
Ting....Tong....
Bel rumah pun berbunyi.
"Siapa bi?", tanya Christy.
"Ini Miss", ucap Rani.
"Aunty", panggil seorang bocah laki laki.
"Reno", ucap Christy sambil metentangkan kedua tangannya.
Bocah itu pun berlari menghampiri Christy, lalu memeluknya.
"Aunty, Leno kangen", ucap Reno cadel sambil memeluk Christy.
Christy pun menggendong Reno. Ia pun membawanya menuju ruang keluarga.
"Siapa dek", tanya Alex yang sibuk memainkan Ps 4nya.
"Samchon Al",panggil Reno.
Mereka yang ada di ruang keluarga langsung melihat kearah Christy.
"Eh, Reno", ucap Axel sambil nyengir.
"Huwa, Leno kangen samchon Al", ucap Reno sambil turun dari gendongan Christy.
Reno pun berlari kearah Alex, dan Alex pun menggendong Reno.
"Samchon juga kangen", ucap Alex sambil mencium pipi gembul Reno.
"Ihh, samchon jangan dicium nanti ilang pipi Leno", ucap Reno gemas.
"Reno nggak kangen samchon El?", tanya Axel.
Reno hanya menggelengkan kepalanya. Ia pun turun dari gendongan Alex lalu berlari menuju Christy.
"Aunty ayo ke kamal Aunty, Leno nda mau deket deket samchon El", ucap Reno.
"Hahahaha, ayo ayo", ucap Christy.
"Dasar bocah", ucap Axel kesal.
"Samchon, Leno dengal lho", ucap Reno.
Mereka pun tertawa melihat reaksi Axel.
Kini Christy dan Reno berada di kamar Christy. Sekarang kamar Christy bagaikan kapal pecah. Barang barang berserakan dimana mana, kertas kertas berhamburan kemana mana. Jangan tanya siapa pelakunya, karena pelakunya adalah Reno.
Kini Christy sedang bersantai sambil memainkan hpnya, sementara itu Reno sedang menggambar sambil melontarkan beberapa pertanyaan.
__ADS_1
"Aunty, kenapa daun belwalna hijau?", tanya Reno.
"Kenapa tidak berwarna bilu?", tanya Reno lagi.
"Karena warnanya sudah hijau", ucap Christy.
"Kenapa mobil lodanya empat?", tanya Reno lagi.
"Kalo dua, namanya motor", ucap Christy.
"Aunty kenapa kita butuh makanan?", tanya Reno lagi dan lagi.
"Karena lapar", jawab Christy jengah, karena sudah 180 kali ia bertanya.
"Kenapa...", ucap Reno terhenti.
"Sudah Reno, berhentilah bertanya, sekarang bereskan barang barang Aunty, setelah itu kita akan pergi ketaman", ucap Christy.
"Siap Aunty", jawab Reno.
Reno pun membereskan barang barang yang berserakan akibat ulah Reno. Kini mereka berdua keluar dari kamar Christy dan turun kebawah.
Saat melewati ruang keluarga, ketiga abangnya beserta sohibnya masih asik bermain Ps 4.
"Dek lu mau kemana?", tanya Regan.
"Kita mau ke taman belakang", jawab Christy sambil menggandeng Reno.
"Sendiri?", tanya Alex.
"Eh Dev, temenin adek gw dong kasian tuh", ucap Axel sambil menyenggol Devan.
"Hmmm", ucap Devan.
Devan pun mematikan hpnya dan menghampiri Christy.
"Ayo", ucap Devan.
"Wih, udah kayak keluarga kecil aje", ucap Arga yang dibalas tatapan tajan Devan.
Mereka bertiga pun menuju taman belakang.
"Hey boy", ucap Devan pada Reno yang berada di gendongan Christy.
"Kaka siapa?", tanya Reno.
"Nama kaka Devan Anggara, pacarnya Aunty kamu", ucap Devon pada Reno.
"Aunty, apakah kaka ini pacal aunty?", tanya Reno pada Christy.
"Iya boy", ucap Christy.
__ADS_1
"Baiklah, aku akan memanggil kaka dengan panggilan samchon Evan", ucap Reno.
"Kenap begitu boy", tanya Devan.
"Kalena samchon pacal auntyku", ucap Reno.
"Baiklah boy, ayo turun dari gendongan aunty, samchon akan menggendongmu dari belakang", bujuk Devan.
"Okay", ucap Reno.
Reno pun turun dari gendongan Christy, lalu berpindah ke punggung Devan.
"Samchon, ayo lihat kelinci", ajak Reno.
"Baiklah", ucap Devan.
"Reno sama samchon dulu ya, aunty akan mengambil minuman, jangan nakal oke!",ucap Christy.
"Aunty Leno ingin makan ice cleam", ucap Reno dengan cadel.
"Tidak Reno nanti kamu sakit", ucap Christy.
"Tapi aku ingin makan ice cleam", ucap Reno memelas.
"Baiklah, Aunty akan membawakannya, tapi kamu tidak boleh makan banyak banyak", ucap Christy.
"Siap", ucap Reno.
Christy pun berjalan kearah mansion, sementara Devan dan Reno tengah asik memberi makan kelinci.
Tak lama Christy pun kembali dengan membawa sebuah keranjang yang berisikan beberapa ice cream, minuman dingin dan camilan.
"Samchon, ayo tangkap aku", ucap Reno sambil berlari.
"Ya, aku akan menagkapmu", ucap Devan sambil mengejar Reno.
"Devan, Reno, ayo kemari", ucap Christy yang sedang menaruh keranjang di bangku taman.
"Ice cleam", ucap Reno menghampiri Christy.
"Ini boy, ice creammu", ucap Christy sambil memberikan ice cream pada Reno.
"Ini untukmu", ucap Christy sambil memberikan minuman dingin pada Devan.
"Thanks Queen", ucap Devan yang membuat merah pipi Christy.
"Aunty, kenapa ice cleam lasanya manis?"; tanya Reno.
"Karena yang memakannya juga manis, jadi rasanya manis", ucap Devan sambil mencubit kecil hidung Reno.
"Jadi kalau yang makan pahit, lasanya akan pahit?", tanya Reno lagi.
__ADS_1
"Iya boy", ucap Devan.
Christy dan Devan tertawa melihat tingkah Reno yang menurutnya menggemaskan. Mereka pun menikmati suasananya seperti keluarga kecil.