Anak Genius : First Night With CEO

Anak Genius : First Night With CEO
Bab 88. Tears ....


__ADS_3

Beberapa hari sebelum penangkapan Jordan terjadi ....


Dari meja kerjanya, seseorang yang tengah berkeringat, tengah membereskan sesuatu. Dia harus bergerak cepat, sebelum semuanya berimbas juga padanya. Dialah Donny Winn, CEO dari Winn Grup, yang merupakan adik kandung Hendrick Patrice.


Donny mencium kabar, bahwa Jordan telah tertangkap basah oleh keluarganya karena kasus akuisisi perusahaan secara ilegal yang dilakukannya. Semua usaha itu, tak luput dari bantuan Donny, selaku adik Hendrick. Donny bekerja sama dengan Jordan, agar memudahkan Jordan mendapatkan apa yang ia inginkan.


Rencana mereka berjalan dengan mulus, hingga apa yang mereka inginkan dengan mudahnya tercapai. Karena mereka mulai senang menjalankan bisnis ilegal ini, tak hanya Patrice grup yang mereka incar, tapi Jordan juga terus mencari orang-orang bodoh yang bisa dia kelabui.


Perebutan kekuasaan Patrice Grup, memang didasari oleh keinginan balas dendam yang tinggi. Setelah Jordan berhasil, tentu saja banyak pengusaha yang takut dan takluk padanya. Karena kejadian ini, Jordan sering kali memanfaatkan keadaan dan membuat lawannya hancur.


“Semua sudah selesai. Aku harus segera menemuinya, aku harus membuat dia yakin padaku. Aku harus melindungiku. Jika Jordan tertangkap, aku pasti terbawa-bawa akan masalah besar ini.” Ucap Donny ketakutan.


Setelah selesai mengumpulkan berkas dan barang bukti, Donny segera bergegas untuk pergi ke suatu tempat. Ia harus punya perlindungan, ia tak bisa berlindung sendiri. Jalan terakhir dari masalahnya adalah, mencari orang yang kuat, yang mampu melindunginya di tengah masalah pelik ini.


Ia mengendarai mobilnya menuju suatu tempat yang tak diduga sebelumnya. Dahulu, Donny membuat perusahaannya hancur, namun kali ini Donny malah akan meminta perlindungan pada orang yang pernah ia dan Jordan buat hancur.


Siapa lagi kalau bukan Thomas Michael, pemilik saham terbesar Einstein grup yang juga merupakan Ayah dari Eric Michael, mantan kekasih Ellea. Dulu, Jordan dan Donny mengajukan proposal kerja sama dengan Einstein grup, namun semuanya berakhir dengan liciknya Jordan, yang memanipulasi data perusahaan, dan menipu Thomas habis-habisan.

__ADS_1


Kondisi keuangan Einstein grup kian memburuk, karena perbuatan licik Jordan dan Donny. Jordan juga mengambil alih beberapa saham, dan melakukan korupsi tiada terkira. Semua itu dengan mudahnya ditutupi, dan diputar balikan menjadi kesalahan Thomas.


Thomas mengakui kesalahannya, ia lalai dalam memercayai rekan bisnisnya. Thomas enggan membalas dan membawanya ke jalur hukum. Ia hanya berharap, Tuhan yang akan membalasnya. Beberapa saat kemudian, Thomas Michael mundur, dan digantikan oleh Eric Michael, putra sulungnya.


Beruntung, di tangan Eric, perusahaan itu bisa bangkit kembali, walau semuanya membutuhkan perjuangan dan pengorbanan yang luar biasa. Tak mudah bagi perusahaan yang pernah mengalami kebangkrutan untuk naik kembali, dan dipercaya oleh pemegang saham atau investor asing.


Pada Thomas lah kali ini Donny akan mengadu dombakan Jordan. Seakan Donny tak terbawa-bawa masalah ini, dan ia hanya dijadikan tumbal dalam semua rencana besar Jordan. Donny harus mengantisipasi ini semua, sebelum polisi mencium namanya yang menjadi rekan Jordan dalam berbuat hal kotor itu.


Berkali-kali Donny memohon, berharap jika Thomas mau mendengarkannya. Namun, Thomas adalah pribadi yang bijak. Ia tak mudah percaya lagi pada siapapun, karena belajar dari masa lalu yang pernah membuatnya hancur. Thomas hanya mendengarkan Donny berbicara, tanpa sedikitpun akan mengabulkan permintaannya.


Berkas itu tertahan beberapa hari di meja kerja Thomas, hingga akhirnya berkas dan barang bukti berupa laporan itu terbaca oleh Eric Michael, anak Thomas sendiri. Eric baru pulang dari negaranya, dan ia ada urusan di sini. Akhirnya, hal tersebut diketahui oleh Eric. Padahal, Thomas sudah berusaha melupakan semua ini, namun nyatanya Eric terus saja meminta Thomas agar mengusut tuntas semuanya.


Dalam hatinya, Eric tak bisa membiarkan ketidakdilan ini terus merajalela. Diam-Diam, Eric menghubungi beberapa orang kepercayaannya, untuk melakukan sesuatu. Eric pun menemui polisi, secara diam-diam, tanpa sepengetahuan Thomas.


.............


“Atas dasar apa kalian menangkap Papaku? Apa yang dia lakukan?” Gavin seakan tak rela, jika Jordan akan dibawa ke kantor polisi.

__ADS_1


“Kami membawa ini,” salah satu dari polisi itu mengeluarkan surat perintah penangkapan.


“Tuan Jordan terlibat beberapa kasus. Salah satunya adalah penggelapan uan perusahaan dan akuisisi perusahaan secara ilegal. Beliau juga terlibat dalam beberapa karus korupsi. Semua bukti telah tercantum, dan Tuan Jordan akan ditindak sesuai undang-undang dan hukum yang berlaku dalam KUHP. Anda tidak bisa menahannya, karena surat perintah penangkapan ini resmi, dan tentu saja sesuai prosedur yang berlaku. Bawa dia sekarang! Kita tak punya waktu lama!” Ucap polisi itu pada Gavin.


Mereka membawa Jordan secara paksa, dan anehnya Gavin merasa sedih melihatnya Papanya digiring ke kantor polisi. Bayangkan saja, ini semua bukan ulahnya, dan Gavin tak tahu, kenapa dengan mudahnya Jordan ditetapkan sebagai tersangka. Poiisi memberikan kesempatan pada keluarga untuk menyewa pengacar, jika proses persidangan akan dilangsungkan.


Penyidik akan memeriksa Jordan atas keterlibatannya, dan Jordan akan dimintai keterangan yang sejelas-jelasnya. Jordan dan juga para pengawalnya dibaw ake kantor polisi. Polisi juga akan meminta keterangan Gavin sebagai saksi. Mereka juga membawa surat izin penggeledahan yang akan dilakukan di rumah besar Jordan.


Gavin sudah pasrah, hukuman yang akan Jordan dapatkan pasti sangat berat. Apalagi, di rumah besar itu terdapat banyak sekali bukti-bukti kejahatannya selama ini. Namun, ruang rahasia itu entah bisa ditemukan penyidik atau tidak. Jika ruang rahasia itu ditemukan, habis sudah Jordan.


Gilang dan Lay, orang kepercayaan Jordan tak akan bisa membantu menghilangkan jejak dan barang bukti, karena mereka berdua pun ternyata sudah lebih dulu dibawa ke kantor polisi. Kini, tinggal lah Gavin sendirian berada di apartemen itu. Gavin tersungkur, beginilah rasa sakitnya melihat sang Papa dibawa ke kantor polisi.


Bagaimana jika posisi Gavin yang melaporkan Papanya sendiri, apakah rasanya akan sesakit ini? Jika mengingat masa lalunya bersama Jordan, sakit sekali rasanya melihat pria yang selama ini selalu menyayanginya dan membanggakannya. Masa lalu Jordan dan Gavin, sangatlah indah. Jordan sangat mementingkan Gavin selama hidupnya.


Kenangan Gavin sejak kecil, tak luput dari kasih sayang dan perhatian Jordan padanya. Tak dapat dipungkiri, hatinya amat sakit karena kejadian ini. Gavin tak pernah membayangkan, jika rasanya akan seperti ini. Sebenci apapun Gavin pada Jordan, ia tetaplah seorang Papa yang sangat berjasa bagi Gavin.


“Papa, ingatkah saat kita bermain petak umpet bersama? Ingatkah saat kau mencari-cari aku, dan ketika kau menemukanku, kita tertawa bersama, sangat-sangat riang. Pancaran kebahagiaan itu terlihat dari matamu. Aku sangat menyayangimu kala itu, aku sangat ingin selalu berada didalam dekapanmu. Papa, jika aku bisa mengulang semua ini, bisakah aku kembali pada masa itu? Dan melakukan semua kebahgiaan itu lagi bersamamu? Papa, aku juga ingat, saat nyanyian merdu dan cerita indah yang setiap malam kau lantunkan untukku. Saat aku masih tak tahu apa-apa, tapi kau dengan gigihnya mengajariku banyak hal dengan semua cerita-ceritamu. Bak kisah yang ditelan bumi, kini semua itu telah sirna. Papa yang dulu sangat menyayangiku dan melindungiku, kini menjadi monster kejam yang sangat menakutkan. Papa, kenapa kau lakukan itu semua hanya karena sebuah dendam? Apakah sakitnya mencintai memang seperti itu? Apakah luka dari cinta mampu membuat seseorang gelap mata seperti Papa? Tuhan, semoga cintaku pada Ellea, tak akan berakhir dengan luka seperti yang Papa alami. Karena itulah, aku hanya mampu berharap, jika aku bisa menjaga Ellea, dan kita akan bahagia selamanya.” Tak terasa, air mata itu menetes di pipi Gavin. Pria arrogant, dengan sejuta perlakuan kasarnya, namun juga memiliki hati yang lembut bak malaikat.

__ADS_1


*Bersambung*


__ADS_2