' bukan....mereka hanya sebagian wanita yang mengejar-ngejar kak Ragel...'' sahut Dave


'' wahhh ternyata kakak populer juga ya...'' kekeh verlita


'' percuma populer tapi tak pernah menjalin hubungan...'' ledek Dave


'' heiii ada saatnya itu...'' kilah Ragel


'' oohhh berarti kak Dave pernah pacaran dong....'' tanya Verlita


'' tentu saja...'' jawab Dave bangga


'' percuma juga pacaran tapi gak pernah ketemu..'' Ragel balas ledek


'' itu karna banyak sekali pekerjaan kita....'' jawab Dave lesu


''hhhhhhh ternyata semua orang tak ada yang benar-benar mengerti cinta....'' desah verlita


'' ya...kita sama...'' jawab Ragel


'' hahahhaha'' semua tertawa


Canda tawa mereka memenuhi ruangan...


sedikit melepaskan penat karna banyaknya pekerjaan..

__ADS_1


untung saja Verlita datang...setidaknya dapat membuat Ragel dan Dave terhibur...


__ADS_2