
Selesai dengan urusan desa, Xiao Moon beserta pasukannya segera pulang. Disore hari itu pasukan Xiao Moon sampai. Dia lupa jika dia ingin mengunjungi putra mahkota empu atas Yi San.
"ketua San, aku ingin pergi sebentar"ucap Xiao Moon.
"apa putri tidak ingin ganti baju atau mandi?"tanya ketua Li yang baru saja datang.
Xiao Moon menggeleng kemudian melesat pergi setelah mendapat anggukan dari ketua San. Xiao Moon melesat menggunakan qing gongnya menuju kelapangan pelatihan prajurit di kekaisaran empu atas. Dia tau jika mereka sedang melatih prajuritnya disana.
........
Xiao Moon telah sampai dilapangan itu, dia hinggap disalah satu dahan pohon agar tidak ketahuan. Dia bisa melihat jika putra mahkota empu atas melatih keras prajuritnya.
Xiao Moon menjadi iba dengan prajurit milik kekaisaran ini. Mereka melatih prajurit itu dengan keras dan ketat. Karna tak tega Xiao Moon pun turun dari dahan pohon.
"putra mahkota!"sapa Xiao Moon dengan berteriak.
Semua orang menoleh kearah suara itu dan membungkuk hormat. Mereka sangat kenal dengan seragam yang digosipkan para pelayan. Mereka sangat takut jika mereka harus berurusan dengan sang pemimpin organisasi bulan biru.
"bukannya kau adalah pemimpin organisasi bulan biru?"tanya putra mahkota empu atas Yi San.
"kau tidak mengenalku, aku Moon"ketus Xiao Moon.
Semua orang membelalakkan matanya kaget, dia adalah Moon, si putri yang berumor sampah itu(?). Terkejut bukan main melihat Moon adalah pemimpin dari organisasi bulan biru.
"tidak mungkin"gumam putra mahkota Yi San heran.
"aku tidak butuh kepercayaanmu, sekarang pikirkan prajuritmu yang sudah lelah setengah mati itu"ucap Xiao Moon.
Lamunan putra mahkota empu atas Yi San buyar dan menatap prajuritnya yang lelah. Dia baru sadar dan merasa bersalah karna dia melatih mereka sangat keras.
"kalian istirahatlah, hari ini kalian libur"datar putra mahkota empu atas.
Dia lalu kembali menatap Xiao Moon dan menggeretnya pergi dari sana. Xiao Moon yang digeret tidak melawan, dia tau pasti putra mahkota empu atas heran dan kaget.
Sampailah mereka ditempat yang sepi dan disitu jarang orang lewat. Putra mahkota empu atas Yi San menatap tajam Xiao Moon.
"kau adalah pemimpin organisasi bulan biru itu, yang paling kejam dan sadis?"tanya putra mahkota empu atas Yi San.
"ya"jawab Xiao Moon singkat.
plaatakk
Putra mahkota empu atas Yi San menyentil dahi Xiao Moon. Dia tidak habis pikir, gadis didepannya ini benar-benar kuat.
__ADS_1
"heh, sakit tauk"keluh Xiao Moon sambil memegang jidatnya.
"kau ini gadis kecil berumur 15 tahun dan menjadi pemimpin organisasi bulan biru?"tanya putra mahkota empu atas Yi San.
Xiao Moon mengangguk tanpa rasa bersalah.
"kau masih terlalu kecil Moon"lirih putra mahkota empu atas Yi Sun.
"kau!....kau hanya berbeda 2 tahun dengan ku, tapi kau sudah menjadi putra mahkota empu atas, lebih tepatnya 18 tahun"ketus Xiao Moon.
"aku wajar, tapi lihat dirimu, oh iya kau pernah bilang jika kau akan ikut perang kan(?), kau masih kecil untuk pergi ketempat peperangan"ceramah putra mahkota empu atas Yi San.
Xiao Moon menatap bawah. Wajahnya sendu, dia juga tidak habis pikir kenapa dia bisa menjadi sekuat ini dalam waktu sebentar. Dia ingin sekali seperti gadis biasanya.
Tapi sepertinya takdir tidak berpihak padanya. Latar belakangnya sangat penting dan dia juga harus menuntaskan masalah duniawi ini.
"sekarang aku tanya, kau berada ditingkat apa, kenapa aku tidak bisa melihat kultivasimu?"tanya putra mahkota empu atas Yi San.
"kau tidak perlu tau, aku hanya ingin memikirkan strategi saat perang nanti"dingin Xiao Moon kemudian beranjak pergi.
Putra mahkota empu atas Yi San bingung, ada apa dengan Xiao Moon, tidak seperti biasanya(?). Tapi itu tidak masalah, sekarang yang harus dipermasalahkan adalah perpisahannya nanti dengan Xiao Moon.
........
Xiao Moon tidak mempermasalahkan itu, tapi sepertinya dirinya sangat sulit untuk melupakan kata-kata itu. Sementara dibelakang Xiao Moon terdapat putra mahkota Yi San yang mengekorinya.
Sepanjang perjalanan menuju ruang kerja kaisar empu atas mereka tidak saling berbicara. Entah gara-gara apa suasana hati Xiao Moon hari ini cukup buruk.
Sampailah mereka diruang kerja kaisar empu atas. Seorang kasim mengumumkan kedatangan mereka dan segera mempersilahkan masuk.
"ayah"sapa Xiao Moon.
"ternyata kau juga seorang pemimpin organisasi itu"ucap kaisar empu atas memegang pundak Xiao Moon.
Xiao Moon mengangguk pelan kemudian duduk disebuah kursi. Dia menyuruh kaisar empu atas untuk duduk disampingnya. Sementara putra mahkota Yi San duduk bersebrangan.
"sepertinya kalian dalam suasana tidak baik"tebak kaisar empu atas.
"tidak"jawab Xiao Moon dan putra mahkota Yi San kompak.
Kaisar empu atas hanya menggeleng pelan. Dia lalu menyuruh para pelayan untuk menyiapkan makanan.
"jadi putriku, apa ada urusan kau datang kemari?"tanya kaisar empu atas.
__ADS_1
"kita sebaiknya merencanakan strategi perang"singkat Xiao Moon.
Dia lalu menceritakan bahwa kekaisaran Ming menyewa anggota organisasi bulan biru untuk perang nanti. Dia juga memberitahukan rencananya nanti.
Sekarang yang kurang hanyalah strategi perangnya saja.
"kekaisaran Bo berasal dani benua barat, kekaisaran terbesar diantara kekaisaran lain di benua barat, kekaisaran itu juga membantu kekaisaran Ming dan Mo untuk perang nanti"jelas Xiao Moon sambil menunjuk peta.
"aku mendapat informasi saat menyamar kemaren, dimana ketiga kekaisaran itu akan menjadi satu dan melawan bersama-sama, tapi aku juga mendapat informasi dari ketua Li selaku ketua informasi, bahwa kekaisaran Bo akan menyisihkan pasukannya untuk menyerang perbatasan sebelah barat"jelas Xiao Moon.
"aku ingin bertanya, dimana titik peperangan terjadi?"tanya putra mahkota empu atas Yi San.
"perbatasan Timur, disitu titik perangnya, karna setelah ulang tahun kaisar Mo nanti keluarga dari kekaisaran Ming dan Bo tidak akan pulang"jelas Xiao Moon.
Kedua pria itu mengangguk pelan sambil menatap peta. Putra mahkota empu atas mengernyitkan dahinya saat melihat sebuah gambar persegi kecil-kecil didekat perbatasan.
"ini, seperti sebuah desa"ucap putra mahkota Yi San menunjuk peta itu.
Xiao Moon memperhatikan peta yang dutunjuk putra mahkota empu atas Yi San. Disana sepertinya paling timur diantara lainnya, dan disitu adalah tempat dimana peperangan terjadi.
"yah, sepertinya kita harus memindahkan desa ini"usul kaisar empu atas.
"aku akan mengirim salah satu pengawal untuk pergi keperbatasan dan meminta penjelasan"ucap putra mahkota empu atas Yi San.
"tidak, itu akan lama, aku akan meminta ketua San untuk pergi kesana dengan beberapa pasukannya besok"ucap Xiao Moon.
"bukannya itu akan lebih lama"sela putra mahkota empu atas Yi San.
"heh pasukanku itu bisa berteleportasi"sarkas Xiao Moon.
Putra mahkota empu atas Yi San terdiam. Pasukan Xiao Moon bahkan bisa berteleportasi, bagaimana dengan Xiao Moon sendiri, pasti dia lebih dari itu.
"ini sudah hampir malam, sebaiknya aku segera pulang, terima kasih makanannya ayah"ucap Xiao Moon kemudian melesat pergi.
Kini diruang kerja hanya tinggal putra mahkota empu atas Yi San dan kaisar empu atas. Mereka saling menatap dan terlihat tatapan sendu.
"putraku, sebaiknya kau perbaiki hubunganmu dengan Moon dulu, aku takut dia akan menyesal saat kamu pergi nanti"sendu kaisar empu atas.
"aku akan berusaha ayah, aku akan memhuat dia bahagia sebelum aku pergi"jawab putra mahkota empu atas Yi San dengan menunduk.
***
Maap yah author telat up, ini author sedang banyak tugas. Tapi author usahakan bisa up terus.
__ADS_1
Jangan lupa like, komen and sarannya yah, maaf kalau ada typo. Maaf banget yah☺🙁