Ardelia Christy

Ardelia Christy
A'r Company


__ADS_3

"Dek, lu pulang bareng nggak?", tanya Alex.


"Emmm... nggak pulang duluan aja bang gw, ada urusan", ucap Christy.


"Oh, yaudah gw duluan", ucap Axel.


"Eh bang, bilangin daddy gw mau nginep rumah temen", ucap Christy.


"Oh oke ntar gw bilangin, gw duluan", pamit Axel.


Setelah semua teman temannya pulang, Christy memasuki mobil lamborgini aventador yang telah ia modifikasi dan menjalankannya keluar gerbang AIHS menuju A'r Company.


Sesampainya diparkiran khusus pemilik A'r Company, ia tak langsung keluar. Ia langsung memencat tombol secret room dan seketika jendela kaca berubah ke mode cermin dan muncul sebuah lemari kecil dengan 4 rak. Ia pun mengganti seragamnya dengan baju kantor.


Setelah bersiap siap ia pun memasuki kantornya. Banyak yang karyawan menyapanya, ia pun membalasnya dengan senyuman tipis. Sesampainya di loby kantornya, pandangannya terjatuh pada karyawan baru yang berpakaian minim yang menjabat sebagai resepsionis. Dengan sengaja ia pun bertanya kepada resepsionis itu.


"Selamat siang, bisakah Anda memberitahukan saya dimana ruangan Ceonya", ucap Cristy sambil melihat name tagnya.


Hmm cabelina, namanya kayak orangnya, batin Christy.


"Sudah membuat janji", tanya Cabelina.


"Sudah", jawab Christy.


"Ada perlu apa sampai mencari ruangan Ceo", ucap Cabelina sinis.


"Ada hal penting yang ingin saya bicarakan kepada Ceo disini", ucap Christy.


"Anda bisa naik lift menuju lantai 50, lalu pindah ke lift lain untuk menuju lantai 99, lalu Anda berjalan lurus hingga menemukan pintu bertuliskan CEO itulah ruangnya", ucap Cabelina.


"Terima kasih, dan sebaiknya Anda memakai berpakaian sopan jangan terbuka, ini kantor bukan tempat pesta", ucap Christy.


"Heh, lu tu siap mentang mentang ketemu Ceo aja belagu, lagi pula baju gw tuh limitid edition", ucap Cabelina membanggakan diri.


"Oh, benarkah?", tanya Christy.


"Y...ya tentu", ucap Cabelina.


Christy pun langsung membuka iphonenya, dengan lihai ia mengetik di iphone itu lalu memperlihatkannya.


"Hemm, Anda bilang limitid edition bukan?", ucap Christy.


"Y....ya", jawab Cabelina.


"Lihat ini, bukankah disitu tertera harga Rp 170,000;00", ucap Christy sembari memperlihatkan harga pakaian itu.


"Mentang mentang lu deket sama Ceo belagu, atau jangan jangan lu ngegoda diri ke atasan gw", ucap Cabelina.

__ADS_1


"Apakah Anda tidak punya sopan santun, huh?", tanya Christy.


"Satpam... satpam....", ucap Cabelin itu, tak lama satpam itu datang menghampirinya.


"Ada apa bu?", tanya satpam.


"Tolong usir perempuan tidak tau diri ini", ucap Cabelina.


"Emmm....., maaf bu kami tidak bisa", ucap satpam itu.


"Kenapa kau tidak bisa, huh?", ucapnya kesal.


"Di.. dia adalah Ceo A'r Company", ucap satpam itu sambil menunduk.


"Hahahaha, kau bergurau kan!, bagaiman mungkin wanita ini Ceo disini, hah?", ucap Cabelina.


"Jika anda tidak percaya anda bisa tanyakan kepada semua karyawan disini", ucap satpam itu.


Christy pun akhirnya membuka suara.


"SAYA BERTANYA KEPADA KALIAN YANG ADA DISINI, SIAPA SAYA?", teriak Christy.


"ANDA ADALAH CEO KAMI DISINI MISS", ucap karyawannya kompak.


"See", ucap Christy.


"Maaf kan saya Miss, saya tidak tahu kalo itu Miss", ucap Cabelina memohon.


"Apakah jika bukan saya Anda akan berperilaku seperti ini kepada orang lain?", tanya Christy.


"Maaf nona saya tidak akan mengulanginya lagi", ucap Cabelina menyesal.


"Saya tidak akan memaafkan Anda, Anda dipecat secara tidak hormat, cepat Anda angkat kaki dari perusahaan saya", ucap Christy.


"Baik Miss saya akan pergi", ucap Cabelina.


Cabelin pun langsung berjalan pergi dengan rasa malu. Christy pun langsung memberikan kode pada bodyguardnya.


"Kau tau apa yang harus dilakukan bukan?", ucap Christy pada bodyguardnya.


Sang bodyguard pun langsung menjalankan tugasnya.


Dengan cepat bodyguard itu langsung membawa Cabelina menuju markas. Entah apa yang dilakukan oleh bodyguard itu, yang pastinya pada akhirnya perempuan itu tidak bisa melihat dan merasakan indahnya dunia lagi.


"UNTUK KALIAN YANG ADA DISINI, JIKA TIDAK INGIN BERNASIP SAMA MAKA PATUHLAH PADA ATURAN, KALIAN DISINI SAYA PEKERJAKAN UNTUK BEKERJA BUKAN HAL YANG LAIN, MENGERTI!!!!", ucap Christy.


"MENGERTI", ucap karyawannya kompak.

__ADS_1


"KEMBALI BEKERJA", teriak Christy.


Mereka semua pun menuruti perkataan atasannya, Christy pun melangkahkan kakinya menuju lift khusus Ceo.


Ting....


Christi pun sampai di lantai 99, ia pun menuju ruangannya.


"Selamat siang Miss", ucap Mishal yang merupkan sekertarisnya.


"Siang, tidak usah seformal itu, dimana berkas yang akan aku tanda tangani", ucap Christy.


"Ada didalam dek, untuk yang lain masih dimeja kakak", jawab Mishal.


"Hmm", ucap Christy.


Mereka pun memasuki ruangan ceo. Tak menunggu lama Christy pun langsung mengerjakan berkas berkasnya.


Brukk...


"Ini dek berkas berkasnya", ucap Mishal.


"Astaga, yang bener aja kak, baru gw tinggal seminggu ni berkas dah numpuk segunung", ucap Christy.


"Salah sendiri ninggalin perusahaan", balas Mishal.


"Ya deh, kagak berani lagi gw ninggalin perusahaan", ucap Christy.


Jam menunjukkan pukul 12 malam, berkas yang di kerjakan tinggal 7 berkas.


Ia pun membukanya secara bersama sama, betapa kagetnya Christy saat mengetahui siapa yang ingin bekerjasama dengannya.


"What... kak ini kenapa, A'X Company, A'G Company, Berlina Company, Smith Company dan OH Company mengajukan kerja sama, kok bisa barengan sih"


"Mungkin kebetulan dek", ucap Mishal.


"Kak, tolong beritahukan kepada perusahaan yang mengajukan kerjasama, pengajuan kerjasama sudah aku terima kak dan jangan lupa pertemuannya 2 bulan lagi", ucap Chrity.


"Oke, lu nggak pulang dek?", tanya Mishal.


"Gw nginep kantor kak, lu kalo mau pulang, pulang aja", ucap Christy.


"Yaudah gw pulang dulu", ucap Mishal.


"Oke", jawab Christy.


Christy pun langsung menuju kamar yang ada di kantornya.

__ADS_1


__ADS_2