
Beberapa hari kemudian ....
Siapa sangka, kini Aaron tengah berada di sebuah tempat yang tak akan mungkin diketahui oleh siapapun. Ia berada di sebuah rumah kecil sewaan miliknya. Di ruangan ini, Aaron akan mulai mengurus semua kasus yang menimpa keluarga Ellea.
Bukti-bukti yang Ellea rekam, dan potret, akan Aaron buat menjadi sebuah replika sesuai aslinya. Ellea tak membawa berkas milik Jordan sedikitpun. Ia hanya menggunakan perekam canggih milik Aaron.
Dari rekaman itu, Aaron bisa mengerjakan semuanya, dan membuat berkas-berkas itu mirip dengan berkas asli yang ada di ruangan rahasia Jordan. Ellea tak ingin Jordan mengetahui bahwa ini adalah perbuatannya. Ellea sendiri yakin, jika ini adalah cara terbaik untuk menghancurkan Jordan.
Aaron memang sengaja keluar dari rumah Gavin, karena ia berniat untuk membantu Ellea menuntaskan masalah ini. Selama ini, Aaron selalu patuh, menuruti keinginan Gavin dan juga keluarganya.
Sebenarnya Aaron tahu, jika Jordan Alexander adalah seorang penjahat dalam dunia bisnis. Aaron sering kali mengetahui, jika Jordan Alexander melakukan kejahatan dan mencuri perusahaan orang lain. Pernah sekali dua kali, Aaron diberi uang tutup mulut oleh Jordan. Beberapa kali, bahkan Aaron pernah memakan uang haram itu.
Namun kali ini ia telah sadar, jika semua yang telah dilaluinya, adalah hal yang sangat merugikan bagi orang lain. Aaron tak memiliki kekuatan untuk melawan pada saat itu. Perihal Gavin tahu atau tidak tentang semua ini, Aaron masih belum bisa menjawabnya.
__ADS_1
Yang jelas, semua usaha Jordan Alexander dalam merebut saham orang lain, tak lepas untuk kebahagiaan dan kemajuan seorang Gavin. Jordan melakukannya untuk Gavin. Apa mungkin Gavin tak mengetahui apapun?
Aaron mencoba menghubungi Ellea, ia telah memeriksa rekaman berkas itu, dan tak lama lagi, replika berkas Jordan akan berhasil dibuat. Replika yang benar-benar mirip hampir 95%. Orang lain akan menduganya bahwa surat itu sama persis.
"Halo, Aaron, ada apa?" sapa Ellea di ponselnya.
"Nona, aku hampir menyelesaikan pekerjaanku. Kau bisa tetap sabar dan menunggu, kan? Temanku sedikit kesulitan membuat tanda tangan di berkas ini," ucap Aaron.
"Ya, Nona. Semua akan sama persis. Namun, jika semua bukti kita telah kuat, ada satu masalah besar yang harus kita hadapi, Nona." ucap Aaron masih dalam panggilan teleponnya.
"Oh ya? Apa itu?" Ellea penasaran.
"Kurasa, semua pengadilan, semua pengacara, dan bahkan beberapa jajaran polisi, ada yang sudah bekerja sama dengan Jordan Alexander Nona. Walaupun kita mencoba untuk melaporkannya, jika mereka telah bekerja sama dengan Jordan Alexander, kita tentu saja akan kesulitan untuk melawan mereka. Sampai saat ini, aku masih belum menemukan siapa penegak hukum yang tidak diberi uang oleh Jordan Alexander. Itu sangat sulit untuk menemukannya, Nona. Aku pun benar-benar kebingungan, bagaimana cara mengetahui siapa saja penegak hukum, yang benar-benar bisa mengadili orang-orang seperti kita." jelas Aaron.
__ADS_1
"Oh, rupanya selama ini tak ada yang berani menggugatnya, karena memang Jordan juga telah menyuap para penegak hukum kita? Jadi sebenarnya, bukan tak ada yang melaporkannya, hanya saja mereka yang seharusnya mengadili, sering kali menutup kasus ini. Benar begitu?" terka Ellea.
"Iya, Nona. Rata-rata mereka telah mendapat suap dari Tuan Jordan. Kurasa, kita harus benar-benar membuat perisai yang kuat, dan melaporkannya pada orang yang tepat." ucap Aaron.
"Aaron, apa kita harus mengatakannya pada Gavin?" tanya Ellea.
"Coba saja, Nona. Hanya saja, Tuan Gavin pun sebenarnya pasti mengetahui perilaku Tuan Jordan sejak dulu. Namun, jika untuk tragedi keluarga Nona, sepertinya dia tidak tahu, karena kejadian pada Patrice grup, merupakan yang terakhir kalinya. Banyak rencana yang Tuan Jordan ingin lakukan, hanya saja setelah mereka melakukan kesalahan, rencana itu jadi terbengkalai dan Jordan belum memulai lagi."
"Aku tak yakin Gavin sepenuhnya akan mendukungku. Kurasa, Gavin sebenarnya tahu perbuatan Tuan Jordan, namun Tuan Gavin memutuskan untuk diam, ia lebih baik mencari jalan tengah dan membiarkan semua baik-baik saja." tambah Aaron.
"Apa kau yakin, dia tak tahu insiden yang menimpa keluargaku?" tanya Ellea serius.
*Bersambung..
__ADS_1