Antara Waktu Dan Dimensi Xiao Moon

Antara Waktu Dan Dimensi Xiao Moon
Dikagetkan akan sesuatu


__ADS_3

Xiao King, ayah dari Xiao Moon yang mengorbankan segalanya untuk putrinya. Demi memindahkan jiwa Xiao Moon ke dunia lain dan menggantikannya dengan jiwa lain membuat jiwanya sendiri terkoyak. Untuk mengembalikan jiwanya seperti semula ia harus bermeditasi selama bertahun-tahun lamanya.


Sementara tubuh palsu Xiao Fang memasuki sebuah kediaman mewah, dimana kediaman itu adalah kediaman Jendral dari kekaisaran Ming. Siapa lagi juka bukan Jendral Yi, ayah palsu yang sekeluarganya dibantai oleh Xiao Moon.


Tubuh palsu Xiao Fang memasuki sebuah kamar, disana terdapat Jendral Yi yang sedang mengganti pakaian. Jendral Yi kaget saat melihat tubuh palsu Xiao Fang yang sedang menggendong seorang anak masuk dalam kamarnya.


“T-tunggu siapa kau? Berani-beraninya kau masuk ke kamarku!” ucap Jendral Yi menatap wajah Xiao Fang. Tapi karna menatapnya saking lama, Jendal Yi mulai jatuh cinta.


“Maaf tuan, aku tersesat, aku tidak sengaja masuk ke kamarmu” tunduk tubuh palsu Xiao fang.


“T-tidak apa-apa, kau boleh tinggal sementara disini” ucap Jendral Yi dengan mata yang genit.


“Tapi tuan, tidak baik bagiku dan juga dirimu berada di satu ruangan” balas tubuh palsu Xiao Fang. Jendral Yi tersenyum lalu menggeleng. Dia mendekati tubuh palsu Xiao Fang dan mengelus rambutnya. Jujur, saat itu tubuh palsu Xiao Fang merasa jijik.


“Jika timbul fitnah, maka aku akan menikahimu agar menjadi permaisuriku” ucap Jendral Yi dengan nada yang halus.


“Tapi....aku memiliki seorang putri, suamiku meninggal dan aku tidak tau harus pergi kemana” ucap tubuh palsu Xiao Fang berakting. Nampak Jendral Yi melirik Xiao Moon yang sedang tertidur lelap. Lalu Jendral Yi mengelus rambut Xiao Moon.


“Tidak apa-apa aku akan menerimamu” balas Jendral Yi yang mendapat anggukan kecil dari tubuh palsu Xiao Fang. Setelah itu Jendral Yi sebenarnya akan mengajak untuk berhubungan intim. Tapi dengan gerakan cepat tubuh palsu Xiao Fang menidurkannya.


“Mengapa dia sangat bajin*an” kesal Xiao Moon yang mendengar cerita dari ibunya. Xiao Fang terkekeh geli, dia menatap putrinya yang sudah tumbuh besar nan cantik itu.


“Nak...kapan-kapan temuilah ayahmu...” lirih Xiao Fang yang mengingat suaminya itu masih dalam mode meditasi. Xiao Moon yang mengerti perasaan ibunya mengangguk sambil tersenyum.


“Baiklah sampai disini, permaisuri empu atas sudah menunggumu....” ucap Xiao Fang sambil mengibaskan tangannya. Lalu datanglah banyak kunang-kunang yang mengerubungi tubuh Xiao Moon. Saat kunang-kunang itu mulai bubar, sampailah Xiao Moon disebuah taman dengan air terjun yang indah.


Xiao Moon menatap sosok wanita dengan pakaian putih polos sedang duduk sambil menatap jauh air terjun itu. Tidak perlu diragukan lagi, itu pasti jiwa permaisuri empu atas yang sudah menunggunya. Dengan langkah kaki yang pelan, Xiao Moon mendekati permaisuri empu atas lalu menyentuhnya.


“Ibunda?” sapa Xiao Moon untuk memastikan. Sosok wanita itu menoleh dan menaruh senyum ke arah Xiao Moon. Tapi entah kenapa perasaan Xiao Moon tidak enak.

__ADS_1


“Hemm bagus ya...bahkan menjemputku pun perlu waktu seabad” kesal permaisuri empu atas lalu menarik telinga Xiao Moon.


“Aaa maafkan aku ibunda, tadi aku bertemu ibu Fang dulu” ucap Xiao Moon untuk menyelamatkan dirinya dari situasi ini.


“Hump! Kalau soal dia aku tidak bisa melawan lagi, kalau begitu ayo pulang sekarang” ucap Permaisuri empu atas berdiri dari duduknya. Sungguh kaget Xiao Moon saat mengetahui kalau bagian bawah permaisuri bukan berbentuk kaki, tapi meliuk-liuk.


Permaisuri empu atas yang mengerti Xiao Moon menatap ke arah mana pun terkekeh. Dia menarik tangan Xiao Moon dan membawanya ke bagian belakang air terjun. Disana terdapat gua dengan cahaya yang cukup terang, apa itu jalan keluarnya.


Tanpa ragu permaisuri empu atas masuk ke cahaya itu di ikuti Xiao Moon. Mereka harus menutup mata saat masuk karna cahayanya sangat terang. Sampailah mereka di tempat Xiao Moon tadi, yaitu dimensi misterius?


'Ji Hua, bawa semua orang kemari, kita akan kembali kekaisaran' ucap Xiao Moon dalam telepati. Tidak lama datanglah Ji Hua dan yang lainnya, tidak lupa Xiao Moon meninggalkan surat untuk Ran Jisu, putri Jendral Ran dari kekaisaran Mo. Lalu dengan tenang Xiao Moon meninggalkan dimensi itu menggunakan teleportasi.


Sampailah mereka didepan gerbang kekaisaran. Xiao Moon mencari-cari keberadaan jiwa permaisuri empu atas, tapi tidak nampak. Tanpa menunggu lama, Xiao Moon melangkahkan kaki dan disambut oleh penjaga gerbang.


“Salam kepada putri Moon!” tunduk penjaga itu dan mereka segera membuka gerbangnya. Angin sepoi-sepoi menerpa wajah cantik Xiao Moon, aroma yang sudah lama ia rindukan kini dirasakannya. Sayangnya Ji Hua dan yang lainnya sudah masuk dimensi Xiao, jadi tidak bisa menikmati ini


Tidak ingin lama-lama, layaknya anak kecil Xiao Moon berlari menuju ke tempat dimana seharusnya ia tuju. Jalanan yang panjang itu ia telusuri dengan langkah kaki yang nampak bersemangat. Langkahnya berhenti saat ia sampai di sebuah gerbang mewah yang berukuran sedang. Dia menatap kedua penjaga pintu yang masih terdiam memaku karna tidak menyangka Xiao Moon sudah kembali.


“Putri Moon memasuki kediaman!” ucap lantang penjaga itu. Seketika pelayan yang ada disekitar segera membuat barisan dan menunduk. Gerbang berukuran sedang itu terbuka, Xiao Moon dengan langkah kaki yang berkarisma segera menuju ke suatu ruangan.


Wajah Xiao Moon yang ceria merasa tidak sabar datang dengan membawa suatu kejutan. Tapi anehnya dia masih tidak melihat jiwa permaisuri empu atas.


Ketika Xiao Moon semakin dekat dengan pintu perasaannya malah semakin tidak enak. Was was dan jantung berdebar dengan kencang, entah apa yang terjadi jika dia membuka pintu yang kini ada di depannya. Tapi dengan tekadnya Xiao Moon membuka pintu itu.


*krieettt


wusss*


Udara segar masuk ke dalam kamar tempat permaisuri empu atas berbaring. Nampak kaisar empu atas menangis disamping raga yang sudah kaku dan pucat. Pangeran ke dua yang sedang terduduk juga menangis.

__ADS_1


Lalu Xiao Moon melirik ke arah Jin, salah satu ketua di organisasinya. Nampak raut wajahnya yang lesu dan juga putus asa, begitu juga dengan ketua Ying, ketua yang memimpin kelompok pengobatan dan racun di organisasinya.


“Apa yang terjadi” gumam Xiao Moon, tapi gumaman itu di dengar oleh semua orang yang ada disana dan segera menoleh ke arah Xiao Moon. Kaisar empu atas mengusap air matanya dan menghampiri Xiao Moon, kaisar memegang pundak Xiao Moon dan menatap mata Xiao Moon yang berwarna coklat cerah. Suasananya yang hening membuat Xiao Moom tambah bingung


“Kau sudah berjuang keras nak” ucap kaisar empu atas berlinang air mata. Xiao Moon tersenyum kecut dan menatap raga permaisuri empu atas.


“Kenapa kalian menangis, aku sudah membawa jiwa permaisuri lo...” ucap Xiao Moon mencoba untuk mejelaskan. Kaisar empu atas menggeleng, dia mengusap rambut Xiao Moom dan mencoba tersenyum.


“Kau berhasil membawa jiwanya tapi jiwa itu diambil lagi oleh dewa maut” ucap kaisar empu atas yang langsung membuat Xiao Moon kaget tidak percaya. Apa itu sejak tadi jiwa permaisuri empu atas tidak ada disampingnya.


“T-tapi....” Xiao Moon tidak bisa berkata-kata lagi. Air mata yang dia tahan harus keluar. Matanya melirik ke arah raga yang sudah pucat dan kaku itu, saat menyentuhnya maka hanya hawa dingin yang dirasakan Xiao Moon.


“Ibunda permaisuri sudah tidak ada?” gumam Xiao Moon, dia membuka kelopak mata permaisuri empu atas dan menutupnya lagi. Xiao Moon dengan spontan menenggelamkan kepalanya disamping permaisuri empu atas.


“S-sedikit lagi b-berhasil, t-tapi apa y-yang dipikirkan oleh takdir” gumam Xiao Moon, hidungnya merah, air matanya tidak berheti mengalir. Xiao Moon mengusap kasar air matanya dan berusaha menyelamatkan permaisuri empu atas.


Jin dang Ying yang melihat itu segera menghentikan Xiao Moon “Q'Xela apa yang anda lakukan?!” teriak Jin yang membuat semua orang kaget


“Menyelamatkan ibunda, Memangnya apa lagi?” ucap Xiao Moon dengan tatapan matanya yang tajam dan dingin hingga membuat Jin bergidik ngeri.


(NOTE: Disini Queen alexa aku ganti jadi Q'Xela biar lebih gampang)


***


Oke gusy maap Author *tidak bisa u**p setiap hari karna (isi sendiri) jadi yang setia mah duduk sahaja yang bosan tinggal sahaja:V*


**Promosi!


~ yang berkenan tolong mampir di profil osamu dazai, terutama mampir di cerita 'cinta dibalik luka'

__ADS_1


Buat karyanya yang pengen dipromosikan langsung disini silahkan minta Folback di kolom komentar kawand 😉👍**


__ADS_2