Antara Waktu Dan Dimensi Xiao Moon

Antara Waktu Dan Dimensi Xiao Moon
Pangeran Yi Xuan


__ADS_3

sraattt


boommmm


Suara ledakan sangat memekakkan telinga seseorang bagi yang mendengarkannya. Tempat yang awalnya gelap menjadi terang seperti semula. Air yang tadinya mengamuk kembali tenang. Dan sekarang didepan seorang gadis terdapat pria tampan yang sedang terduduk lemah.


“Bagaimana, apa kau ingin kembali seperti dulu lagi?”tanya gadis itu tenang.


“Aku sangat ingin diakui semua orang bahwa aku itu juga bisa seperti mereka”sedih pria itu.


Tidak lama dua orang pria tampan keluar dari sebuah dimensi. Ji Hua dan Ji San menatap dewa laut dengan tatapan permusuhan. Dewa laut dulu itu sangat baik dan berwibawa. Tapi semenjak kedatangan kakak laki-laki Xiao Moon, semua berubah.


Teman-teman Dewa laut lebih memilih Xiao Xun, kakak kandung dari Xiao Moon. Dan mereka mulai melupakan Dewa laut. Itulah yang membuat Dewa laut membenci keluarga Xiao.


“Dewa laut, aku tau kau kecewa, tapi setidaknya kau tau apa artinya perjuangan itu, dan satu lagi....jangan pernah menyerah jika ingin mendapatkan sesuatu”ucap Xiao Moon.


Dewa laut mengangguk dengan tersenyum. Baru pertama kali dia bertemu dengan seorang gadis yang perhatian terhadapnya.


“Jangan sekali lagi kau celakai keluarga Xiao”ucap Ji Hua dingin. Dewa laut hanya mengangguk mendengar itu.


“Apa kau sudah tidak membenci keluarga Xiao?”tanya Ji San.


“Setelah mengetahui perjuangan nona Xiao untuk menyadarkanku, kebencianku terhadap keluarga Xiao menjadi hilang”jelas Dewa laut sedih.


Xiao Moon mengangguk-angguk melihat perubahan Dewa laut. Dia mengambil pelajaran dari peristiwa ini, bahwa Dewa itu juga tidak ada yang sempurna meskipun sudah melewati suatu pensucian.


“Baiklah, pergilah kedunia Dewa-Dewi dan minta maaflah pada mereka, ini atas perintahku”ucap Xiao Moon tegas.


Dewa laut mengangguk senang lalu melambaikan tangannya. Dewa laut lantas menghilang dari udara dan menyisakan Xiao Moon, Ji Hua dan Ji Sun.


“Aku tidak menyangka nona dapat menundukkan Dewa laut yang terkesan sombong”ucap Ji San bangga.


“Tentu, jika tidak aku tidak akan pernah menjadi nona kalian”ucap Xiao Moon berlalu pergi di ikuti Ji Hua dan Ji Sun.


Mereka bertiga kembali memasuki hutan dan menjelajahi atau hanya sekedar mencari informasi dari benua Timur.


“Ji Hua, Ji San sepertinya kita harus pamit dengan Wei gege”ucap Xiao Moon saat perjalanan.


“Yah baiklah, sudah saatnya kita kembali kebenua tengah”ucap Ji Hua setuju.


“Tapi apa kita tidak membeli sesuatu disini?”tanya Ji Sun sedih.


Xiao Moon mencoba berpikir. Dia berencana membawakan orang terdekatnya hadiah. Bagaimana pun juga mereka adalah teman seperjuangan Xiao Moon.


“Ide bagus, kita harus membeli sesuatu dulu”ucap Xiao Moon setuju.


Dengan qing gongnya Xiao Moon menuju kearah pasar terkenal dibenua Timur ini. Dia akan membeli sesuatu yang tidak ada di benua Tengah dan memberi kejutan.


Tapi ditengah perjalanan, mereka bertemu dengan rombongan yang diserang para bandit. Xiao Moon, Ji Hua dan Ji San menaiki salah satu dahan pohon untuk melihat kejadian dibawah.


Sementara dibawah Xiao Moon sedang ada peperangan kecil terjadi. Seperti biasa, hanya ada peperangan dari seorang bandit dan prajurit.


Jumlah mereka tidak seimbang, karena jumlah bandit sangat banyak dibanding prajuritnya itu. Tidak lama seorang laki-laki dengan hanfu pangerannya keluar dari kereta.

__ADS_1


Pria itu mengambil ancang-ancang untuk menyerang para bandit. Tapi tidak lama salah saru prajurit itu menghalangi pria itu agar tidak menyerang para bandit sendirian.


“Pangeran Yi Xuan, kenapa anda keluar dari kereta, ini berbahaya!”teriak prajurit itu sambil waspada terhadap sekitar.


“Aku tidak ingin membiarkan bawahanku bertarung sementara aku hanya berdiam diri!”balas pangeran Yi Xuan tegas.


Sementara Xiao Moon sempat kaget saat mendengar marga pangeran itu adalah 'Yi'. Karena, marga 'Yi' hanya dimiliki oleh keluarga empu atas.


'Apa jangan-jangan, dia adik dari putra mahkota empu atas Yi Sun'batin Xiao Moon kaget. Dia lantas menatap Ji Hua dan Ji San yang sepertinya berpikiran sama.


“Pamgeran Yi Xuan awas!”ucap prajurit itu sambil menangkis pedang yang hampir mengenai pangeran Yi Xuan.


Pangeran Yi Xuan sempat syok karna pedang dari bandit itu hampir mengenainya. Sejujurnya dia tidak pernah terlibat dalam peperangan, karna selama ini dia berada di akademi dimensi.


NOTE


Akademi dimensi akan dijelaskan dichapter lain😁


Dan ini pertama kalinya bagi pangeran Yi Xuan pulang ke istana dan disuguhi peperangan ini. Dia tidak bisa apa-apa, dia hanya pandai dalam bidang obat-obatan.


“Pangeran Yi Xuan, lebih baik anda masuk ke dalam kereta saja!”ucap prajurit itu sambil menangkis serangan bandit.


Pangeran Yi Xuan dengan cepat dan wajah yang pucat segera masuk kedalam kereta. Xiao Moon terus mengamati gerak-gerik mereka. Jika diperhatikan, pangeran Yi Xuan juga akan menyusahkan jika ikut dalam perang ini.


“Kita harus turun tangan, mereka akan mati jika jumlah bandit yang mereka lawan terlalu banyak”ucap Xiao Moon yang diangguki oleh Ji San dan Ji Hua.


Mereka bertiga turun dengan anggun dan berwibawa diantara prajurit dan bandit. Mereka dibuat terkejut oleh kedatangan mereka bertiga yang tiba-tiba.


“Hari ini kita akan puas hahaha”jawab bandit lainnya.


Gadis yang dimaksud adalah Xiao Moon, kali ini dia tidak membawa topeng. Dan dia memberanikan diri untuk memperlihatkan wajahnya pada publik, tidak masalahkan(?).


“Kalian bertiga sebaiknya pergi dari sini, kalian akan terluka nanti!”teriak prajurit yang mencoba menghentikan Xiao Moon.


Xiao Moon melirik Ji San dan menaik turunkan alisnya sebagai isyarat. Ji San yang mengerti pun segera melaksanakan tugasnya. Ji San mengumpulkan prajurit yang terluka dan membuat perisai.


Perisai itu melindungi para prajurit dan pangeran Yi Xuan yang berada dalam kereta. Tapi anehnya, Ji San menyisakan satu prajurit yang tidak dilindungi perisai.


“Emm, tuan kenapa kau tidak memasukkan teman kami?”tanya salah satu prajurit heran.


“Kau pikir dia temanmu, dia itu adalah mata-mata atau sama saja teman dari para bandit itu hahahaha”ucap Ji San tertawa geli.


Para prajurit yang dilindungi kaget dan tidak menyangka jika selama ini teman mereka adalah mata-mata. Apalagi mata-mata itu berhubungan baik dengan para prajurit.


“Sepertinya penyamaranku terungkap secepat ini”ucap mata-mata itu menyeringai lalu bergabung dengan para bandit.


Xiao Moon mendecih kesal karena pria bandit itu terlalu sombong dan arogan. Pria bandit itu terlalu meremehkan tim Xiao Moon.


'lihat saja, akan kubantai kalian hanya dengan tangan kosong'batin Xiao Moon.


Xiao Moon lalu menatap Ji Hua dan memberi isyarat. Dengan pahamnya Ji Hua mengangguk dan segera melesat kearah bandit itu. Spontan semua para bandit segera fokus pada Ji Hua dan melalaikan Xiao Moon.


Ini juga adalah kesempatan Xiao Moon untuk menyerang menggunakan tangan kosong. Xiao Moon melesat dengan cepat menghajar satu persatu para bandit tanpa tersisa satupun.

__ADS_1


*buggh


akhhh


bugh bugh


plank*


Ji San dan para prajurit menatap tidak percaya pada Xiao Moon yang membantai para bandit itu dengan tangan kosong. Sementara pangeran Yi Xuan yang baru saja keluar untuk melihat situasi sangat kaget.


Ini adalah pertama kalinya bagi dia melihat gadis dibenua timur bisa beladiri. Apalagi gadis itu mengalahkan bandit itu dengan tangan kosong.


“Apa yang kalian lakukan, bantu gadis dan laki-laki itu”ucap pangeran Yi Xuan panik.


“Tenanglah pangeran, para bandit sudah dihabisi oleh tuan dan nona itu, kita juga dilindungi oleh tuan muda yang ada didepan kita”ucap tangan kanan pangeran Yi Xuan menenangkan.


Pangeran Yi Xuan terduduk lemah dan pingsan. Hal itu membuat sang tangan kanan dan para prajurit panik.


“Sebaiknya kalian bawa pangeran kedalam”ucap Ji San menyarankan.


Tangan kanan pangeran Yi Xuan segera membawa pangeran untuk masuk kedalam kereta. Berbeda dengan Xiao Moon yang masih memeriksa satu persatu bandit itu berharap masih ada yang hidup.


“Apa aku tadi memukul mereka berlebihan?”tanya Xiao Moon.


“Tidak, nona hanya memukul mereka dengan kecepatan dan kekuatan 50%”ucap Ji Hua.


Xiao Moon mengangguk-angguk paham, dia lalu menajamkan indra penciumannya. Seperti dugaan Xiao Moon, salah satu dari mereka menggunakan obat penghenti sementara denyut jantung.


Trik busuk yang sangat bagus dan membuat semua orang tidak mengetahuinya. Tapi tidak dengan Xiao Moon yang pintar ini. Dia lalu mengeluarkan botol merah dari dimensinya.


Lalu dia membuka penutup botol itu. Aroma yang cukup tidak enak segera menyebar diudara. Semua orang segera menutup hidung mereka karna bau yang menyengat.


Tidak lama, salah satu bandit sadar dan menatap Xiao Moon ketakutan. kelicikannya terbongkar dan sekarang tidak ada jalan keluar.


“Woeh, jangan berpikir untuk bunuh diri, itu sangat menyakitkan”ucap Xiao Moon sambil mendekati bandit itu.


Bandit itu yang awalnya ingin mengambil salah satu pedang pun dia hentikan. Dia teringat dengan rasa sakit yang selalu menyerang tubuhnya. Dan dia tidak akan mengulanginya lagi.


“Ma...maafkan aku no...nona, aku hanya me....melaksanakan tu....tugasku”ucap bandit itu bergetar ketakutan.


“Siapa tuanmu?”tanya Xiao Moon.


Tiba-tiba Xiao Moon berlari dan melayang diudara. Dia mencoba menangkap anak panah yang menuju kearah bandit itu. Dengan sirgap, Xiao Moon berhasil menangkap anak panah itu dan melemparkannya kembali kearah sang pemanah.


bruuk


Seseorang yang mengenakan pakaian hitam jatuh dari ketinggian. Orang itu sudah terkena panah yang telah dilemparkan oleh Xiao Moon. Ini membuat semua orang yang ada disana terkagum-kagum.


***


Author combak gaes, bisakah tembus 100 like, biasanya bisa lo, apa para readers dah bosen, ya maap, hari-hari ini author lagi anjlok dalam berkata-kata.


Maaf kalau ada typo dan kesalahan dalam cerita, jangan lupa like komen and bantu share yah😊

__ADS_1


__ADS_2