
Para warga sudah disediakan tempat untuk tinggal sementara. Dan sekarang Xiao Moon beserta kaisar empu atas dan putra mahkota empu atas sedang disebuah taman.
"jadi, untuk apa aku dibawa kesini?"tanya datar Xiao Moon. Putra mahkota empu atas Yi Sun bukannya menjawab malah duduk disebuah bangku.
"duduklah sebentar, aku ingin bicara denganmu"ucap putra mahkota empu atas Yi Sun sambil menepuk sebelah bangkunya. Xiao Moon kemudian mengangguk dan segera duduk.
"mmm, sebaiknya aku pergi dulu"ucap kaisar empu atas lalu pergi meninggalkan Xiao Moon dan putra mahkota empu atas Yi Sun.
"jadi, ada apa?"tanya Xiao Moon. Putra mahkota empu atas menarik nafas kemudian menjelaskan sesuatu.
"aku akan pergi kesuatu tempat yang sangat rahasia, tempat yang tidak bisa dijangkau oleh orang yang sembarangan"jelas putra mahkota empu atas. Xiao Moon heran dan ingin bertanya, tapi itu akan merusak penjelasan.
"kau tau, aku itu masih ditingkat ranah dewa-dewi level 4, dan itu adalah setengah dari kekuatanku, aku akan pergi ketempat rahasia itu untuk menyempurnakan kekuatanku, dan aku pergi kesana pada esok hari"lanjut putra mahkota empu atas Yi Sun.
Xiao moon berkedip lalu menatap depan. Diwajahnya ada rasa sedih yang mendalam. Tapi karna wajah dinginnya, wajah sedih itu tidak terlihat.
"berarti kau tidak ikut perang nanti?"tanya Xiao Moon menatap putra mahkota empu atas Yi Sun. Putra mahkota empu atas Yi Sun menunduk, wajahnya sendu.
"dan...yang paling aku takuti adalah, setelah aku menerima semua kekuatanku aku akan kehilangan ingatan"ucap putra mahkota empu atas Yi Sun menunduk.
Bagaikan terhantam sebuah beton besar. Xiao Moon menatap putra mahkota empu atas tidak percaya. Hal itu membuat putra mahkota empu atas heran.
"ekhem, tapi kenapa harus disempurnakan?"tanya Xiao Moon datar.
"karna jika tidak disempurnakan tubuhku akan cacat, memang kamu mau menikahi laki-laki cacat?"tanya putra mahkota empu atas Yi Sun dengan nada menggoda.
"aihh, siapa juga yang ingin menikah denganmu"ucap Xiao Moon spontan.
Putra mahkota empu atas hanya terkekeh geli. Sementara Xiao Moon hanya memanyunkan bibirnya.
"berapa lama kau akan pergi?"tanya Xiao Moon.
"hmm entahlah, sepertinya akan lama"jawab putra mahkota empu atas Yi Sun.
Xiao Moon lantas kembali duduk dari berdirinya. Ditatapnya langit cerah berwarna biru, dan sedikit berwarna oranye, menandakan jika hari mulai sore.
"kau mau menginap disini?"tanya putra mahkota empu atas Yi Sun.
"tentu, sebagai sahabat jika mendengar sahabatnya akan pergi harus menemaninya kapanpun dan membuatnya senang"ucap Xiao Moon sambil tersenyum getir.
Tidak terasa satu bulir kristal keluar dari mata Xiao Moon. Putra mahkota empu atas yamg melihat Xiao Moon menangis segera mengusapnya.
"tidak biasanya kau menangis"ejek putra mahkota empu atas Yi Sun.
__ADS_1
"entahlah, aku tidak tau jika aku menangis, hanya saja aku tidak ingin kehilangan teman lagi"ucap Xiao Moon sambil menunduk.
"hmm, kau masih punya para ketua kelompok, anggota bulan biru dan ayah kaisar"ucap putra mahkota empu atas Yi Sun.
Xiao Moon tersenyum lalu kembali menatap putra mahkota empu atas Yi Sun "aku akan menjaga mereka" ucap Xiao Moon sambil menjulurkan jari kelingkingnya. Putra mahkota empu atas mengangkat sebelah alisnya heran.
Xiao Moon yang melihat putra mahkota empu atas heran pun segera menarik tangan putra mahkota empu atas Yi Sun dan mengaitkan jari kelingkingnya.
Putra mahkota empu atas hanya tersenyum dan mengangguk. Mereka saling mengobrol hanya untuk sekedar mencari kebahagiaan.
Tidak terasa hari mulai malam dan mereka berdua masih mengobrol dengan canda dan tawa. Kaisar empu atas yang baru datang serasa tidak ingin menganggu, tapi karna hari mulai malam kaisar empu atas harus menasihati mereka.
"kalian ini jangan mengobrol hingga hari mulai malam seperti ini, ini tidak baik bagi anak muda"ucap kaisar empu atas mendekati mereka.
"baiklah putri Moon, ini sudah hampir malam, sebaiknya kau istirahat dikediaman istana ini"ucap putra mahkota empu atas.
"aku akan kemari nanti jika sudah malam, aku ada pekerjaan yang harus kuselesaikan"ucap Xiao Moon sambil membenahi kerah bajunya.
Kaisar empu atas dan putra mahkota empu atas mengangguk. Lalu Xiao Moon melesat pergi menggunakan qing gongnya.
........
Istana neraka
Xiao Moon telah sampai dihalaman istana neraka. Disana sudah terdapat beberapa pasukan iblis dan beberapa anggota bulan biru serta prajurit.
Xiao Moon dengan wajah dinginnya menuju keruang kerjanya. Ketika sudah sampai diruang kerja, Xiao Moon langsung membuka topeng dan menggulung rambutnya dengan sumpit.
Mengganti pakaian beratnya dengan pakaian ringan agar tidak kesulitan jika berjalan. Xiao Moon juga menggulung lengannya hingga sampai siku. Jika ingin tau, Xiao Moon memakai hanfu biru polos serta bahan yang tipis.
"Saatnya menyelesaikan tugas"ucap Xiao Moon menyemangati dirinya sendiri.
Xiao Moon dengan cekatan menggarap semua tugas yang ada dimejanya. Dari mulai tentang bisnis, keuangan dan lain-lain. Dia memang menginginkan ini karna hari-hari ini dia sangat nganggur.
............
Beberapa jam kemudian Xiao Moon sudah selesai dengan tugasnya dan menenggelamkan kepalanya dimeja kerjanya. Xiao Moon menutup matanya untuk sementara agar rasa lelahnya sedikit hilang.
Tapi ketenangan itu terganggu saat mendengar suara keributan diluar. Segera Xiao Moon menghampiri keributan itu dan melihat apa yang terjadi.
Dilihatnya para ketua kelompok yang mencoba berebut sesuatu yang ada ditangannya. Xiao Moon sangat heran, apa yang direbutkan(?).
"ada apa?"tanya Xiao Moon dengan nada dingin.
__ADS_1
Mereka yang ada disana lantas menoleh dan mendapati seorang wanita cantik bak dewi. Tidak, tapi tidak mungkin, lihat saja bajunya yang tidak beraturan sungguh tidak mencerminkan seorang dewi. Akan tetapi wajahnya itulah yang alami, kecantikannya melebihi dewi.
"ekhem!"deheman Xiao Moon mampu menyadarkan semua orang yang sedang melamun disana.
"eh Queen Alexa"kaget ketua Li langsung membungkuk hormat di ikuti yang lain.
Semua bergetar ketakutan tidak berani menatap wajah cantik itu. Begitu juga dengan pasukan iblis yang takut setengah mati saat merasakan hawa dingin menyelimuti tubuh mereka.
"hah, kalian ini merebutkan apa?"tanya Xiao Moon sambil menarik hawa dinginnya dan memakai topeng polos berwarna putih.
"mmm, kami tadi bertemu putra mahkota empu atas Yi Sun, dan dia memberikan kotak ini"ucap ketua Jin yang membawa sebuah kotak kecil berwarna coklat dengan ukiran burung phoniex.
"hmm, apa ini?"tanya Xiao Moon.
"aku tidak tau Queen"jawab ketua San mengangkat bahunya.
Xiao Moon mengangguk mengerti kemudian membawa kotak kecil coklat itu masuk keruang kerjanya. Dibukanya kotak itu dan terlihatlah mahkota, kalung, serta cincin dan gelang dengan berlian warna merah.
Xiao Moon mengernyitkan dahinya dan menatap baik-baik perhiasan itu. Setelah Xiao Moon meneliti, dia tersentak kaget. Kalung itu hanya dimiliki oleh seorang dewa yang sangat kuat diantara dewa apapun.
"sebenarnya siapa Yi Sun itu"gumam Xiao Moon.
Tidak ingin memikirkan tentang itu Xiao Moon menutup kotak coklat itu dan menyimpannya. Dia hendak pergi ke istana empu atas sesuai janjinya dan meminta penjelasan.
........
ruang utama istana empu atas
Xiao Moon muncul dipintu besar masuk aula pertemuan. Dan bagusnya, putra mahkota empu atas Yi San, kaisar empu atas dan permaisuri sedang berkumpul.
"Putri Moon memasuki aula!"teriak kasim.
Semua orang yang ada didalam aula pun menatap pintu masuk itu. Terlihatlah Xiao Moon yang masih dengan penampilan tadi tapi dengan topeng. Semua menatap heran dengan penampilan Xiao Moon, tapi mau bagaimana lagi memang sifatnya tidak mudah ditebak.
"Putriku, akhirnya kau datang juga"ucap kaisar empu atas tersenyum.
"ayah bunda"sapa Xiao Moon memeluk mereka.
"kenapa aku tidak dipeluk"protes putra mahkota empu atas Yi Sun.
"terserah"ucap Xiao Moon dengan nada mengejek.
Putra mahkota empu atas hanya mendengus kesal dan tidak terima. Sementara kaisar empu atas dan permaisuri hanya menggeleng-gelengkan kepala. Xiao Moon hanya acuh, toh lagi pula dia dengan putra mahkota empu atas itu tidak boleh berpelukan.
__ADS_1
****
Author up lagi ni, bagaimana chapternya?. Kalau ada kesalahan dalam cerita seperti typo ataupun membosankan dan sebagainya tolong dimaafkan, jangan lupa like, komen, and sarannya