
Karna Suasana terlihat canggung, Fi Juang mencoba meredakan suasananya dengan berdehem dan duduk dikursinya. Begitu juga Xiao Moon dan ketiga pria itu.
“Jadi nona adalah pendatang baru?”tanya Fi Juang.
“Ya kami pendatang baru”jawab Xiao Moon.
“Kalau begitu apa tujuan nona sebenarnya?”tanya Fi Juang sekali lagi.
Xiao Moon nampak berpikir, jika dia bilang ingin mencari jiwa yang hilang maka itu mustahil. Tapi jika dia bilang tujuannya kehutan surgawi Fi Juang akan bertanya lagi.
“Kami hanya ingin melihat beberapa desa di kekaisaran Ming”jawab Xiao Moon berbohong.
Percakapan mereka terhenti karna Fi Yuzu sudah datang dengan membawa teh dan beberapa cemilan. Ditaruhnya teh dan cemilan itu dimeja. Fi Yuzu lalu duduk disebelah Fi Juang.
“Nona Mei akan mengikuti lomba ini bukan?”tanya Fi Yuzu.
“Tentu kami akan mengikutinya”ucap Xiao Moon ramah.
Fi Yuzu nampak senang lalu meninggalkan ruangan itu entah pergi kemana. Suasana disana tambah canggung, tidak ada yang angkat suara sama sekali.
“Nona kita harus mencari penginapan”ucap Ji Hua memecahkan keheningan.
“Tapi kenapa tidak menginap disini saja”ucap Fi Yuzu yang baru saja muncul dengan baju yang ia bawa ditangannya.
Saat Fi Yuzu menatap mata Ji Hua, pipinya langsung memerah. Bahkan telinganya juga ikut memerah. Mungkin ini pertama kali baginya melihat pria tampan seperti Ji Hua, tapi saat Fi Yuzu menoleh pada Ji San dan Jendral iblis hidungnya berdarah.
“Yuzu apa kau baik-baik saja?”tanya Fi Juang khawatir.
“Aku tidak apa-apa gege hanya saja disini sangat panas”ucap Fi Yuzu mencari alasan.
Fi Juang dan Fi Yuzu kembali duduk dihadapan Xiao Moon. Fi Yuzu memberikan pakaian yang ada ditangannya pada Xiao Moon.
“Nona menginap disini saja dan pakai pakaian itu untuk pergi ke lomba nanti”ucap Fi Yuzu.
Xiao Moon nampak mengamati Ji Hua, Ji San dan Jendral iblis untuk memastikan. Xiao Moon mendapatkan anggukan dari mereka bertiga.
“Tapi bagaimana dengan mereka bertiga?”tanya Xiao Moon.
__ADS_1
“Itu bisa nona serahkan padaku, kalian bertiga bersiap-siaplah”ucap Fi Juang tersenyum.
Xiao Moon mengangguk kemudian pergi ke kamar ganti dengan petunjuk para pelayan. Xiao Moon mengganti pakaiannya menjadi hanfu warna biru bercampur putih. Pakaian ini biasanya sangat ringan dipakai dan bahannya cukup bagus dan modelnya yang indah.
Setelah selesai mengganti baju, Xiao Moon mengikat rambutnya seperti ekor kuda agar tidak repot saat berlomba. Karna wajahnya yang cantik dan dapat menarik siapapun, Xiao Moon menggunakan topeng biru dengan ukiran rumit.
“Ya lebih baik memakai topeng”gumam Xiao Moon sambil melihat dirinya dipantulan cermin.
Tidak ingin membuat Fi Yuzu menunggu lama, dia pergi keluar dari kamar ganti dan menuju keruang tadi. Disana Ji Hua, Ji San dan Jendral iblis belum menampakkan dirinya.
“Nona Mei kau sangat berkarisma saat menggunakan pakaian ini”ucap Fi Yuzu sambil memutar tubuh Xiao Moon.
“Ya, tapi dimana ketiga temanku dan kak Fi Juang?”tanya Xiao Moon.
“Kau bisa memanggil Juang gege, mereka ber empat sedang memilih beberapa baju yang tidak mencolok”ucap Fi Yuzu sambil memakan beberapa cemilan.
Xiao Moon lalu duduk disebelah Fi Yuzu dan memakan cemilan itu. Tidak lama orang yang dicari-cari Xiao Moon pun akhirnya muncul, penampilan mereka sedikir berbebeda dari sebelumnya. Memakai topeng putih, hanfu sederhana dan masing-masing dari mereka memakai kipas.
“Baiklah mari kita pergi”ucap Fi Yuzu lalu menggandeng Xiao Moon.
Dihalaman rumah terdapat dua kereta untuk menuju lapangan lomba. Meskipun jaraknya dekat tapi Fi Yuzu sendirilah yang ngotot untuk naik kereta kuda.
“Tapi nona harus bersama kami”ucap Ji Sun dingin.
“Tidak, para warga akan berpikir kalian mencabuli Xi Mei!”tolak Fi Yuzu tegas.
“Kenapa kau berpikir kami melakukan seperti itu pada nona kami!”teriak Jendral Iblis marah.
Fi Yuzu menatap tidak menyangka pada Jendral Iblis yang memarahinya. Sementara Fi Juang merasa marah dan hendak melayangkan tinju pada Jendral Iblis. Tapi saat hendak mengenai Jendral Iblis Xiao Moon menghentikan itu.
“Hentikan!”ucap Xiao Moon dingin sambil mengangkat tangannya. Xiao Moon menarik nafas lalu menatap Jendral Iblis yang tertunduk diam.
“Aku akan naik kereta kuda bersama Fi Yuzu”ucap Xiao Moon.
Ji Hua, Ji San dan Jendral Iblis mengangguk paham. Nampak Fi Yuzu yang senang dan menatap Jendral Iblis dengan tatapan sinis. Jendral Iblis berusaha menahan amarahnya.
“Sudahlah, maafkan aku dan adikku kalian bertiga satu kereta denganku”ucap Fi Juang dengan wajah tersenyum.
__ADS_1
Mereka menaiki kereta kuda mereka masing-masing. Setelah itu kedua kereta kuda itu berangkat menuju ketempat perlombaan. Didalam kereta kuda yang ditunggangi Xiao Moon, nampak kedua wanita yang sedang berbincang.
“Xi Mei maafkan aku jika lancang, tapi apa tujuanmu yang sebenarnya?”tanya Fi Yuzu heran.
“Huh, kami ingin pergi ke hutan Surgawi, tapi kami ingin singgah disini dulu”jelas singkat Xiao Moon. Fi Yuzu sempat heran, kenapa Xiao Moon ingin ke hutan itu? bukankah itu akan berbahaya.
Xiao Moon tidak ingin Fi Yuzu menanyakan hal lebih kepadanya. Untuk menghindari hal itu, Xiao Moon mengalihkan pembicaraan dengan bertanya tentang ayah Fi Yuzu.
“Aku heran, aku tidak melihat ayahmu tadi”ucap Xiao Moon.
“Ayahku sudah berada di tempat perlombaan untuk melihat-lihat”ucap Fi Yuzu tersenyum.
Xiao Moon mengangguk lalu melanjutkan obrolan mereka agar tidak sunyi. Tidak lama kereta mereka sampai di tempat perlombaan. Disana sudah banyak warga yang berkumpul untuk melihat perlombaan.
“Mari Xi Mei kita keluar”ucap Fi Yuzu lalu keluar.
Seperti biasa, semua orang akan menoleh jika melihat wanita cantik. Tapi kali ini mereka lebih ke Xiao Moon yang memakai topeng. Begitu juga Ji Hua, Ji San dan Jendral Iblis, mereka juga di tatap. Xiao Moon hanya mengabaikan itu, dia lebih fokus pada depannya.
Xiao Moon berbaris di antrian untuk mendaftar seperti yang lain. Sesudah mendaftar, Xiao Moon akan mendapat plakat nama yang terbuat dari kayu. Karna Xiao Moon, Ji Hua, Ji San dan Jendral Iblis adalah tamu dari kepala desa, mereka duduk dipaling depan.
Nampak pembawa acara yang merupakan kepala desa atau ayah dari Fi Juang dan Fi Yuzu. Sudah berjenggot, memakai tongkat dan berambut putih. Ayah Fi Yuzu dan Fi Juang sudah terlihat tua tapi tidak terlalu tua.
“Kalian pasti tau aku mengadakan perlombaan ini untuk mencarikan menantu dari kedua anakku, jika juara satu adalah laki-laki maka dia akan menikahi putriku, jika juara pertama adalah perempuan maka dia akan menikahi putraku”jelas kepala desa sambil mengelus jenggotnya.
Semua orang bersorak gembira dan senang, mereka tidak akan menyangka hadiah juara pertama akan semenarik ini. Tapi mereka masih heran, apa hadiah dari juara dua dan tiga? itu masih rahasia.
“Xi Mei aku yakin kau yang akan juara satu”ucap Fi Yuzu bersemangat. Xiao Moon menatap wajah Fi Yuzu yang terlihat sangat berharap.
“Entahlah tapi firasatku aku akan kalah”ucap Xiao Moon sambil memegang tangan Fi Yuzu. Nampak wajah Fi Yuzu yang tersenyum hangat sambil menatap Xiao Moon.
“Jangan seperti itu berhentilah berfirasat buruk”ucap Fi Yuzu lalu mengalihkan pandangannya pada pertandingan yang akan dimulai.
Bukankah Fi Yuzu berharap lebih, didalam hati Xiao Moon dia tidak ingin menang agar tidak menikah dengan Fi Juang. Dia harus kalah tapi tetap tidak membuat Fi Yuzu kecewa.
****
Apa kabar? baiklah pastinya, guys jangan lupa like, komen, saran dan bantu share. Maaf bila ada typo yah, oh iya mampir juga di novel 'Luo Yi the white dragon demon bukan di profil saya.
__ADS_1
Masih anget baru dibuat jadi like nya dikit, sapa tau kalian juga suka, mampir dan tinggalkan jejak :)