Ardelia Christy

Ardelia Christy
My Wife Is A Nurse


__ADS_3

Hai gaes...


Para pembaca novel author yang paling author sayangi dan cintai.... 🤔🤔🤔


Kali ini author buat novel baru lagi judulnya "My Wife Is A Nurse"


Isinya tentang pria berdarah campuran inggris yang jatuh cinta dengan mahasiswa perawat.



Prolog :


"Kita bertemu lagi, my girl?"


Suara serak nan basah memecahkan lamunannya. Seorang pria berbalutkan suit hitam adalah pemilik suara itu. Mata tajamnya yang berwarna biru selalu membuat lawan bicara bertekuk lutut. Namun lain halnya ketika sedang menatap sang pujaan hati, mata birunya selalu menampilkan tatapan sendu dan teduh hingga mampu menghangatkan hati seseorang yang melihatnya.


Gadis itu pun menoleh dan menatap kearah pemilik mata biru, dia pun membeku. "Ba-bapak", jawab gadis tersebut dengan tatapan terkejut. "Lagi" Batinnya sembari meringis dan menampilkan senyum paksa.


Dengan langkah pasti pria pemilik mata biru berjalan mendekati sang punjaan hati. Melihat itu, gadis itu menggigit bibirnya sambil menatap kearah sekitar guna memastikan hanya ada mereka bertiga di sana.


"Aku merindukanmu"


Pria pemilik mata biru merentangkan tangannya guna memeluk tubuh gadisnya, namun dengan cepat sang gadis menghindar sebelum pria itu memeluknya. Pria itu pun menyerit bingung.


Suara lembut menyapa indera pendengaran pria itu. "Selamat pagi pak, senang berjumpa dengan Anda", ucap sang gadis sembari menampilkan senyuman. Seketika ia terpaku melihat senyuman gadisnya.


Ah, senyuman manis itu. Dirinya tidak akan melupakannya. Sebuah ide terlintas dipikiran pria pemilik mata biru.

__ADS_1


"Say-"


Namun belum sempat ia menyelesaikan perkataannya, gadis itu langsung memotong ucapannya.


"Maaf pak, saya harus kembali ke ruangan. Permisi", ucap gadir pujaannya, kemudian. melangkahkan kakinya meninggalkan kedua orang tersebut.


Pria pemilik mata biru mencebik kesal. "Ah, dia selalu seperti itu".


"Aku tidak akan menyerah untuk mendapatkannya"


Pesona gadisnya benar-benar membuatnya jatuh semakin dalam.


"Tuan kita harus segera menuju ruang rapat sekarang", ucap pria dibelakangnya.


Pria pemilik mata biru menghela nafas kemudian ia melihat jam tangannya. 10 menit lagi rapatnya akan dimulai. "Hmm, ayo", jawabnya sembari berlalu menuju lift.


Gadis berkerudung hitam menutup mulutnya dengan kedua tangan sembari menatap tak percaya apa yang ia lihat di depannya.


Seorang pria bermata biru tengah memeluk seorang perempuan di sebuah restoran yang ia kunjungi.


Tanpa sadar air matanya mulai menetes, terkejut, marah, kecewa dan sedih bercampur menjadi satu. "Kamu bohong lagi sama aku mas, apa kamu ngga bisa jujur sama aku?"


Jujur ia sudah cape harus berpura-pura tidak terjadi apa-apa. Diam-diam suaminya membawa wanita lain di antara mereka berdua dan menghancurkan semua impian yang ia bangun.


Dengan sedikit harapan ia mencoba menelpon suaminya untuk memastikan apakah ada sedikit kejujuran dalam diri suaminya. Sudah cukup dirinya terus-terusan dibohongi.


"Assalamu'alaikum, mas"

__ADS_1


"Wa'alaikumsalam, ada apa?" Jawab suaminya di seberang telepon.


"Mas dimana sekarang?"


"Mas lagi dikantor"


Mendengar jawaban suaminya, ia tersenyum getir, lagi-lagi dibohongi. Setelah menghela nafas pelan, ia pun berucap kembali.


"Mas bisa pulang ngga? Perut aku sakit banget, kayaknya asam lambungku kumat".


"Maaf sayang mas ngga bisa pulang, mas lagi meeting sama klien sekarang, kamu coba minum obat dulu, mas akan telpon supir buat nganter kamu kerumah sakit, engga papa kan sayang?"


"Iya mas, engga papa. Semangat kerjanya"


"Iya sayang, terima kasih. Mas tutup ya teleponnya, Assalamu'alaikum"


"Wa'alaikumsalam"


Tiba-tiba dirinya merasakan kepanikan, nafasnya mulai tersendat-sendat, jantungmya berdebar kencang, kepalanya terasa pusing, sepertinya gangguan kecemasannya kambuh.


Dengan cepat ia berlari keluar dari restoran. Ia pun menyeberang jalan untuk menuju mobilnya.


TIN....


BRAK...


Seketika semuanya gelap.

__ADS_1


__ADS_2