
Xiao Moon melompat dengan hanfu birunya dan mendarat tepat disamping Fi Yuzu. Dia menarik plakat nama milik Fi Yuzu dan langsung menendang pria yang ada didepannya. Fi Yuzu kaget saat plakat nama yang ada dipinggangnya sudah berada ditangan Xiao Moon.
Begitu juga dengan pria yang diserang Fi Yuzu, dia terdorong mundur beberapa langkah.
“Xi Mei kau....”Fi Yuzu menggertakkan giginya untuk menahan amarahnya. Xiao Moon hanya menatap Fi Yuzu dengan tatapan datar dan tidak peduli.
“Cih lambat”ucap Xiao Moon lalu menyerang pria yang ada didepannya dan mengacuhkan Fi Yuzu. Fi Yuzu dipanggil panitia untuk meninggalkan tempat pertandingan. Fi Yuzu benar-benar dibuat malu Xiao Moon.
Berbeda dengan Xiao Moon, dia masih fokus menyerang. Pria yang diserang Xiao Moon benar-benar dibuat kewalahan olehnya. Dia harus mencari celah untuk menyerang balik lawannya. Xiao Moon melihat rasa kelelahan di mata pria itu.
Dia lalu memberi sedikit celah untuk pria itu. Dia yang menyadari celah itu segera menendang pinggang Xiao Moon hingga membuat plakatnya terjatuh.
krekk
'Si*al pria ini meretakkan tulangku'ucap Xiao Moon sambil menahan rasa sakit di pinggangnya. Ji Hua, Ji San dan Jendral Iblis segera turun dan menghampiri Xiao Moon. Pria yang menjatuhkan plakat milik Xiao Moon merasa bersalah lalu mendekati Xiao Moon.
“Ma....maaf aku tidak sengaja”ucap pria itu sambil memperhatikan Xiao Moon yang masih terduduk sambil memegang pinggangnya. Keretakan pada tulangnya cukup parah karna tendangan keras itu.
“Enyahlah dari hadapan nona kami”ucap Ji Hua mendorong pria itu dengan satu tangan. Pria yang tadi membuat Xiao Moon terluka terlihat tidak senang dan hendak menyerang Ji Hua dari belakang.
Ji Hua yang sedang membantu Xiao Moon tidak peduli apa yang akan dilakukan pria ini tadi. Tapi serangan yang diberikan pria itu untuk Ji Hua harus gagal saat Ji San berlari kecil dan menabrak tubuh pria itu.
“Apa kau tidak memiliki mata!”teriak pria itu marah. Semua orang hanya menatap apa yang terjadi dibawah. Kepala desa dan panitia hendak menghentikan keributan ini tapi Fi Yuzu menghalanginya.
“Biarkan mereka seperti itu dulu Ayah, mereka akan lelah”ucap Fi Yuzu dengan seringai yang ada dibibirnya.
“Tapi mereka itu tamu kita”jawab kepala desa. Karna kepala desa sangat keras kepala untuk menghentikan pertikaian itu, Fi Yuzu akhirnya membuat perisai untuk menghalangi Ayahnya dan para panitia.
“Ckckck ternyata rumor kalau desa Gong itu ramah ternyata tidak benar, mereka harus mengetahui liciknya putri dari kepala desa sendiri”ucap seseorang yang datang menghampiri Fi Yuzu.
Pria itu adalah Jendral Iblis, dia sangat tidak suka dengan sifat Fi Yuzu yang bermuka tebal. Andai saja dia bisa memilih maka dia akan mengirim Fi Yuzu ke istana neraka untuk dihukum.
__ADS_1
“Bukan seperti itu tuan maafkan kami”ucap kepala desa dengan menunduk. Dia tidak menyangka putrinya sendiri akan serendah ini dimata orang. Sedangkan Fi Juang berjalan mendekati Fi Yuzu lalu menamparnya.
“Kau membuat harga diri ayah jatuh dan itu hanya karna putri durhaka sepertimu”marah Fi Juang dengan kata-kata tegas. Fi Juang hendak melayangkan tangannya untuk menampar Fi Yuzu lagi.
“Hentikan!”teriak seseorang dari belakangnya yang membuat Fi Juang menghentikan aksinya.
Xiao Moon baru saja menyembuhkan tulangnya yang retak segera menghampiri keributan itu. Dia menatap Fi Yuzu yang sekarang sedang menahan rasa sakit di pipinya. Lalu dia menghancurkan perisai yang menghalangi para panitia dan kepala desa dengan mudahnya.
“Lanjutkan pertandingannya kepala desa”ucap Xiao Moon dengan nada datar. Kepala desa hanya diam sambil menunduk, tidak tau kepala desa mendengarkan perkataan Xiao Moon atau tidak. Karna tidak Ada jawaban dari kepala desa, Xiao Moon menjauh dari tempat itu menuju ketengah lapangan.
Xiao Moon mengangkat tangannya tinggi, “Juara pertama dimenangkan oleh Qin Suan, juara dua dimenangkan oleh aku atau Xi Mei, juara tiga dimenangkan oleh Fi Yuzu, dengan ini pertandingan selesai!”teriak Xiao Moon dengan menurunkan tangannya kebawah.
Semua orang bertepuk tangan dengan meriah saat mendengar bahwa pertandingan ini telah selesai. Satu- persatu dari mereka membubarkan diri, tapi juga sebagian dari mereka masih menunggu untuk melihat hadiah apa yang akan diberikan pada ketiga juara itu.
“Untuk peserta juara pertama akan menikahi nona Fi Yuzu, putri dari kepala desa, itupun jika kedua belah pihak saling setuju”ucap Xiao Moon.
“Juara kedua akan mendapatkan hadiah 100 koin emas dan mendapatkan gingseng berumur 1000 tahun”lanjut Xiao Moon.
“Saya berterima kasih nona, jika bukan karna nona mungkin pertandingan ini akan lebih kacau”ucap panitia itu setelah membungkukkan badannya.
Xiao Moon mengangguk lalu memberikan hadiah pada masing-masing juara. Seharusnya para panitia yang memberikan itu, tapi mereka sedang dalam keadaan bingung.
“Pada akhirnya semua akan bergantung pada nona”gumam Ji Hua sambil melihat Xiao Moon dari kejauhan yang sedang menenangkan kepala desa.
“Kita juga bergantung pada nona, tidak kusangka nona kita harus menopang beban seberat ini dipundaknya, nona hanya seorang gadis”balas Ji San yang juga sedang menatap Xiao Moon.
Mereka berdua menatap Xiao Moon sama-sama menatap Xiao Moon yang sedang berdiskusi dengan panitia. Entah apa yang mereka diskusikan tapi yang pasti itu membuat Ji San dan Ji Hua senang.
“Mereka kenapa disini?”tanya Jendral Iblis yang datang dari kejauhan. Ji Hua dan Ji San menyipitkan matanya lalu menatap sekitar. Tidak lama mereka berdua menghembuskan nafas secara bersamaan.
“Huufft”
__ADS_1
“Nona tidak menghiraukannya jadi kita juga tidak perlu menghiraukannya”ucap Ji Hua yang diangguki oleh Ji San.
Sementara Xiao Moon masih mendiskusikan tentang juara pertama, sejenak dia menatap sekitar lalu menghembuskan nafasnya pelan. Tidak menghiraukan itu Xiao Moon kembali fokus pada hal lain. Mereka harus meminta persetujuan dari kedua belah pihak, apakah mereka setuju atau tidak.
“Fi Juang, bawalah ayahmu untuk beristirahat biar aku yang mengurus”ucap Xiao Moon lalu meninggalkan meja panitia. Dia menghampiri Qin Suan yang sebagai juara pertama.
“Apa kau setuju untuk menikah dengan nona Fi Yuzu?”Tanya Xiao Moon pada Qin Suan.
“Tentu itupun jika Fi Yuzu setuju”jawab Qin Suan. Xiao Moon mengangguk kemudian menghampiri Fi Yuzu yang sedang duduk disebuah kursi. Xiao Moon melihat Fi Yuzu yang masih marah karna semua ini.
“Qin Suan setuju untuk menikah denganmu, apa kau setuju?”Tanya Xiao Moon pada wanita sombong itu.
“Iya jika kau mau menikah dengan kakakku”ucap Fi Yuzu dengan tatapan sinis. Hal itu tidak membuat Xiao Moon terkejut atau sebagainya.
“Aku anggap kau menolak pernikahan ini”ucap Xiao Moon datar lalu pergi meninggalkan Fi Yuzu sendiri. Fi Yuzu tambah geram saat mendengar apa yang Xiao Moon ucapkan.
“Maka aku akan memaksanya, bawahan! bawa Xi Mei kepadaku!”teriak Fi Yuzu memanggil bawahannya.
Tidak lama 50 pria datang mengepung Xiao Moon. Ji Hua, Ji San dan Jendral Iblis tidak tinggal diam, mereka bertiga melingkari Xiao Moon untuk melindunginya.
“Jika mereka tidak bisa dipaksa maka bunuh!”Teriak Fi Yuzu, salah seorang panitia mencoba menghentikan Fi Yuzu tapi berhasil dihalangi oleh Qin Suan. Qin Suan tidak memiliki dendam pada Xiao Moon tapi dia memiliki dendam pada Ji Hua dan Ji San.
“Bunuh sekarang!”teriak Fi Yuzu sekali lagi. Semua bawahan Fi Yuzu mengarahkan anak panah pada Xiao Moon, Ji Hua, Ji San dan juga Jendral Iblis. Panah itu melesat dan akan mengenai ke empat orang yang berada ditengah.
Tapi siapa sangka tiba-tiba datang 100 orang berbaju serba hitam dan memakai penutup wajah. Mereka menghalangi panah yang akan mengenai Xiao Moon, Ji Hua, Ji San dan Jendral Iblis. Hal yang sama, mereka melindungi ke empat orang penting itu dengan melingkarinya.
“Aku perlu penjelasan setelah ini berakhir”ucap Xiao Moon pada mereka yang berbaju serba hitam. Dia sudah tau jika mereka berada disini, dia juga tau apa tujuan mereka. Tapi Xiao Moon ingin mendengar langsung dari mulut mereka.
***
**Jika alur membosankan silahkan berikan saran yang berguna. Menerima hujatan dengan niat sebagai candaan dan menerima promosi. Vote novel jangan lupa setidaknya 10 poin saja. Sekali lagi maaaf bila ada ttpo dan sebagainya
__ADS_1
Terimakasih**.....