
Pesta pun berjalan dengan lancar..Verlita yang lelah tertidur di pangkuan raja.
Anna di minta Raja untuk memindahkannya ke kamar.
####
PAGI HARI...
Verlita bangun dengan semangat nya.dia bergegas merapikan diri.
''anna...ayo buruan..aku mau ke ruang makan'' kata verlita
''iya tuan putri,,,''jawab anna sambil menggelengkan kepalanya melihat tingkah imut verlita
''tolong ikat rambut ku...'' kata verlita
''baik putri..''
verlita memakai baju biru,dengan rambut yang di gelung ke atas.tampak cantik....
anna dan Lia yang melihatnya bangga akan kecantikan verlita.
''tuan putri sangaaaatt cantik....''kata Lia
''hehehe mungkin karna ibu juga cantik..'' jawab verlita yang juga mengagumi kecantikannya
''baiklah..semua sudah siap putri.mari kita ke ruang makan..''kata anna
''dimana Cailon..??''tanya verlita
''Dia sudah menunggu di luar tuan putri..''
''oke..ayo kita pergi..''
di depan pintu sudah ada cailon yang menunggu..
''selamat pagi tuan putri...'' hormat cailon
''pagi cailon...coba lihat,,apa aku sudah cantik?'' tanya verlita dengan polosnya
anna dan lia yang melihat hanya terbengong.cailon juga jadi tergagap.
''putri selalu terlihat cantik...''jawab cailon denga senyum tulus
''hehehehe...'' verlita hanya tertawa kemudian berjalan ke arah ruang makan..
####
DI RUANG MAKAN
semua sudah berada di atas meja makan. hanya verlita yang terakhir datang
"selamat pagi ayah,ibu,kakak....''sapa verlita membuat semua melihat ke arahnya
''pagi sayang...sini duduk di samping ibu''jawab ratu
verlita mengarah ke kursi yang ada di samping ratu.
''waahhh di lihat bagaimana pun,,adik ku ini memang sangat cantik'' kata pangeran Ragel
''kakak tidak tau saja..banyak sekali undangan untuk nya setelah ulang tahun pertama verlita'' lanjut pangeran Dave
''sepertinya kita harus lebih ketat lagi'' celetuk raja
semua pun tertawa bersama...verlita hanya ikut-ikutan tertawa
mereka pun menyelesaikan sarapan pagi..dan melanjutkan ke ruang keluarga.
''verli...ayah membawa hadiah untuk mu..'' kata raja yang langsung memberikan sebuah kotak pada verlita
__ADS_1
''ini apa ayah? boleh ku buka?''
''tentu saja..''
verlita langsung membukanya..
sebuah kalung berwarna biru senada dengan matanya..
''indah sekali....terimakasih ayah..'' kata verlita dan langsung memeluk raja.
''iya sayang....''
''kakak juga ada hadiah untuk mu..tapi nanti saja kakak tunjukan...'' kata Ragel
''em.! terimakasih kakak'' jawab verlita sambil mengangguk
''sekarang kita akan sering berkumpul...kami semua bersalah karna tak berada di samping mu sayang...'' kata ratu
''tidak ibu...aku mengerti keadaan nya.kalian tidak salah apa-apa..'' jawab verlita
semua tersenyum haru setelah mendengar penjelasan verlita
''baiklah...anak ayah memang luar biasa. sebagai hadiah tambahan...apa ada yang kau inginkan?'' tanya raja
''ehhhmm....sebenarnya aku ingin sekali ke perpustakaan.'' kata verlita ragu
''tapi katanya anak seumur ku tidak cocok disana...''lanjut verlita terlihat murung
"apa ada buku yang kau butuhkan?" tanya Dave
"aku ingin membaca buku...aku suka membaca."
jawab verlita dengan malu malu
semua orang terperangah dengan kemauan verlita.anak yang baru berusia 4 tahun tapi sudah memiliki minat untuk belajar.
"baiklah...gunakan saja perpustakaan kakak.kakak kurang suka membaca.tapi kalau mau yang lengkap,bisa minta ke kakak mu Dave." jawab Ragel
semua orang jadi iri melihatnya..
"sepertinya aku harus berusaha lebih keras..." guman Dave yang tampak cemburu dengan Ragel.
######
Hari-hari pun berlalu...kini Verlita sering menghabiskan waktunya di perpustakaan Ragel.
dia menikmati buku-buku yang di bacanya.
karna di kehidupan yang dulu dia tidak dapat menikmati masa-masa belajar...sekarang dia tidak ingin menyianyiakan waktunya.
"aku ingin menikmati membaca buku..uwahhhh bukunya tebal semua..dulu aku hanya bisa membaca dari buku yang di bawa oleh donatur.sekarang semua buku-buku yang terlihat mahal ini ada di depan ku....!!" kata verlita saat takjub dengan apa yang di lihatnya....
bahkan semangatnya tidak pernah hilang...
Kini keluarganya yang merasa kehilangan nya.karna susah sekali jika ingin menemuinya.
setiap kali ibu ke kamarnya,pasti dia sedang ada di perpustakaan. bahkan ayah dan kakak-kakak nya juga.
sebulan ,2 bulan...terus berlanjut...
verlita hanya berkumpul saat makan pagi dan malam...
seterusnya dia tidak terlalu tertarik dengan yang lain.
Dia hanya ingin belajar di perpustakaan.
bahkan karna rasa sukanya pada belajar,raja mencarikan guru pendamping untuk nya.
tanpa terasa...waktu pun bergulir....
####
__ADS_1
SEPULUH TAHUN KEMUDIAN
Wajah cantik verlita yang sudah berumur 10 tahun..
sangat lah cantik....
kepintaran yang ia miliki pun tak dapat di pungkiri.
berkat buku-buku yang ada di perpustakaan,,verlita jadi mengerti tentang kerajaan,politik,bahkan perdagangan.
sungguh pencapaian yang sangat mengagumkan.
bahkan verlita puas dengan apa yang telah ia lakukan,tentu saja semua itu di awali dari rasa penasaran.
####
Suatu pagi terjadi keributan di kamar verlita..
"Anna....aku tak suka baju itu...itu membuatku tampak glamor..."rengek verlita
"hei hei......lihat dulu.siapa ini yang sekarang sudah bisa mengucapkan kata glamor?? ternyata tuan putri sudah dewasa ya...." goda anna karna akhir-akhir ini verlita menunjukan sifat yang berbeda.
"ini terasa berat anna.....aku mau yang bahan nya gak tebal seperti ini...." verlita tak mau kalah
"hahaaha baiklah-baiklah...untuk sementara tuan putri pakai ini dulu ya...setelah ini saya akan memesan ke butiq kerajaan untuk mendesain ulang baju tuan putri." jawab anna menjelaskan
"hem..baiklah..."
anna pun membantunya memakai baju...
"anna...apa kamu tidak ingin mencari tambahan pelayan ? semenjak Lia menikah dan pergi ke kampungnya,,semua kebutuhan ku kamu mengurus sendirian.kamu pasti lelah...."
"tidak putri....saya sangat senang melakukan semua itu.saya senang melihat tuan putri yang tumbuh setiap hari."
"terimakasih anna..." jawab verlita sambil memeluk anna yang sedang menyisir rambutnya.
"sama-sama putri..."
"anna...ayo kita ke tempat Ayah.."
"ehm...apa putri ada keperluan?" tanya anna
"aku hanya rindu pada ayah...heheheh"
"baiklah...ayo kita kesana"
"Cailon.......!" teriak verlita...tak lama cailon muncul dari balik pintu
"ayo ke ruangan ayah..."
"baik putri..."
#####
RUANGAN KERJA RAJA
Tampak raja yang sedang sibuk dengan berkas-berkas yang menggunung. bahkan Duke Bailon sudah terlihat kusut melihat banyaknya kertas yang ada di depannya juga.
TOK TOK TOK
"masuk.." jawab raja yang tetap sibuk dengan berkas-berkasnya
"ayaaaahhhh....'' teriak verlita yang langsung menghampiri kursi ayahnya
raja kaget dan langsung berdiri menyambut putrinya.dia menggendong verlita...
''putri ayah sudah besar ternyata,,,,''
''hehehe....aku setiap hari di beri makan enak oleh anna''
''hahhahaha'' tawa raja...
__ADS_1