Antara Waktu Dan Dimensi Xiao Moon

Antara Waktu Dan Dimensi Xiao Moon
Chapter 23


__ADS_3

Didalam dimensi Xiao Moon, lebih tepatnya dipemandian. Terlihat Xiao Moon yang sudah mandi dan memakai pakaiannya. Hari ini dia berencana mengambil 4 seragam yang dibuatnya kemarin.


"mungkin didunia nyata masih lewat satu jam"gumam Xiao Moon.


Lalu dia mengambil keempat seragam itu dan keluar dari dimensi. Sebelum keluar, dia juga diceritakan tentang penyakitnya dan penawarnya.


Itu tidak menjadi masalah baginya, tapi menjadi masalah bagi hewan kontraknya karna bisa saja kehilangan nona mereka.


........


Xiao Moon sedang dikamar dan mengucapkan suatu mantra. Tidak lama kemudian seragam untuk organisasinya menjadi banyak, kira-kira 20.000.


Sementara seragam untuk prajurit nerakanya kira-kira 20.000. Itu juga untuk calon-calon berikutnya.


Berbeda dengan baju hitam Jendral itu. Xiao Moon menjadikan baju Jendral hitam itu menjadi 4 buah seragam.


Sementara Xiao Moon akan memakai baju Jendral putihnya dulu dengan tambahan kain warna biru dibagian lengan. Di kain biru itu juga ada logo bulan biru dan merah.


skip


'Ketua San, ketua Jin, ketua Li dan ketua Ying, bisakah kalian kemari'telepati Xiao Moon.


Baru saja Xiao Moon menyuruh mereka, Dengan cepat mereka berteleportasi untuk menemui Queen mereka. Keempat ketua itu sampai didepan Xiao Moon.


"kalian bisa bantu aku membawa semua pakaian ini?"tanya Xiao Moon.


"pakaian?"tanya balik ketua Li.


"ini seragam untuk kalian"jawab Xiao Moon singkat.


Keempat ketua itu mengangguk dan mulai membawa satu per satu kotak yang berisi pakaian.


.......


Dibawa pakaian itu kelapangan pelatihan, dimana semua anggota bulan biru dan prajurit neraka berada.


Mereka semua dengan semangat siap berlatih untuk menjadi penembak jitu. Xiao yang melihat kesemangatan mereka menatap dengan bangga.


"baiklah, kalian ambil satu-satu pakaian ini dan pakai besok hari, besok kita akan berkeliling mengelilingi kota dikekaisaran Ming"jelas Xiao Moon.


Mata mereka menjadi berbinar terang saat mendengar kata-kata 'kita'. Mereka tidak senang karna jalan-jalan, tapi mereka senang memamerkan Queen mereka.


"artinya, kalian harus bangun lebih pagi, kita juga akan membasmi orang-orang yang tidak lurus pada jalannya"datar Xiao Moon.


"baik Queen Alexa!"jawab mereka kompak.


Xiao Moon mengangguk senang lalu mulai melatihkan bagaimana cara menembak. Mereka awalnya kesusahan, tapi lama-lama mereka lebih sekedar dari bisa.


Mereka bisa dikenal sebagai seorang yang jenius. Semua itu juga atas kerja keras Xiao Moon selama ini.


......

__ADS_1


Tidak terasa hari mulai malam dan Xiao Moon segera membubarkan mereka yang sudah lelah. Sebelum membubarkan, Xiao Moon juga membagi seragam mereka masing-masing.


Setelah selesai, Xiao Moon dengan keempat ketua itu duduk disebuah gazebo.


"Queen, tadi kau sungguh hebat dalam menembak"senang ketua Jin.


"aku tidak akan jadi Queen jika aku tidak hebat"datar Xiao Moon.


"Queen, kenapa kita akan mengelilingi kota besok?"tanya ketua San.


"kita juga harus memberitahukan bagaimana pasukan kita yang sebenarnya, kalian juga jangan lupa tentang rencana kita"dingin Xiao Moon.


Mereka berempat mengangguk lalu kembali kekamar masing-masing. Berbeda dengan Xiao Moon, sekarang dia tengah menatap matahari yang berganti bulan.


"aku hanya ingin menunggu bulan"lirih Xiao Moon.


Entah seperti sebuah keistimewaan ucapan Xiao Moon. Dengan cepat bulan purnama merah muncul. Mata biru Xiao Moon bersinar, rambut Xiao Moon hitam panjang tergerai indah.


Hanfu putih polosnya itu menambah kesan yang istimewa. Ditambah dengan wajahnya yang oval putih nan cantik itu. Kecantikannya melebihi dewi, bahkan semua wanita dan pria akan iri melihatnya.


"huh~, ayah ibu, aku mungkin akan sangat lama untuk menuju kedunia keabadian"sedih Xiao Moon.


Xiao Moon menutup matanya saat angin berhembus sangat kencang disertai petir-petir yang menyambar keras.


Awalnya Xiao Moon menyepelekan semua itu, tapi semakin lama, angin dan petir itu semakin menjadi-jadi. Semua anggota dan para prajurit beserta ketua kelompok keluar dan berbaris saat merasakan aura agung.


Berbeda dengan Xiao Moon yang masih santai saja saat nelihat pasukannya membungkuk dibelakangnya. Aura itu mungkin terlalu kuat untuk pasukannya, tapi tidak bagi Xiao Moon.


skip


Semua pasukan Xiao Moon menjadi bergetar dan berkeringat dingin. Aura itu sangat menyiksa tubuh mereka, ditambah angin dan petir yang terus bersahutan itu.


Bayangan yang mendekati Xiao Moon, lama-lama menjadi seirang pria tampan nan gagah yang berdiri didepan Xiao Moon. Xiao Moon mengetahui siapa dia dan apa tujuannya.


"sudah saatnya kau mewarisi kekaisaran neraka yang sesungguhnya"ucap pria itu.


"dengan senang hati"hormat Xiao Moon.


Tangan pria itu menyentuh kening Xiao Moon dan mengucapkan mantra. Tidak lama tubuh Xiao Moon melayang dengan cahaya disekitarnya.


"aku nobatkan putri Moon menjadi ratu dari istana neraka!"lantang pria itu.


Baju Xiao Moon yang awalnya putih menjadi hitam dengan jubah berbulunya. Mata yang awalnya biru itu menjadi merah. Dirambut Xiao Moon terdapat mahkota berwarna emas dan terdapat permata biru.


Hutan yang awalnya gelap menjadi terang karna cahaya bulan bulan purnama merah. Langit yang awalnya hanya petir sekarang terdapat sebuah ledakan.


booom


Gelombang ledakan langit itu sangat memekakkan telinga bagi yang mendengarnya. Kekaisaran Ming menjadi hancur dan terdapat banyak korban.


Korban itupun tidak sembarangan, korban itu adalah korban yang selalu melakukan maksiat.

__ADS_1


"ingat satu wasiatku, kau harus menemukan cinta sejatimu juga setelah menemukan mutiara merah muda itu"datar pria itu.


Xiao Moon menatap bingung pria itu. Jangan ditanya, pasukannya tidak melihat mata biru Xiao Moon. Tapi mereka melihat Queen mereka yang berubah menjadi ratu neraka.


"kenapa harus cinta?"tanya dingin Xiao Moon.


"penyakitmu itu penyakit sempurna, jika hanya mutiara merah muda itu akan berefek setengahnya"jelas pria itu.


"jadi setengahnya lagi cinta sejati"wajah Xiao Moon menggelap saat mengatakan hal itu.


Pria itu mengangguk mendengar ucapan Xiao Moin. 'Pria' itu tidak bukan dan tidak lain adalah kaisar empu iblis, seorang penguasa dunia iblis.


Kaisar empu iblis menatap belakang yang ternyata pasukan Xiao Moon masih menunduk. Dengan percaya dirinya, dia menyuruh mereka berdiri.


"kalian berdirilah"perintah kaisar empu iblis.


Tapi apa, mereka tidak ada yang sama sekali berdiri satupun. Xiao Moon menyeringai lalu menatap belakang.


"kalian berdirilah, lalu kembali kekamar masing-masing"datar Xiao Moon.


Dengan patuhnya mereka berdiri dan berjalan mematuhi perintah Xiao Moon. Kaisar empu iblis yang melihat itu bengong.


"mereka hanya akan menghormatimu"ucap Xiao Moon singkat lalu pergi dengan jubah hitam besarnya itu.


Jujur jubah ini terlalu berat baginya. Tapi bagaimana lagi, dia ini sekarang menjadi ratu neraka.


.........


Berbeda dengan istana Xiao Moon yang tenang dan damai. Dikekaisaran Ming kini sangat kacau balau dengan bangunan yang rusak.


Tapi anehnya, beberapa rumah tidak roboh, dan diketahui jika rumah itu pemiliknya rata-rata orang baik dan dermawan.


Kekaisaran Ming juga ikut roboh sebagian karna angin itu sangat kuat. Semua keluarga Ming tidak tebunuh karna memang itu disengaja.


"ayahanda, bagaimana ini bisa?"tanya putra mahkota Ming.


"entahlah, tapi sepertinya seorang jenius telah lahir dan mempengaruhi kekaisaran kita"jawab kaisar Ming.


"ayah, seandainya kalung Moon masih ada, pasti kita tidak akan seperti ini"datar putra mahkota Ming.


"tapi bagaimana lagi, kalung itu sudah tidak ada"marah kaisar Ming.


Mereka berdua saling melotot dan berdebat tidak jelas hanya karna Xiao Moon.


****


Membosankan yah?, maaf kali ini chapternya membosankan karna author kehabisan kata-kata.


Tapi jangan lupa like, komen and saran, maaf yah kalau ada tuypo


__ADS_1


Selamat hari raya idul Adha bagi yang merayakannya🙏❤


__ADS_2