Ardelia Christy

Ardelia Christy
Rapat


__ADS_3

Sudah 1 bulan Christy berada di Indonesia. Kini Christy tengah bersiap siap untuk ke kantor. Untung saja hari ini adalah hari minggu, karena hari ini perusahaan A'X Company mengadakan rapat.


Christy pun selesai bersiap siap. Ia menggunakan pakaian kantor dari boutiq miliknya dan ia yang mendesainnya sendiri. Ia pun memoles sedikit make up lalu mengambil tasnya dan turun kebawah.


"Dek lu mau kemana", tanya Alex.


"Mau ke kantor bang, ada rapat", jawab Christy.


"Oke, tiati", ucap Alex.


Cristy pun mengendarai mobilnya menuju A'X Company. Tak lama ia pun telah sampai di gedung kantor milik keluarga.


"Tolong bawakan barang barang saya", ucap Christy.


Ia pun menuju lift khusus Ceo, banyak karyawan yang menyapanya namun hanya dibalas dengan anggukan oleh Christy.


Ting...


Pintu lift pun terbuka, ia berjalan menuju ruangannya. Saat menuju ruangannya, tidak menemukan sekertarisnya. Ia pun masuk ke ruangannya.


"Mending gw nerusin berkas yang ada disini", guman Christy.


Ia pun menyeleaikan berkas, tak lama pintu ruangannya terbuka.


Ceklek...


"Assalamualaikum", ucap Leya yang merupakan sekertarisnya di A'X Company.


"Waalaikumsalam, baru nyampek?", tanya Christy.


"Nggak gw harua ke ruangan divisi keuangan dulu", ucap Leya.


"Oh, jam berapa rapatnya", tanya Christy.


"5 menit lagi", ucal Leya.


Christy pun membereskan mejanya dan bergegas menuju ruang rapat bersama Leya.


Ceklek...


"Selamat siang", ucap Christy sambil menuju tempat duduknya.


"Siang", ucap semua orang yang ada di ruang rapat.


"Mari kita mulai rapatnya", ucap Christy.


Mereka pun memulai rapatnya.


"Bagaimana hasil laporan perusahaan di tahun kemarin?", tanya Christy.


"Sangat bagus Miss", ucap Leya.


"Baiklah, divisi keuangan bagaimana laporan untuk tahun kemarin", tanya Christy.


"Untuk tahun kemarin permintaan akan barang mulai ada peningkatan, untuk keuangan dalam keadaan stabil bahkan meningkat", ucap orang yang bekerja dibagian devisi keuangan.


Rapat pun berjalan 30 menit.

__ADS_1


"Baiklah, rapat hari ini kita akhiri", ucap Christy.


Mereka pun keluar dari ruang rapat. Christy dan Leya menuju keruangan Ceo.


"Huh, capeknya gw", ucap Christy.


"Capek dari mananya coba?, masih mending lu dek tinggal presentasi la gw harus kesana kesini, ke divisi sana divisi sini", ucap Leya.


"Lah kan yang punya inovasi kan gw, setiap rapat gw mikirin inovasi inovasi baru", ucap Christy.


"Ya lah dek, semerdeka lu aja dah", ucap Leya.


Jebal ijeu geuman


bami nuneul meolge kkeum hani


Tiba tiba iphone Christy berbunyi.


"Hmm"


"Dek lu bisa ke kantor gak?, ada berkas yang harus lu tanda tangani", ucap Mishal.


"Oke gw kesana", jawab Christy.


Tut...


Sambungan telpon pun terputus.


"Kak ley, gw balik dulu ya", pamit Christy.


"Oke", ucap Leya.


Ting...


Ia pun berjalan keluar kantor lalu masuk ke mobilnya. Christy pun menjalankan mobilnya menuju kantornya.


Saat berada di lampu merah, ia pun menekan tombol secret room. Ia pun mengganti pakaiannya, tak lupa ia memakai topengnya berwarna biru gelap.


Pernah beberapa kali Christy tidak memakai topeng, tetapi ia mengubah wajahnya menggunakan makeup untuk menutupi wajah aslinya.


Ia pun menjalankan mobilnya menuju A'r Company.


Tak lama ia pun sampai di kantornya.


"Tolong parkirkan mobilku seperti biasa", ucap Christy.


"Baik miss", balas penjaga.


Christy pun memasuki kantornya. Ia pun bergegas menuju lift.


Ting....


Chriaty pun keluar dari lift dan menuju ruangannya.


"Kak, dimana berkas yang harus aku tanda tangani kak?", tanya Christy.


"Ini", ucap Mishal sambil memberikan berkasnya.

__ADS_1


"Oh ya kak, untuk rapat dengan perusahaan yang waktu itu berkasnya udah aku tanda tangani tolong di undur waktunya 1 tahun lagi kak", ucap Christy.


"Nggak kelamaan dek?", tanya Mishal.


"Enggak", jawab Christy.


Mishal pun melaksanakan tugasnya.


"Oh ya dek, lu minggu depan ada jadwal rapat di AIHS", ucap Mishal.


"Tolong gantikan aku kak", ucap Christy.


"Baiklah dek", ucap Mishal.


Christy pun berkutat dengan berkas berkasnya lagi.


"Kak, adakan rapat mendadak sekarang", ucap Christy.


"Iya dek", ucap Mishal.


Mishal pun melaksanakan tugas, lain halnya dengan Christy yang mengerang kesakitan. Christy pun mencari obat yang ia bawa, setelah mendapatkanya ia pun meminumnya.


"Huh, sampe kapan gw gini terus", guman Christy


Christy pun memasukan kembali obatnya lalu merapikan pakainannya.


Tok... tok... tok...


"Masuk", ucap Christy.


"Dek rapatnya udah siap, tinggal nunggu lu aja", ucap Mishal.


"Huh, oke", jawab Christy.


Christy pun menuju ruang rapat.


"Selamat siang", sapa Christy.


"Siang", ucap semua orang yang ada di ruang rapat.


"Baiklah rapat kita mulai", ucap Christy.


"Bagaimana perkembangan perusahaan sekarang", tanya Christy.


"Lebih baik dari sebelumnya, permintaan akan barang terus meningkat", ucap salah satu pegawainya.


"Untuk keuangan, kita mendapatkan keuntungan lebih banyak dari sebelumnya", sambungnya.


"Hmm, baiklah", ucap Christy.


"Disini saya mengadakan rapat mendadak, karena saya ingin setiap devisi mengirimkan 1 10 perwakilan untuk mendirikan perusahaan baru", ucap Christy.


"Apakah Anda tidak salah Miss?", tanya salah seorang.


"Tidak, saya meminta untuk kalian yang ada disini agar mengkoordinir pendirian perusahaan baru di bidang teknologi", ucap Christy.


"Baiklah Miss", jawab semua orang yang ada di ruang rapat.

__ADS_1


"Baiklah, saya akhiri rapat hari ini", ucap Christy.


Christy pun pergi menuju ruangannya.


__ADS_2