
Fi Yuzu berjalan dengan senang ke arah Xiao Moon. Apa kesenangan itu seperti mengejek dia? itu hanya firasat Xiao Moon. Jika itu betul pun Xiao Moon tidak akan kalah sama sekali dan akan menghancurkan egonya itu.
“Aku sangat malu ditatap semua orang dengan cara yang seperti ini”ucap Fi Yuzu kepada Xiao Moon yang sedang mendudukkan dirinya.
“Hehe mungkin kau tadi menunjukkan bakatmu terlalu berlebihan”ucap Xiao Moon tertawa palsu. Dia tau bahwa Fi Yuzu ingin memanas-manasinya. Tapi bagaimana bisa Fi Yuzu menyindir Xiao Moon tanpa melihat bakatnya. Bahkan dia sendiri juga heran, bukankah Fi Yuzu menginginkan Xiao Moon menang?.
“Berlebihan bagaimana, tadi itu hanya setengahnya saja, jangan sampai kalah ya dibabak ini”ucap Fi Yuzu dengan tersenyum sinis.
Xiao Moon terbatuk, apakah Fi Yuzu mempunyai kelainan. Dia memiliki dua kepribadian sekaligus dalam dirinya. Kalau begitu Xiao Moon juga harus mempunyai dua kepribadian untuk mengimbangi kesombongan Fi Yuzu.
“Lebih baik kita fokus pada pertandingan”ucap Xiao Moon datar.
Mereka kembali fokus ke dalam pertandingan Ini. Sekian lama banyak peserta menampilkan bakat mereka satu-persatu. Dan sekarang tinggal peserta terakhir kita yang secantik dewi ini.
“Dipersilahkan peserta nomor 15!”teriak kepala desa.
Ini saatnya Xiao Moon untuk menunjukkan bakatnya. Dia berjalan dengan santai menuju ke tengah lapangan pertandingan. Tanpa disadari semua orang, Xiao Moon menggerakkan jari telunjuknya ke atas dan muncul lah lotus biru besar ditengah lapangan itu.
Semua orang kaget saat melihat kemunculan lotus biru itu. Bukankah ini mustahil dengan tiba-tiba lotus itu muncul. Orang yang sudah berulah hanya diam saja dan acuh dengan kagetnya para penonton. Xiao Moon dengan anggunnya duduk diatas lotus itu.
Wajahnya tidak terlihat jelas, tapi yang jelas dia mengeluarkan seluring biru dengan hiasan mutiara yang bergelantungan dipinggir seluring itu. Seruling itu sama persis dengan seruling yang ia berikan pada putra mahkota empu atas. Kali ini Xiao Moon akan memainkan nada yang akan membuat para penonton luluh.
“Aku akan menghancurkan egonya Fi Yuzu”gumam Xiao Moon.
Dia mengangkat tangan kanannya keatas dan memetikkan jarinya. Ketika petikan jari itu berbunyi maka pada saat itu angin yang semilir menerpa wajah Xiao Moon. Ikatan rambutnya lepas, topeng yang dia pakai terbawa angin.
Semua orang terpana saat melihat wajah secantik Dewi ini. Rambut hitam panjangnya terombang-ombing terkena angin. Saat ini lah saat yang tepat untuk Xiao Moon memainkan seluringnya. Dia meniup seluring itu dengan penuh keyakinan dan memainkan nada dengan penuh perasaan.
__ADS_1
Semua orang yang mendengar alunan nada seluring itu hampir tidak bisa berkutik. Bayangkan, diatas lotus terdapat gadis secantik Dewi yang sedang memainkan seluring biru itu. Bulu matanya lentik, berwajah tirus dan rambutnya yang panjang.
Ini seperti sebuah keberuntungan karna dapat melihat Xiao Moon menampilkan penampilan yang sempurna. Sebenarnya Xiao Moon tidak ingin menampilkan penampilan ini, tapi untuk menghancurkan ego Fi Yuzu dia harus melakukannya.
“Lihat, bagaimana nona menghancurkan kesombongan Fi Yuzu”bisik Ji San yang diangguki kedua pria yang ada disampingnya.
“Tapi aku lebih ke ekspresi Fi Yuzu saat ini”balas Jendral Iblis sambil menatap Fi Yuzu dengan tatapan kemenangan.
Wajah Fi Yuzu sangat terbaca, wajahnya yang malu, marah, dan kaget menjadi satu. Ingin tertawa akan tetapi ini ditempat umum dan juga mereka sedang menikmati alunan musik Xiao Moon.
Ini adalah hal yang menarik, Xiao Moon akan menunjukkan sesuatu yang akan memukau. Terlihat cahaya yang mengelilingi tubuh Xiao Moon. Cahaya itu semakin lama semakin membuat Xiao Moon terbang dengan posisi berdiri lalu berputar-putar.
Perlahan penampilannya kembali berubah menjadi lebih cantik lagi. Pakaiannya menjadi hanfu berwarna biru dengan model yang luar biasa. Rambutnya setengah digerai dan setengah lagi digulung. Terdapat mahkota kecil diatasnya, sepatu kaca yang sangat indah juga menempel di kakinya.
Saat ini Xiao Moon dalam keadaan terbang dengan masih memainkan serulingnya. Semua orang tidak bisa jika berpaling dari Xiao Moon. Mereka menitikkan air mata karna nada seluring itu, tapi mereka juga terlihat senang saat melihat penampilan Xiao Moon
Selama ini dia tidak pernah melihat Xiao Moon melakukan penampilan seindah ini. Bisa dipastikan Xiao Moon akan menang tanpa harus melalui babak final sekalipun. Tapi yang namanya peraturan harus dipatuhi bukan, jadi semua panitia sudah berdiskusi untuk memberikan hadiah lebih kepada Xiao Moon.
Sekian lama bermain seruling dengan terbang, Xiao Moon mendarat diatas lotus biru itu dan menghentikan nada serulingnya. Semua orang bertepuk dengan meriah melihat penampilan Xiao Moon yang melebihi peserta lainnya.
“Ba...baiklah, nona Xi Mei akan lulus kebabak final!”teriak salah satu panitia.
Xiao Moon membungkuk dengan hormat lalu berjalan kearah kursinya. Penampilannya masih sama, jadi saat Xiao Moon berjalan dia akan selalu ditatap oleh penonton.
“Xi Mei apa kau menggunakan sihirmu untuk meracuni pikiran mereka?”tanya Fi Yuzu.
“Tidak, penampilanku natural, aku hanya menambahkan bumbu sedikit saja”ucap Xiao Moon datar. Dia lalu menyelipkan serulingnya dipinggangnya agar sewaktu-waktu dia bisa mengambilnya.
__ADS_1
Mendengar jawaban Xiao Moon membuat Fi Yuzu makin marah, tapi dia tidak bisa melampiaskan didepan umum. Tidak lama dia menyeringai seperti mempunyai suatu rencana yang ada dibenaknya.
'bagus-bagus apapun rencanamu akan aku ladeni'ucap Xiao Moon dalam hati.
Sudah lama dia tidak bermain-main dengan orang licik, dia sangat menunggu saat-saat ini. Tapi kesenangan Xiao Moon harus buyar saat kepela desa memulai babak final.
Peserta yang masuk babak final adalah Ji Hua, Jendral Iblis, Xiao Moon, Fi Yuzu dan salah satu seorang pria yang menjadi hal utama dalam rencana kali ini. Jika rencananya gagal maka dia akan menggunakan rencana kedua, tapi apakah Xiao Moon akan mudah gagal begitu saja, itu tidak akan!.
“Baiklah silahkan kalian berlima memasuki lapangan pertandingan dan saling menyerang satu sama lain!”teriak kepala desa.
“Peraturan kali ini adalah.....kalian tidak boleh saling membunuh atau memberi cidera berlebihan pada lawan dan kalian harus menjatuhkan plakat nama yang tergantung dipinggang lawan!”jelas salah satu panitia
Peserta yang masuk babak final segera turun dan memasang ancang-ancang. Tidak lama kemudian terdengar hitung mundur dari kepala desa. Dan saat kepala desa berhenti menghitung mundur, saat itu pula semua saling menyerang satu sama lain.
Pertama-tama Xiao Xiao Moon menyerang Ji Hua dan Jendral Iblis secara bersamaan. Teknik beladiri yang digunakan Xiao Moon adalah teknik dasar yang biasa-biasa saja. Dia tidak kewalahan jika harus melawan dua pria yang ada didepannya. Dia tidak akan memberikan celah untuk mereka berdua menyerang.
“Nona aku lelah sebaiknya kau akhiri saja aku, aku akan berpura-pura kalah”ucap Jendral Iblis sambil menangkis serangan Xiao Moon yang menurutnya sangat cepat.
“Baiklah aku tidak akan melukaimu”Xiao Moon mengumpulkan sedikit Qi ditangannya dan melemparkan itu pada Jendral Iblis. Begitu juga dengan Ji Hua, Xiao Moon juga melemparkan Qi ditangannya pada kedua pria itu hingga terpental dan menabrak tembok.
Tanpa sadar plakat nama yang ada dipinggang mereka terjatuh dan itu membuat Xiao Moon menghela nafas pelan. Itu berarti Ji Hua dan Jendral Iblis sudah kalah dalam pertandingan kali ini.
Sedangkan Fi Yuzu masih fokus dengan pria yang ada didepannya. Dia tidak akan memberikan pria ini gelar juara pertama.
***
Author PAS jadi agak telat update novel AXM, maaf juga karna memberi janji palsu selama ini. Maaf jika udah nunggu ataupun bosen dengan alur, kalian bisa menasihati saya agar lebih baik untuk kedepannya.
__ADS_1